

Dalam permainan voli, setiap pemain mempunyai peran dan posisi mereka masing-masing yang dianutrasikan dengan baik oleh aturan permainan. Tidak sembarang pemain diperbolehkan untuk melakukan smash dari depan garis serang. Berdasarkan peraturan Federasi Volly Internasional (FIVB), pemain yang diperbolehkan melakukan smash dari depan garis serang adalah pemain posisi 2,3, dan 4.
Posisi 2,3,4, biasanya adalah posisi pemain depan. Dalam tata letak pemain voli, pemain depan berada di depan garis tengah atau garis serang. Pemain posisi 2 biasanya berfungsi sebagai “Outside Hitter”, pemain posisi 3 sebagai “Middle Blocker”, dan pemain posisi 4 sebagai “Opposite Hitter”. Mereka bertugas untuk melakukan serangan terhadap tim lawan, termasuk melakukan smash.
Pemain posisi 2,3 dan 4 merupakan pemain-pemain yang diperbolehkan untuk melakukan smash dari depan garis serang dalam permainan voli, menurut aturan FIVB. Mereka masing-masing mempunyai peran penting dalam serangan dan memiliki kemampuan untuk melakukan smash yang baik. Oleh karena itu, pemahaman yang baik tentang posisi ini sangat penting bagi strategi dan suksesnya suatu tim.