b. Pengertian Wawancara Menurut Para Ahli
- Koentjaraningrat (1990): Wawancara adalah metode pengumpulan data dengan mengadakan komunikasi langsung dengan responden.
- Lexy J. Moleong (2006): Wawancara adalah percakapan dengan maksud tertentu, yang dilakukan oleh dua pihak, yaitu pewawancara dan narasumber.
📌 Kesimpulan:
Wawancara bukan sekadar bertanya dan menjawab, tetapi proses komunikasi yang bertujuan menggali informasi, pemikiran, dan perasaan seseorang secara mendalam.
2. Tujuan Kita Melakukan Wawancara
Tujuan wawancara tergantung pada konteks dan bidangnya. Namun, secara umum, tujuan kita melakukan wawancara adalah untuk memperoleh informasi atau data secara langsung dari sumber yang terpercaya.
Berikut beberapa tujuan wawancara secara lebih rinci:
1️⃣ Mengumpulkan Informasi atau Data
Tujuan utama wawancara adalah menggali informasi yang akurat dan mendalam. Pewawancara berusaha memahami peristiwa, pengalaman, atau pendapat dari narasumber.
Contoh:
- Seorang jurnalis mewawancarai korban bencana alam untuk mendapatkan fakta lapangan.
- Peneliti bertanya kepada responden untuk memperoleh data sosial.
2️⃣ Memverifikasi Fakta
Wawancara digunakan untuk memastikan kebenaran informasi yang telah diperoleh sebelumnya dari sumber lain (misalnya dokumen, laporan, atau berita).
Contoh:
Peringatan: Tim penulis tidak bermaksud mengajak pembaca untuk mengakses link download atau cara yang melanggar kebijakan dalam artikel Apa Tujuan Kita Melakukan Wawancara? Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya.
Kami mengimbau semua pembaca DomainJava.com untuk tetap mematuhi pedoman penggunaan yang berlaku dan bijak dalam memahami setiap informasi yang disampaikan.
Semua isi dalam artikel Apa Tujuan Kita Melakukan Wawancara? Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya pada kategori Wawasan hanya bersifat informasi edukatif, referensi, dan pembelajaran bagi pembaca, serta bukan ajakan untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan, kebijakan, atau ketentuan platform mana pun.
