- Apakah untuk penelitian akademik?
- Untuk meliput berita?
- Untuk seleksi kerja?
Langkah 2: Menentukan Narasumber
Pilih narasumber yang relevan dan kompeten dengan topik.
Contoh:
- Jika topik tentang pertanian, wawancarai petani atau penyuluh pertanian.
Langkah 3: Menyusun Daftar Pertanyaan
Buat daftar pertanyaan terbuka yang mendorong narasumber untuk menjelaskan secara detail.
Contoh:
“Bagaimana Bapak melihat dampak cuaca ekstrem terhadap hasil panen tahun ini?”
Langkah 4: Melakukan Wawancara
Lakukan wawancara dengan sikap sopan, ramah, dan profesional. Gunakan bahasa yang mudah dipahami dan hindari pertanyaan yang menyinggung.
Langkah 5: Mencatat atau Merekam Jawaban
Gunakan alat perekam (dengan izin) agar data tidak hilang, atau catat poin-poin penting.
Langkah 6: Menganalisis Hasil
Setelah wawancara selesai, lakukan analisis terhadap jawaban narasumber. Temukan pola, kesimpulan, dan insight yang relevan.
Peringatan: Tim penulis tidak bermaksud mengajak pembaca untuk mengakses link download atau cara yang melanggar kebijakan dalam artikel Apa Tujuan Kita Melakukan Wawancara? Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya.
Kami mengimbau semua pembaca DomainJava.com untuk tetap mematuhi pedoman penggunaan yang berlaku dan bijak dalam memahami setiap informasi yang disampaikan.
Semua isi dalam artikel Apa Tujuan Kita Melakukan Wawancara? Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya pada kategori Wawasan hanya bersifat informasi edukatif, referensi, dan pembelajaran bagi pembaca, serta bukan ajakan untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan, kebijakan, atau ketentuan platform mana pun.
