{"id":11664,"date":"2024-06-19T07:12:25","date_gmt":"2024-06-19T00:12:25","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/artikel\/menurut-ilmu-kedokteran-bayi-boleh-dikhitan-setelah-berusia-berapa\/"},"modified":"2024-06-19T07:12:25","modified_gmt":"2024-06-19T00:12:25","slug":"menurut-ilmu-kedokteran-bayi-boleh-dikhitan-setelah-berusia-berapa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/menurut-ilmu-kedokteran-bayi-boleh-dikhitan-setelah-berusia-berapa\/","title":{"rendered":"Menurut Ilmu Kedokteran, Bayi Boleh Dikhitan Setelah Berusia Berapa?"},"content":{"rendered":"<p>Bayi laki-laki sering kali dikhitan, prosedur medis ini sering kali dilakukan karena alasan kesehatan, kebersihan, atau agama. Pertanyaannya adalah, berapa usia yang paling tepat dan aman untuk melakukan khitan pada bayi? Menurut standar ilmu kedokteran modern, ada beberapa faktor dan kebijakan yang perlu dipertimbangkan.<\/p>\n<h2>Umur Ideal Satu Tahun Lebih<\/h2>\n<p>Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), khitan paling baik dilakukan pada bayi yang baru berusia beberapa hari hingga beberapa minggu. Namun banyak yang berargumen bahwa prosedur ini sebaiknya ditunda hingga bayi berusia setidaknya satu tahun.<\/p>\n<p>Pada usia satu tahun, sistem imun dan sistem saraf bayi telah berkembang lebih sempurna, dan mereka lebih mampu menangani prosedur dan pemulihan yang mungkin mengikuti khitan. Selain itu, anestesi lokal yang digunakan selama prosedur cenderung lebih aman pada anak-anak yang lebih tua dan bisa mengurangi ketidaknyamanan.<\/p>\n<h2>Faktor Risiko dan Manfaat<\/h2>\n<p>Sebelum memutuskan kapan melakukan khitan pada bayi, penting juga untuk mempertimbangkan manfaat dan risiko prosedur. Beberapa manfaat khitan menurut AAP adalah penurunan risiko infeksi saluran kemih, perlindungan terhadap beberapa penyakit menular S3ksu@l, dan penurunan risiko kanker penis. Namun, prosedur ini juga dapat menimbulkan risiko komplikasi, seperti perdarahan, infeksi, dan iritasi.<\/p>\n<h2>Keputusan Orangtua<\/h2>\n<p>Meski ada usia yang dianjurkan untuk khitan, keputusan akhir tetap berada di tangan orangtua. Ada orangtua yang memilih untuk melakukannya segera setelah kelahiran, sementara yang lain memilih untuk menunggu sampai anak mereka berusia cukup tua untuk memahami prosedurnya. Dalam setiap keputusan, sangat penting untuk mempertimbangkan perasaan, kepercayaan, dan kesejahteraan anak.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Menurut ilmu kedokteran, bayi umumnya boleh dikhitan setelah berusia beberapa minggu hingga satu tahun. Tetapi, ini bukan aturan yang absolut. Faktor medis, individual, dan budaya dapat mempengaruhi keputusan ini. Jika Anda mempertimbangkan khitan untuk bayi Anda, diskusikanlah dengan dokter atau perawat kesehatan anak yang memahami kebutuhan unik anak Anda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bayi laki-laki sering kali dikhitan, prosedur medis ini sering kali dilakukan karena alasan kesehatan, kebersihan, atau agama. Pertanyaannya adalah, berapa usia yang paling tepat dan aman untuk melakukan khitan pada bayi? Menurut standar ilmu kedokteran modern, ada beberapa faktor dan kebijakan yang perlu dipertimbangkan. Umur Ideal Satu Tahun Lebih Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), &#8230; <a title=\"Menurut Ilmu Kedokteran, Bayi Boleh Dikhitan Setelah Berusia Berapa?\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/menurut-ilmu-kedokteran-bayi-boleh-dikhitan-setelah-berusia-berapa\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Menurut Ilmu Kedokteran, Bayi Boleh Dikhitan Setelah Berusia Berapa?\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-11664","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-wawasan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.3 (Yoast SEO v27.7) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Menurut Ilmu Kedokteran, Bayi Boleh Dikhitan Setelah Berusia Berapa? - DomainJava Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/menurut-ilmu-kedokteran-bayi-boleh-dikhitan-setelah-berusia-berapa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menurut Ilmu Kedokteran, Bayi Boleh Dikhitan Setelah Berusia Berapa?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bayi laki-laki sering kali dikhitan, prosedur medis ini sering kali dilakukan karena alasan kesehatan, kebersihan, atau agama. Pertanyaannya adalah, berapa usia yang paling tepat dan aman untuk melakukan khitan pada bayi? Menurut standar ilmu kedokteran modern, ada beberapa faktor dan kebijakan yang perlu dipertimbangkan. Umur Ideal Satu Tahun Lebih Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), ... Read more\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/menurut-ilmu-kedokteran-bayi-boleh-dikhitan-setelah-berusia-berapa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"DomainJava Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-06-19T00:12:25+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"DomainJava\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"DomainJava\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/menurut-ilmu-kedokteran-bayi-boleh-dikhitan-setelah-berusia-berapa\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/menurut-ilmu-kedokteran-bayi-boleh-dikhitan-setelah-berusia-berapa\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"DomainJava\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\"},\"headline\":\"Menurut Ilmu Kedokteran, Bayi Boleh Dikhitan Setelah Berusia Berapa?\",\"datePublished\":\"2024-06-19T00:12:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/menurut-ilmu-kedokteran-bayi-boleh-dikhitan-setelah-berusia-berapa\\\/\"},\"wordCount\":297,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Wawasan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"copyrightYear\":\"2024\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/menurut-ilmu-kedokteran-bayi-boleh-dikhitan-setelah-berusia-berapa\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/menurut-ilmu-kedokteran-bayi-boleh-dikhitan-setelah-berusia-berapa\\\/\",\"name\":\"Menurut Ilmu Kedokteran, Bayi Boleh Dikhitan Setelah Berusia Berapa? - DomainJava Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-06-19T00:12:25+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/menurut-ilmu-kedokteran-bayi-boleh-dikhitan-setelah-berusia-berapa\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/menurut-ilmu-kedokteran-bayi-boleh-dikhitan-setelah-berusia-berapa\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/menurut-ilmu-kedokteran-bayi-boleh-dikhitan-setelah-berusia-berapa\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wawasan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/wawasan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Menurut Ilmu Kedokteran, Bayi Boleh Dikhitan Setelah Berusia Berapa?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"DomainJava Blog\",\"description\":\"Inspiration For You\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"DomainJava\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"DomainJava\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\",\"name\":\"DomainJava\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"caption\":\"DomainJava\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/domainjava\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menurut Ilmu Kedokteran, Bayi Boleh Dikhitan Setelah Berusia Berapa? - DomainJava Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/menurut-ilmu-kedokteran-bayi-boleh-dikhitan-setelah-berusia-berapa\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Menurut Ilmu Kedokteran, Bayi Boleh Dikhitan Setelah Berusia Berapa?","og_description":"Bayi laki-laki sering kali dikhitan, prosedur medis ini sering kali dilakukan karena alasan kesehatan, kebersihan, atau agama. Pertanyaannya adalah, berapa usia yang paling tepat dan aman untuk melakukan khitan pada bayi? Menurut standar ilmu kedokteran modern, ada beberapa faktor dan kebijakan yang perlu dipertimbangkan. Umur Ideal Satu Tahun Lebih Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), ... Read more","og_url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/menurut-ilmu-kedokteran-bayi-boleh-dikhitan-setelah-berusia-berapa\/","og_site_name":"DomainJava Blog","article_published_time":"2024-06-19T00:12:25+00:00","author":"DomainJava","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"DomainJava","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/menurut-ilmu-kedokteran-bayi-boleh-dikhitan-setelah-berusia-berapa\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/menurut-ilmu-kedokteran-bayi-boleh-dikhitan-setelah-berusia-berapa\/"},"author":{"name":"DomainJava","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf"},"headline":"Menurut Ilmu Kedokteran, Bayi Boleh Dikhitan Setelah Berusia Berapa?","datePublished":"2024-06-19T00:12:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/menurut-ilmu-kedokteran-bayi-boleh-dikhitan-setelah-berusia-berapa\/"},"wordCount":297,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Wawasan"],"inLanguage":"id","copyrightYear":"2024","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/menurut-ilmu-kedokteran-bayi-boleh-dikhitan-setelah-berusia-berapa\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/menurut-ilmu-kedokteran-bayi-boleh-dikhitan-setelah-berusia-berapa\/","name":"Menurut Ilmu Kedokteran, Bayi Boleh Dikhitan Setelah Berusia Berapa? - DomainJava Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-06-19T00:12:25+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/menurut-ilmu-kedokteran-bayi-boleh-dikhitan-setelah-berusia-berapa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/menurut-ilmu-kedokteran-bayi-boleh-dikhitan-setelah-berusia-berapa\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/menurut-ilmu-kedokteran-bayi-boleh-dikhitan-setelah-berusia-berapa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wawasan","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/category\/wawasan\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Menurut Ilmu Kedokteran, Bayi Boleh Dikhitan Setelah Berusia Berapa?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","name":"DomainJava Blog","description":"Inspiration For You","publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization","name":"DomainJava","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","width":512,"height":512,"caption":"DomainJava"},"image":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf","name":"DomainJava","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","caption":"DomainJava"},"sameAs":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog"],"url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/author\/domainjava\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11664","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11664"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11664\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11664"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11664"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11664"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}