{"id":15184,"date":"2024-06-19T06:51:48","date_gmt":"2024-06-18T23:51:48","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/artikel\/kebudayaan-yang-dianut-masyarakat-dapat-menjadi-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial-mengapa-demikian\/"},"modified":"2024-06-19T06:51:48","modified_gmt":"2024-06-18T23:51:48","slug":"kebudayaan-yang-dianut-masyarakat-dapat-menjadi-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial-mengapa-demikian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/kebudayaan-yang-dianut-masyarakat-dapat-menjadi-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial-mengapa-demikian\/","title":{"rendered":"Kebudayaan yang Dianut Masyarakat dapat Menjadi Faktor Penyebab Ketimpangan Sosial, Mengapa Demikian?"},"content":{"rendered":"<p>Ketimpangan sosial merujuk pada ketidaksamaan dalam memperoleh akses terhadap sumber daya dan kesempatan antara individu atau kelompok dalam suatu masyarakat. Faktor-faktor yang menyebabkan ketimpangan sosial sangat beragam, mulai dari kesenjangan ekonomi hingga sistem pendidikan. Salah satu faktor yang sering kali diabaikan tetapi memiliki peran penting dalam menciptakan ketimpangan sosial adalah \u2018kebudayaan\u2019. Kebudayaan yang dianut oleh masyarakat berpotensi menjadi penyebab ketimpangan jika kebudayaan tersebut mengandung nilai-nilai atau norma yang mendiskriminasi sebagian anggota masyarakat.<\/p>\n<h2>Kebudayaan Sebagai Medium Penyampaian Nilai<\/h2>\n<p>Kebudayaan adalah suatu cara hidup yang dibuat dan diwariskan dari generasi ke generasi oleh suatu masyarakat. Kebudayaan mencakup bahasa, norma-norma, cara pandang, dan tata cara berbuat yang diterima oleh sekelompok orang dalam mencapai tujuannya. Kebudayaan adalah medium di mana nilai-nilai dan norma masyarakat disampaikan. Apabila ada nilai-nilai atau norma yang mendiskriminasi sebagian anggota masyarakat, maka kebudayaan tersebut bisa menjadi penyebab adanya ketimpangan sosial.<\/p>\n<h2>Norma dan Nilai dalam Kebudayaan<\/h2>\n<p>Nilai dan norma dalam kebudayaan masyarakat sangat berpengaruh terhadap bentuk interaksi sosial, termasuk dalam hal penyebaran kesempatan dan sumber daya. Misalnya, dalam suatu masyarakat yang patriarki, laki-laki dianggap sebagai pemimpin dan pencari nafkah sehingga mereka memiliki akses yang lebih besar terhadap pendidikan dan pekerjaan. Sementara perempuan lebih diarahkan pada pekerjaan domestik dan peran sebagai ibu atau istri. Hal ini dapat menyebabkan ketimpangan gender dalam akses terhadap sumber daya dan kesempatan.<\/p>\n<h2>Kebijakan dan Struktur Sosial Berbasis Kebudayaan<\/h2>\n<p>Kebudayaan juga bisa mempengaruhi kebijakan dan struktur sosial. Dalam beberapa kasus, kebijakan dan struktur sosial dapat mengekalkan norma dan nilai dalam kebudayaan yang menciptakan ketimpangan sosial. Contohnya, dalam beberapa masyarakat adat di Indonesia, sistem warisan masih berbasis adat yang mengharuskan anak laki-laki mewarisi tanah, sementara perempuan tidak memiliki hak yang sama. Hal ini menciptakan ketimpangan dalam kepemilikan aset yang menjadi salah satu faktor ketimpangan sosial.<\/p>\n<h2>Penutup<\/h2>\n<p>Sementara kebudayaan adalah bagian integral dari masyarakat, namun harus ada pemahaman bahwa norma dan nilai dalam kebudayaan bukanlah sesuatu yang tidak berubah dan statis. Sebagai bagian dari proses dinamis, masyarakat memiliki hak untuk merubah dan menyesuaikan nilai dan norma dalam kebudayaannya sesuai kebutuhan dan perkembangan zaman. Mengkritisi dan mereformasi nilai dan norma dalam kebudayaan bisa menjadi langkah penyelesaian dalam upaya penyelesaian ketimpangan sosial.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketimpangan sosial merujuk pada ketidaksamaan dalam memperoleh akses terhadap sumber daya dan kesempatan antara individu atau kelompok dalam suatu masyarakat. Faktor-faktor yang menyebabkan ketimpangan sosial sangat beragam, mulai dari kesenjangan ekonomi hingga sistem pendidikan. Salah satu faktor yang sering kali diabaikan tetapi memiliki peran penting dalam menciptakan ketimpangan sosial adalah \u2018kebudayaan\u2019. Kebudayaan yang dianut oleh &#8230; <a title=\"Kebudayaan yang Dianut Masyarakat dapat Menjadi Faktor Penyebab Ketimpangan Sosial, Mengapa Demikian?\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/kebudayaan-yang-dianut-masyarakat-dapat-menjadi-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial-mengapa-demikian\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Kebudayaan yang Dianut Masyarakat dapat Menjadi Faktor Penyebab Ketimpangan Sosial, Mengapa Demikian?\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-15184","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-wawasan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.3 (Yoast SEO v27.7) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Kebudayaan yang Dianut Masyarakat dapat Menjadi Faktor Penyebab Ketimpangan Sosial, Mengapa Demikian? - DomainJava Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/kebudayaan-yang-dianut-masyarakat-dapat-menjadi-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial-mengapa-demikian\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kebudayaan yang Dianut Masyarakat dapat Menjadi Faktor Penyebab Ketimpangan Sosial, Mengapa Demikian?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketimpangan sosial merujuk pada ketidaksamaan dalam memperoleh akses terhadap sumber daya dan kesempatan antara individu atau kelompok dalam suatu masyarakat. Faktor-faktor yang menyebabkan ketimpangan sosial sangat beragam, mulai dari kesenjangan ekonomi hingga sistem pendidikan. Salah satu faktor yang sering kali diabaikan tetapi memiliki peran penting dalam menciptakan ketimpangan sosial adalah \u2018kebudayaan\u2019. Kebudayaan yang dianut oleh ... Read more\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/kebudayaan-yang-dianut-masyarakat-dapat-menjadi-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial-mengapa-demikian\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"DomainJava Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-06-18T23:51:48+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"DomainJava\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"DomainJava\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/kebudayaan-yang-dianut-masyarakat-dapat-menjadi-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial-mengapa-demikian\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/kebudayaan-yang-dianut-masyarakat-dapat-menjadi-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial-mengapa-demikian\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"DomainJava\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\"},\"headline\":\"Kebudayaan yang Dianut Masyarakat dapat Menjadi Faktor Penyebab Ketimpangan Sosial, Mengapa Demikian?\",\"datePublished\":\"2024-06-18T23:51:48+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/kebudayaan-yang-dianut-masyarakat-dapat-menjadi-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial-mengapa-demikian\\\/\"},\"wordCount\":362,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Wawasan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"copyrightYear\":\"2024\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/kebudayaan-yang-dianut-masyarakat-dapat-menjadi-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial-mengapa-demikian\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/kebudayaan-yang-dianut-masyarakat-dapat-menjadi-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial-mengapa-demikian\\\/\",\"name\":\"Kebudayaan yang Dianut Masyarakat dapat Menjadi Faktor Penyebab Ketimpangan Sosial, Mengapa Demikian? - DomainJava Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-06-18T23:51:48+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/kebudayaan-yang-dianut-masyarakat-dapat-menjadi-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial-mengapa-demikian\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/kebudayaan-yang-dianut-masyarakat-dapat-menjadi-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial-mengapa-demikian\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/kebudayaan-yang-dianut-masyarakat-dapat-menjadi-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial-mengapa-demikian\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wawasan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/wawasan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kebudayaan yang Dianut Masyarakat dapat Menjadi Faktor Penyebab Ketimpangan Sosial, Mengapa Demikian?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"DomainJava Blog\",\"description\":\"Inspiration For You\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"DomainJava\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"DomainJava\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\",\"name\":\"DomainJava\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"caption\":\"DomainJava\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/domainjava\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kebudayaan yang Dianut Masyarakat dapat Menjadi Faktor Penyebab Ketimpangan Sosial, Mengapa Demikian? - DomainJava Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/kebudayaan-yang-dianut-masyarakat-dapat-menjadi-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial-mengapa-demikian\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kebudayaan yang Dianut Masyarakat dapat Menjadi Faktor Penyebab Ketimpangan Sosial, Mengapa Demikian?","og_description":"Ketimpangan sosial merujuk pada ketidaksamaan dalam memperoleh akses terhadap sumber daya dan kesempatan antara individu atau kelompok dalam suatu masyarakat. Faktor-faktor yang menyebabkan ketimpangan sosial sangat beragam, mulai dari kesenjangan ekonomi hingga sistem pendidikan. Salah satu faktor yang sering kali diabaikan tetapi memiliki peran penting dalam menciptakan ketimpangan sosial adalah \u2018kebudayaan\u2019. Kebudayaan yang dianut oleh ... Read more","og_url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/kebudayaan-yang-dianut-masyarakat-dapat-menjadi-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial-mengapa-demikian\/","og_site_name":"DomainJava Blog","article_published_time":"2024-06-18T23:51:48+00:00","author":"DomainJava","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"DomainJava","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/kebudayaan-yang-dianut-masyarakat-dapat-menjadi-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial-mengapa-demikian\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/kebudayaan-yang-dianut-masyarakat-dapat-menjadi-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial-mengapa-demikian\/"},"author":{"name":"DomainJava","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf"},"headline":"Kebudayaan yang Dianut Masyarakat dapat Menjadi Faktor Penyebab Ketimpangan Sosial, Mengapa Demikian?","datePublished":"2024-06-18T23:51:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/kebudayaan-yang-dianut-masyarakat-dapat-menjadi-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial-mengapa-demikian\/"},"wordCount":362,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Wawasan"],"inLanguage":"id","copyrightYear":"2024","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/kebudayaan-yang-dianut-masyarakat-dapat-menjadi-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial-mengapa-demikian\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/kebudayaan-yang-dianut-masyarakat-dapat-menjadi-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial-mengapa-demikian\/","name":"Kebudayaan yang Dianut Masyarakat dapat Menjadi Faktor Penyebab Ketimpangan Sosial, Mengapa Demikian? - DomainJava Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-06-18T23:51:48+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/kebudayaan-yang-dianut-masyarakat-dapat-menjadi-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial-mengapa-demikian\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/kebudayaan-yang-dianut-masyarakat-dapat-menjadi-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial-mengapa-demikian\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/kebudayaan-yang-dianut-masyarakat-dapat-menjadi-faktor-penyebab-ketimpangan-sosial-mengapa-demikian\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wawasan","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/category\/wawasan\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Kebudayaan yang Dianut Masyarakat dapat Menjadi Faktor Penyebab Ketimpangan Sosial, Mengapa Demikian?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","name":"DomainJava Blog","description":"Inspiration For You","publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization","name":"DomainJava","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","width":512,"height":512,"caption":"DomainJava"},"image":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf","name":"DomainJava","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","caption":"DomainJava"},"sameAs":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog"],"url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/author\/domainjava\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15184","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15184"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15184\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15184"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15184"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15184"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}