{"id":18573,"date":"2024-06-25T11:46:10","date_gmt":"2024-06-25T04:46:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/artikel\/benda-yang-tidak-dapat-kembali-ke-bentuk-awal-setelah-gaya-dihilangkan-disebut\/"},"modified":"2024-06-25T11:46:10","modified_gmt":"2024-06-25T04:46:10","slug":"benda-yang-tidak-dapat-kembali-ke-bentuk-awal-setelah-gaya-dihilangkan-disebut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/benda-yang-tidak-dapat-kembali-ke-bentuk-awal-setelah-gaya-dihilangkan-disebut\/","title":{"rendered":"Benda Yang Tidak Dapat Kembali ke Bentuk Awal Setelah Gaya Dihilangkan Disebut"},"content":{"rendered":"<p>Pemahaman tentang perilaku benda saat gaya diberlakukan dan dihilangkan adalah inti dari banyak prinsip ilmiah yang berbeda. Dalam bidang fisika, ini sangat penting, dan konsep ini mendasari beberapa teori yang mendasar. Dalam konteks ini, pertanyaan besar muncul, yaitu \u201cBenda seperti apa yang setelah gaya dihilangkan tidak dapat kembali ke bentuk awalnya?\u201d Jawabannya sederhana: benda tersebut dikenal sebagai benda elastis tidak sempurna atau biasa disebut benda plastis.<\/p>\n<h2>Pengertian Benda Plastis<\/h2>\n<p>Benda plastis merujuk ke material atau benda yang, setelah mengalami gaya eksternal, tidak dapat kembali ke bentuk atau struktur aslinya bahkan setelah gaya tersebut dihilangkan. Anda mungkin pernah melihat ini dalam kehidupan sehari-hari, seperti kedalaman tampalan jika ditekan oleh jari, atau deformasi pada botol plastik setelah dikompres.<\/p>\n<h2>Perbedaan Antara Benda Elastis dan Benda Plastis<\/h2>\n<p><strong>Benda Elastis<\/strong> adalah benda yang dapat kembali ke bentuk aslinya setelah gaya yang diberikan dihilangkan. Contohnya termasuk karet dan pegas. Sebaliknya, <strong>benda plastis<\/strong> adalah mereka yang tidak akan kembali ke bentuk awal mereka setelah gaya dilepaskan, seperti lempung dan plastilin.<\/p>\n<p>Keduanya berperilaku berbeda karena struktur molekuler mereka. Benda elastis memiliki ikatan molekul yang lebih kuat yang memungkinkan mereka untuk \u201cmemantul kembali\u201d ke posisi semula, sementara benda plastis memiliki ikatan yang lebih lemah dan\/atau lebih longgar yang merusak atau mengubah struktur mereka ketika gaya diterapkan.<\/p>\n<h2>Aplikasi Benda Plastis dalam Kehidupan Sehari-Hari<\/h2>\n<p>Kita sering menemukan benda plastis dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, lempung yang digunakan oleh anak-anak atau seniman adalah benda plastis. Begitu kita membentuk lempung, ia akan mempertahankan bentuknya bahkan setelah kita tidak lagi memberikan tekanan.<\/p>\n<p>Dalam bidang teknik, benda plastis juga sangat penting. Benda-benda seperti logam yang digunakan dalam konstruksi sering kali harus mampu secara permanen mengubah bentuk mereka dalam respons terhadap gaya tertentu, dan seiring waktu, mereka akan menjadi sangat penting dalam menentukan apakah suatu struktur akan tahan terhadap kondisi eksternal atau tidak.<\/p>\n<p>Meski mungkin tampak sederhana, pemahaman tentang benda elastis dan benda plastis adalah fundamental bagi banyak bidang studi dan aplikasi, dan menjelaskan mengapa beberapa benda mempertahankan bentuknya setelah gaya dilepaskan dan lainnya tidak.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemahaman tentang perilaku benda saat gaya diberlakukan dan dihilangkan adalah inti dari banyak prinsip ilmiah yang berbeda. Dalam bidang fisika, ini sangat penting, dan konsep ini mendasari beberapa teori yang mendasar. Dalam konteks ini, pertanyaan besar muncul, yaitu \u201cBenda seperti apa yang setelah gaya dihilangkan tidak dapat kembali ke bentuk awalnya?\u201d Jawabannya sederhana: benda tersebut &#8230; <a title=\"Benda Yang Tidak Dapat Kembali ke Bentuk Awal Setelah Gaya Dihilangkan Disebut\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/benda-yang-tidak-dapat-kembali-ke-bentuk-awal-setelah-gaya-dihilangkan-disebut\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Benda Yang Tidak Dapat Kembali ke Bentuk Awal Setelah Gaya Dihilangkan Disebut\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-18573","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-wawasan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.3 (Yoast SEO v27.7) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Benda Yang Tidak Dapat Kembali ke Bentuk Awal Setelah Gaya Dihilangkan Disebut - DomainJava Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/benda-yang-tidak-dapat-kembali-ke-bentuk-awal-setelah-gaya-dihilangkan-disebut\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Benda Yang Tidak Dapat Kembali ke Bentuk Awal Setelah Gaya Dihilangkan Disebut\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pemahaman tentang perilaku benda saat gaya diberlakukan dan dihilangkan adalah inti dari banyak prinsip ilmiah yang berbeda. Dalam bidang fisika, ini sangat penting, dan konsep ini mendasari beberapa teori yang mendasar. Dalam konteks ini, pertanyaan besar muncul, yaitu \u201cBenda seperti apa yang setelah gaya dihilangkan tidak dapat kembali ke bentuk awalnya?\u201d Jawabannya sederhana: benda tersebut ... Read more\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/benda-yang-tidak-dapat-kembali-ke-bentuk-awal-setelah-gaya-dihilangkan-disebut\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"DomainJava Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-06-25T04:46:10+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"DomainJava\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"DomainJava\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/benda-yang-tidak-dapat-kembali-ke-bentuk-awal-setelah-gaya-dihilangkan-disebut\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/benda-yang-tidak-dapat-kembali-ke-bentuk-awal-setelah-gaya-dihilangkan-disebut\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"DomainJava\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\"},\"headline\":\"Benda Yang Tidak Dapat Kembali ke Bentuk Awal Setelah Gaya Dihilangkan Disebut\",\"datePublished\":\"2024-06-25T04:46:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/benda-yang-tidak-dapat-kembali-ke-bentuk-awal-setelah-gaya-dihilangkan-disebut\\\/\"},\"wordCount\":341,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Wawasan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"copyrightYear\":\"2024\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/benda-yang-tidak-dapat-kembali-ke-bentuk-awal-setelah-gaya-dihilangkan-disebut\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/benda-yang-tidak-dapat-kembali-ke-bentuk-awal-setelah-gaya-dihilangkan-disebut\\\/\",\"name\":\"Benda Yang Tidak Dapat Kembali ke Bentuk Awal Setelah Gaya Dihilangkan Disebut - DomainJava Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-06-25T04:46:10+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/benda-yang-tidak-dapat-kembali-ke-bentuk-awal-setelah-gaya-dihilangkan-disebut\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/benda-yang-tidak-dapat-kembali-ke-bentuk-awal-setelah-gaya-dihilangkan-disebut\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/benda-yang-tidak-dapat-kembali-ke-bentuk-awal-setelah-gaya-dihilangkan-disebut\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wawasan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/wawasan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Benda Yang Tidak Dapat Kembali ke Bentuk Awal Setelah Gaya Dihilangkan Disebut\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"DomainJava Blog\",\"description\":\"Inspiration For You\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"DomainJava\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"DomainJava\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\",\"name\":\"DomainJava\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"caption\":\"DomainJava\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/domainjava\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Benda Yang Tidak Dapat Kembali ke Bentuk Awal Setelah Gaya Dihilangkan Disebut - DomainJava Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/benda-yang-tidak-dapat-kembali-ke-bentuk-awal-setelah-gaya-dihilangkan-disebut\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Benda Yang Tidak Dapat Kembali ke Bentuk Awal Setelah Gaya Dihilangkan Disebut","og_description":"Pemahaman tentang perilaku benda saat gaya diberlakukan dan dihilangkan adalah inti dari banyak prinsip ilmiah yang berbeda. Dalam bidang fisika, ini sangat penting, dan konsep ini mendasari beberapa teori yang mendasar. Dalam konteks ini, pertanyaan besar muncul, yaitu \u201cBenda seperti apa yang setelah gaya dihilangkan tidak dapat kembali ke bentuk awalnya?\u201d Jawabannya sederhana: benda tersebut ... Read more","og_url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/benda-yang-tidak-dapat-kembali-ke-bentuk-awal-setelah-gaya-dihilangkan-disebut\/","og_site_name":"DomainJava Blog","article_published_time":"2024-06-25T04:46:10+00:00","author":"DomainJava","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"DomainJava","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/benda-yang-tidak-dapat-kembali-ke-bentuk-awal-setelah-gaya-dihilangkan-disebut\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/benda-yang-tidak-dapat-kembali-ke-bentuk-awal-setelah-gaya-dihilangkan-disebut\/"},"author":{"name":"DomainJava","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf"},"headline":"Benda Yang Tidak Dapat Kembali ke Bentuk Awal Setelah Gaya Dihilangkan Disebut","datePublished":"2024-06-25T04:46:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/benda-yang-tidak-dapat-kembali-ke-bentuk-awal-setelah-gaya-dihilangkan-disebut\/"},"wordCount":341,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Wawasan"],"inLanguage":"id","copyrightYear":"2024","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/benda-yang-tidak-dapat-kembali-ke-bentuk-awal-setelah-gaya-dihilangkan-disebut\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/benda-yang-tidak-dapat-kembali-ke-bentuk-awal-setelah-gaya-dihilangkan-disebut\/","name":"Benda Yang Tidak Dapat Kembali ke Bentuk Awal Setelah Gaya Dihilangkan Disebut - DomainJava Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-06-25T04:46:10+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/benda-yang-tidak-dapat-kembali-ke-bentuk-awal-setelah-gaya-dihilangkan-disebut\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/benda-yang-tidak-dapat-kembali-ke-bentuk-awal-setelah-gaya-dihilangkan-disebut\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/benda-yang-tidak-dapat-kembali-ke-bentuk-awal-setelah-gaya-dihilangkan-disebut\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wawasan","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/category\/wawasan\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Benda Yang Tidak Dapat Kembali ke Bentuk Awal Setelah Gaya Dihilangkan Disebut"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","name":"DomainJava Blog","description":"Inspiration For You","publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization","name":"DomainJava","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","width":512,"height":512,"caption":"DomainJava"},"image":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf","name":"DomainJava","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","caption":"DomainJava"},"sameAs":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog"],"url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/author\/domainjava\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18573","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18573"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18573\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18573"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18573"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18573"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}