{"id":19401,"date":"2024-06-26T17:41:14","date_gmt":"2024-06-26T10:41:14","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/artikel\/sebuah-peluru-ditembakkan-dengan-kecepatan-60-m-s-dan-sudut-elevasi-30\/"},"modified":"2024-06-26T17:41:14","modified_gmt":"2024-06-26T10:41:14","slug":"sebuah-peluru-ditembakkan-dengan-kecepatan-60-m-s-dan-sudut-elevasi-30","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/sebuah-peluru-ditembakkan-dengan-kecepatan-60-m-s-dan-sudut-elevasi-30\/","title":{"rendered":"Sebuah Peluru Ditembakkan dengan Kecepatan 60 m\/s dan Sudut Elevasi 30\u00b0"},"content":{"rendered":"<p>Dalam konteks fisika, sebuah objek yang ditembakkan dengan sudut tertentu terhadap permukaan horizontal disebut proyektil. Dalam hal ini, kita membahas proyektil dalam bentuk peluru yang ditembakkan dengan kecepatan awal 60 m\/s pada sudut elevasi 30\u00b0.<\/p>\n<h2>Fisika Proyektil<\/h2>\n<p>Ketika sebuah objek ditembakkan sebagai proyektil dan diabaikan gesekan udara, ada dua aspek gerak independen yang saling berpengaruh: gerak horizontal (x) dan vertikal (y). Gerak horizontal objek adalah gerak seragam, artinya kecepatan konstan. Sebaliknya, gerak vertikal adalah gerak dengan percepatan konstan yaitu akselerasi gravitasi.<\/p>\n<h2>Analisis Gerak<\/h2>\n<h3>Gerak Horizontal<\/h3>\n<p>Dalam gerak horizontal, kecepatan awal (Vx0) dihitung sebagai <code>Vx0 = V0 * cos(\u03b8)<\/code>, di mana V0 adalah kecepatan awal proyektil dan \u03b8 adalah sudut elevasi. Jadi, menggunakan nilai-nilai yang diberikan, Vx0 menjadi <code>60 m\/s * cos(30\u00b0) = 51.96 m\/s<\/code>.<\/p>\n<p>Gerak horizontal adalah seragam, sehingga posisi objek pada setiap titik waktu dapat diukur dengan rumus <code>x = Vx0 * t<\/code>.<\/p>\n<h3>Gerak Vertikal<\/h3>\n<p>Pada sisi lain, kecepatan awal gerak vertikal (Vy0) dihitung sebagai <code>Vy0 = V0 * sin(\u03b8)<\/code>. Menggunakan nilai-nilai yang diberikan, Vy0 adalah <code>60 m\/s * sin(30\u00b0) = 30 m\/s<\/code>.<\/p>\n<p>Berbeda dengan gerak horizontal, gerak vertikal berubah seiring waktu karena akselerasi gravitasi. Kecepatan vertikalnya pada titik waktu t dihitung sebagai <code>Vy = Vy0 - gt<\/code>, di mana g adalah akselerasi gravitasi (mengambil nilai positif).<\/p>\n<p>Posisi vertikal objek pada titik waktu t ditemukan dengan <code>y = Vy0 * t - 0.5 * g * t\u00b2<\/code>.<\/p>\n<h2>Waktu Penerbangan &#038; Jarak Maksimum<\/h2>\n<p>Waktu penerbangan total (t) adalah waktu yang dibutuhkan proyektil untuk kembali ke ketinggian awalnya. Ini dihitung dengan rumus <code>t = 2 * Vy0 \/ g<\/code>. Untuk gravitasi standar sebesar 9.8 m\/s\u00b2, ini menjadi <code>t = 2 * 30 m\/s \/ 9.8 m\/s\u00b2 = 6.12 s<\/code>.<\/p>\n<p>Jarak maksimum (R) adalah jarak horizontal maksimum yang dicapai oleh proyektil dan dihitung dengan <code>R = Vx0 * t<\/code>. Menggunakan nilai yang sudah kita hitung, ini menjadi <code>R = 51.96 m\/s * 6.12 s = 318.16 m<\/code>.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Menggunakan prinsip fisika dasar, kita dapat menganalisis dan memahami gerak sebuah proyektil, dalam hal ini peluru, yang ditembakkan dengan kecepatan awal 60 m\/s dan sudut elevasi 30\u00b0. Pengetahuan ini dapat membantu dalam berbagai aplikasi, mulai dari prediksi trayektori dalam olahraga hingga perencanaan dalam konteks militer atau aero-ruang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam konteks fisika, sebuah objek yang ditembakkan dengan sudut tertentu terhadap permukaan horizontal disebut proyektil. Dalam hal ini, kita membahas proyektil dalam bentuk peluru yang ditembakkan dengan kecepatan awal 60 m\/s pada sudut elevasi 30\u00b0. Fisika Proyektil Ketika sebuah objek ditembakkan sebagai proyektil dan diabaikan gesekan udara, ada dua aspek gerak independen yang saling berpengaruh: &#8230; <a title=\"Sebuah Peluru Ditembakkan dengan Kecepatan 60 m\/s dan Sudut Elevasi 30\u00b0\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/sebuah-peluru-ditembakkan-dengan-kecepatan-60-m-s-dan-sudut-elevasi-30\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Sebuah Peluru Ditembakkan dengan Kecepatan 60 m\/s dan Sudut Elevasi 30\u00b0\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-19401","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-wawasan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.3 (Yoast SEO v27.7) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Sebuah Peluru Ditembakkan dengan Kecepatan 60 m\/s dan Sudut Elevasi 30\u00b0 - DomainJava Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/sebuah-peluru-ditembakkan-dengan-kecepatan-60-m-s-dan-sudut-elevasi-30\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sebuah Peluru Ditembakkan dengan Kecepatan 60 m\/s dan Sudut Elevasi 30\u00b0\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam konteks fisika, sebuah objek yang ditembakkan dengan sudut tertentu terhadap permukaan horizontal disebut proyektil. Dalam hal ini, kita membahas proyektil dalam bentuk peluru yang ditembakkan dengan kecepatan awal 60 m\/s pada sudut elevasi 30\u00b0. Fisika Proyektil Ketika sebuah objek ditembakkan sebagai proyektil dan diabaikan gesekan udara, ada dua aspek gerak independen yang saling berpengaruh: ... Read more\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/sebuah-peluru-ditembakkan-dengan-kecepatan-60-m-s-dan-sudut-elevasi-30\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"DomainJava Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-06-26T10:41:14+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"DomainJava\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"DomainJava\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/sebuah-peluru-ditembakkan-dengan-kecepatan-60-m-s-dan-sudut-elevasi-30\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/sebuah-peluru-ditembakkan-dengan-kecepatan-60-m-s-dan-sudut-elevasi-30\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"DomainJava\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\"},\"headline\":\"Sebuah Peluru Ditembakkan dengan Kecepatan 60 m\\\/s dan Sudut Elevasi 30\u00b0\",\"datePublished\":\"2024-06-26T10:41:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/sebuah-peluru-ditembakkan-dengan-kecepatan-60-m-s-dan-sudut-elevasi-30\\\/\"},\"wordCount\":290,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Wawasan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"copyrightYear\":\"2024\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/sebuah-peluru-ditembakkan-dengan-kecepatan-60-m-s-dan-sudut-elevasi-30\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/sebuah-peluru-ditembakkan-dengan-kecepatan-60-m-s-dan-sudut-elevasi-30\\\/\",\"name\":\"Sebuah Peluru Ditembakkan dengan Kecepatan 60 m\\\/s dan Sudut Elevasi 30\u00b0 - DomainJava Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-06-26T10:41:14+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/sebuah-peluru-ditembakkan-dengan-kecepatan-60-m-s-dan-sudut-elevasi-30\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/sebuah-peluru-ditembakkan-dengan-kecepatan-60-m-s-dan-sudut-elevasi-30\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/sebuah-peluru-ditembakkan-dengan-kecepatan-60-m-s-dan-sudut-elevasi-30\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wawasan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/wawasan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Sebuah Peluru Ditembakkan dengan Kecepatan 60 m\\\/s dan Sudut Elevasi 30\u00b0\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"DomainJava Blog\",\"description\":\"Inspiration For You\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"DomainJava\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"DomainJava\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\",\"name\":\"DomainJava\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"caption\":\"DomainJava\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/domainjava\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sebuah Peluru Ditembakkan dengan Kecepatan 60 m\/s dan Sudut Elevasi 30\u00b0 - DomainJava Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/sebuah-peluru-ditembakkan-dengan-kecepatan-60-m-s-dan-sudut-elevasi-30\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Sebuah Peluru Ditembakkan dengan Kecepatan 60 m\/s dan Sudut Elevasi 30\u00b0","og_description":"Dalam konteks fisika, sebuah objek yang ditembakkan dengan sudut tertentu terhadap permukaan horizontal disebut proyektil. Dalam hal ini, kita membahas proyektil dalam bentuk peluru yang ditembakkan dengan kecepatan awal 60 m\/s pada sudut elevasi 30\u00b0. Fisika Proyektil Ketika sebuah objek ditembakkan sebagai proyektil dan diabaikan gesekan udara, ada dua aspek gerak independen yang saling berpengaruh: ... Read more","og_url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/sebuah-peluru-ditembakkan-dengan-kecepatan-60-m-s-dan-sudut-elevasi-30\/","og_site_name":"DomainJava Blog","article_published_time":"2024-06-26T10:41:14+00:00","author":"DomainJava","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"DomainJava","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/sebuah-peluru-ditembakkan-dengan-kecepatan-60-m-s-dan-sudut-elevasi-30\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/sebuah-peluru-ditembakkan-dengan-kecepatan-60-m-s-dan-sudut-elevasi-30\/"},"author":{"name":"DomainJava","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf"},"headline":"Sebuah Peluru Ditembakkan dengan Kecepatan 60 m\/s dan Sudut Elevasi 30\u00b0","datePublished":"2024-06-26T10:41:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/sebuah-peluru-ditembakkan-dengan-kecepatan-60-m-s-dan-sudut-elevasi-30\/"},"wordCount":290,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Wawasan"],"inLanguage":"id","copyrightYear":"2024","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/sebuah-peluru-ditembakkan-dengan-kecepatan-60-m-s-dan-sudut-elevasi-30\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/sebuah-peluru-ditembakkan-dengan-kecepatan-60-m-s-dan-sudut-elevasi-30\/","name":"Sebuah Peluru Ditembakkan dengan Kecepatan 60 m\/s dan Sudut Elevasi 30\u00b0 - DomainJava Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-06-26T10:41:14+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/sebuah-peluru-ditembakkan-dengan-kecepatan-60-m-s-dan-sudut-elevasi-30\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/sebuah-peluru-ditembakkan-dengan-kecepatan-60-m-s-dan-sudut-elevasi-30\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/sebuah-peluru-ditembakkan-dengan-kecepatan-60-m-s-dan-sudut-elevasi-30\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wawasan","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/category\/wawasan\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Sebuah Peluru Ditembakkan dengan Kecepatan 60 m\/s dan Sudut Elevasi 30\u00b0"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","name":"DomainJava Blog","description":"Inspiration For You","publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization","name":"DomainJava","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","width":512,"height":512,"caption":"DomainJava"},"image":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf","name":"DomainJava","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","caption":"DomainJava"},"sameAs":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog"],"url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/author\/domainjava\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19401","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19401"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19401\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19401"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19401"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19401"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}