{"id":2521,"date":"2024-06-19T06:26:12","date_gmt":"2024-06-18T23:26:12","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/artikel\/perbedaan-deklarasi-coding-dengan-menggunakan-algoritma-merge-sort-dengan-counting-sort\/"},"modified":"2024-06-19T06:26:12","modified_gmt":"2024-06-18T23:26:12","slug":"perbedaan-deklarasi-coding-dengan-menggunakan-algoritma-merge-sort-dengan-counting-sort","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-deklarasi-coding-dengan-menggunakan-algoritma-merge-sort-dengan-counting-sort\/","title":{"rendered":"Perbedaan Deklarasi Coding dengan Menggunakan Algoritma Merge-Sort dengan Counting-Sort"},"content":{"rendered":"<p>Algoritma sorting, seperti Merge-Sort dan Counting-Sort, merupakan teknik pemrograman penting yang digunakan dalam banyak aplikasi komputasi. Meskipun keduanya digunakan untuk mengurutkan data, cara kerja mereka dan implementasinya sangat berbeda.<\/p>\n<h2>Merge-Sort<\/h2>\n<p>Algoritma Merge-Sort, yang diperkenalkan oleh John Von Neumann pada tahun 1945, merupakan pendekatan \u2018bagi dan kuasai\u2019 untuk mengurutkan data. Algoritma ini membagi array menjadi dua bagian setengah sebanding dan kemudian menggabungkannya dalam urutan yang benar.<\/p>\n<p>Berikut ini adalah bagaimana deklarasi coding menggunakan algoritma Merge-Sort biasanya akan tampak:<\/p>\n<pre><code>def mergeSort(arr):    if len(arr) > 1:        mid = len(arr) \/\/ 2        L = arr[:mid]        R = arr[mid:]        mergeSort(L)        mergeSort(R)        i = j = k = 0        while i < len(L) and j < len(R):            if L[i] < R[j]:                arr[k] = L[i]                i += 1            else:                arr[k] = R[j]                j += 1            k += 1        while i < len(L):            arr[k] = L[i]            i += 1            k += 1        while j < len(R):            arr[k] = R[j]            j += 1            k += 1<\/code><\/pre>\n<h2>Counting-Sort<\/h2>\n<p>Di sisi lain, algoritma Counting-Sort, yang diciptakan oleh Harold H. Seward pada tahun 1954, berfungsi dengan menghitung frekuensi kemunculan elemen khusus dalam rangkaian. Setelah dihitung, rangkaian dihasilkan dengan mengikutsertakan elemen berdasarkan penghitungan tersebut.<\/p>\n<p>Contoh deklarasi coding dengan menggunakan algoritma Counting-Sort dapat dilihat sebagai berikut:<\/p>\n<pre><code>def countingSort(arr):    size = max(arr) + 1    count = [0] * size    for number in arr:        count[number] += 1    i = 0    for number in range(size):        while count[number] > 0:            arr[i] = number            i += 1            count[number] -= 1<\/code><\/pre>\n<p>Masing-masing algoritma memiliki keunikan tersendiri dalam hal kerumitan waktu dan konsumsi memori. Secara umum, Merge-Sort memiliki kompleksitas waktu O(n log n), sementara Counting-Sort memiliki kompleksitas waktu O(n). Namun, Counting-Sort memerlukan lebih banyak ruang memori, membuatnya kurang efisien untuk rangkaian data yang lebih besar atau rentang angka yang lebih besar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Algoritma sorting, seperti Merge-Sort dan Counting-Sort, merupakan teknik pemrograman penting yang digunakan dalam banyak aplikasi komputasi. Meskipun keduanya digunakan untuk mengurutkan data, cara kerja mereka dan implementasinya sangat berbeda. Merge-Sort Algoritma Merge-Sort, yang diperkenalkan oleh John Von Neumann pada tahun 1945, merupakan pendekatan \u2018bagi dan kuasai\u2019 untuk mengurutkan data. Algoritma ini membagi array menjadi dua &#8230; <a title=\"Perbedaan Deklarasi Coding dengan Menggunakan Algoritma Merge-Sort dengan Counting-Sort\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-deklarasi-coding-dengan-menggunakan-algoritma-merge-sort-dengan-counting-sort\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Perbedaan Deklarasi Coding dengan Menggunakan Algoritma Merge-Sort dengan Counting-Sort\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-2521","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-wawasan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.3 (Yoast SEO v27.7) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Perbedaan Deklarasi Coding dengan Menggunakan Algoritma Merge-Sort dengan Counting-Sort - DomainJava Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-deklarasi-coding-dengan-menggunakan-algoritma-merge-sort-dengan-counting-sort\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan Deklarasi Coding dengan Menggunakan Algoritma Merge-Sort dengan Counting-Sort\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Algoritma sorting, seperti Merge-Sort dan Counting-Sort, merupakan teknik pemrograman penting yang digunakan dalam banyak aplikasi komputasi. Meskipun keduanya digunakan untuk mengurutkan data, cara kerja mereka dan implementasinya sangat berbeda. Merge-Sort Algoritma Merge-Sort, yang diperkenalkan oleh John Von Neumann pada tahun 1945, merupakan pendekatan \u2018bagi dan kuasai\u2019 untuk mengurutkan data. Algoritma ini membagi array menjadi dua ... Read more\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-deklarasi-coding-dengan-menggunakan-algoritma-merge-sort-dengan-counting-sort\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"DomainJava Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-06-18T23:26:12+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"DomainJava\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"DomainJava\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-deklarasi-coding-dengan-menggunakan-algoritma-merge-sort-dengan-counting-sort\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-deklarasi-coding-dengan-menggunakan-algoritma-merge-sort-dengan-counting-sort\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"DomainJava\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\"},\"headline\":\"Perbedaan Deklarasi Coding dengan Menggunakan Algoritma Merge-Sort dengan Counting-Sort\",\"datePublished\":\"2024-06-18T23:26:12+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-deklarasi-coding-dengan-menggunakan-algoritma-merge-sort-dengan-counting-sort\\\/\"},\"wordCount\":180,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Wawasan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"copyrightYear\":\"2024\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-deklarasi-coding-dengan-menggunakan-algoritma-merge-sort-dengan-counting-sort\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-deklarasi-coding-dengan-menggunakan-algoritma-merge-sort-dengan-counting-sort\\\/\",\"name\":\"Perbedaan Deklarasi Coding dengan Menggunakan Algoritma Merge-Sort dengan Counting-Sort - DomainJava Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-06-18T23:26:12+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-deklarasi-coding-dengan-menggunakan-algoritma-merge-sort-dengan-counting-sort\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-deklarasi-coding-dengan-menggunakan-algoritma-merge-sort-dengan-counting-sort\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-deklarasi-coding-dengan-menggunakan-algoritma-merge-sort-dengan-counting-sort\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wawasan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/wawasan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Perbedaan Deklarasi Coding dengan Menggunakan Algoritma Merge-Sort dengan Counting-Sort\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"DomainJava Blog\",\"description\":\"Inspiration For You\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"DomainJava\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"DomainJava\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\",\"name\":\"DomainJava\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"caption\":\"DomainJava\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/domainjava\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbedaan Deklarasi Coding dengan Menggunakan Algoritma Merge-Sort dengan Counting-Sort - DomainJava Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-deklarasi-coding-dengan-menggunakan-algoritma-merge-sort-dengan-counting-sort\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Perbedaan Deklarasi Coding dengan Menggunakan Algoritma Merge-Sort dengan Counting-Sort","og_description":"Algoritma sorting, seperti Merge-Sort dan Counting-Sort, merupakan teknik pemrograman penting yang digunakan dalam banyak aplikasi komputasi. Meskipun keduanya digunakan untuk mengurutkan data, cara kerja mereka dan implementasinya sangat berbeda. Merge-Sort Algoritma Merge-Sort, yang diperkenalkan oleh John Von Neumann pada tahun 1945, merupakan pendekatan \u2018bagi dan kuasai\u2019 untuk mengurutkan data. Algoritma ini membagi array menjadi dua ... Read more","og_url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-deklarasi-coding-dengan-menggunakan-algoritma-merge-sort-dengan-counting-sort\/","og_site_name":"DomainJava Blog","article_published_time":"2024-06-18T23:26:12+00:00","author":"DomainJava","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"DomainJava","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-deklarasi-coding-dengan-menggunakan-algoritma-merge-sort-dengan-counting-sort\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-deklarasi-coding-dengan-menggunakan-algoritma-merge-sort-dengan-counting-sort\/"},"author":{"name":"DomainJava","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf"},"headline":"Perbedaan Deklarasi Coding dengan Menggunakan Algoritma Merge-Sort dengan Counting-Sort","datePublished":"2024-06-18T23:26:12+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-deklarasi-coding-dengan-menggunakan-algoritma-merge-sort-dengan-counting-sort\/"},"wordCount":180,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Wawasan"],"inLanguage":"id","copyrightYear":"2024","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-deklarasi-coding-dengan-menggunakan-algoritma-merge-sort-dengan-counting-sort\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-deklarasi-coding-dengan-menggunakan-algoritma-merge-sort-dengan-counting-sort\/","name":"Perbedaan Deklarasi Coding dengan Menggunakan Algoritma Merge-Sort dengan Counting-Sort - DomainJava Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-06-18T23:26:12+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-deklarasi-coding-dengan-menggunakan-algoritma-merge-sort-dengan-counting-sort\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-deklarasi-coding-dengan-menggunakan-algoritma-merge-sort-dengan-counting-sort\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-deklarasi-coding-dengan-menggunakan-algoritma-merge-sort-dengan-counting-sort\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wawasan","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/category\/wawasan\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Perbedaan Deklarasi Coding dengan Menggunakan Algoritma Merge-Sort dengan Counting-Sort"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","name":"DomainJava Blog","description":"Inspiration For You","publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization","name":"DomainJava","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","width":512,"height":512,"caption":"DomainJava"},"image":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf","name":"DomainJava","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","caption":"DomainJava"},"sameAs":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog"],"url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/author\/domainjava\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2521","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2521"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2521\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2521"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2521"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2521"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}