{"id":28242,"date":"2024-07-20T21:40:48","date_gmt":"2024-07-20T14:40:48","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/artikel\/mengapa-paradigma-pengelolaan-keuangan-negara-bergeser-dari-pola-yang-sentralistik-ke-desentralistik\/"},"modified":"2024-07-20T21:40:48","modified_gmt":"2024-07-20T14:40:48","slug":"mengapa-paradigma-pengelolaan-keuangan-negara-bergeser-dari-pola-yang-sentralistik-ke-desentralistik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-paradigma-pengelolaan-keuangan-negara-bergeser-dari-pola-yang-sentralistik-ke-desentralistik\/","title":{"rendered":"Mengapa Paradigma Pengelolaan Keuangan Negara Bergeser dari Pola yang Sentralistik ke Desentralistik?"},"content":{"rendered":"<p>Keuangan adalah elemen vital yang mendukung fungsi dan operasionalisasi sebuah negara. Pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien akan mempengaruhi kinerja berbagai sektor dan menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat. Secara historis, berbagai negara telah mengimplementasikan berbagai model pengelolaan keuangan, selaras dengan perubahan sistem politik, ekonomi, dan sosial budaya yang terjadi.<\/p>\n<p>Salah satu perubahan signifikan yang kita lihat dalam beberapa dekade terakhir adalah bergesernya paradigma pengelolaan keuangan negara dari pola yang sentralistik ke desentralistik. Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah, mengapa perubahan ini terjadi?<\/p>\n<p>Pola sentralistik dalam pengelolaan keuangan negara berarti bahwa pemerintah pusat menjadi penentu segala hal terkait pengelolaan dan pendistribusian keuangan. Sementara itu, pola desentralistik membuka peluang bagi pemerintah daerah untuk berperan aktif dalam pengelolaan keuangan dengan memanfaatkan potensi dan keunikan masing-masing daerah.<\/p>\n<p>Ada beberapa alasan yang mendorong pergeseran dari pola sentralistik ke desentralistik:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Peningkatan Efisiensi<\/strong>\n<p>Dalam pola sentralistik, proses pengelolaan dan penyaluran anggaran bisa menjadi rumit dan memakan waktu, karena semua keputusan harus melewati pemerintah pusat. Desentralisasi pengelolaan keuangan negara mempercepat proses ini dengan memberi wewenang kepada pemerintah daerah untuk menentukan kebutuhan dan prioritas mereka sendiri.<\/li>\n<\/p>\n<li><strong>Peningkatan Akuntabilitas dan Transparansi<\/strong>\n<p>Paradigma desentralistik mendorong akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan. Pemerintah daerah diberi tanggung jawab untuk mengelola dana mereka dan wajib melaporkan penggunaannya kepada masyarakat setempat.<\/li>\n<\/p>\n<li><strong>Pemberdayaan Daerah dan Peluang Pengembangan Ekonomi Lokal<\/strong>\n<p>Desentralisasi keuangan memberi pemerintah daerah kebebasan untuk menginvestasikan dalam proyek dan layanan yang paling dibutuhkan oleh masyarakat setempat, yang pada gilirannya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.<\/li>\n<\/p>\n<li><strong>Respon Cepat terhadap Perubahan dan Kebutuhan Masyarakat<\/strong>\n<p>Dengan pemberian kewenangan lebih pada pemerintah daerah, mereka dapat merespon lebih cepat dan tepat terhadap perubahan kebutuhan dan dinamika masyarakat.<\/li>\n<\/p>\n<li><strong>Manajemen Konflik dan Keragaman Sosial Budaya<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Desentralisasi keuangan seringkali membantu dalam mengelola dan meredam konflik internal dengan memberikan ruang bagi representasi dan partisipasi lebih luas dari masyarakat dalam proses pengambilan keputusan.<\/p>\n<p>Proses pergeseran paradigma ini tentunya harus berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas pemerintah daerah dalam mengelola finansial dan pengawasan yang lebih baik dari pemerintah pusat untuk menghindari penyalahgunaan wewenang.<\/p>\n<p>Jadi, jawabannya apa? Paradigma pengelolaan keuangan negara bergeser dari pola sentralistik ke desentralistik untuk mencapai efisiensi, transparansi, pemberdayaan daerah, serta respon cepat dan akurat terhadap perubahan dan kebutuhan masyarakat. Meski begitu, perubahan ini harus diiringi dengan peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan daerah dan sistem pengawasan yang kuat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Keuangan adalah elemen vital yang mendukung fungsi dan operasionalisasi sebuah negara. Pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien akan mempengaruhi kinerja berbagai sektor dan menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat. Secara historis, berbagai negara telah mengimplementasikan berbagai model pengelolaan keuangan, selaras dengan perubahan sistem politik, ekonomi, dan sosial budaya yang terjadi. Salah satu perubahan signifikan yang kita lihat &#8230; <a title=\"Mengapa Paradigma Pengelolaan Keuangan Negara Bergeser dari Pola yang Sentralistik ke Desentralistik?\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-paradigma-pengelolaan-keuangan-negara-bergeser-dari-pola-yang-sentralistik-ke-desentralistik\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Mengapa Paradigma Pengelolaan Keuangan Negara Bergeser dari Pola yang Sentralistik ke Desentralistik?\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-28242","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-wawasan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.3 (Yoast SEO v27.7) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Mengapa Paradigma Pengelolaan Keuangan Negara Bergeser dari Pola yang Sentralistik ke Desentralistik? - DomainJava Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-paradigma-pengelolaan-keuangan-negara-bergeser-dari-pola-yang-sentralistik-ke-desentralistik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengapa Paradigma Pengelolaan Keuangan Negara Bergeser dari Pola yang Sentralistik ke Desentralistik?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Keuangan adalah elemen vital yang mendukung fungsi dan operasionalisasi sebuah negara. Pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien akan mempengaruhi kinerja berbagai sektor dan menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat. Secara historis, berbagai negara telah mengimplementasikan berbagai model pengelolaan keuangan, selaras dengan perubahan sistem politik, ekonomi, dan sosial budaya yang terjadi. Salah satu perubahan signifikan yang kita lihat ... Read more\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-paradigma-pengelolaan-keuangan-negara-bergeser-dari-pola-yang-sentralistik-ke-desentralistik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"DomainJava Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-07-20T14:40:48+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"DomainJava\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"DomainJava\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/mengapa-paradigma-pengelolaan-keuangan-negara-bergeser-dari-pola-yang-sentralistik-ke-desentralistik\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/mengapa-paradigma-pengelolaan-keuangan-negara-bergeser-dari-pola-yang-sentralistik-ke-desentralistik\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"DomainJava\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\"},\"headline\":\"Mengapa Paradigma Pengelolaan Keuangan Negara Bergeser dari Pola yang Sentralistik ke Desentralistik?\",\"datePublished\":\"2024-07-20T14:40:48+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/mengapa-paradigma-pengelolaan-keuangan-negara-bergeser-dari-pola-yang-sentralistik-ke-desentralistik\\\/\"},\"wordCount\":382,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Wawasan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"copyrightYear\":\"2024\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/mengapa-paradigma-pengelolaan-keuangan-negara-bergeser-dari-pola-yang-sentralistik-ke-desentralistik\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/mengapa-paradigma-pengelolaan-keuangan-negara-bergeser-dari-pola-yang-sentralistik-ke-desentralistik\\\/\",\"name\":\"Mengapa Paradigma Pengelolaan Keuangan Negara Bergeser dari Pola yang Sentralistik ke Desentralistik? - DomainJava Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-07-20T14:40:48+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/mengapa-paradigma-pengelolaan-keuangan-negara-bergeser-dari-pola-yang-sentralistik-ke-desentralistik\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/mengapa-paradigma-pengelolaan-keuangan-negara-bergeser-dari-pola-yang-sentralistik-ke-desentralistik\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/mengapa-paradigma-pengelolaan-keuangan-negara-bergeser-dari-pola-yang-sentralistik-ke-desentralistik\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wawasan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/wawasan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Mengapa Paradigma Pengelolaan Keuangan Negara Bergeser dari Pola yang Sentralistik ke Desentralistik?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"DomainJava Blog\",\"description\":\"Inspiration For You\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"DomainJava\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"DomainJava\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\",\"name\":\"DomainJava\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"caption\":\"DomainJava\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/domainjava\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengapa Paradigma Pengelolaan Keuangan Negara Bergeser dari Pola yang Sentralistik ke Desentralistik? - DomainJava Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-paradigma-pengelolaan-keuangan-negara-bergeser-dari-pola-yang-sentralistik-ke-desentralistik\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengapa Paradigma Pengelolaan Keuangan Negara Bergeser dari Pola yang Sentralistik ke Desentralistik?","og_description":"Keuangan adalah elemen vital yang mendukung fungsi dan operasionalisasi sebuah negara. Pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien akan mempengaruhi kinerja berbagai sektor dan menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat. Secara historis, berbagai negara telah mengimplementasikan berbagai model pengelolaan keuangan, selaras dengan perubahan sistem politik, ekonomi, dan sosial budaya yang terjadi. Salah satu perubahan signifikan yang kita lihat ... Read more","og_url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-paradigma-pengelolaan-keuangan-negara-bergeser-dari-pola-yang-sentralistik-ke-desentralistik\/","og_site_name":"DomainJava Blog","article_published_time":"2024-07-20T14:40:48+00:00","author":"DomainJava","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"DomainJava","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-paradigma-pengelolaan-keuangan-negara-bergeser-dari-pola-yang-sentralistik-ke-desentralistik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-paradigma-pengelolaan-keuangan-negara-bergeser-dari-pola-yang-sentralistik-ke-desentralistik\/"},"author":{"name":"DomainJava","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf"},"headline":"Mengapa Paradigma Pengelolaan Keuangan Negara Bergeser dari Pola yang Sentralistik ke Desentralistik?","datePublished":"2024-07-20T14:40:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-paradigma-pengelolaan-keuangan-negara-bergeser-dari-pola-yang-sentralistik-ke-desentralistik\/"},"wordCount":382,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Wawasan"],"inLanguage":"id","copyrightYear":"2024","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-paradigma-pengelolaan-keuangan-negara-bergeser-dari-pola-yang-sentralistik-ke-desentralistik\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-paradigma-pengelolaan-keuangan-negara-bergeser-dari-pola-yang-sentralistik-ke-desentralistik\/","name":"Mengapa Paradigma Pengelolaan Keuangan Negara Bergeser dari Pola yang Sentralistik ke Desentralistik? - DomainJava Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-07-20T14:40:48+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-paradigma-pengelolaan-keuangan-negara-bergeser-dari-pola-yang-sentralistik-ke-desentralistik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-paradigma-pengelolaan-keuangan-negara-bergeser-dari-pola-yang-sentralistik-ke-desentralistik\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-paradigma-pengelolaan-keuangan-negara-bergeser-dari-pola-yang-sentralistik-ke-desentralistik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wawasan","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/category\/wawasan\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Mengapa Paradigma Pengelolaan Keuangan Negara Bergeser dari Pola yang Sentralistik ke Desentralistik?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","name":"DomainJava Blog","description":"Inspiration For You","publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization","name":"DomainJava","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","width":512,"height":512,"caption":"DomainJava"},"image":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf","name":"DomainJava","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","caption":"DomainJava"},"sameAs":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog"],"url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/author\/domainjava\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28242","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28242"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28242\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28242"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28242"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28242"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}