{"id":28248,"date":"2024-07-20T21:40:42","date_gmt":"2024-07-20T14:40:42","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/artikel\/jelaskan-pendapat-schopenhauer-filsuf-jerman-abad-ke-19-tentang-seni-musik-menurut-pemahaman-sendiri\/"},"modified":"2024-07-20T21:40:42","modified_gmt":"2024-07-20T14:40:42","slug":"jelaskan-pendapat-schopenhauer-filsuf-jerman-abad-ke-19-tentang-seni-musik-menurut-pemahaman-sendiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/jelaskan-pendapat-schopenhauer-filsuf-jerman-abad-ke-19-tentang-seni-musik-menurut-pemahaman-sendiri\/","title":{"rendered":"Jelaskan Pendapat Schopenhauer, Filsuf Jerman Abad ke-19 tentang Seni Musik Menurut Pemahaman Sendiri"},"content":{"rendered":"<p>Arthur Schopenhauer adalah seorang filsuf Jerman yang hidup pada abad ke-19, terkenal dengan pemikiran-pemikirannya yang dalam dan revolusioner pada zamannya. Dia menganggap seni sebagai suatu bentuk pembebasan dari penderitaan dan dukungan yang ada dalam kehidupan ini. Salah satu domain seni yang paling ia hargai adalah seni musik. Baginya, musik bukan hanya sekadar hiburan, tetapi lebih dari itu, musik merupakan representasi langsung dari esensi dunia.<\/p>\n<p>Schopenhauer memandang musik sebagai seni yang paling murni dan paling kuat dibandingkan dengan bentuk seni lainnya. Menurutnya, musik mampu mencapai bagian paling dalam dari realitas manusia \u2013 \u2018kehendak\u2019. Dalam filosofi Schopenhauer, \u2018kehendak\u2019 adalah fondasi esensial semua realitas. Musuh unik seni musik, menurut Schopenhauer, adalah bahwa dibandingkan dengan semua bentuk seni lainnya, musik tidak memerlukan pengenal, tetapi langsung mempengaruhi \u2018kehendak\u2019.<\/p>\n<p>Menurut filsuf Jerman ini, musik tidak mencerminkan fenomena atau ide tertentu dalam dunia, tetapi lebih kepada apa yang ada di balik fenomena tersebut. Dalam kata lain, musik tidak bercerita tentang \u2018perwujudan\u2019 seperti seni lainnya, tetapi lebih kepada \u2018kehendak\u2019 yang mendasari. Bagi Schopenhauer, musik adalah bahasa universal yang berbicara langsung ke \u2018kehendak\u2019 mendasar yang ada di dalam kita, bagian terdalam dari eksistensi kita.<\/p>\n<p>Dengan fokus pada \u2018kehendak\u2019, Schopenhauer juga menguraikan beberapa pemikiran tentang keterkaitan antara nada dan perasaan. Dia menunjukkan bagaimana nada minor biasanya mengekspresikan rasa sedih, sementara nada major mengekspresikan kegembiraan dan sukacita. Pendapat ini kemudian menjadi referensi dalam psikologi musik dan bagaimana musik bisa mempengaruhi emosi manusia.<\/p>\n<p>Schopenhauer berpendapat bahwa musik berfungsi sebagai refleksi langsung dari \u2018kehendak\u2019 dan memiliki kemampuan yang unik dan kuat untuk mempengaruhi emosi manusia. Seni musik, berdasarkan pandangan Schopenhauer, memiliki posisi yang unik dan dominan dalam kerangka estetikanya, menjadikannya lebih dari sekadar bentuk ekspresi, melainkan juga sebagai sarana menuju pemahaman yang lebih dalam tentang alam semesta dan keberadaan kita di dalamnya.<\/p>\n<p>Pemahaman ini mencerminkan bagaimana Schopenhauer menganggap musik sebagai sebuah bentuk seni yang luar biasa, yang memiliki kekuatan untuk berkomunikasi pada level yang mendalam dan pribadi, dan menjadi medium yang paling efektif untuk menyampaikan \u2018kehendak\u2019 manusia.<\/p>\n<p>Jadi, jawabannya apa? Menurut Schopenhauer, musik tidak hanya merupakan bentuk ekspresi seni, tapi juga pemancar \u2018kehendak\u2019 universal yang merefleksikan esensi sejati kehidupan. Melalui musik, kita dapat merasakan dan memahami \u2018kehendak\u2019 terdalam dari keberadaan kita.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Arthur Schopenhauer adalah seorang filsuf Jerman yang hidup pada abad ke-19, terkenal dengan pemikiran-pemikirannya yang dalam dan revolusioner pada zamannya. Dia menganggap seni sebagai suatu bentuk pembebasan dari penderitaan dan dukungan yang ada dalam kehidupan ini. Salah satu domain seni yang paling ia hargai adalah seni musik. Baginya, musik bukan hanya sekadar hiburan, tetapi lebih &#8230; <a title=\"Jelaskan Pendapat Schopenhauer, Filsuf Jerman Abad ke-19 tentang Seni Musik Menurut Pemahaman Sendiri\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/jelaskan-pendapat-schopenhauer-filsuf-jerman-abad-ke-19-tentang-seni-musik-menurut-pemahaman-sendiri\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Jelaskan Pendapat Schopenhauer, Filsuf Jerman Abad ke-19 tentang Seni Musik Menurut Pemahaman Sendiri\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-28248","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-wawasan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.3 (Yoast SEO v27.7) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Jelaskan Pendapat Schopenhauer, Filsuf Jerman Abad ke-19 tentang Seni Musik Menurut Pemahaman Sendiri - DomainJava Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/jelaskan-pendapat-schopenhauer-filsuf-jerman-abad-ke-19-tentang-seni-musik-menurut-pemahaman-sendiri\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jelaskan Pendapat Schopenhauer, Filsuf Jerman Abad ke-19 tentang Seni Musik Menurut Pemahaman Sendiri\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Arthur Schopenhauer adalah seorang filsuf Jerman yang hidup pada abad ke-19, terkenal dengan pemikiran-pemikirannya yang dalam dan revolusioner pada zamannya. Dia menganggap seni sebagai suatu bentuk pembebasan dari penderitaan dan dukungan yang ada dalam kehidupan ini. Salah satu domain seni yang paling ia hargai adalah seni musik. Baginya, musik bukan hanya sekadar hiburan, tetapi lebih ... Read more\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/jelaskan-pendapat-schopenhauer-filsuf-jerman-abad-ke-19-tentang-seni-musik-menurut-pemahaman-sendiri\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"DomainJava Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-07-20T14:40:42+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"DomainJava\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"DomainJava\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/jelaskan-pendapat-schopenhauer-filsuf-jerman-abad-ke-19-tentang-seni-musik-menurut-pemahaman-sendiri\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/jelaskan-pendapat-schopenhauer-filsuf-jerman-abad-ke-19-tentang-seni-musik-menurut-pemahaman-sendiri\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"DomainJava\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\"},\"headline\":\"Jelaskan Pendapat Schopenhauer, Filsuf Jerman Abad ke-19 tentang Seni Musik Menurut Pemahaman Sendiri\",\"datePublished\":\"2024-07-20T14:40:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/jelaskan-pendapat-schopenhauer-filsuf-jerman-abad-ke-19-tentang-seni-musik-menurut-pemahaman-sendiri\\\/\"},\"wordCount\":370,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Wawasan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"copyrightYear\":\"2024\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/jelaskan-pendapat-schopenhauer-filsuf-jerman-abad-ke-19-tentang-seni-musik-menurut-pemahaman-sendiri\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/jelaskan-pendapat-schopenhauer-filsuf-jerman-abad-ke-19-tentang-seni-musik-menurut-pemahaman-sendiri\\\/\",\"name\":\"Jelaskan Pendapat Schopenhauer, Filsuf Jerman Abad ke-19 tentang Seni Musik Menurut Pemahaman Sendiri - DomainJava Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-07-20T14:40:42+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/jelaskan-pendapat-schopenhauer-filsuf-jerman-abad-ke-19-tentang-seni-musik-menurut-pemahaman-sendiri\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/jelaskan-pendapat-schopenhauer-filsuf-jerman-abad-ke-19-tentang-seni-musik-menurut-pemahaman-sendiri\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/jelaskan-pendapat-schopenhauer-filsuf-jerman-abad-ke-19-tentang-seni-musik-menurut-pemahaman-sendiri\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wawasan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/wawasan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Jelaskan Pendapat Schopenhauer, Filsuf Jerman Abad ke-19 tentang Seni Musik Menurut Pemahaman Sendiri\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"DomainJava Blog\",\"description\":\"Inspiration For You\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"DomainJava\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"DomainJava\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\",\"name\":\"DomainJava\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"caption\":\"DomainJava\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/domainjava\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jelaskan Pendapat Schopenhauer, Filsuf Jerman Abad ke-19 tentang Seni Musik Menurut Pemahaman Sendiri - DomainJava Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/jelaskan-pendapat-schopenhauer-filsuf-jerman-abad-ke-19-tentang-seni-musik-menurut-pemahaman-sendiri\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Jelaskan Pendapat Schopenhauer, Filsuf Jerman Abad ke-19 tentang Seni Musik Menurut Pemahaman Sendiri","og_description":"Arthur Schopenhauer adalah seorang filsuf Jerman yang hidup pada abad ke-19, terkenal dengan pemikiran-pemikirannya yang dalam dan revolusioner pada zamannya. Dia menganggap seni sebagai suatu bentuk pembebasan dari penderitaan dan dukungan yang ada dalam kehidupan ini. Salah satu domain seni yang paling ia hargai adalah seni musik. Baginya, musik bukan hanya sekadar hiburan, tetapi lebih ... Read more","og_url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/jelaskan-pendapat-schopenhauer-filsuf-jerman-abad-ke-19-tentang-seni-musik-menurut-pemahaman-sendiri\/","og_site_name":"DomainJava Blog","article_published_time":"2024-07-20T14:40:42+00:00","author":"DomainJava","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"DomainJava","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/jelaskan-pendapat-schopenhauer-filsuf-jerman-abad-ke-19-tentang-seni-musik-menurut-pemahaman-sendiri\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/jelaskan-pendapat-schopenhauer-filsuf-jerman-abad-ke-19-tentang-seni-musik-menurut-pemahaman-sendiri\/"},"author":{"name":"DomainJava","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf"},"headline":"Jelaskan Pendapat Schopenhauer, Filsuf Jerman Abad ke-19 tentang Seni Musik Menurut Pemahaman Sendiri","datePublished":"2024-07-20T14:40:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/jelaskan-pendapat-schopenhauer-filsuf-jerman-abad-ke-19-tentang-seni-musik-menurut-pemahaman-sendiri\/"},"wordCount":370,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Wawasan"],"inLanguage":"id","copyrightYear":"2024","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/jelaskan-pendapat-schopenhauer-filsuf-jerman-abad-ke-19-tentang-seni-musik-menurut-pemahaman-sendiri\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/jelaskan-pendapat-schopenhauer-filsuf-jerman-abad-ke-19-tentang-seni-musik-menurut-pemahaman-sendiri\/","name":"Jelaskan Pendapat Schopenhauer, Filsuf Jerman Abad ke-19 tentang Seni Musik Menurut Pemahaman Sendiri - DomainJava Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-07-20T14:40:42+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/jelaskan-pendapat-schopenhauer-filsuf-jerman-abad-ke-19-tentang-seni-musik-menurut-pemahaman-sendiri\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/jelaskan-pendapat-schopenhauer-filsuf-jerman-abad-ke-19-tentang-seni-musik-menurut-pemahaman-sendiri\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/jelaskan-pendapat-schopenhauer-filsuf-jerman-abad-ke-19-tentang-seni-musik-menurut-pemahaman-sendiri\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wawasan","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/category\/wawasan\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Jelaskan Pendapat Schopenhauer, Filsuf Jerman Abad ke-19 tentang Seni Musik Menurut Pemahaman Sendiri"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","name":"DomainJava Blog","description":"Inspiration For You","publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization","name":"DomainJava","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","width":512,"height":512,"caption":"DomainJava"},"image":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf","name":"DomainJava","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","caption":"DomainJava"},"sameAs":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog"],"url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/author\/domainjava\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28248","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28248"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28248\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28248"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28248"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28248"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}