{"id":28587,"date":"2024-07-21T15:41:27","date_gmt":"2024-07-21T08:41:27","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/artikel\/adanya-kjokkenmoddinger-menunjukkan-bahwa-manusia-praaksara-pada-masa-bercocok-tanam-sudah-mengenal-mata-pencaharian-sebagai\/"},"modified":"2024-07-21T15:41:27","modified_gmt":"2024-07-21T08:41:27","slug":"adanya-kjokkenmoddinger-menunjukkan-bahwa-manusia-praaksara-pada-masa-bercocok-tanam-sudah-mengenal-mata-pencaharian-sebagai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/adanya-kjokkenmoddinger-menunjukkan-bahwa-manusia-praaksara-pada-masa-bercocok-tanam-sudah-mengenal-mata-pencaharian-sebagai\/","title":{"rendered":"Adanya Kjokkenmoddinger Menunjukkan Bahwa Manusia Praaksara pada Masa Bercocok Tanam Sudah Mengenal Mata Pencaharian Sebagai&#8230;"},"content":{"rendered":"<p>Perkembangan kehidupan manusia praaksara pada masa bercocok tanam merupakan indikator utama dari kemajuan peradaban manusia. Salah satu bukti menarik dari periodisasi sejarah manusia ini adalah adanya \u201ckjokkenmoddinger\u201d, atau yang biasa dikenal sebagai dapur cangkang. Dalam konteks ini, penggunaan istilah \u201ckjokkenmoddinger\u201d merujuk pada tumpukan cangkang kerang besar yang pernah digunakan sebagai sumber makanan oleh masyarakat praaksara.<\/p>\n<h2>Apa Itu Kjokkenmoddinger?<\/h2>\n<p>Kjokkenmoddinger berasal dari kata dalam bahasa Denmark yang berarti \u201climbah dapur\u201d. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan sisa-sisa kerang, tulang, dan bahan mentah lainnya yang dikumpulkan dan dibuang oleh manusia purba. Banyak peninggalan ini ditemukan di dekat pantai, menyarankan bahwa masyarakat yang tinggal di sana sebagian besar memperoleh makanan mereka dari laut.<\/p>\n<h2>Menunjukkan Evolusi Mata Pencaharian<\/h2>\n<p>Adanya kjokkenmoddinger menunjukkan bahwa manusia praaksara pada masa bercocok tanam sudah mengenal mata pencaharian sebagai pengumpul dan pemburu. Mereka memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitarnya, termasuk laut dan darat.<\/p>\n<p>Lingkungan pantai memberikan banyak sumber makanan bagi mereka, termasuk kerang dan ikan. Fakta bahwa mereka mampu memanfaatkan kerang ini sebagai sumber makanan dan kemudian membuang sisa-sisa ke area yang sama menunjukkan adanya pengetahuan dan strategi dalam hal pengumpulan sumber makanan.<\/p>\n<p>Selain itu, adanya kjokkenmoddinger juga menunjukkan bahwa manusia praaksara telah mengembangkan teknik untuk membuka dan mengonsumsi kerang. Ini menunjukkan bahwa mereka telah memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk hidup dari hasil laut, bukti awal dari proses domestikasi dan kegiatan pertanian pada masa praaksara.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Kjokkenmoddinger bukan hanya tumpukan sampah. Mereka adalah bukti langsung dari evolusi manusia dan cara hidup mereka. Manusia praaksara pada masa bercocok tanam tidak hanya belajar bagaimana bertani dan memanen hasil bumi, tetapi juga menjadi pengumpul dan pemburu yang efektif. Ini adalah bagian dari perjalanan panjang manusia dalam menguasai lingkungannya dan mendefinisikan ulang hubungan mereka dengan dunia alam.<\/p>\n<p>Jadi, jawabannya apa? Bukti-bukti seperti kjokkenmoddinger membantu kita memahami bagaimana manusia praaksara beradaptasi dengan lingkungan dan belajar memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perkembangan kehidupan manusia praaksara pada masa bercocok tanam merupakan indikator utama dari kemajuan peradaban manusia. Salah satu bukti menarik dari periodisasi sejarah manusia ini adalah adanya \u201ckjokkenmoddinger\u201d, atau yang biasa dikenal sebagai dapur cangkang. Dalam konteks ini, penggunaan istilah \u201ckjokkenmoddinger\u201d merujuk pada tumpukan cangkang kerang besar yang pernah digunakan sebagai sumber makanan oleh masyarakat praaksara. &#8230; <a title=\"Adanya Kjokkenmoddinger Menunjukkan Bahwa Manusia Praaksara pada Masa Bercocok Tanam Sudah Mengenal Mata Pencaharian Sebagai&#8230;\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/adanya-kjokkenmoddinger-menunjukkan-bahwa-manusia-praaksara-pada-masa-bercocok-tanam-sudah-mengenal-mata-pencaharian-sebagai\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Adanya Kjokkenmoddinger Menunjukkan Bahwa Manusia Praaksara pada Masa Bercocok Tanam Sudah Mengenal Mata Pencaharian Sebagai&#8230;\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-28587","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-wawasan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.3 (Yoast SEO v27.7) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Adanya Kjokkenmoddinger Menunjukkan Bahwa Manusia Praaksara pada Masa Bercocok Tanam Sudah Mengenal Mata Pencaharian Sebagai&#8230; - DomainJava Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/adanya-kjokkenmoddinger-menunjukkan-bahwa-manusia-praaksara-pada-masa-bercocok-tanam-sudah-mengenal-mata-pencaharian-sebagai\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Adanya Kjokkenmoddinger Menunjukkan Bahwa Manusia Praaksara pada Masa Bercocok Tanam Sudah Mengenal Mata Pencaharian Sebagai&#8230;\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perkembangan kehidupan manusia praaksara pada masa bercocok tanam merupakan indikator utama dari kemajuan peradaban manusia. Salah satu bukti menarik dari periodisasi sejarah manusia ini adalah adanya \u201ckjokkenmoddinger\u201d, atau yang biasa dikenal sebagai dapur cangkang. Dalam konteks ini, penggunaan istilah \u201ckjokkenmoddinger\u201d merujuk pada tumpukan cangkang kerang besar yang pernah digunakan sebagai sumber makanan oleh masyarakat praaksara. ... Read more\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/adanya-kjokkenmoddinger-menunjukkan-bahwa-manusia-praaksara-pada-masa-bercocok-tanam-sudah-mengenal-mata-pencaharian-sebagai\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"DomainJava Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-07-21T08:41:27+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"DomainJava\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"DomainJava\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/adanya-kjokkenmoddinger-menunjukkan-bahwa-manusia-praaksara-pada-masa-bercocok-tanam-sudah-mengenal-mata-pencaharian-sebagai\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/adanya-kjokkenmoddinger-menunjukkan-bahwa-manusia-praaksara-pada-masa-bercocok-tanam-sudah-mengenal-mata-pencaharian-sebagai\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"DomainJava\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\"},\"headline\":\"Adanya Kjokkenmoddinger Menunjukkan Bahwa Manusia Praaksara pada Masa Bercocok Tanam Sudah Mengenal Mata Pencaharian Sebagai&#8230;\",\"datePublished\":\"2024-07-21T08:41:27+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/adanya-kjokkenmoddinger-menunjukkan-bahwa-manusia-praaksara-pada-masa-bercocok-tanam-sudah-mengenal-mata-pencaharian-sebagai\\\/\"},\"wordCount\":324,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Wawasan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"copyrightYear\":\"2024\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/adanya-kjokkenmoddinger-menunjukkan-bahwa-manusia-praaksara-pada-masa-bercocok-tanam-sudah-mengenal-mata-pencaharian-sebagai\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/adanya-kjokkenmoddinger-menunjukkan-bahwa-manusia-praaksara-pada-masa-bercocok-tanam-sudah-mengenal-mata-pencaharian-sebagai\\\/\",\"name\":\"Adanya Kjokkenmoddinger Menunjukkan Bahwa Manusia Praaksara pada Masa Bercocok Tanam Sudah Mengenal Mata Pencaharian Sebagai&#8230; - DomainJava Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-07-21T08:41:27+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/adanya-kjokkenmoddinger-menunjukkan-bahwa-manusia-praaksara-pada-masa-bercocok-tanam-sudah-mengenal-mata-pencaharian-sebagai\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/adanya-kjokkenmoddinger-menunjukkan-bahwa-manusia-praaksara-pada-masa-bercocok-tanam-sudah-mengenal-mata-pencaharian-sebagai\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/adanya-kjokkenmoddinger-menunjukkan-bahwa-manusia-praaksara-pada-masa-bercocok-tanam-sudah-mengenal-mata-pencaharian-sebagai\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wawasan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/wawasan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Adanya Kjokkenmoddinger Menunjukkan Bahwa Manusia Praaksara pada Masa Bercocok Tanam Sudah Mengenal Mata Pencaharian Sebagai&#8230;\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"DomainJava Blog\",\"description\":\"Inspiration For You\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"DomainJava\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"DomainJava\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\",\"name\":\"DomainJava\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"caption\":\"DomainJava\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/domainjava\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Adanya Kjokkenmoddinger Menunjukkan Bahwa Manusia Praaksara pada Masa Bercocok Tanam Sudah Mengenal Mata Pencaharian Sebagai&#8230; - DomainJava Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/adanya-kjokkenmoddinger-menunjukkan-bahwa-manusia-praaksara-pada-masa-bercocok-tanam-sudah-mengenal-mata-pencaharian-sebagai\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Adanya Kjokkenmoddinger Menunjukkan Bahwa Manusia Praaksara pada Masa Bercocok Tanam Sudah Mengenal Mata Pencaharian Sebagai&#8230;","og_description":"Perkembangan kehidupan manusia praaksara pada masa bercocok tanam merupakan indikator utama dari kemajuan peradaban manusia. Salah satu bukti menarik dari periodisasi sejarah manusia ini adalah adanya \u201ckjokkenmoddinger\u201d, atau yang biasa dikenal sebagai dapur cangkang. Dalam konteks ini, penggunaan istilah \u201ckjokkenmoddinger\u201d merujuk pada tumpukan cangkang kerang besar yang pernah digunakan sebagai sumber makanan oleh masyarakat praaksara. ... Read more","og_url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/adanya-kjokkenmoddinger-menunjukkan-bahwa-manusia-praaksara-pada-masa-bercocok-tanam-sudah-mengenal-mata-pencaharian-sebagai\/","og_site_name":"DomainJava Blog","article_published_time":"2024-07-21T08:41:27+00:00","author":"DomainJava","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"DomainJava","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/adanya-kjokkenmoddinger-menunjukkan-bahwa-manusia-praaksara-pada-masa-bercocok-tanam-sudah-mengenal-mata-pencaharian-sebagai\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/adanya-kjokkenmoddinger-menunjukkan-bahwa-manusia-praaksara-pada-masa-bercocok-tanam-sudah-mengenal-mata-pencaharian-sebagai\/"},"author":{"name":"DomainJava","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf"},"headline":"Adanya Kjokkenmoddinger Menunjukkan Bahwa Manusia Praaksara pada Masa Bercocok Tanam Sudah Mengenal Mata Pencaharian Sebagai&#8230;","datePublished":"2024-07-21T08:41:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/adanya-kjokkenmoddinger-menunjukkan-bahwa-manusia-praaksara-pada-masa-bercocok-tanam-sudah-mengenal-mata-pencaharian-sebagai\/"},"wordCount":324,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Wawasan"],"inLanguage":"id","copyrightYear":"2024","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/adanya-kjokkenmoddinger-menunjukkan-bahwa-manusia-praaksara-pada-masa-bercocok-tanam-sudah-mengenal-mata-pencaharian-sebagai\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/adanya-kjokkenmoddinger-menunjukkan-bahwa-manusia-praaksara-pada-masa-bercocok-tanam-sudah-mengenal-mata-pencaharian-sebagai\/","name":"Adanya Kjokkenmoddinger Menunjukkan Bahwa Manusia Praaksara pada Masa Bercocok Tanam Sudah Mengenal Mata Pencaharian Sebagai&#8230; - DomainJava Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-07-21T08:41:27+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/adanya-kjokkenmoddinger-menunjukkan-bahwa-manusia-praaksara-pada-masa-bercocok-tanam-sudah-mengenal-mata-pencaharian-sebagai\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/adanya-kjokkenmoddinger-menunjukkan-bahwa-manusia-praaksara-pada-masa-bercocok-tanam-sudah-mengenal-mata-pencaharian-sebagai\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/adanya-kjokkenmoddinger-menunjukkan-bahwa-manusia-praaksara-pada-masa-bercocok-tanam-sudah-mengenal-mata-pencaharian-sebagai\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wawasan","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/category\/wawasan\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Adanya Kjokkenmoddinger Menunjukkan Bahwa Manusia Praaksara pada Masa Bercocok Tanam Sudah Mengenal Mata Pencaharian Sebagai&#8230;"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","name":"DomainJava Blog","description":"Inspiration For You","publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization","name":"DomainJava","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","width":512,"height":512,"caption":"DomainJava"},"image":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf","name":"DomainJava","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","caption":"DomainJava"},"sameAs":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog"],"url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/author\/domainjava\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28587","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28587"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28587\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28587"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28587"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28587"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}