{"id":4599,"date":"2024-06-19T06:31:32","date_gmt":"2024-06-18T23:31:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/artikel\/pendidikan\/bagaimana-sistem-pencernaan-bekerja-mengolah-makanan-dan-minuman-yang-kita-konsumsi.html"},"modified":"2024-06-19T06:31:32","modified_gmt":"2024-06-18T23:31:32","slug":"bagaimana-sistem-pencernaan-bekerja-mengolah-makanan-dan-minuman-yang-kita-konsumsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/bagaimana-sistem-pencernaan-bekerja-mengolah-makanan-dan-minuman-yang-kita-konsumsi\/","title":{"rendered":"Bagaimana Sistem Pencernaan Bekerja Mengolah Makanan dan Minuman yang Kita Konsumsi?"},"content":{"rendered":"<p>Sistem pencernaan adalah proses biologis yang kompleks di mana makanan kita dipecah menjadi nutrien yang bisa diserap tubuh. Sistem ini melibatkan berbagai organ, termasuk mulut, esofagus, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus. Selain itu, sistem pencernaan juga melibatkan kelenjar-kelenjar yang membantu benar-benar menghancurkan makanan menjadi bentuk yang bisa diserap oleh tubuh, seperti hati, pankreas, dan empedu.<\/p>\n<h2>Mulut : Langkah Pertama dalam Pencernaan<\/h2>\n<p>Semua dimulai di mulut. Saat kita mulai mengunyah makanan, air liur mulai menghasilkan enzim yang dikenal sebagai amilase. Enzim ini memecah karbohidrat kompleks menjadi molekul yang lebih sederhana, proses yang disebut hidrolisis. Proses pengunyahan juga memecah makanan menjadi potongan-potongan kecil yang lebih mudah dicerna.<\/p>\n<h2>Esofagus : Membawa Makanan ke Lambung<\/h2>\n<p>Selanjutnya, makanan dipindahkan dari mulut ke esofagus. Ini adalah tabung panjang yang membawa makanan dari belakang tenggorokan ke lambung. Setelah mencapai esofagus, makanan kemudian ditransportasikan ke lambung melalui proses yang dikenal sebagai peristalsis, yakni gerakan otot yang mendorong makanan melalui sistem pencernaan.<\/p>\n<h2>Lambung: Memecah Makanan Lebih Lanjut<\/h2>\n<p>Didalam lambung, makanan dicampur dengan asam lambung dan enzim untuk memecahnya menjadi bentuk yang lebih mudah dicerna, sebuah cairan kental yang dikenal sebagai kim atau chyme. Proses ini bisa memakan waktu beberapa jam, tergantung pada jenis makanan yang dikonsumsi.<\/p>\n<h2>Usus Halus: Penyerapan Nutrisi<\/h2>\n<p>Kim kemudian pindah ke usus halus, di mana mayoritas penyerapan nutrisi terjadi. Dinding usus halus dilapisi oleh jutaan villi dan mikrovili kecil yang meningkatkan luas permukaan untuk penyerapan. Nutrisi diserap melalui dinding usus halus dan masuk ke aliran darah, di mana mereka dibawa ke seluruh tubuh.<\/p>\n<h2>Usus Besar, Rektum, dan Anus : Tahap Akhir<\/h2>\n<p>Setelah itu, apa yang tersisa dari makanan bergerak ke usus besar, bagian terakhir dari sistem pencernaan. Air dan elektrolit diserap kembali ke dalam tubuh, dan bakteri di usus besar membantu memecah apa pun yang tersisa. Akhirnya, sisa makanan tidak dicerna yang tertinggal, dikenal sebagai feses, dibuang melalui rektum dan anus.<\/p>\n<p>Itulah ringkasan cara kerja sistem pencernaan mengolah makanan dan minuman yang kita konsumsi. Proses ini memastikan bahwa tubuh kita mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk berfungsi secara optimal.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sistem pencernaan adalah proses biologis yang kompleks di mana makanan kita dipecah menjadi nutrien yang bisa diserap tubuh. Sistem ini melibatkan berbagai organ, termasuk mulut, esofagus, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus. Selain itu, sistem pencernaan juga melibatkan kelenjar-kelenjar yang membantu benar-benar menghancurkan makanan menjadi bentuk yang bisa diserap oleh tubuh, seperti hati, &#8230; <a title=\"Bagaimana Sistem Pencernaan Bekerja Mengolah Makanan dan Minuman yang Kita Konsumsi?\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/bagaimana-sistem-pencernaan-bekerja-mengolah-makanan-dan-minuman-yang-kita-konsumsi\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Bagaimana Sistem Pencernaan Bekerja Mengolah Makanan dan Minuman yang Kita Konsumsi?\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-4599","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-wawasan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.3 (Yoast SEO v27.7) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Bagaimana Sistem Pencernaan Bekerja Mengolah Makanan dan Minuman yang Kita Konsumsi? - DomainJava Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/bagaimana-sistem-pencernaan-bekerja-mengolah-makanan-dan-minuman-yang-kita-konsumsi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bagaimana Sistem Pencernaan Bekerja Mengolah Makanan dan Minuman yang Kita Konsumsi?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sistem pencernaan adalah proses biologis yang kompleks di mana makanan kita dipecah menjadi nutrien yang bisa diserap tubuh. Sistem ini melibatkan berbagai organ, termasuk mulut, esofagus, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus. Selain itu, sistem pencernaan juga melibatkan kelenjar-kelenjar yang membantu benar-benar menghancurkan makanan menjadi bentuk yang bisa diserap oleh tubuh, seperti hati, ... Read more\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/bagaimana-sistem-pencernaan-bekerja-mengolah-makanan-dan-minuman-yang-kita-konsumsi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"DomainJava Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-06-18T23:31:32+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"DomainJava\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"DomainJava\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/bagaimana-sistem-pencernaan-bekerja-mengolah-makanan-dan-minuman-yang-kita-konsumsi\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/bagaimana-sistem-pencernaan-bekerja-mengolah-makanan-dan-minuman-yang-kita-konsumsi\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"DomainJava\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\"},\"headline\":\"Bagaimana Sistem Pencernaan Bekerja Mengolah Makanan dan Minuman yang Kita Konsumsi?\",\"datePublished\":\"2024-06-18T23:31:32+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/bagaimana-sistem-pencernaan-bekerja-mengolah-makanan-dan-minuman-yang-kita-konsumsi\\\/\"},\"wordCount\":343,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Wawasan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"copyrightYear\":\"2024\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/bagaimana-sistem-pencernaan-bekerja-mengolah-makanan-dan-minuman-yang-kita-konsumsi\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/bagaimana-sistem-pencernaan-bekerja-mengolah-makanan-dan-minuman-yang-kita-konsumsi\\\/\",\"name\":\"Bagaimana Sistem Pencernaan Bekerja Mengolah Makanan dan Minuman yang Kita Konsumsi? - DomainJava Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-06-18T23:31:32+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/bagaimana-sistem-pencernaan-bekerja-mengolah-makanan-dan-minuman-yang-kita-konsumsi\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/bagaimana-sistem-pencernaan-bekerja-mengolah-makanan-dan-minuman-yang-kita-konsumsi\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/bagaimana-sistem-pencernaan-bekerja-mengolah-makanan-dan-minuman-yang-kita-konsumsi\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wawasan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/wawasan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Bagaimana Sistem Pencernaan Bekerja Mengolah Makanan dan Minuman yang Kita Konsumsi?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"DomainJava Blog\",\"description\":\"Inspiration For You\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"DomainJava\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"DomainJava\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\",\"name\":\"DomainJava\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"caption\":\"DomainJava\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/domainjava\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bagaimana Sistem Pencernaan Bekerja Mengolah Makanan dan Minuman yang Kita Konsumsi? - DomainJava Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/bagaimana-sistem-pencernaan-bekerja-mengolah-makanan-dan-minuman-yang-kita-konsumsi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Bagaimana Sistem Pencernaan Bekerja Mengolah Makanan dan Minuman yang Kita Konsumsi?","og_description":"Sistem pencernaan adalah proses biologis yang kompleks di mana makanan kita dipecah menjadi nutrien yang bisa diserap tubuh. Sistem ini melibatkan berbagai organ, termasuk mulut, esofagus, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus. Selain itu, sistem pencernaan juga melibatkan kelenjar-kelenjar yang membantu benar-benar menghancurkan makanan menjadi bentuk yang bisa diserap oleh tubuh, seperti hati, ... Read more","og_url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/bagaimana-sistem-pencernaan-bekerja-mengolah-makanan-dan-minuman-yang-kita-konsumsi\/","og_site_name":"DomainJava Blog","article_published_time":"2024-06-18T23:31:32+00:00","author":"DomainJava","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"DomainJava","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/bagaimana-sistem-pencernaan-bekerja-mengolah-makanan-dan-minuman-yang-kita-konsumsi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/bagaimana-sistem-pencernaan-bekerja-mengolah-makanan-dan-minuman-yang-kita-konsumsi\/"},"author":{"name":"DomainJava","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf"},"headline":"Bagaimana Sistem Pencernaan Bekerja Mengolah Makanan dan Minuman yang Kita Konsumsi?","datePublished":"2024-06-18T23:31:32+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/bagaimana-sistem-pencernaan-bekerja-mengolah-makanan-dan-minuman-yang-kita-konsumsi\/"},"wordCount":343,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Wawasan"],"inLanguage":"id","copyrightYear":"2024","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/bagaimana-sistem-pencernaan-bekerja-mengolah-makanan-dan-minuman-yang-kita-konsumsi\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/bagaimana-sistem-pencernaan-bekerja-mengolah-makanan-dan-minuman-yang-kita-konsumsi\/","name":"Bagaimana Sistem Pencernaan Bekerja Mengolah Makanan dan Minuman yang Kita Konsumsi? - DomainJava Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-06-18T23:31:32+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/bagaimana-sistem-pencernaan-bekerja-mengolah-makanan-dan-minuman-yang-kita-konsumsi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/bagaimana-sistem-pencernaan-bekerja-mengolah-makanan-dan-minuman-yang-kita-konsumsi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/bagaimana-sistem-pencernaan-bekerja-mengolah-makanan-dan-minuman-yang-kita-konsumsi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wawasan","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/category\/wawasan\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Bagaimana Sistem Pencernaan Bekerja Mengolah Makanan dan Minuman yang Kita Konsumsi?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","name":"DomainJava Blog","description":"Inspiration For You","publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization","name":"DomainJava","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","width":512,"height":512,"caption":"DomainJava"},"image":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf","name":"DomainJava","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","caption":"DomainJava"},"sameAs":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog"],"url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/author\/domainjava\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4599","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4599"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4599\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4599"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4599"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4599"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}