{"id":47045,"date":"2024-06-28T03:43:06","date_gmt":"2024-06-27T20:43:06","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/artikel\/mengapa-air-mendidih-dengan-suhu-lebih-rendah-dari-100-derajat-di-daerah-pegunungan\/"},"modified":"2024-06-28T03:43:06","modified_gmt":"2024-06-27T20:43:06","slug":"mengapa-air-mendidih-dengan-suhu-lebih-rendah-dari-100-derajat-di-daerah-pegunungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-air-mendidih-dengan-suhu-lebih-rendah-dari-100-derajat-di-daerah-pegunungan\/","title":{"rendered":"Mengapa Air Mendidih dengan Suhu Lebih Rendah dari 100 Derajat di Daerah Pegunungan?"},"content":{"rendered":"<p>Pada keadaan normal, yaitu pada tekanan atmosfer 1 atm, perbedaan yang nyata antara tekanan dan suhu ketika suatu zat mendidih menjadi sangat jelas. Namun, di daerah pegunungan, air bisa mendidih pada suhu yang lebih rendah dari 100 derajat Celsius. Pertanyaan besar yang muncul adalah \u201cMengapa hal ini bisa terjadi?\u201d Mari membahas lebih lanjut tentang fenomena ini.<\/p>\n<h2>Hukum Fisika yang Berlaku<\/h2>\n<p>Alih-alih suhu, adalah tekanan yang mempengaruhi titik didih suatu zat. Hal ini dikarenakan titik didih adalah suhu di mana tekanan uap suatu zat sama dengan tekanan lingkungan. Dengan kata lain, ketika tekanan udara berkurang, seperti di daerah pegunungan, titik didih air juga ikut berkurang.<\/p>\n<h2>Daerah Pegunungan dan Tekanan Udara<\/h2>\n<p>Daerah pegunungan memiliki ketinggian di atas permukaan laut, yang mengakibatkan tekanan udara lebih rendah dibandingkan dengan daerah yang lebih rendah. Pada ketinggian seperti ini, molekul udara menjadi lebih jarang. Oleh karena itu, perlu suhu yang lebih rendah untuk membuat air mencapai titik didih dan berubah menjadi uap.<\/p>\n<h2>Dampak pada Memasak<\/h2>\n<p>Fenomena ini memiliki dampak langsung pada cara memasak dan mengolah makanan. Misalnya, jika Anda mencoba untuk memasak nasi atau membuat pasta di pegunungan, hal ini mungkin memerlukan waktu yang lebih lama. Alasannya adalah karena air mendidih pada suhu lebih rendah, maka makanan tidak dapat mencapai suhu yang sesuai seperti pada ketinggian laut.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Secara keseluruhan, fenomena air mendidih pada suhu yang lebih rendah dari 100 derajat Celsius di daerah pegunungan adalah hasil dari hukum fisika dasar yang mengatur hubungan antara tekanan dan suhu. Meskipun mungkin tampak aneh pada awalnya, ini adalah contoh bagaimana lingkungan fisik kita dan pola cuacanya mempengaruhi kehidupan sehari-hari kita, bahkan dalam hal dasar seperti memasak makanan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada keadaan normal, yaitu pada tekanan atmosfer 1 atm, perbedaan yang nyata antara tekanan dan suhu ketika suatu zat mendidih menjadi sangat jelas. Namun, di daerah pegunungan, air bisa mendidih pada suhu yang lebih rendah dari 100 derajat Celsius. Pertanyaan besar yang muncul adalah \u201cMengapa hal ini bisa terjadi?\u201d Mari membahas lebih lanjut tentang fenomena &#8230; <a title=\"Mengapa Air Mendidih dengan Suhu Lebih Rendah dari 100 Derajat di Daerah Pegunungan?\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-air-mendidih-dengan-suhu-lebih-rendah-dari-100-derajat-di-daerah-pegunungan\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Mengapa Air Mendidih dengan Suhu Lebih Rendah dari 100 Derajat di Daerah Pegunungan?\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-47045","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-wawasan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.3 (Yoast SEO v27.7) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Mengapa Air Mendidih dengan Suhu Lebih Rendah dari 100 Derajat di Daerah Pegunungan? - DomainJava Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-air-mendidih-dengan-suhu-lebih-rendah-dari-100-derajat-di-daerah-pegunungan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengapa Air Mendidih dengan Suhu Lebih Rendah dari 100 Derajat di Daerah Pegunungan?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada keadaan normal, yaitu pada tekanan atmosfer 1 atm, perbedaan yang nyata antara tekanan dan suhu ketika suatu zat mendidih menjadi sangat jelas. Namun, di daerah pegunungan, air bisa mendidih pada suhu yang lebih rendah dari 100 derajat Celsius. Pertanyaan besar yang muncul adalah \u201cMengapa hal ini bisa terjadi?\u201d Mari membahas lebih lanjut tentang fenomena ... Read more\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-air-mendidih-dengan-suhu-lebih-rendah-dari-100-derajat-di-daerah-pegunungan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"DomainJava Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-06-27T20:43:06+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"DomainJava\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"DomainJava\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/mengapa-air-mendidih-dengan-suhu-lebih-rendah-dari-100-derajat-di-daerah-pegunungan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/mengapa-air-mendidih-dengan-suhu-lebih-rendah-dari-100-derajat-di-daerah-pegunungan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"DomainJava\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\"},\"headline\":\"Mengapa Air Mendidih dengan Suhu Lebih Rendah dari 100 Derajat di Daerah Pegunungan?\",\"datePublished\":\"2024-06-27T20:43:06+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/mengapa-air-mendidih-dengan-suhu-lebih-rendah-dari-100-derajat-di-daerah-pegunungan\\\/\"},\"wordCount\":278,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Wawasan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"copyrightYear\":\"2024\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/mengapa-air-mendidih-dengan-suhu-lebih-rendah-dari-100-derajat-di-daerah-pegunungan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/mengapa-air-mendidih-dengan-suhu-lebih-rendah-dari-100-derajat-di-daerah-pegunungan\\\/\",\"name\":\"Mengapa Air Mendidih dengan Suhu Lebih Rendah dari 100 Derajat di Daerah Pegunungan? - DomainJava Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-06-27T20:43:06+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/mengapa-air-mendidih-dengan-suhu-lebih-rendah-dari-100-derajat-di-daerah-pegunungan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/mengapa-air-mendidih-dengan-suhu-lebih-rendah-dari-100-derajat-di-daerah-pegunungan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/mengapa-air-mendidih-dengan-suhu-lebih-rendah-dari-100-derajat-di-daerah-pegunungan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wawasan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/wawasan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Mengapa Air Mendidih dengan Suhu Lebih Rendah dari 100 Derajat di Daerah Pegunungan?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"DomainJava Blog\",\"description\":\"Inspiration For You\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"DomainJava\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"DomainJava\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\",\"name\":\"DomainJava\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"caption\":\"DomainJava\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/domainjava\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengapa Air Mendidih dengan Suhu Lebih Rendah dari 100 Derajat di Daerah Pegunungan? - DomainJava Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-air-mendidih-dengan-suhu-lebih-rendah-dari-100-derajat-di-daerah-pegunungan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengapa Air Mendidih dengan Suhu Lebih Rendah dari 100 Derajat di Daerah Pegunungan?","og_description":"Pada keadaan normal, yaitu pada tekanan atmosfer 1 atm, perbedaan yang nyata antara tekanan dan suhu ketika suatu zat mendidih menjadi sangat jelas. Namun, di daerah pegunungan, air bisa mendidih pada suhu yang lebih rendah dari 100 derajat Celsius. Pertanyaan besar yang muncul adalah \u201cMengapa hal ini bisa terjadi?\u201d Mari membahas lebih lanjut tentang fenomena ... Read more","og_url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-air-mendidih-dengan-suhu-lebih-rendah-dari-100-derajat-di-daerah-pegunungan\/","og_site_name":"DomainJava Blog","article_published_time":"2024-06-27T20:43:06+00:00","author":"DomainJava","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"DomainJava","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-air-mendidih-dengan-suhu-lebih-rendah-dari-100-derajat-di-daerah-pegunungan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-air-mendidih-dengan-suhu-lebih-rendah-dari-100-derajat-di-daerah-pegunungan\/"},"author":{"name":"DomainJava","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf"},"headline":"Mengapa Air Mendidih dengan Suhu Lebih Rendah dari 100 Derajat di Daerah Pegunungan?","datePublished":"2024-06-27T20:43:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-air-mendidih-dengan-suhu-lebih-rendah-dari-100-derajat-di-daerah-pegunungan\/"},"wordCount":278,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Wawasan"],"inLanguage":"id","copyrightYear":"2024","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-air-mendidih-dengan-suhu-lebih-rendah-dari-100-derajat-di-daerah-pegunungan\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-air-mendidih-dengan-suhu-lebih-rendah-dari-100-derajat-di-daerah-pegunungan\/","name":"Mengapa Air Mendidih dengan Suhu Lebih Rendah dari 100 Derajat di Daerah Pegunungan? - DomainJava Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-06-27T20:43:06+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-air-mendidih-dengan-suhu-lebih-rendah-dari-100-derajat-di-daerah-pegunungan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-air-mendidih-dengan-suhu-lebih-rendah-dari-100-derajat-di-daerah-pegunungan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mengapa-air-mendidih-dengan-suhu-lebih-rendah-dari-100-derajat-di-daerah-pegunungan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wawasan","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/category\/wawasan\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Mengapa Air Mendidih dengan Suhu Lebih Rendah dari 100 Derajat di Daerah Pegunungan?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","name":"DomainJava Blog","description":"Inspiration For You","publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization","name":"DomainJava","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","width":512,"height":512,"caption":"DomainJava"},"image":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf","name":"DomainJava","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","caption":"DomainJava"},"sameAs":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog"],"url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/author\/domainjava\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47045","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47045"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47045\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47045"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47045"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47045"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}