{"id":51414,"date":"2025-09-06T18:19:03","date_gmt":"2025-09-06T18:19:03","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/?p=51414"},"modified":"2025-09-06T18:19:03","modified_gmt":"2025-09-06T18:19:03","slug":"konsep-moderasi-beragama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/konsep-moderasi-beragama\/","title":{"rendered":"Apa yang Dimaksud dengan Konsep Moderasi Beragama Menurut Buku Moderasi Beragama?"},"content":{"rendered":"<h2 style=\"text-align: left\" data-start=\"180\" data-end=\"266\"><strong>Apa<\/strong> yang Dimaksud dengan Konsep Moderasi Beragama Menurut Buku <em data-start=\"246\" data-end=\"265\">Moderasi Beragama<\/em>?<\/h2>\n<p data-start=\"268\" data-end=\"734\">Pernah dengar istilah <em data-start=\"290\" data-end=\"309\">moderasi beragama<\/em>? Istilah ini makin sering muncul di berbagai media dan forum keagamaan, apalagi dalam konteks keberagaman masyarakat Indonesia. Tapi sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan moderasi beragama? Jangan sampai kita ikut-ikutan ngomong tanpa tahu maknanya secara utuh. Nah, biar nggak salah kaprah, yuk kita bahas bareng konsep ini berdasarkan buku <em data-start=\"655\" data-end=\"674\">Moderasi Beragama<\/em> yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.<\/p>\n<p data-start=\"268\" data-end=\"734\">4 Pilar Moderasi Beragama<\/p>\n<p data-start=\"0\" data-end=\"342\">Dalam buku <strong data-start=\"11\" data-end=\"34\">&#8220;Moderasi Beragama&#8221;<\/strong> yang diterbitkan oleh <strong data-start=\"57\" data-end=\"97\">Kementerian Agama Republik Indonesia<\/strong>, dijelaskan bahwa ada <strong data-start=\"120\" data-end=\"141\">empat pilar utama<\/strong> yang menjadi fondasi dari konsep moderasi beragama. Empat pilar ini berfungsi sebagai panduan sikap dan cara pandang umat beragama dalam menjalani kehidupan beragama di tengah masyarakat yang majemuk.<\/p>\n<p data-start=\"344\" data-end=\"386\">Berikut <strong data-start=\"352\" data-end=\"385\">empat pilar moderasi beragama<\/strong>:<\/p>\n<hr data-start=\"388\" data-end=\"391\" \/>\n<h3 data-start=\"393\" data-end=\"423\">1. <strong data-start=\"400\" data-end=\"423\">Komitmen Kebangsaan<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"425\" data-end=\"805\">Artinya, seseorang yang moderat dalam beragama tetap memegang teguh komitmen terhadap <strong data-start=\"511\" data-end=\"556\">Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)<\/strong>. Paham bahwa mencintai tanah air dan menjaga keutuhan bangsa adalah bagian dari pengamalan keagamaan. Pilar ini menegaskan bahwa tidak boleh ada ajaran atau gerakan keagamaan yang ingin menggantikan ideologi <a class=\"wpil_keyword_link\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/tag\/pancasila\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"Pancasila\" data-wpil-keyword-link=\"linked\" data-wpil-monitor-id=\"3950\">Pancasila<\/a> atau merusak persatuan bangsa.<\/p>\n<blockquote data-start=\"807\" data-end=\"939\">\n<p data-start=\"809\" data-end=\"939\">Moderasi beragama bukan berarti menjauh dari agama, tapi menunjukkan bahwa keimanan tidak bertentangan dengan semangat kebangsaan.<\/p>\n<\/blockquote>\n<hr data-start=\"941\" data-end=\"944\" \/>\n<h3 data-start=\"946\" data-end=\"966\">2. <strong data-start=\"953\" data-end=\"966\">Toleransi<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"968\" data-end=\"1308\">Toleransi berarti menghormati perbedaan, baik dalam hal agama, pandangan, budaya, maupun pilihan hidup. Ini bukan berarti harus menyetujui semua hal, tapi bersikap terbuka dan tidak memaksakan kehendak. Dalam konteks moderasi beragama, toleransi adalah kemampuan untuk hidup rukun di tengah perbedaan tanpa menyinggung keyakinan orang lain.<\/p>\n<blockquote data-start=\"1310\" data-end=\"1400\">\n<p data-start=\"1312\" data-end=\"1400\">Toleransi adalah kunci menciptakan kedamaian dalam masyarakat majemuk seperti Indonesia.<\/p>\n<\/blockquote>\n<hr data-start=\"1402\" data-end=\"1405\" \/>\n<h3 data-start=\"1407\" data-end=\"1432\">3. <strong data-start=\"1414\" data-end=\"1432\">Anti-Kekerasan<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"1434\" data-end=\"1754\">Pilar ini menekankan bahwa segala bentuk kekerasan atas nama agama harus ditolak. Baik itu kekerasan fisik, verbal, maupun simbolik. Sikap moderat mengedepankan dialog, persuasif, dan jalan damai dalam menyelesaikan perbedaan atau konflik. Agama tidak boleh menjadi alasan untuk membenarkan kekerasan terhadap siapa pun.<\/p>\n<blockquote data-start=\"1756\" data-end=\"1817\">\n<p data-start=\"1758\" data-end=\"1817\">Agama sejatinya membawa rahmat, bukan teror atau kebencian.<\/p>\n<\/blockquote>\n<hr data-start=\"1819\" data-end=\"1822\" \/>\n<h3 data-start=\"1824\" data-end=\"1903\">4. <strong data-start=\"1831\" data-end=\"1903\">Penerimaan terhadap Tradisi Lokal (Akomodatif terhadap Budaya Lokal)<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"1905\" data-end=\"2223\">Moderasi beragama menghargai dan menerima <strong data-start=\"1947\" data-end=\"1965\">kearifan lokal<\/strong> selama tidak bertentangan dengan ajaran pokok agama. Ini artinya, praktik-praktik budaya yang hidup di masyarakat bisa berjalan berdampingan dengan agama, bukan saling meniadakan. Agama tidak hadir di ruang kosong\u2014ia selalu berdampingan dengan budaya lokal.<\/p>\n<blockquote data-start=\"2225\" data-end=\"2343\">\n<p data-start=\"2227\" data-end=\"2343\">Menghargai tradisi lokal bukan berarti melanggar agama, tapi menunjukkan kedewasaan dalam beragama di konteks lokal.<\/p>\n<\/blockquote>\n<h3 data-start=\"736\" data-end=\"785\">Moderasi Beragama Itu Bukan Setengah-Setengah<\/h3>\n<p data-start=\"787\" data-end=\"1296\">Banyak orang salah paham, mengira moderasi beragama itu artinya &#8220;setengah-setengah dalam beragama&#8221; atau &#8220;nggak terlalu taat supaya bisa toleran&#8221;. Padahal, bukan itu maksudnya. Menurut buku <em data-start=\"976\" data-end=\"995\">Moderasi Beragama<\/em>, moderasi beragama justru mengajak kita untuk tetap teguh dalam keyakinan, tapi sekaligus mampu hidup berdampingan dengan orang lain yang berbeda keyakinan, budaya, dan cara pandang. Intinya, moderasi beragama bukan <a class=\"wpil_keyword_link\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/tag\/soal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"Soal\" data-wpil-keyword-link=\"linked\" data-wpil-monitor-id=\"2912\">soal<\/a> mencairkan ajaran agama, tapi soal menyikapi keberagaman dengan bijak dan adil.<\/p>\n<h3 data-start=\"1298\" data-end=\"1337\">Nilai-Nilai Dasar Moderasi Beragama<\/h3>\n<p data-start=\"1339\" data-end=\"1882\">Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa ada beberapa nilai utama yang menjadi dasar moderasi beragama, yaitu <strong data-start=\"1445\" data-end=\"1471\">keseimbangan (tawazun)<\/strong>, <strong data-start=\"1473\" data-end=\"1495\">keadilan (\u2018adalah)<\/strong>, <strong data-start=\"1497\" data-end=\"1520\">toleransi (tasamuh)<\/strong>, dan <strong data-start=\"1526\" data-end=\"1544\">anti-kekerasan<\/strong>. Konsep ini berangkat dari kesadaran bahwa Indonesia terdiri dari berbagai agama, suku, dan budaya yang hidup berdampingan. Maka dari itu, cara beragama yang ekstrem\u2014baik ekstrem kanan (radikal) maupun ekstrem kiri (liberal yang kebablasan)\u2014tidak cocok diterapkan di negeri yang majemuk ini. Moderasi beragama hadir sebagai jalan tengah.<\/p>\n<h3 data-start=\"1884\" data-end=\"1946\">Bukan Mengaburkan Agama, Tapi Menguatkan Kehidupan Bersama<\/h3>\n<p data-start=\"1948\" data-end=\"2434\">Hal penting yang juga ditekankan dalam buku ini adalah bahwa moderasi beragama tidak dimaksudkan untuk mengaburkan ajaran agama, apalagi menyamaratakan semua agama. Setiap orang tetap bebas dan berhak meyakini ajaran agamanya masing-masing secara utuh. Tapi dalam kehidupan sosial, kita diajak untuk tidak menjadikan perbedaan itu sebagai sumber konflik. Justru dengan sikap moderat, kita bisa memperkuat persatuan bangsa, menjaga kedamaian, dan membangun kehidupan yang lebih harmonis.<\/p>\n<h3 data-start=\"2436\" data-end=\"2475\">Kesimpulan: Jalan Tengah yang Bijak<\/h3>\n<p data-start=\"2477\" data-end=\"2927\">Jadi, moderasi beragama bukan soal mengurangi iman atau memaksa semua orang sama, tapi tentang cara beragama yang menghargai perbedaan dan menjunjung nilai kemanusiaan. Buku <em data-start=\"2651\" data-end=\"2670\">Moderasi Beragama<\/em> menjadi panduan penting untuk memahami hal ini secara lebih mendalam. Di tengah dunia yang penuh tantangan dan perpecahan, sikap moderat dalam beragama bisa jadi solusi untuk menjaga kerukunan dan memperkuat Indonesia sebagai bangsa yang besar dan beragam.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa yang Dimaksud dengan Konsep Moderasi Beragama Menurut Buku Moderasi Beragama? Pernah dengar istilah moderasi beragama? Istilah ini makin sering muncul di berbagai media dan forum keagamaan, apalagi dalam konteks keberagaman masyarakat Indonesia. Tapi sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan moderasi beragama? Jangan sampai kita ikut-ikutan ngomong tanpa tahu maknanya secara utuh. Nah, biar nggak &#8230; <a title=\"Apa yang Dimaksud dengan Konsep Moderasi Beragama Menurut Buku Moderasi Beragama?\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/konsep-moderasi-beragama\/\" aria-label=\"Read more about Apa yang Dimaksud dengan Konsep Moderasi Beragama Menurut Buku Moderasi Beragama?\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-51414","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-wawasan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.3 (Yoast SEO v27.7) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Apa yang Dimaksud dengan Konsep Moderasi Beragama Menurut Buku Moderasi Beragama? - DomainJava Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/konsep-moderasi-beragama\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa yang Dimaksud dengan Konsep Moderasi Beragama Menurut Buku Moderasi Beragama?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa yang Dimaksud dengan Konsep Moderasi Beragama Menurut Buku Moderasi Beragama? Pernah dengar istilah moderasi beragama? Istilah ini makin sering muncul di berbagai media dan forum keagamaan, apalagi dalam konteks keberagaman masyarakat Indonesia. Tapi sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan moderasi beragama? Jangan sampai kita ikut-ikutan ngomong tanpa tahu maknanya secara utuh. Nah, biar nggak ... Read more\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/konsep-moderasi-beragama\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"DomainJava Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-06T18:19:03+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"DomainJava\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"DomainJava\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/konsep-moderasi-beragama\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/konsep-moderasi-beragama\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"DomainJava\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\"},\"headline\":\"Apa yang Dimaksud dengan Konsep Moderasi Beragama Menurut Buku Moderasi Beragama?\",\"datePublished\":\"2025-09-06T18:19:03+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/konsep-moderasi-beragama\\\/\"},\"wordCount\":667,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Wawasan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"copyrightYear\":\"2025\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/konsep-moderasi-beragama\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/konsep-moderasi-beragama\\\/\",\"name\":\"Apa yang Dimaksud dengan Konsep Moderasi Beragama Menurut Buku Moderasi Beragama? - DomainJava Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-09-06T18:19:03+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/konsep-moderasi-beragama\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/konsep-moderasi-beragama\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/konsep-moderasi-beragama\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wawasan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/wawasan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Apa yang Dimaksud dengan Konsep Moderasi Beragama Menurut Buku Moderasi Beragama?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"DomainJava Blog\",\"description\":\"Inspiration For You\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"DomainJava\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"DomainJava\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\",\"name\":\"DomainJava\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"caption\":\"DomainJava\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/domainjava\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa yang Dimaksud dengan Konsep Moderasi Beragama Menurut Buku Moderasi Beragama? - DomainJava Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/konsep-moderasi-beragama\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa yang Dimaksud dengan Konsep Moderasi Beragama Menurut Buku Moderasi Beragama?","og_description":"Apa yang Dimaksud dengan Konsep Moderasi Beragama Menurut Buku Moderasi Beragama? Pernah dengar istilah moderasi beragama? Istilah ini makin sering muncul di berbagai media dan forum keagamaan, apalagi dalam konteks keberagaman masyarakat Indonesia. Tapi sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan moderasi beragama? Jangan sampai kita ikut-ikutan ngomong tanpa tahu maknanya secara utuh. Nah, biar nggak ... Read more","og_url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/konsep-moderasi-beragama\/","og_site_name":"DomainJava Blog","article_published_time":"2025-09-06T18:19:03+00:00","author":"DomainJava","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"DomainJava","Est. reading time":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/konsep-moderasi-beragama\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/konsep-moderasi-beragama\/"},"author":{"name":"DomainJava","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf"},"headline":"Apa yang Dimaksud dengan Konsep Moderasi Beragama Menurut Buku Moderasi Beragama?","datePublished":"2025-09-06T18:19:03+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/konsep-moderasi-beragama\/"},"wordCount":667,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Wawasan"],"inLanguage":"id","copyrightYear":"2025","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/konsep-moderasi-beragama\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/konsep-moderasi-beragama\/","name":"Apa yang Dimaksud dengan Konsep Moderasi Beragama Menurut Buku Moderasi Beragama? - DomainJava Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-09-06T18:19:03+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/konsep-moderasi-beragama\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/konsep-moderasi-beragama\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/konsep-moderasi-beragama\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wawasan","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/category\/wawasan\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Apa yang Dimaksud dengan Konsep Moderasi Beragama Menurut Buku Moderasi Beragama?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","name":"DomainJava Blog","description":"Inspiration For You","publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization","name":"DomainJava","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","width":512,"height":512,"caption":"DomainJava"},"image":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf","name":"DomainJava","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","caption":"DomainJava"},"sameAs":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog"],"url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/author\/domainjava\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51414","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51414"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51414\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51414"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51414"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51414"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}