{"id":51589,"date":"2025-09-07T08:22:32","date_gmt":"2025-09-07T08:22:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/?p=51589"},"modified":"2025-09-07T08:22:32","modified_gmt":"2025-09-07T08:22:32","slug":"makna-pancasila-sebagai-ideologi-terbuka-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/makna-pancasila-sebagai-ideologi-terbuka-adalah\/","title":{"rendered":"Makna Pancasila sebagai Ideologi Terbuka Adalah"},"content":{"rendered":"<h2 data-start=\"222\" data-end=\"317\"><strong data-start=\"230\" data-end=\"317\">Makna Pancasila sebagai Ideologi Terbuka Adalah &#8211;\u00a0<\/strong><\/h2>\n<p data-start=\"191\" data-end=\"637\">Pancasila sebagai dasar negara Indonesia bukan hanya sekadar lima sila yang dihafal sejak SD. Lebih dari itu, Pancasila adalah panduan hidup berbangsa dan bernegara yang menggambarkan nilai-nilai luhur masyarakat Indonesia. Dalam perkembangannya, Pancasila tidak bersifat kaku atau tertutup, melainkan mampu mengikuti perkembangan zaman dan tetap relevan dalam berbagai kondisi. Inilah yang membuat <a class=\"wpil_keyword_link\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/tag\/pancasila\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"Pancasila\" data-wpil-keyword-link=\"linked\" data-wpil-monitor-id=\"3949\">Pancasila<\/a> disebut sebagai\u00a0<strong data-start=\"616\" data-end=\"636\">ideologi terbuka<\/strong>.<\/p>\n<p data-start=\"639\" data-end=\"1042\">Ideologi terbuka berarti sebuah ideologi yang tidak bersifat mutlak dan tertutup, melainkan mampu menyesuaikan diri dengan dinamika masyarakat tanpa kehilangan nilai-nilai dasarnya. Dalam konteks ini, Pancasila bersifat fleksibel dan adaptif, tapi tetap memiliki prinsip-prinsip dasar yang tidak bisa diganggu gugat. Artinya, Pancasila bisa berkembang sesuai kebutuhan zaman, namun esensinya tetap utuh.<\/p>\n<p data-start=\"1044\" data-end=\"1454\">Dengan sifat terbukanya itu, Pancasila mampu menjawab berbagai tantangan zaman, mulai dari globalisasi, kemajuan teknologi, hingga perubahan sosial yang cepat. Hal ini juga menjadi bukti bahwa Pancasila bukan hanya warisan sejarah, tapi juga landasan dinamis yang bisa dijadikan pegangan dalam kehidupan bernegara. Sifat terbuka inilah yang membuat Pancasila tetap hidup dan menyatu dalam kehidupan masyarakat.<\/p>\n<p data-start=\"1456\" data-end=\"1836\">Dalam tulisan ini, kita akan membahas lebih lanjut mengenai\u00a0<strong data-start=\"1516\" data-end=\"1560\">makna Pancasila sebagai ideologi terbuka<\/strong>, bagaimana sifat ini membedakan Pancasila dari ideologi tertutup, serta pentingnya pemahaman ini bagi generasi muda. Dengan begitu, kita bisa lebih menghargai dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya sebagai hafalan, tapi juga sebagai pedoman nyata.<\/p>\n<h2 data-start=\"222\" data-end=\"317\"><strong data-start=\"230\" data-end=\"317\">Makna Pancasila sebagai Ideologi Terbuka Adalah Ideologi yang Fleksibel dan Adaptif<\/strong><\/h2>\n<p data-start=\"319\" data-end=\"678\">Pancasila bukan hanya dasar negara Indonesia, melainkan juga merupakan\u00a0<strong data-start=\"390\" data-end=\"411\">ideologi nasional<\/strong>\u00a0yang menjadi landasan dalam berpikir, bersikap, dan bertindak bagi seluruh warga negara. Salah satu karakteristik penting Pancasila yang sering dibahas dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) adalah sifatnya sebagai\u00a0<strong data-start=\"657\" data-end=\"677\">ideologi terbuka<\/strong>.<\/p>\n<p data-start=\"680\" data-end=\"748\">Lantas,\u00a0<strong data-start=\"688\" data-end=\"748\">apa sebenarnya makna Pancasila sebagai ideologi terbuka?<\/strong><\/p>\n<hr data-start=\"750\" data-end=\"753\" \/>\n<h3 data-start=\"755\" data-end=\"793\">\ud83d\udd0d\u00a0<strong data-start=\"762\" data-end=\"793\">Pengertian Ideologi Terbuka<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"795\" data-end=\"1032\">Secara umum,\u00a0<strong data-start=\"808\" data-end=\"828\">ideologi terbuka<\/strong>\u00a0adalah ideologi yang\u00a0<strong data-start=\"850\" data-end=\"864\">tidak kaku<\/strong>\u00a0dan\u00a0<strong data-start=\"869\" data-end=\"887\">tidak dogmatis<\/strong>, tetapi\u00a0<strong data-start=\"896\" data-end=\"935\">terbuka terhadap perkembangan zaman<\/strong>, serta\u00a0<strong data-start=\"943\" data-end=\"1031\">mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan tantangan masyarakat yang terus berubah<\/strong>.<\/p>\n<p data-start=\"1034\" data-end=\"1118\">Namun, keterbukaan di sini tidak berarti Pancasila bisa diubah seenaknya, melainkan:<\/p>\n<ul data-start=\"1119\" data-end=\"1269\">\n<li data-start=\"1119\" data-end=\"1172\">\n<p data-start=\"1121\" data-end=\"1172\">Nilai dasarnya tetap\u00a0<strong data-start=\"1142\" data-end=\"1153\">konstan<\/strong>\u00a0(tidak berubah),<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1173\" data-end=\"1269\">\n<p data-start=\"1175\" data-end=\"1269\">Tetapi penerapannya bisa\u00a0<strong data-start=\"1200\" data-end=\"1215\">beradaptasi<\/strong>\u00a0dengan kondisi sosial, politik, dan budaya masa kini.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<hr data-start=\"1271\" data-end=\"1274\" \/>\n<h3 data-start=\"1276\" data-end=\"1327\">\ud83e\udded\u00a0<strong data-start=\"1283\" data-end=\"1327\">Makna Pancasila sebagai Ideologi Terbuka<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"1329\" data-end=\"1426\">Makna dari \u201c<strong data-start=\"1341\" data-end=\"1379\">Pancasila sebagai ideologi terbuka<\/strong>\u201d dapat dijelaskan dalam beberapa poin penting:<\/p>\n<ol data-start=\"1428\" data-end=\"2792\">\n<li data-start=\"1428\" data-end=\"1820\">\n<p data-start=\"1431\" data-end=\"1820\">\u2705\u00a0<strong data-start=\"1433\" data-end=\"1489\">Nilai Dasar Pancasila Bersifat Universal dan Lestari<\/strong><br data-start=\"1489\" data-end=\"1492\" \/>Nilai-nilai dalam Pancasila seperti Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Demokrasi, dan Keadilan Sosial merupakan nilai-nilai dasar yang tidak lekang oleh waktu dan tetap relevan di segala era. Inilah yang membuatnya bisa menjadi ideologi terbuka:\u00a0<strong data-start=\"1741\" data-end=\"1820\">nilai dasarnya tidak berubah, tetapi cara implementasinya bisa disesuaikan.<\/strong><\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1822\" data-end=\"2163\">\n<p data-start=\"1825\" data-end=\"2163\">\u2705\u00a0<strong data-start=\"1827\" data-end=\"1870\">Terbuka terhadap Perubahan dan Kemajuan<\/strong><br data-start=\"1870\" data-end=\"1873\" \/>Pancasila mampu menerima\u00a0<strong data-start=\"1901\" data-end=\"1977\">masukan, perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta dinamika global<\/strong>\u00a0selama tidak bertentangan dengan nilai dasar yang dimilikinya. Artinya,\u00a0<strong data-start=\"2050\" data-end=\"2081\">modernisasi dan globalisasi<\/strong>\u00a0bukan ancaman, tetapi tantangan yang bisa disikapi melalui nilai-nilai Pancasila.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"2165\" data-end=\"2420\">\n<p data-start=\"2168\" data-end=\"2420\">\u2705\u00a0<strong data-start=\"2170\" data-end=\"2208\">Menjunjung <a class=\"wpil_keyword_link\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/tag\/musyawarah\/\" target=\"_blank\"  rel=\"noopener\" title=\"musyawarah\" data-wpil-keyword-link=\"linked\"  data-wpil-monitor-id=\"4993\">Musyawarah<\/a> dan Keadilan<\/strong><br data-start=\"2208\" data-end=\"2211\" \/>Salah satu bukti keterbukaan Pancasila adalah semangat\u00a0<strong data-start=\"2269\" data-end=\"2297\">demokrasi dan musyawarah<\/strong>, yang menjadi pondasi dalam pengambilan keputusan. Dengan demikian, rakyat memiliki peran aktif dalam kehidupan bernegara.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"2422\" data-end=\"2792\">\n<p data-start=\"2425\" data-end=\"2792\">\u2705\u00a0<strong data-start=\"2427\" data-end=\"2494\">Mendorong Kreativitas dan Inovasi dalam Bingkai Nilai Pancasila<\/strong><br data-start=\"2494\" data-end=\"2497\" \/>Ideologi terbuka memberikan ruang untuk\u00a0<strong data-start=\"2540\" data-end=\"2582\">berpikir kritis, kreatif, dan inovatif<\/strong>, asalkan tetap dalam koridor moral dan etika Pancasila. Misalnya, inovasi digital, startup teknologi, bahkan kebijakan ekonomi modern pun dapat lahir dari nilai-nilai keadilan sosial dan kesejahteraan bersama.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<hr data-start=\"2794\" data-end=\"2797\" \/>\n<h3 data-start=\"2799\" data-end=\"2858\">\ud83c\udfdb\ufe0f\u00a0<strong data-start=\"2807\" data-end=\"2858\">Contoh Nyata Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka<\/strong><\/h3>\n<ol data-start=\"2860\" data-end=\"3745\">\n<li data-start=\"2860\" data-end=\"3078\">\n<p data-start=\"2863\" data-end=\"3078\"><strong data-start=\"2863\" data-end=\"2885\">Dalam Bidang Hukum<\/strong><br data-start=\"2885\" data-end=\"2888\" \/>Undang-Undang dan peraturan yang dibuat dapat terus diperbarui sesuai kebutuhan masyarakat, namun tetap berlandaskan keadilan sosial, demokrasi, dan kebenaran moral berdasarkan Pancasila.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3080\" data-end=\"3304\">\n<p data-start=\"3083\" data-end=\"3304\"><strong data-start=\"3083\" data-end=\"3109\">Dalam Dunia Pendidikan<\/strong><br data-start=\"3109\" data-end=\"3112\" \/>Kurikulum dapat berkembang sesuai zaman (seperti Merdeka Belajar), tetapi tetap mengedepankan nilai-nilai moral, toleransi, gotong royong, dan integritas yang menjadi bagian dari Pancasila.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3306\" data-end=\"3510\">\n<p data-start=\"3309\" data-end=\"3510\"><strong data-start=\"3309\" data-end=\"3340\">Dalam Politik dan Demokrasi<\/strong><br data-start=\"3340\" data-end=\"3343\" \/>Sistem multipartai dan pemilu langsung adalah bentuk adaptasi dari nilai demokrasi Pancasila dalam konteks kekinian, untuk menjamin partisipasi rakyat secara aktif.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3512\" data-end=\"3745\">\n<p data-start=\"3515\" data-end=\"3745\"><strong data-start=\"3515\" data-end=\"3548\">Dalam Kehidupan Sosial Budaya<\/strong><br data-start=\"3548\" data-end=\"3551\" \/>Keberagaman budaya, agama, dan suku bangsa diterima dan dijaga sebagai kekayaan bangsa. Pancasila memberikan payung nilai agar pluralitas tidak menjadi sumber konflik, tetapi sumber kekuatan.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<hr data-start=\"3747\" data-end=\"3750\" \/>\n<h3 data-start=\"3752\" data-end=\"3796\">\ud83d\udeab\u00a0<strong data-start=\"3759\" data-end=\"3796\">Pancasila Bukan Ideologi Tertutup<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"3798\" data-end=\"3943\">Sebaliknya,\u00a0<strong data-start=\"3810\" data-end=\"3831\">ideologi tertutup<\/strong>\u00a0biasanya bersifat dogmatis, memaksa, dan tidak memberi ruang bagi perbedaan pandangan. Dalam ideologi tertutup:<\/p>\n<ul data-start=\"3944\" data-end=\"4075\">\n<li data-start=\"3944\" data-end=\"3983\">\n<p data-start=\"3946\" data-end=\"3983\">Pemerintah bisa memonopoli kebenaran.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3984\" data-end=\"4027\">\n<p data-start=\"3986\" data-end=\"4027\">Rakyat tidak bebas menyampaikan pendapat.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"4028\" data-end=\"4075\">\n<p data-start=\"4030\" data-end=\"4075\">Perubahan dianggap sebagai bentuk perlawanan.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"4077\" data-end=\"4286\">Inilah yang membedakan Pancasila.\u00a0<strong data-start=\"4111\" data-end=\"4197\">Sebagai ideologi terbuka, Pancasila bersifat inklusif, partisipatif, dan dialogis.<\/strong>\u00a0Ia bukan alat kekuasaan, melainkan\u00a0<strong data-start=\"4233\" data-end=\"4286\">pemersatu dan penuntun arah pembangunan nasional.<\/strong><\/p>\n<hr data-start=\"4288\" data-end=\"4291\" \/>\n<h3 data-start=\"4293\" data-end=\"4380\">\u270d\ufe0f\u00a0<strong data-start=\"4300\" data-end=\"4380\">Kesimpulan: Ideologi Terbuka = Ideologi yang Hidup dan Tumbuh Bersama Rakyat<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"4382\" data-end=\"4657\"><strong data-start=\"4382\" data-end=\"4525\">Makna Pancasila sebagai ideologi terbuka adalah ideologi yang menjunjung nilai dasar tetap, namun aplikatif dan dinamis dalam penerapannya.<\/strong>\u00a0Hal ini menjadikan Pancasila tidak hanya sekadar simbol, tetapi juga panduan hidup bangsa Indonesia yang relevan dari masa ke masa.<\/p>\n<p data-start=\"4659\" data-end=\"4902\">Sebagai guru, pelajar, maupun warga negara, penting bagi kita untuk terus\u00a0<strong data-start=\"4733\" data-end=\"4799\">memahami, mengembangkan, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila<\/strong>, bukan secara kaku, tetapi\u00a0<strong data-start=\"4827\" data-end=\"4877\">dengan pendekatan yang kontekstual dan humanis<\/strong>, sesuai tantangan zaman.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Makna Pancasila sebagai Ideologi Terbuka Adalah &#8211;\u00a0 Pancasila sebagai dasar negara Indonesia bukan hanya sekadar lima sila yang dihafal sejak SD. Lebih dari itu, Pancasila adalah panduan hidup berbangsa dan bernegara yang menggambarkan nilai-nilai luhur masyarakat Indonesia. Dalam perkembangannya, Pancasila tidak bersifat kaku atau tertutup, melainkan mampu mengikuti perkembangan zaman dan tetap relevan dalam berbagai &#8230; <a title=\"Makna Pancasila sebagai Ideologi Terbuka Adalah\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/makna-pancasila-sebagai-ideologi-terbuka-adalah\/\" aria-label=\"Read more about Makna Pancasila sebagai Ideologi Terbuka Adalah\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-51589","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-wawasan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.3 (Yoast SEO v27.7) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Makna Pancasila sebagai Ideologi Terbuka Adalah - DomainJava Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/makna-pancasila-sebagai-ideologi-terbuka-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Makna Pancasila sebagai Ideologi Terbuka Adalah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Makna Pancasila sebagai Ideologi Terbuka Adalah &#8211;\u00a0 Pancasila sebagai dasar negara Indonesia bukan hanya sekadar lima sila yang dihafal sejak SD. Lebih dari itu, Pancasila adalah panduan hidup berbangsa dan bernegara yang menggambarkan nilai-nilai luhur masyarakat Indonesia. Dalam perkembangannya, Pancasila tidak bersifat kaku atau tertutup, melainkan mampu mengikuti perkembangan zaman dan tetap relevan dalam berbagai ... Read more\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/makna-pancasila-sebagai-ideologi-terbuka-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"DomainJava Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-07T08:22:32+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"DomainJava\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"DomainJava\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/makna-pancasila-sebagai-ideologi-terbuka-adalah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/makna-pancasila-sebagai-ideologi-terbuka-adalah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"DomainJava\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\"},\"headline\":\"Makna Pancasila sebagai Ideologi Terbuka Adalah\",\"datePublished\":\"2025-09-07T08:22:32+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/makna-pancasila-sebagai-ideologi-terbuka-adalah\\\/\"},\"wordCount\":775,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Wawasan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"copyrightYear\":\"2025\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/makna-pancasila-sebagai-ideologi-terbuka-adalah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/makna-pancasila-sebagai-ideologi-terbuka-adalah\\\/\",\"name\":\"Makna Pancasila sebagai Ideologi Terbuka Adalah - DomainJava Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-09-07T08:22:32+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/makna-pancasila-sebagai-ideologi-terbuka-adalah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/makna-pancasila-sebagai-ideologi-terbuka-adalah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/makna-pancasila-sebagai-ideologi-terbuka-adalah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wawasan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/wawasan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Makna Pancasila sebagai Ideologi Terbuka Adalah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"DomainJava Blog\",\"description\":\"Inspiration For You\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"DomainJava\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"DomainJava\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\",\"name\":\"DomainJava\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"caption\":\"DomainJava\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/domainjava\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Makna Pancasila sebagai Ideologi Terbuka Adalah - DomainJava Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/makna-pancasila-sebagai-ideologi-terbuka-adalah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Makna Pancasila sebagai Ideologi Terbuka Adalah","og_description":"Makna Pancasila sebagai Ideologi Terbuka Adalah &#8211;\u00a0 Pancasila sebagai dasar negara Indonesia bukan hanya sekadar lima sila yang dihafal sejak SD. Lebih dari itu, Pancasila adalah panduan hidup berbangsa dan bernegara yang menggambarkan nilai-nilai luhur masyarakat Indonesia. Dalam perkembangannya, Pancasila tidak bersifat kaku atau tertutup, melainkan mampu mengikuti perkembangan zaman dan tetap relevan dalam berbagai ... Read more","og_url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/makna-pancasila-sebagai-ideologi-terbuka-adalah\/","og_site_name":"DomainJava Blog","article_published_time":"2025-09-07T08:22:32+00:00","author":"DomainJava","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"DomainJava","Est. reading time":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/makna-pancasila-sebagai-ideologi-terbuka-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/makna-pancasila-sebagai-ideologi-terbuka-adalah\/"},"author":{"name":"DomainJava","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf"},"headline":"Makna Pancasila sebagai Ideologi Terbuka Adalah","datePublished":"2025-09-07T08:22:32+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/makna-pancasila-sebagai-ideologi-terbuka-adalah\/"},"wordCount":775,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Wawasan"],"inLanguage":"id","copyrightYear":"2025","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/makna-pancasila-sebagai-ideologi-terbuka-adalah\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/makna-pancasila-sebagai-ideologi-terbuka-adalah\/","name":"Makna Pancasila sebagai Ideologi Terbuka Adalah - DomainJava Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-09-07T08:22:32+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/makna-pancasila-sebagai-ideologi-terbuka-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/makna-pancasila-sebagai-ideologi-terbuka-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/makna-pancasila-sebagai-ideologi-terbuka-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wawasan","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/category\/wawasan\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Makna Pancasila sebagai Ideologi Terbuka Adalah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","name":"DomainJava Blog","description":"Inspiration For You","publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization","name":"DomainJava","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","width":512,"height":512,"caption":"DomainJava"},"image":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf","name":"DomainJava","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","caption":"DomainJava"},"sameAs":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog"],"url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/author\/domainjava\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51589","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51589"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51589\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51589"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51589"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51589"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}