{"id":51738,"date":"2025-09-08T19:42:46","date_gmt":"2025-09-08T12:42:46","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/?p=51738"},"modified":"2025-09-08T19:42:46","modified_gmt":"2025-09-08T12:42:46","slug":"apa-bedanya-matur-nuwun-dan-matur-suwun-ungkapan-terima-kasih-bahasa-jawa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/apa-bedanya-matur-nuwun-dan-matur-suwun-ungkapan-terima-kasih-bahasa-jawa\/","title":{"rendered":"Apa Bedanya Matur Nuwun dan Matur Suwun? Ungkapan Terima Kasih Bahasa Jawa"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"206\" data-end=\"582\">Apa Bedanya Matur Nuwun dan Matur Suwun &#8211; Bahasa Jawa punya cara unik dan penuh tata krama untuk menyampaikan rasa terima kasih. Kalau kamu tinggal di Jawa atau sering berinteraksi dengan orang Jawa, pasti nggak asing lagi dengan ungkapan seperti <strong data-start=\"411\" data-end=\"428\">\u201cmatur nuwun\u201d<\/strong>,\u00a0<strong data-start=\"430\" data-end=\"447\">\u201cmatur suwun\u201d<\/strong>, atau\u00a0<strong data-start=\"454\" data-end=\"470\">\u201cnuwun sewu\u201d<\/strong>. Tapi\u2026 pernah nggak kamu mikir, sebenarnya\u00a0<strong data-start=\"514\" data-end=\"555\">apa arti dari masing-masing kata itu?<\/strong>\u00a0Dan kenapa bisa beda-beda?<\/p>\n<p data-start=\"584\" data-end=\"1034\">Contohnya nih, \u201c<strong data-start=\"600\" data-end=\"615\">matur nuwun<\/strong>\u201d dan \u201c<strong data-start=\"622\" data-end=\"637\">matur suwun<\/strong>\u201d itu sekilas mirip, tapi ternyata penggunaannya bisa beda tergantung situasi, tingkat kesopanan, bahkan asal daerah. Belum lagi ada tambahan seperti\u00a0<strong data-start=\"787\" data-end=\"811\">\u201cmatur nuwun sanget\u201d<\/strong>\u00a0yang artinya \u201cterima kasih banyak\u201d, atau\u00a0<strong data-start=\"853\" data-end=\"870\">\u201csuwun nggih\u201d<\/strong>\u00a0dan\u00a0<strong data-start=\"875\" data-end=\"890\">\u201csuwun mas\u201d<\/strong>\u00a0yang sering dipakai dalam percakapan sehari-hari. Terus, ada juga versi halusnya seperti\u00a0<strong data-start=\"980\" data-end=\"997\">\u201chatur nuwun\u201d<\/strong>, yang terasa lebih formal dan sopan.<\/p>\n<p data-start=\"1036\" data-end=\"1395\">Menariknya lagi, bahasa Jawa bukan cuma soal <a class=\"wpil_keyword_link\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/tag\/arti-kata\/\" target=\"_blank\"  rel=\"noopener\" title=\"Arti Kata\" data-wpil-keyword-link=\"linked\"  data-wpil-monitor-id=\"1614\">arti kata<\/a>, tapi juga soal rasa. Kadang satu ucapan bisa terdengar lebih tulus atau lebih menghormati, tergantung siapa yang bicara dan kepada siapa itu ditujukan. Bahkan, dalam beberapa lagu Jawa seperti\u00a0<strong data-start=\"1285\" data-end=\"1302\">\u201cMatur Suwun\u201d<\/strong>\u00a0oleh Dara Ayu, kata \u201cterima kasih\u201d punya makna emosional yang dalam\u2014bukan sekadar basa-basi.<\/p>\n<p data-start=\"1397\" data-end=\"1679\">Nah, di pembahasan kali ini, DomainJava.com bakal bahas arti dan perbedaan dari berbagai bentuk ungkapan terima kasih dalam bahasa Jawa. Cocok banget buat kamu yang pengin lebih paham budaya Jawa, atau sekadar ingin tahu kapan harus pakai \u201cmatur nuwun\u201d dan kapan sebaiknya bilang \u201csuwun\u201d aja.<\/p>\n<div class=\"relative basis-auto flex-col -mb-(--composer-overlap-px) [--composer-overlap-px:55px] grow flex overflow-hidden\">\n<div class=\"relative h-full\">\n<div class=\"flex h-full flex-col overflow-y-auto [scrollbar-gutter:stable_both-edges] thread-xl:pt-(--header-height)\">\n<div class=\"flex flex-col text-sm thread-xl:pt-header-height\">\n<article class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" tabindex=\"-1\" data-turn-id=\"request-WEB:290f6c4f-1be2-484c-a019-782bf48ae083-5\" data-testid=\"conversation-turn-12\" data-scroll-anchor=\"true\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] thread-sm:[--thread-content-margin:--spacing(6)] thread-lg:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] thread-sm:[--thread-content-max-width:40rem] thread-lg:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\" tabindex=\"-1\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-5\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"d1981a49-905d-4eb0-8ddb-e78ee7143e58\" data-message-model-slug=\"gpt-4o\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full break-words light markdown-new-styling\">\n<h2 data-start=\"240\" data-end=\"338\"><strong data-start=\"242\" data-end=\"338\">Mengenal Arti &amp; Bedanya &#8220;Matur Nuwun&#8221;, &#8220;Matur Suwun&#8221;, dan Ungkapan Sejenis dalam Bahasa Jawa<\/strong><\/h2>\n<p data-start=\"340\" data-end=\"694\">Bahasa Jawa kaya akan ungkapan sopan dan penuh tata krama. Beberapa ungkapan seperti\u00a0<strong data-start=\"425\" data-end=\"442\">&#8220;matur nuwun&#8221;<\/strong>,\u00a0<strong data-start=\"444\" data-end=\"461\">&#8220;matur suwun&#8221;<\/strong>, atau bahkan\u00a0<strong data-start=\"475\" data-end=\"492\">&#8220;suwun nggih&#8221;<\/strong>\u00a0sering terdengar dalam percakapan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun dalam acara formal. Namun, tidak sedikit yang masih bingung, apakah ada perbedaan di antara ungkapan-ungkapan tersebut?<\/p>\n<p data-start=\"696\" data-end=\"977\">Bagi yang belum akrab dengan Bahasa Jawa, memahami ungkapan-ungkapan ini bisa terasa membingungkan. Apalagi jika satu kata bisa memiliki banyak versi dan digunakan dalam konteks yang berbeda. Tapi jangan khawatir, karena semua itu sebenarnya mudah dipahami jika kita tahu maknanya.<\/p>\n<p data-start=\"979\" data-end=\"1229\">Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap:\u00a0<strong data-start=\"1033\" data-end=\"1094\">apa arti dan perbedaan antara matur nuwun dan matur suwun<\/strong>,\u00a0<strong data-start=\"1096\" data-end=\"1122\">apa balasan yang tepat<\/strong>,\u00a0<strong data-start=\"1124\" data-end=\"1147\">apa arti nuwun sewu<\/strong>, hingga\u00a0<strong data-start=\"1156\" data-end=\"1204\">makna <a class=\"wpil_keyword_link\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/tag\/lirik-lagu\" target=\"_blank\"  rel=\"noopener\" title=\"Lirik Lagu\" data-wpil-keyword-link=\"linked\"  data-wpil-monitor-id=\"1532\">lirik lagu<\/a> \u201cMatur Suwun\u201d dari Dara Ayu<\/strong>. Simak sampai habis, ya!<\/p>\n<h2 data-start=\"1236\" data-end=\"1283\">Apa Bedanya &#8220;Matur Nuwun&#8221; dan &#8220;Matur Suwun&#8221;?<\/h2>\n<p data-start=\"1285\" data-end=\"1530\">&#8220;Matur nuwun&#8221; dan &#8220;matur suwun&#8221; sebenarnya memiliki arti yang\u00a0<strong data-start=\"1347\" data-end=\"1355\">sama<\/strong>, yaitu\u00a0<strong data-start=\"1363\" data-end=\"1381\">\u201cterima kasih\u201d<\/strong>. Keduanya berasal dari Bahasa Jawa dan digunakan sebagai ungkapan rasa syukur atau apresiasi atas bantuan, pemberian, atau kebaikan dari orang lain.<\/p>\n<p data-start=\"1532\" data-end=\"1818\">Perbedaan keduanya lebih terletak pada\u00a0<strong data-start=\"1571\" data-end=\"1599\">dialek atau logat daerah<\/strong>. &#8220;Matur nuwun&#8221; adalah bentuk yang lebih umum digunakan dalam\u00a0<strong data-start=\"1661\" data-end=\"1690\">Bahasa Jawa Krama (halus)<\/strong>, sedangkan &#8220;matur suwun&#8221; sering muncul dalam\u00a0<strong data-start=\"1736\" data-end=\"1783\">Bahasa Jawa Ngoko (kasual atau sehari-hari)<\/strong>, terutama dalam percakapan santai.<\/p>\n<p data-start=\"1820\" data-end=\"2112\">Meski terdengar mirip, penggunaan keduanya bisa berbeda tergantung kepada siapa kita berbicara. Jika sedang berbicara dengan orang yang lebih tua atau dalam situasi formal, sebaiknya gunakan &#8220;matur nuwun&#8221;. Sedangkan dalam percakapan santai dengan teman sebaya, &#8220;matur suwun&#8221; bisa lebih akrab.<\/p>\n<p data-start=\"2114\" data-end=\"2337\">Secara etika, menggunakan bentuk halus (krama) dianggap lebih sopan dan menunjukkan rasa hormat. Jadi jika ragu, lebih baik gunakan\u00a0<strong data-start=\"2246\" data-end=\"2263\">&#8220;matur nuwun&#8221;<\/strong> karena cenderung lebih netral dan bisa digunakan hampir di semua situasi.<\/p>\n<h2 data-start=\"2344\" data-end=\"2377\">Apa Arti &#8220;Matur Suwun Sanget&#8221;?<\/h2>\n<p data-start=\"2379\" data-end=\"2593\">&#8220;Matur suwun sanget&#8221; adalah bentuk yang lebih\u00a0<strong data-start=\"2425\" data-end=\"2457\">menguatkan rasa terima kasih<\/strong>, yang artinya bisa diterjemahkan sebagai\u00a0<strong data-start=\"2499\" data-end=\"2524\">\u201cterima kasih banyak\u201d<\/strong>. Kata\u00a0<strong data-start=\"2531\" data-end=\"2543\">\u201csanget\u201d<\/strong>\u00a0dalam Bahasa Jawa berarti \u201csangat\u201d atau \u201cbanget\u201d.<\/p>\n<p data-start=\"2595\" data-end=\"2833\">Ungkapan ini digunakan saat seseorang merasa sangat berterima kasih atas sesuatu yang penting atau besar. Misalnya, ketika seseorang membantu menyelesaikan masalah, memberikan hadiah yang tak terduga, atau menolong dalam keadaan mendesak.<\/p>\n<p data-start=\"2835\" data-end=\"3053\">Meskipun kata \u201cmatur suwun\u201d sendiri sudah cukup sopan, menambahkan \u201csanget\u201d memberikan kesan yang lebih dalam, penuh penghargaan, dan menyentuh. Ungkapan ini juga masih bisa diterima dalam konteks formal maupun santai.<\/p>\n<p data-start=\"3055\" data-end=\"3266\">Alternatif lainnya yang juga umum digunakan adalah\u00a0<strong data-start=\"3106\" data-end=\"3130\">\u201cmatur nuwun sanget\u201d<\/strong>, yang juga berarti \u201cterima kasih banyak\u201d tetapi dalam bentuk lebih halus (krama). Jadi, pilihannya tergantung situasi dan lawan bicara.<\/p>\n<h2 data-start=\"3273\" data-end=\"3308\">Apa Balasan untuk &#8220;Matur Nuwun&#8221;?<\/h2>\n<p data-start=\"3310\" data-end=\"3396\">Saat seseorang mengatakan &#8220;matur nuwun&#8221;, balasan yang sopan dan umum digunakan adalah:<\/p>\n<ul data-start=\"3398\" data-end=\"3574\">\n<li data-start=\"3398\" data-end=\"3440\">\n<p data-start=\"3400\" data-end=\"3440\"><strong data-start=\"3400\" data-end=\"3415\">&#8220;Sami-sami&#8221;<\/strong>\u00a0yang berarti \u201csama-sama\u201d<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3441\" data-end=\"3495\">\n<p data-start=\"3443\" data-end=\"3495\"><strong data-start=\"3443\" data-end=\"3465\">&#8220;Inggih sami-sami&#8221;<\/strong>\u00a0yang artinya \u201ciya, sama-sama\u201d<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3496\" data-end=\"3574\">\n<p data-start=\"3498\" data-end=\"3574\"><strong data-start=\"3498\" data-end=\"3520\">&#8220;Nggih, sami-sami&#8221;<\/strong>\u00a0\u2013 bentuk yang lebih sopan, cocok untuk situasi formal<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"3576\" data-end=\"3756\">Balasan ini menunjukkan bahwa Anda menerima ucapan terima kasih tersebut dan merespons dengan kerendahan hati. Dalam budaya Jawa, menjaga kesopanan dalam komunikasi sangat penting.<\/p>\n<p data-start=\"3758\" data-end=\"4004\">Selain itu, Anda juga bisa membalas dengan\u00a0<strong data-start=\"3801\" data-end=\"3823\">\u201cmboten nopo-nopo\u201d<\/strong>\u00a0yang berarti \u201ctidak apa-apa\u201d, atau \u201ctidak usah sungkan\u201d. Ini biasanya digunakan saat orang merasa terlalu berterima kasih, padahal yang Anda lakukan adalah hal sepele menurut Anda.<\/p>\n<p data-start=\"4006\" data-end=\"4213\">Gunakanlah balasan ini sesuai dengan tingkat keakraban dan usia lawan bicara. Jika sedang bicara dengan orang tua atau tokoh masyarakat, sebaiknya gunakan bentuk yang lebih halus seperti &#8220;inggih, sami-sami&#8221;.<\/p>\n<h2 data-start=\"4220\" data-end=\"4240\">Apa Arti &#8220;Suwun&#8221;?<\/h2>\n<p data-start=\"4242\" data-end=\"4427\">Kata \u201csuwun\u201d adalah bentuk\u00a0<strong data-start=\"4269\" data-end=\"4287\">ngoko (kasual)<\/strong>\u00a0dari \u201cnuwun\u201d, yang berarti\u00a0<strong data-start=\"4315\" data-end=\"4333\">\u201cterima kasih\u201d<\/strong>. Kata ini biasa dipakai dalam situasi santai atau kepada orang yang lebih muda atau seumuran.<\/p>\n<p data-start=\"4429\" data-end=\"4649\">Misalnya, Anda bisa mengatakan \u201csuwun ya\u201d kepada teman setelah dibantu mengangkat barang, atau \u201csuwun banget\u201d setelah diberi tumpangan. Meskipun lebih kasual, kata ini tetap sopan jika digunakan dalam konteks yang tepat.<\/p>\n<p data-start=\"4651\" data-end=\"4865\">Namun, perlu diingat bahwa kata \u201csuwun\u201d kurang tepat jika digunakan dalam acara formal atau dengan orang yang lebih tua, guru, atau atasan. Dalam konteks tersebut, lebih baik menggunakan \u201cnuwun\u201d atau \u201cmatur nuwun\u201d.<\/p>\n<p data-start=\"4867\" data-end=\"5014\">Jadi, walaupun \u201csuwun\u201d dan \u201cnuwun\u201d artinya sama, tingkat kesopanannya berbeda. Ini penting untuk menjaga sopan santun dalam komunikasi sehari-hari.<\/p>\n<h2 data-start=\"5021\" data-end=\"5079\">Apa Arti &#8220;Suwun Nggih&#8221;, &#8220;Suwun Mas&#8221;, dan &#8220;Hatur Nuwun&#8221;?<\/h2>\n<p data-start=\"5081\" data-end=\"5383\"><strong data-start=\"5081\" data-end=\"5098\">&#8220;Suwun nggih&#8221;<\/strong>\u00a0adalah bentuk gabungan antara kata kasual dan halus. \u201cSuwun\u201d berarti \u201cterima kasih\u201d, sedangkan \u201cnggih\u201d berarti \u201ciya\u201d atau \u201cya\u201d dalam bentuk halus. Ungkapan ini memberi kesan sopan tapi tetap santai, biasa digunakan dalam percakapan ringan dengan orang yang dihormati tapi sudah akrab.<\/p>\n<p data-start=\"5385\" data-end=\"5633\"><strong data-start=\"5385\" data-end=\"5400\">&#8220;Suwun mas&#8221;<\/strong>\u00a0adalah ungkapan terima kasih kepada laki-laki (mas) yang sebaya atau sedikit lebih tua. Ini adalah bentuk yang akrab dan sopan, umum dipakai di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Bisa juga diganti dengan \u201cmbak\u201d jika lawan bicara perempuan.<\/p>\n<p data-start=\"5635\" data-end=\"5895\"><strong data-start=\"5635\" data-end=\"5652\">&#8220;Hatur nuwun&#8221;<\/strong>\u00a0adalah versi lain dari \u201cmatur nuwun\u201d yang artinya sama, yaitu \u201cterima kasih\u201d. Kata \u201chatur\u201d terdengar lebih formal dan kadang digunakan dalam konteks upacara, pidato, atau tulisan resmi. Dalam percakapan sehari-hari, \u201cmatur nuwun\u201d lebih lazim.<\/p>\n<p data-start=\"5897\" data-end=\"6002\">Semua bentuk ini sah digunakan, tinggal disesuaikan dengan konteks dan hubungan Anda dengan lawan bicara.<\/p>\n<h2 data-start=\"6009\" data-end=\"6034\">Apa Arti &#8220;Nuwun Sewu&#8221;?<\/h2>\n<p data-start=\"6036\" data-end=\"6269\">\u201cNuwun sewu\u201d adalah salah satu ungkapan paling sopan dalam Bahasa Jawa. Arti harfiahnya adalah\u00a0<strong data-start=\"6131\" data-end=\"6144\">\u201cpermisi\u201d<\/strong>\u00a0atau \u201cmaaf sebelumnya\u201d. Biasanya digunakan ketika kita ingin\u00a0<strong data-start=\"6206\" data-end=\"6268\">mengganggu, menyela, atau masuk ke ruang pribadi seseorang<\/strong>.<\/p>\n<p data-start=\"6271\" data-end=\"6454\">Contohnya, ketika hendak masuk ke rumah orang lain, kita bisa mengetuk pintu sambil berkata: \u201cNuwun sewu, Pak.\u201d Ini menunjukkan bahwa kita menghormati tuan rumah dan tidak asal masuk.<\/p>\n<p data-start=\"6456\" data-end=\"6720\">Selain itu, &#8220;nuwun sewu&#8221; juga sering digunakan saat akan menyampaikan kritik, keluhan, atau kabar yang mungkin kurang menyenangkan. Misalnya, \u201cNuwun sewu, tapi mungkin ada sedikit kesalahan di bagian ini.\u201d Ini menunjukkan sikap sopan dan hati-hati dalam berbicara.<\/p>\n<p data-start=\"6722\" data-end=\"6881\">Ungkapan ini menjadi bagian penting dalam komunikasi formal dan mencerminkan budaya Jawa yang menjunjung tinggi tata krama dan rasa hormat terhadap orang lain.<\/p>\n<h2 data-start=\"6888\" data-end=\"6933\">Arti Lirik Lagu\u00a0<strong data-start=\"6907\" data-end=\"6933\">Dara Ayu \u2013 Matur Suwun<\/strong><\/h2>\n<p data-start=\"6935\" data-end=\"7131\">Lagu\u00a0<strong data-start=\"6940\" data-end=\"6957\">\u201cMatur Suwun\u201d<\/strong>\u00a0dari Dara Ayu adalah lagu berbahasa Jawa yang liriknya penuh dengan ungkapan terima kasih dan perasaan tulus kepada seseorang yang telah hadir dan memberi makna dalam hidup.<\/p>\n<p data-start=\"7133\" data-end=\"7395\">\u201cMatur suwun\u201d dalam lagu ini bukan sekadar ucapan biasa, tapi menggambarkan rasa syukur yang mendalam karena pernah mengenal dan mencintai seseorang. Meski mungkin hubungan itu telah berakhir, si penyanyi tetap menghargai momen-momen yang telah dilewati bersama.<\/p>\n<p data-start=\"7397\" data-end=\"7651\">Lagu ini banyak diputar dalam suasana galau atau sebagai bentuk perpisahan yang indah. Gaya musiknya yang lembut serta liriknya yang menyentuh membuatnya mudah diterima dan disukai oleh berbagai kalangan, termasuk yang tidak sepenuhnya paham Bahasa Jawa.<\/p>\n<p data-start=\"7653\" data-end=\"7823\">Secara keseluruhan, lagu ini memperkuat makna dari &#8220;matur suwun&#8221; sebagai ucapan terima kasih yang lahir dari hati\u2014bukan hanya basa-basi, tapi penuh perasaan dan kenangan.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/article>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa Bedanya Matur Nuwun dan Matur Suwun &#8211; Bahasa Jawa punya cara unik dan penuh tata krama untuk menyampaikan rasa terima kasih. Kalau kamu tinggal di Jawa atau sering berinteraksi dengan orang Jawa, pasti nggak asing lagi dengan ungkapan seperti \u201cmatur nuwun\u201d,\u00a0\u201cmatur suwun\u201d, atau\u00a0\u201cnuwun sewu\u201d. Tapi\u2026 pernah nggak kamu mikir, sebenarnya\u00a0apa arti dari masing-masing kata &#8230; <a title=\"Apa Bedanya Matur Nuwun dan Matur Suwun? Ungkapan Terima Kasih Bahasa Jawa\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/apa-bedanya-matur-nuwun-dan-matur-suwun-ungkapan-terima-kasih-bahasa-jawa\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Apa Bedanya Matur Nuwun dan Matur Suwun? Ungkapan Terima Kasih Bahasa Jawa\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-51738","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-wawasan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.3 (Yoast SEO v27.7) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Apa Bedanya Matur Nuwun dan Matur Suwun? Ungkapan Terima Kasih Bahasa Jawa - DomainJava Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/apa-bedanya-matur-nuwun-dan-matur-suwun-ungkapan-terima-kasih-bahasa-jawa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Bedanya Matur Nuwun dan Matur Suwun? Ungkapan Terima Kasih Bahasa Jawa\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa Bedanya Matur Nuwun dan Matur Suwun &#8211; Bahasa Jawa punya cara unik dan penuh tata krama untuk menyampaikan rasa terima kasih. Kalau kamu tinggal di Jawa atau sering berinteraksi dengan orang Jawa, pasti nggak asing lagi dengan ungkapan seperti \u201cmatur nuwun\u201d,\u00a0\u201cmatur suwun\u201d, atau\u00a0\u201cnuwun sewu\u201d. Tapi\u2026 pernah nggak kamu mikir, sebenarnya\u00a0apa arti dari masing-masing kata ... Read more\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/apa-bedanya-matur-nuwun-dan-matur-suwun-ungkapan-terima-kasih-bahasa-jawa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"DomainJava Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-08T12:42:46+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"DomainJava\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"DomainJava\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/apa-bedanya-matur-nuwun-dan-matur-suwun-ungkapan-terima-kasih-bahasa-jawa\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/apa-bedanya-matur-nuwun-dan-matur-suwun-ungkapan-terima-kasih-bahasa-jawa\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"DomainJava\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\"},\"headline\":\"Apa Bedanya Matur Nuwun dan Matur Suwun? Ungkapan Terima Kasih Bahasa Jawa\",\"datePublished\":\"2025-09-08T12:42:46+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/apa-bedanya-matur-nuwun-dan-matur-suwun-ungkapan-terima-kasih-bahasa-jawa\\\/\"},\"wordCount\":1285,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Wawasan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"copyrightYear\":\"2025\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/apa-bedanya-matur-nuwun-dan-matur-suwun-ungkapan-terima-kasih-bahasa-jawa\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/apa-bedanya-matur-nuwun-dan-matur-suwun-ungkapan-terima-kasih-bahasa-jawa\\\/\",\"name\":\"Apa Bedanya Matur Nuwun dan Matur Suwun? Ungkapan Terima Kasih Bahasa Jawa - DomainJava Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-09-08T12:42:46+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/apa-bedanya-matur-nuwun-dan-matur-suwun-ungkapan-terima-kasih-bahasa-jawa\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/apa-bedanya-matur-nuwun-dan-matur-suwun-ungkapan-terima-kasih-bahasa-jawa\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/apa-bedanya-matur-nuwun-dan-matur-suwun-ungkapan-terima-kasih-bahasa-jawa\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wawasan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/wawasan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Apa Bedanya Matur Nuwun dan Matur Suwun? Ungkapan Terima Kasih Bahasa Jawa\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"DomainJava Blog\",\"description\":\"Inspiration For You\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"DomainJava\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"DomainJava\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\",\"name\":\"DomainJava\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"caption\":\"DomainJava\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/domainjava\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Bedanya Matur Nuwun dan Matur Suwun? Ungkapan Terima Kasih Bahasa Jawa - DomainJava Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/apa-bedanya-matur-nuwun-dan-matur-suwun-ungkapan-terima-kasih-bahasa-jawa\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa Bedanya Matur Nuwun dan Matur Suwun? Ungkapan Terima Kasih Bahasa Jawa","og_description":"Apa Bedanya Matur Nuwun dan Matur Suwun &#8211; Bahasa Jawa punya cara unik dan penuh tata krama untuk menyampaikan rasa terima kasih. Kalau kamu tinggal di Jawa atau sering berinteraksi dengan orang Jawa, pasti nggak asing lagi dengan ungkapan seperti \u201cmatur nuwun\u201d,\u00a0\u201cmatur suwun\u201d, atau\u00a0\u201cnuwun sewu\u201d. Tapi\u2026 pernah nggak kamu mikir, sebenarnya\u00a0apa arti dari masing-masing kata ... Read more","og_url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/apa-bedanya-matur-nuwun-dan-matur-suwun-ungkapan-terima-kasih-bahasa-jawa\/","og_site_name":"DomainJava Blog","article_published_time":"2025-09-08T12:42:46+00:00","author":"DomainJava","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"DomainJava","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/apa-bedanya-matur-nuwun-dan-matur-suwun-ungkapan-terima-kasih-bahasa-jawa\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/apa-bedanya-matur-nuwun-dan-matur-suwun-ungkapan-terima-kasih-bahasa-jawa\/"},"author":{"name":"DomainJava","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf"},"headline":"Apa Bedanya Matur Nuwun dan Matur Suwun? Ungkapan Terima Kasih Bahasa Jawa","datePublished":"2025-09-08T12:42:46+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/apa-bedanya-matur-nuwun-dan-matur-suwun-ungkapan-terima-kasih-bahasa-jawa\/"},"wordCount":1285,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Wawasan"],"inLanguage":"id","copyrightYear":"2025","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/apa-bedanya-matur-nuwun-dan-matur-suwun-ungkapan-terima-kasih-bahasa-jawa\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/apa-bedanya-matur-nuwun-dan-matur-suwun-ungkapan-terima-kasih-bahasa-jawa\/","name":"Apa Bedanya Matur Nuwun dan Matur Suwun? Ungkapan Terima Kasih Bahasa Jawa - DomainJava Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-09-08T12:42:46+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/apa-bedanya-matur-nuwun-dan-matur-suwun-ungkapan-terima-kasih-bahasa-jawa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/apa-bedanya-matur-nuwun-dan-matur-suwun-ungkapan-terima-kasih-bahasa-jawa\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/apa-bedanya-matur-nuwun-dan-matur-suwun-ungkapan-terima-kasih-bahasa-jawa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wawasan","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/category\/wawasan\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Apa Bedanya Matur Nuwun dan Matur Suwun? Ungkapan Terima Kasih Bahasa Jawa"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","name":"DomainJava Blog","description":"Inspiration For You","publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization","name":"DomainJava","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","width":512,"height":512,"caption":"DomainJava"},"image":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf","name":"DomainJava","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","caption":"DomainJava"},"sameAs":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog"],"url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/author\/domainjava\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51738","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51738"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51738\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51738"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51738"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51738"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}