{"id":51766,"date":"2025-09-09T00:30:34","date_gmt":"2025-09-08T17:30:34","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/?p=51766"},"modified":"2025-09-09T00:30:34","modified_gmt":"2025-09-08T17:30:34","slug":"cara-membuat-efek-bokeh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/cara-membuat-efek-bokeh\/","title":{"rendered":"Cara Membuat Efek Bokeh di Kamera DSLR dan HP"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"174\" data-end=\"501\">Cara Membuat Efek Bokeh di Kamera DSLR dan HP &#8211; Dalam dunia fotografi, salah satu efek visual yang paling digemari adalah <strong data-start=\"248\" data-end=\"262\">efek bokeh<\/strong>. Buat kamu yang suka hasil foto dengan latar belakang blur dan objek utama yang tampak menonjol, pasti udah nggak asing lagi dengan istilah ini. Efek bokeh bisa bikin foto terlihat lebih profesional, artistik, dan tentunya enak dipandang.<\/p>\n<p data-start=\"503\" data-end=\"859\">Secara sederhana, bokeh adalah efek blur yang muncul di bagian latar (background) atau bahkan di bagian depan (foreground) foto. Efek ini bukan karena kualitas kamera yang buruk, justru sebaliknya\u2014bokeh dihasilkan dari lensa yang bagus dan teknik pemotretan yang tepat. Fokusnya tetap tajam di objek utama, sementara bagian lainnya tampak lembut dan kabur.<\/p>\n<p data-start=\"861\" data-end=\"1188\">Uniknya, bokeh bukan cuma <a class=\"wpil_keyword_link\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/tag\/soal\/\" target=\"_blank\"  rel=\"noopener\" title=\"Soal\" data-wpil-keyword-link=\"linked\"  data-wpil-monitor-id=\"2927\">soal<\/a> seberapa blur latar belakangnya, tapi juga bagaimana bentuk dan kualitas blur itu sendiri. Ada bokeh yang halus dan creamy, ada juga yang punya bentuk bulat-bulat cahaya yang menarik. Jenis dan karakter bokeh sangat dipengaruhi oleh bukaan lensa (aperture), jarak fokus, serta desain optik lensa.<\/p>\n<p data-start=\"1190\" data-end=\"1454\">Di artikel ini, kita akan bahas lebih dalam tentang apa itu efek bokeh, bagaimana cara mendapatkannya, jenis-jenis bokeh, serta tips menggunakan bokeh untuk memperkuat cerita dalam sebuah foto. Yuk, pelajari bareng-bareng biar hasil fotomu makin keren dan estetik!<\/p>\n<h2 data-start=\"272\" data-end=\"313\"><strong data-start=\"275\" data-end=\"313\">Apa Itu Efek Bokeh dalam Fotografi<\/strong><\/h2>\n<p data-start=\"315\" data-end=\"710\">Dalam dunia fotografi, istilah\u00a0<strong data-start=\"346\" data-end=\"357\">\u201cbokeh\u201d<\/strong>\u00a0menjadi salah satu elemen visual yang paling dicari untuk menciptakan kesan estetik dan profesional. Efek ini muncul ketika bagian latar belakang sebuah foto menjadi kabur atau blur, sehingga subjek utama tampak lebih menonjol dan dramatis. Bokeh bukan hanya sekadar blur biasa\u2014tapi merupakan hasil dari karakteristik optik lensa dan teknik pemotretan.<\/p>\n<p data-start=\"712\" data-end=\"1150\">Secara harfiah,\u00a0<strong data-start=\"728\" data-end=\"782\">kata \u201cbokeh\u201d berasal dari bahasa Jepang (\u30dc\u30b1, boke)<\/strong>, yang berarti \u201ckabur\u201d atau \u201ctidak fokus.\u201d Istilah ini mulai populer di kalangan fotografer Barat pada akhir 1990-an, dan sejak itu menjadi bagian penting dalam diskusi tentang kualitas lensa. Dalam praktiknya, efek bokeh dihasilkan dari penggunaan aperture besar (angka f kecil seperti f\/1.8 atau f\/2.8) yang menciptakan kedalaman bidang (depth of field) yang sempit.<\/p>\n<p data-start=\"1152\" data-end=\"1559\">Efek bokeh bisa dilihat secara jelas saat kamu memotret objek dari jarak dekat dengan latar belakang yang jauh. Latar belakang akan tampak halus dan lembut, dengan pencahayaan yang kadang membentuk pola bulat atau heksagonal. Efek ini memberi kesan fokus, intim, dan emosional dalam sebuah foto\u2014itulah mengapa\u00a0<strong data-start=\"1462\" data-end=\"1492\">efek bokeh dalam fotografi<\/strong>\u00a0sering digunakan dalam potret, foto makanan, hingga sinematografi.<\/p>\n<hr data-start=\"1561\" data-end=\"1564\" \/>\n<h2 data-start=\"1566\" data-end=\"1616\"><strong data-start=\"1569\" data-end=\"1616\">Jenis-Jenis Efek Bokeh yang Perlu Diketahui<\/strong><\/h2>\n<p data-start=\"1618\" data-end=\"\">Tidak semua efek bokeh terlihat sama. Faktanya, bentuk dan kualitas bokeh sangat tergantung pada jenis lensa dan jumlah bilah aperture yang digunakan. Secara umum,\u00a0<strong data-start=\"1782\" data-end=\"1812\">efek bokeh dalam fotografi<\/strong>\u00a0dapat dibedakan menjadi dua jenis utama:\u00a0<strong data-start=\"1854\" data-end=\"1878\">bokeh halus (creamy)<\/strong>\u00a0dan\u00a0<strong data-start=\"1883\" data-end=\"1908\">bokeh keras (nervous)<\/strong>. Bokeh halus tampak lembut dan mulus, sementara bokeh keras tampak bertepi tajam dan kadang mengganggu perhatian.<\/p>\n<p data-start=\"2024\" data-end=\"2472\"><strong data-start=\"2024\" data-end=\"2039\">Bokeh halus<\/strong>\u00a0biasanya dihasilkan oleh lensa dengan kualitas optik tinggi dan aperture bulat. Jenis ini paling disukai dalam potret karena latar belakang yang blur terlihat seperti lukisan. Sebaliknya,\u00a0<strong data-start=\"2228\" data-end=\"2243\">bokeh keras<\/strong>\u00a0muncul dari lensa dengan desain optik yang kurang sempurna, atau saat latar belakang memiliki banyak garis dan cahaya terang. Meskipun tidak selalu buruk, bokeh jenis ini bisa menjadi distraksi jika tidak digunakan dengan tepat.<\/p>\n<p data-start=\"2474\" data-end=\"2812\">Beberapa fotografer bahkan memanfaatkan karakteristik unik dari\u00a0<strong data-start=\"2538\" data-end=\"2568\">efek bokeh dalam fotografi<\/strong>\u00a0untuk tujuan artistik. Misalnya, menggunakan lensa dengan bukaan khusus agar bokeh membentuk pola hati, bintang, atau bentuk geometris lainnya. Ini menambah elemen kreatif dan membuat hasil foto menjadi lebih menarik dan berbeda dari biasanya.<\/p>\n<hr data-start=\"2814\" data-end=\"2817\" \/>\n<h2 data-start=\"2819\" data-end=\"2863\"><strong data-start=\"2822\" data-end=\"2863\">Manfaat Efek Bokeh dalam Karya Visual<\/strong><\/h2>\n<p data-start=\"2865\" data-end=\"3198\">Penggunaan\u00a0<strong data-start=\"2876\" data-end=\"2906\">efek bokeh dalam fotografi<\/strong>\u00a0bukan hanya untuk gaya semata, tetapi juga berfungsi untuk memperkuat pesan visual. Saat latar belakang dikaburkan, perhatian mata secara otomatis tertuju pada subjek utama. Ini sangat efektif dalam fotografi potret, di mana ekspresi wajah, detail mata, atau pose tubuh menjadi pusat cerita.<\/p>\n<p data-start=\"3200\" data-end=\"3598\">Selain itu, bokeh juga dapat menciptakan\u00a0<strong data-start=\"3241\" data-end=\"3271\">suasana emosional tertentu<\/strong>, seperti kesan romantis, melankolis, atau dramatis. Efek ini sering digunakan dalam foto pernikahan, iklan makanan, atau film pendek untuk menekankan nuansa tertentu tanpa harus menambahkan banyak elemen. Bahkan dalam konten video seperti\u00a0<strong data-start=\"3511\" data-end=\"3552\"><a href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/video-bokeh-japanese-full-movie\/\">video bokeh Japanese<\/a> word origin full<\/strong>, efek ini menjadi ciri khas visual yang kuat.<\/p>\n<p data-start=\"3600\" data-end=\"3931\">Bagi fotografer pemula, memahami cara menciptakan\u00a0<strong data-start=\"3650\" data-end=\"3680\">efek bokeh dalam fotografi<\/strong>\u00a0bisa menjadi langkah awal untuk menghasilkan karya yang terlihat profesional. Dengan mengatur aperture, jarak subjek, dan memilih latar yang sesuai, siapa pun bisa menciptakan bokeh menawan hanya dengan kamera biasa atau smartphone berkamera canggih.<\/p>\n<h2 data-start=\"196\" data-end=\"266\"><strong data-start=\"199\" data-end=\"266\">Cara Membuat Efek Bokeh Menggunakan Kamera DSLR atau Mirrorless<\/strong><\/h2>\n<p data-start=\"268\" data-end=\"711\">Selain <a href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/aplikasi-bokeh-terbaik\/\">Aplikasi Bokeh Terbaik<\/a> untuk Android dan iOS Untuk menghasilkan <strong data-start=\"287\" data-end=\"317\">efek bokeh dalam fotografi<\/strong>\u00a0secara optimal, kamera DSLR atau mirrorless masih menjadi pilihan utama karena kontrol penuh atas pengaturan aperture dan lensa. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah memilih lensa dengan\u00a0<strong data-start=\"511\" data-end=\"529\">aperture besar<\/strong>\u00a0(angka f kecil), misalnya f\/1.4, f\/1.8, atau f\/2.8. Lensa seperti 50mm f\/1.8 atau 85mm f\/1.4 adalah favorit fotografer potret karena mampu menciptakan bokeh yang lembut dan memikat.<\/p>\n<p data-start=\"713\" data-end=\"1097\">Langkah kedua adalah mengatur\u00a0<strong data-start=\"743\" data-end=\"785\">jarak antara subjek dan latar belakang<\/strong>. Semakin jauh latar belakang dari subjek, semakin kabur dan halus efek blur yang akan dihasilkan. Selain itu, pastikan subjek berada cukup dekat dengan kamera agar latar menjadi lebih tidak fokus. Inilah prinsip dasar\u00a0<strong data-start=\"1004\" data-end=\"1022\">depth of field<\/strong>\u00a0yang menjadi kunci utama dalam menciptakan\u00a0<strong data-start=\"1066\" data-end=\"1096\">efek bokeh dalam fotografi<\/strong>.<\/p>\n<p data-start=\"1099\" data-end=\"1535\">Terakhir, gunakan mode\u00a0<strong data-start=\"1122\" data-end=\"1136\">manual (M)<\/strong>\u00a0atau\u00a0<strong data-start=\"1142\" data-end=\"1170\">aperture priority (A\/Av)<\/strong>\u00a0di kamera untuk mengontrol bukaan lensa secara langsung. Pastikan juga pencahayaan cukup agar hasil tidak terlalu gelap meskipun menggunakan aperture besar. Dengan kombinasi teknik ini, kamu bisa mendapatkan foto dengan latar belakang indah yang menyerupai karya sinematik ala\u00a0<strong data-start=\"1448\" data-end=\"1489\">video bokeh Japanese word origin full<\/strong>\u00a0yang banyak dicari karena estetika visualnya.<\/p>\n<hr data-start=\"1537\" data-end=\"1540\" \/>\n<h2 data-start=\"1542\" data-end=\"1602\"><strong data-start=\"1545\" data-end=\"1602\">Cara Membuat Efek Bokeh Menggunakan Kamera Smartphone<\/strong><\/h2>\n<p data-start=\"1604\" data-end=\"1943\">Perkembangan teknologi kamera smartphone saat ini memungkinkan siapa saja menghasilkan\u00a0<strong data-start=\"1691\" data-end=\"1721\">efek bokeh dalam fotografi<\/strong>\u00a0tanpa perlu membawa kamera profesional. Banyak smartphone flagship dan bahkan kelas menengah sudah memiliki fitur\u00a0<strong data-start=\"1836\" data-end=\"1853\">portrait mode<\/strong>\u00a0yang memanfaatkan AI untuk memisahkan subjek dari latar dan menciptakan efek blur buatan.<\/p>\n<p data-start=\"1945\" data-end=\"2346\">Untuk hasil terbaik, pastikan kamu memotret dalam kondisi cahaya cukup, dan fokuskan kamera pada subjek utama dengan jarak yang ideal. Beberapa aplikasi kamera bawaan juga memungkinkan kamu mengatur tingkat blur secara manual, yang semakin memudahkan dalam menyesuaikan efek bokeh sesuai kebutuhan. Beberapa merek bahkan menyertakan opsi\u00a0<strong data-start=\"2283\" data-end=\"2304\">simulasi aperture<\/strong>\u00a0yang meniru hasil dari lensa profesional.<\/p>\n<p data-start=\"2348\" data-end=\"2766\">Jika fitur bawaan belum cukup memuaskan, kamu bisa menggunakan\u00a0<strong data-start=\"2411\" data-end=\"2437\">aplikasi bokeh terbaik<\/strong>\u00a0seperti AfterFocus, Snapseed, atau CapCut (untuk video) yang sudah dibahas sebelumnya. Dengan aplikasi tersebut, kamu bisa menambahkan\u00a0<strong data-start=\"2573\" data-end=\"2587\">efek bokeh<\/strong>\u00a0bahkan setelah foto diambil. Ini sangat berguna untuk konten media sosial atau pembuatan video pendek bergaya\u00a0<strong data-start=\"2698\" data-end=\"2720\">video bokeh Jepang<\/strong>, yang fokus pada estetika visual dan suasana.<\/p>\n<hr data-start=\"2768\" data-end=\"2771\" \/>\n<h2 data-start=\"2773\" data-end=\"2829\"><strong data-start=\"2776\" data-end=\"2829\">Tips Lighting untuk Efek Bokeh yang Lebih Menarik<\/strong><\/h2>\n<p data-start=\"2831\" data-end=\"3167\">Pencahayaan memainkan peran penting dalam menghasilkan\u00a0<strong data-start=\"2886\" data-end=\"2916\">efek bokeh dalam fotografi<\/strong>\u00a0yang benar-benar memukau. Sumber cahaya kecil dan terang di latar belakang seperti lampu jalan, lampu hias, atau matahari yang memantul bisa menciptakan bokeh berbentuk bulat-bulat indah yang sering kamu lihat di foto malam hari atau potret romantis.<\/p>\n<p data-start=\"3169\" data-end=\"3521\">Untuk hasil terbaik, gunakan\u00a0<strong data-start=\"3198\" data-end=\"3225\">lampu latar (backlight)<\/strong>\u00a0atau\u00a0<strong data-start=\"3231\" data-end=\"3244\">sidelight<\/strong>\u00a0yang mengarah ke kamera dari belakang subjek. Ini akan membuat cahaya tersebut tampak seperti titik-titik bercahaya di area yang kabur, menciptakan bokeh artistik. Banyak fotografer memanfaatkan string light atau cahaya dari kendaraan di malam hari untuk menciptakan efek ini.<\/p>\n<p data-start=\"3523\" data-end=\"3898\">Kamu juga bisa bermain dengan warna lampu untuk menciptakan mood tertentu, misalnya warna hangat untuk kesan romantis atau warna neon untuk efek futuristik. Teknik ini sering digunakan dalam sinematografi dan juga menjadi ciri khas dalam berbagai\u00a0<a href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/video-bokeh-japanese-word-origin-full\/\"><strong data-start=\"3770\" data-end=\"3811\">video bokeh Japanese word origin full<\/strong><\/a>, di mana pencahayaan dan blur latar bekerja bersama untuk membangun suasana yang kuat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara Membuat Efek Bokeh di Kamera DSLR dan HP &#8211; Dalam dunia fotografi, salah satu efek visual yang paling digemari adalah efek bokeh. Buat kamu yang suka hasil foto dengan latar belakang blur dan objek utama yang tampak menonjol, pasti udah nggak asing lagi dengan istilah ini. Efek bokeh bisa bikin foto terlihat lebih profesional, &#8230; <a title=\"Cara Membuat Efek Bokeh di Kamera DSLR dan HP\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/cara-membuat-efek-bokeh\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Cara Membuat Efek Bokeh di Kamera DSLR dan HP\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-51766","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-wawasan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.3 (Yoast SEO v27.7) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Cara Membuat Efek Bokeh di Kamera DSLR dan HP - DomainJava Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/cara-membuat-efek-bokeh\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Membuat Efek Bokeh di Kamera DSLR dan HP\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara Membuat Efek Bokeh di Kamera DSLR dan HP &#8211; Dalam dunia fotografi, salah satu efek visual yang paling digemari adalah efek bokeh. Buat kamu yang suka hasil foto dengan latar belakang blur dan objek utama yang tampak menonjol, pasti udah nggak asing lagi dengan istilah ini. Efek bokeh bisa bikin foto terlihat lebih profesional, ... Read more\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/cara-membuat-efek-bokeh\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"DomainJava Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-08T17:30:34+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"DomainJava\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"DomainJava\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/cara-membuat-efek-bokeh\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/cara-membuat-efek-bokeh\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"DomainJava\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\"},\"headline\":\"Cara Membuat Efek Bokeh di Kamera DSLR dan HP\",\"datePublished\":\"2025-09-08T17:30:34+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/cara-membuat-efek-bokeh\\\/\"},\"wordCount\":1231,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Wawasan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"copyrightYear\":\"2025\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/cara-membuat-efek-bokeh\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/cara-membuat-efek-bokeh\\\/\",\"name\":\"Cara Membuat Efek Bokeh di Kamera DSLR dan HP - DomainJava Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-09-08T17:30:34+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/cara-membuat-efek-bokeh\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/cara-membuat-efek-bokeh\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/cara-membuat-efek-bokeh\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wawasan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/wawasan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Cara Membuat Efek Bokeh di Kamera DSLR dan HP\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"DomainJava Blog\",\"description\":\"Inspiration For You\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"DomainJava\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"DomainJava\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\",\"name\":\"DomainJava\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"caption\":\"DomainJava\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/domainjava\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Membuat Efek Bokeh di Kamera DSLR dan HP - DomainJava Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/cara-membuat-efek-bokeh\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Membuat Efek Bokeh di Kamera DSLR dan HP","og_description":"Cara Membuat Efek Bokeh di Kamera DSLR dan HP &#8211; Dalam dunia fotografi, salah satu efek visual yang paling digemari adalah efek bokeh. Buat kamu yang suka hasil foto dengan latar belakang blur dan objek utama yang tampak menonjol, pasti udah nggak asing lagi dengan istilah ini. Efek bokeh bisa bikin foto terlihat lebih profesional, ... Read more","og_url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/cara-membuat-efek-bokeh\/","og_site_name":"DomainJava Blog","article_published_time":"2025-09-08T17:30:34+00:00","author":"DomainJava","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"DomainJava","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/cara-membuat-efek-bokeh\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/cara-membuat-efek-bokeh\/"},"author":{"name":"DomainJava","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf"},"headline":"Cara Membuat Efek Bokeh di Kamera DSLR dan HP","datePublished":"2025-09-08T17:30:34+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/cara-membuat-efek-bokeh\/"},"wordCount":1231,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Wawasan"],"inLanguage":"id","copyrightYear":"2025","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/cara-membuat-efek-bokeh\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/cara-membuat-efek-bokeh\/","name":"Cara Membuat Efek Bokeh di Kamera DSLR dan HP - DomainJava Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-09-08T17:30:34+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/cara-membuat-efek-bokeh\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/cara-membuat-efek-bokeh\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/cara-membuat-efek-bokeh\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wawasan","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/category\/wawasan\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Cara Membuat Efek Bokeh di Kamera DSLR dan HP"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","name":"DomainJava Blog","description":"Inspiration For You","publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization","name":"DomainJava","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","width":512,"height":512,"caption":"DomainJava"},"image":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf","name":"DomainJava","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","caption":"DomainJava"},"sameAs":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog"],"url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/author\/domainjava\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51766","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51766"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51766\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51766"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51766"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51766"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}