{"id":54721,"date":"2025-09-15T17:17:41","date_gmt":"2025-09-15T10:17:41","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/?p=54721"},"modified":"2025-09-15T17:17:41","modified_gmt":"2025-09-15T10:17:41","slug":"mereun-dalam-bahasa-sunda-apa-artinya-sebenarnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mereun-dalam-bahasa-sunda-apa-artinya-sebenarnya\/","title":{"rendered":"Mereun dalam Bahasa Sunda, Apa Artinya Sebenarnya?"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"152\" data-end=\"483\">Kalau kamu sering ngobrol sama teman atau scroll media sosial, mungkin pernah nemuin kata\u00a0<strong data-start=\"242\" data-end=\"254\">\u201cmereun\u201d<\/strong>\u00a0yang dipakai dalam obrolan sehari-hari. Tapi, tahu nggak sih sebenarnya \u201cmereun\u201d itu artinya apa? Kadang kata-kata gaul atau istilah lokal suka bikin bingung, apalagi kalau kita gak terbiasa pakai atau dengerin dalam percakapan.<\/p>\n<p data-start=\"485\" data-end=\"796\">\u201cMereun\u201d sendiri sebenarnya berasal dari bahasa daerah, terutama dalam bahasa Sunda. Dalam konteks bahasa Sunda, kata ini punya arti yang cukup unik dan sering dipakai buat menggambarkan suatu keadaan atau perasaan tertentu. Namun, maknanya bisa berbeda-beda tergantung bagaimana dan di mana kata itu digunakan.<\/p>\n<p data-start=\"798\" data-end=\"1147\">Kalau kamu penasaran dan pengen tahu lebih dalam soal <a class=\"wpil_keyword_link\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/tag\/arti-kata\/\" target=\"_blank\"  rel=\"noopener\" title=\"Arti Kata\" data-wpil-keyword-link=\"linked\"  data-wpil-monitor-id=\"1730\">arti kata<\/a> \u201cmereun,\u201d kamu nggak sendirian kok. Banyak juga yang masih bingung, apalagi kalau kata ini muncul tiba-tiba dalam percakapan santai atau chat grup. Makanya, penting buat kita belajar arti kata-kata seperti ini supaya nggak ketinggalan zaman dan bisa lebih asik komunikasi dengan teman.<\/p>\n<p data-start=\"1149\" data-end=\"1377\">Nah, di artikel ini, kita bakal kupas tuntas apa sih sebenarnya arti \u201cmereun,\u201d gimana penggunaannya, dan juga contoh pemakaian yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari. Yuk, simak supaya makin paham dan nggak salah kaprah!<\/p>\n<p data-start=\"230\" data-end=\"264\"><strong data-start=\"230\" data-end=\"264\">Mereun Artinya Mereun Itu Apa?<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"266\" data-end=\"574\">Kata\u00a0<strong data-start=\"271\" data-end=\"283\">\u201cmereun\u201d<\/strong>\u00a0dalam bahasa Sunda punya arti yang cukup spesifik dan sering dipakai dalam percakapan sehari-hari.\u00a0<strong data-start=\"383\" data-end=\"393\">Mereun<\/strong>\u00a0bisa diartikan sebagai\u00a0<strong data-start=\"417\" data-end=\"467\">\u2018nampak malu\u2019, \u2018ragu-ragu\u2019, atau \u2018seolah-olah\u2019<\/strong>. Kata ini biasanya digunakan untuk menyatakan perasaan sedikit malu atau enggan ketika menghadapi sesuatu.<\/p>\n<p data-start=\"576\" data-end=\"609\">Misalnya, kalau seseorang bilang:<\/p>\n<ul data-start=\"611\" data-end=\"661\">\n<li data-start=\"611\" data-end=\"658\">\n<p data-start=\"613\" data-end=\"658\">\u201cUing mah mereun, teu wani ngomong langsung.\u201d<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"662\" data-end=\"685\">Artinya kurang lebih:<\/p>\n<ul data-start=\"686\" data-end=\"734\">\n<li data-start=\"686\" data-end=\"734\">\n<p data-start=\"688\" data-end=\"734\">\u201cAku itu malu, tidak berani ngomong langsung.\u201d<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"736\" data-end=\"839\">Selain itu,\u00a0<strong data-start=\"748\" data-end=\"758\">mereun<\/strong>\u00a0juga bisa dipakai untuk mengekspresikan suatu sikap yang seakan-akan, contohnya:<\/p>\n<ul data-start=\"841\" data-end=\"878\">\n<li data-start=\"841\" data-end=\"875\">\n<p data-start=\"843\" data-end=\"875\">\u201cMereun bae, teu daek nulungan.\u201d<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"879\" data-end=\"889\">Artinya:<\/p>\n<ul data-start=\"890\" data-end=\"935\">\n<li data-start=\"890\" data-end=\"935\">\n<p data-start=\"892\" data-end=\"935\">\u201cHanya pura-pura saja, tidak mau membantu.\u201d<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"937\" data-end=\"1069\">Jadi, mereun mengandung nuansa sikap atau perasaan yang tidak sepenuhnya jujur atau terbuka, bisa juga berupa rasa malu atau enggan.<\/p>\n<hr data-start=\"1071\" data-end=\"1074\" \/>\n<p data-start=\"1076\" data-end=\"1114\"><strong data-start=\"1076\" data-end=\"1114\">Apa Arti Meren dalam Bahasa Sunda?<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"1116\" data-end=\"1346\">Seringkali orang bingung antara\u00a0<strong data-start=\"1148\" data-end=\"1160\">\u201cmereun\u201d<\/strong>\u00a0dan\u00a0<strong data-start=\"1165\" data-end=\"1176\">\u201cmeren\u201d<\/strong>, karena keduanya hampir mirip secara pengucapan. Namun, dalam bahasa Sunda,\u00a0<strong data-start=\"1253\" data-end=\"1264\">\u201cmeren\u201d<\/strong>\u00a0adalah bentuk lain dari kata kerja yang berarti\u00a0<strong data-start=\"1313\" data-end=\"1326\">\u2018melihat\u2019<\/strong>\u00a0atau\u00a0<strong data-start=\"1332\" data-end=\"1345\">\u2018menatap\u2019<\/strong>.<\/p>\n<p data-start=\"1348\" data-end=\"1371\">Misalnya dalam kalimat:<\/p>\n<ul data-start=\"1373\" data-end=\"1412\">\n<li data-start=\"1373\" data-end=\"1409\">\n<p data-start=\"1375\" data-end=\"1409\">\u201cAing keur meren ka lauk di situ.\u201d<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"1413\" data-end=\"1423\">Artinya:<\/p>\n<ul data-start=\"1424\" data-end=\"1461\">\n<li data-start=\"1424\" data-end=\"1461\">\n<p data-start=\"1426\" data-end=\"1461\">\u201cSaya sedang melihat ikan di sana.\u201d<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"1463\" data-end=\"1581\">Selain itu, \u201cmeren\u201d juga bisa berarti berpikir atau memperhatikan sesuatu dengan seksama, bukan hanya sekadar melihat.<\/p>\n<p data-start=\"1583\" data-end=\"1667\">Kadang \u201cmeren\u201d juga dipakai dalam konteks perasaan atau memikirkan sesuatu, seperti:<\/p>\n<ul data-start=\"1669\" data-end=\"1712\">\n<li data-start=\"1669\" data-end=\"1709\">\n<p data-start=\"1671\" data-end=\"1709\">\u201cMeren wae ka kamari nu geus kaliwat.\u201d<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"1713\" data-end=\"1723\">Artinya:<\/p>\n<ul data-start=\"1724\" data-end=\"1772\">\n<li data-start=\"1724\" data-end=\"1772\">\n<p data-start=\"1726\" data-end=\"1772\">\u201cHanya memikirkan masa lalu yang sudah lewat.\u201d<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"1774\" data-end=\"1870\">Jadi,\u00a0<strong data-start=\"1780\" data-end=\"1789\">meren<\/strong>\u00a0dalam bahasa Sunda bisa berarti\u00a0<strong data-start=\"1822\" data-end=\"1861\">melihat, memandang, atau memikirkan<\/strong>\u00a0sesuatu.<\/p>\n<hr data-start=\"1872\" data-end=\"1875\" \/>\n<p data-start=\"1877\" data-end=\"1900\"><strong data-start=\"1877\" data-end=\"1900\">Ceunah Artinya Apa?<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"1902\" data-end=\"2130\">Kata\u00a0<strong data-start=\"1907\" data-end=\"1919\">\u201cceunah\u201d<\/strong>\u00a0sangat populer dalam bahasa Sunda, terutama dalam komunikasi informal dan percakapan sehari-hari. Secara harfiah,\u00a0<strong data-start=\"2034\" data-end=\"2044\">ceunah<\/strong>\u00a0berarti\u00a0<strong data-start=\"2053\" data-end=\"2066\">\u201ckatanya\u201d<\/strong>,\u00a0<strong data-start=\"2068\" data-end=\"2085\">\u201cmenurut dia\u201d<\/strong>, atau\u00a0<strong data-start=\"2092\" data-end=\"2129\">\u201cberdasarkan apa yang dia bilang\u201d<\/strong>.<\/p>\n<p data-start=\"2132\" data-end=\"2141\">Misalnya:<\/p>\n<ul data-start=\"2143\" data-end=\"2180\">\n<li data-start=\"2143\" data-end=\"2177\">\n<p data-start=\"2145\" data-end=\"2177\">\u201cCeunah besok moal aya ulangan.\u201d<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"2181\" data-end=\"2191\">Artinya:<\/p>\n<ul data-start=\"2192\" data-end=\"2226\">\n<li data-start=\"2192\" data-end=\"2226\">\n<p data-start=\"2194\" data-end=\"2226\">\u201cKatanya besok tidak ada ujian.\u201d<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"2228\" data-end=\"2519\">Kata ini biasa digunakan untuk menyampaikan informasi yang didengar dari orang lain, mirip dengan kata \u201ckatanya\u201d dalam bahasa Indonesia. Jadi kalau kamu dengar sesuatu tapi belum pasti, kamu bisa menggunakan \u201cceunah\u201d untuk menyatakan bahwa itu masih berupa kabar atau cerita dari orang lain.<\/p>\n<hr data-start=\"2521\" data-end=\"2524\" \/>\n<p data-start=\"2526\" data-end=\"2558\"><strong data-start=\"2526\" data-end=\"2558\">Apa Bahasa Sundanya Mungkin?<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"2560\" data-end=\"2750\">Dalam bahasa Sunda, kata\u00a0<strong data-start=\"2585\" data-end=\"2598\">\u201cmungkin\u201d<\/strong>\u00a0bisa diterjemahkan dengan beberapa kata tergantung pada konteks kalimatnya. Kata yang paling umum digunakan adalah\u00a0<strong data-start=\"2714\" data-end=\"2727\">\u201cmeureun\u201d<\/strong>\u00a0atau\u00a0<strong data-start=\"2733\" data-end=\"2749\">\u201cbarangkali\u201d<\/strong>.<\/p>\n<ul data-start=\"2752\" data-end=\"3149\">\n<li data-start=\"2752\" data-end=\"2934\">\n<p data-start=\"2754\" data-end=\"2828\"><strong data-start=\"2754\" data-end=\"2765\">Meureun<\/strong>: kata yang paling sering dipakai untuk menyatakan kemungkinan.<\/p>\n<p data-start=\"2834\" data-end=\"2851\">Contoh kalimat:<\/p>\n<ul data-start=\"2854\" data-end=\"2890\">\n<li data-start=\"2854\" data-end=\"2887\">\n<p data-start=\"2856\" data-end=\"2887\">\u201cMeureun manehna bakal datang.\u201d<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"2893\" data-end=\"2903\">Artinya:<\/p>\n<ul data-start=\"2906\" data-end=\"2934\">\n<li data-start=\"2906\" data-end=\"2934\">\n<p data-start=\"2908\" data-end=\"2934\">\u201cMungkin dia akan datang.\u201d<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li data-start=\"2936\" data-end=\"3149\">\n<p data-start=\"2938\" data-end=\"3083\"><strong data-start=\"2938\" data-end=\"2952\">Barangkali<\/strong>: juga berarti kemungkinan, tapi biasanya dipakai dalam konteks yang agak formal atau untuk menyatakan kemungkinan yang agak kecil.<\/p>\n<p data-start=\"3087\" data-end=\"3104\">Contoh kalimat:<\/p>\n<ul data-start=\"3107\" data-end=\"3149\">\n<li data-start=\"3107\" data-end=\"3149\">\n<p data-start=\"3109\" data-end=\"3149\">\u201cBarangkali cuaca bakal hujan sore ini.\u201d<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"3151\" data-end=\"3344\">Selain itu, ada juga kata lain yang digunakan untuk kemungkinan, seperti\u00a0<strong data-start=\"3224\" data-end=\"3241\">\u201ckamungkinan\u201d<\/strong>, tapi itu lebih jarang dipakai dalam bahasa Sunda sehari-hari dan cenderung masuk ke bahasa Indonesia.<\/p>\n<hr data-start=\"3346\" data-end=\"3349\" \/>\n<p data-start=\"3351\" data-end=\"3365\"><strong data-start=\"3351\" data-end=\"3365\">Kesimpulan<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"3367\" data-end=\"3436\">Bahasa Sunda kaya dengan kosakata yang unik dan penuh warna, seperti:<\/p>\n<ul data-start=\"3438\" data-end=\"3722\">\n<li data-start=\"3438\" data-end=\"3497\">\n<p data-start=\"3440\" data-end=\"3497\"><strong data-start=\"3440\" data-end=\"3450\">Mereun<\/strong>\u00a0yang bermakna rasa malu, ragu, atau pura-pura.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3498\" data-end=\"3559\">\n<p data-start=\"3500\" data-end=\"3559\"><strong data-start=\"3500\" data-end=\"3509\">Meren<\/strong>\u00a0yang berarti melihat, memandang, atau memikirkan.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3560\" data-end=\"3652\">\n<p data-start=\"3562\" data-end=\"3652\"><strong data-start=\"3562\" data-end=\"3572\">Ceunah<\/strong>\u00a0yang digunakan untuk menyampaikan informasi dari orang lain, artinya \u201ckatanya\u201d.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3653\" data-end=\"3722\">\n<p data-start=\"3655\" data-end=\"3722\"><strong data-start=\"3655\" data-end=\"3666\">Meureun<\/strong>\u00a0atau \u201cbarangkali\u201d sebagai padanan kata untuk \u201cmungkin\u201d.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"3724\" data-end=\"4020\">Mengenal arti kata-kata ini tidak hanya memperkaya wawasan bahasa, tapi juga membantu kita lebih paham budaya dan cara berkomunikasi orang Sunda. Apalagi di zaman sekarang, kata-kata ini sering muncul di media sosial dan chat sehari-hari, membuat kita semakin dekat dengan keunikan bahasa daerah.<\/p>\n<p data-start=\"4022\" data-end=\"4151\">Kalau kamu mau, aku bisa juga bantu buatkan artikel tentang ungkapan-ungkapan Sunda lain yang keren dan sering dipakai. Gimana?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalau kamu sering ngobrol sama teman atau scroll media sosial, mungkin pernah nemuin kata\u00a0\u201cmereun\u201d\u00a0yang dipakai dalam obrolan sehari-hari. Tapi, tahu nggak sih sebenarnya \u201cmereun\u201d itu artinya apa? Kadang kata-kata gaul atau istilah lokal suka bikin bingung, apalagi kalau kita gak terbiasa pakai atau dengerin dalam percakapan. \u201cMereun\u201d sendiri sebenarnya berasal dari bahasa daerah, terutama dalam &#8230; <a title=\"Mereun dalam Bahasa Sunda, Apa Artinya Sebenarnya?\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mereun-dalam-bahasa-sunda-apa-artinya-sebenarnya\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Mereun dalam Bahasa Sunda, Apa Artinya Sebenarnya?\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":74885,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-54721","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-wawasan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54721","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54721"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54721\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/74885"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54721"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54721"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54721"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}