{"id":59080,"date":"2025-10-01T15:05:40","date_gmt":"2025-10-01T08:05:40","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/?p=59080"},"modified":"2025-10-01T15:05:40","modified_gmt":"2025-10-01T08:05:40","slug":"perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif\/","title":{"rendered":"Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>DomainJava.com<\/strong>\u00a0\u2013  Kalau kamu lagi belajar soal penelitian, pasti udah nggak asing lagi sama istilah kualitatif dan kuantitatif. Dua pendekatan ini sering banget dipakai dalam dunia riset, tapi nggak jarang juga bikin bingung karena namanya mirip. Padahal, cara kerja dan tujuannya beda banget, lho!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penelitian kualitatif biasanya fokus pada makna, pengalaman, dan hal-hal yang bersifat mendalam\u2014kayak wawancara atau observasi. Sementara itu, kuantitatif lebih fokus ke angka, data statistik, dan hal-hal yang bisa dihitung, kayak survei atau eksperimen dengan hasil numerik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memahami perbedaan keduanya penting banget, terutama kalau kamu lagi nyusun skripsi, tugas akhir, atau sekadar pengen ngerti metode penelitian yang cocok buat suatu topik. Salah pilih pendekatan bisa bikin hasil riset kamu jadi kurang tepat sasaran.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di artikel ini, kita bakal bahas secara lengkap dan santai <a class=\"wpil_keyword_link\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/tag\/soal\/\" target=\"_blank\"  rel=\"noopener\" title=\"Soal\" data-wpil-keyword-link=\"linked\"  data-wpil-monitor-id=\"3171\">soal<\/a> perbedaan antara penelitian kualitatif dan kuantitatif\u2014mulai dari pengertian, ciri-ciri, hingga contoh penerapannya. Yuk, simak biar makin paham dan nggak tertukar lagi!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif-pengertian-tujuan-dan-contohnya\"><strong>Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam dunia riset, istilah\u00a0<strong>kualitatif<\/strong>\u00a0dan\u00a0<strong>kuantitatif<\/strong>\u00a0merupakan dua pendekatan utama dalam melakukan penelitian. Keduanya memiliki metode, tujuan, dan cara analisis yang sangat berbeda, namun sama-sama penting tergantung pada jenis data dan permasalahan yang diteliti.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk memahami dan memilih metode yang tepat, penting mengetahui&nbsp;<strong>perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif<\/strong>&nbsp;secara mendalam.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-1-pengertian-penelitian-kualitatif\"><strong>1. Pengertian Penelitian Kualitatif<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penelitian&nbsp;<strong>kualitatif<\/strong>&nbsp;adalah pendekatan riset yang berfokus pada pemahaman makna, pengalaman, atau fenomena yang bersifat subjektif. Data yang dikumpulkan biasanya berupa&nbsp;<strong>kata-kata, narasi, atau deskripsi<\/strong>, bukan angka.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-ciri-ciri-penelitian-kualitatif\"><strong>Ciri-ciri Penelitian Kualitatif:<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Data berupa teks, wawancara, observasi.<\/li>\n\n\n\n<li>Menggali\u00a0<strong>makna<\/strong>, persepsi, dan pengalaman mendalam.<\/li>\n\n\n\n<li>Bersifat\u00a0<strong>deskriptif<\/strong>\u00a0dan eksploratif.<\/li>\n\n\n\n<li>Peneliti sebagai instrumen utama.<\/li>\n\n\n\n<li>Analisis bersifat\u00a0<strong>induktif<\/strong>\u00a0(dari data ke teori).<\/li>\n\n\n\n<li>Jumlah partisipan sedikit, namun dipilih secara mendalam (purposive sampling).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-contoh-penelitian-kualitatif\"><strong>Contoh Penelitian Kualitatif:<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Studi tentang pengalaman guru mengajar di daerah terpencil.<\/li>\n\n\n\n<li>Wawancara mendalam dengan korban bencana alam.<\/li>\n\n\n\n<li>Observasi perilaku anak di lingkungan keluarga.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-2-pengertian-penelitian-kuantitatif\"><strong>2. Pengertian Penelitian Kuantitatif<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penelitian&nbsp;<strong>kuantitatif<\/strong>&nbsp;adalah pendekatan riset yang menekankan pada pengumpulan dan analisis data&nbsp;<strong>angka<\/strong>&nbsp;untuk menguji hipotesis. Data dikumpulkan melalui survei, kuesioner, atau eksperimen.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-ciri-ciri-penelitian-kuantitatif\"><strong>Ciri-ciri Penelitian Kuantitatif:<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Data berbentuk angka dan statistik.<\/li>\n\n\n\n<li>Bertujuan mengukur, membandingkan, atau menguji hubungan antar variabel.<\/li>\n\n\n\n<li>Bersifat\u00a0<strong>objektif dan generalisasi<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Menggunakan instrumen terstandar seperti kuesioner.<\/li>\n\n\n\n<li>Analisis bersifat\u00a0<strong>deduktif<\/strong>\u00a0(dari teori ke data).<\/li>\n\n\n\n<li>Menggunakan sampel besar dan acak (random sampling).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-contoh-penelitian-kuantitatif\"><strong>Contoh Penelitian Kuantitatif:<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Survei tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk A.<\/li>\n\n\n\n<li>Uji pengaruh metode belajar terhadap hasil ujian matematika.<\/li>\n\n\n\n<li>Statistik hubungan antara kebiasaan merokok dan tekanan darah.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-3-tabel-perbedaan-kualitatif-dan-kuantitatif\"><strong>3. Tabel Perbedaan Kualitatif dan Kuantitatif<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Aspek<\/th><th>Kualitatif<\/th><th>Kuantitatif<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Tujuan<\/td><td>Memahami makna dan pengalaman<\/td><td>Mengukur dan menguji hubungan variabel<\/td><\/tr><tr><td>Data<\/td><td>Narasi, teks, wawancara<\/td><td>Angka, persentase, statistik<\/td><\/tr><tr><td>Analisis<\/td><td>Induktif (dari data ke teori)<\/td><td>Deduktif (dari teori ke data)<\/td><\/tr><tr><td>Instrumen<\/td><td>Peneliti langsung<\/td><td>Kuesioner, alat ukur<\/td><\/tr><tr><td>Hasil<\/td><td>Deskriptif, mendalam<\/td><td>Umum, dapat digeneralisasi<\/td><\/tr><tr><td>Sampel<\/td><td>Kecil, purposive<\/td><td>Besar, random<\/td><\/tr><tr><td>Contoh metode<\/td><td>Observasi, wawancara, studi kasus<\/td><td>Survei, eksperimen, uji statistik<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-4-mana-yang-harus-dipilih\"><strong>4. Mana yang Harus Dipilih?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pilihan antara&nbsp;<strong>kualitatif dan kuantitatif<\/strong>&nbsp;bergantung pada:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Tujuan penelitian<\/strong>: Eksploratif \u2192 kualitatif; verifikasi atau pengujian \u2192 kuantitatif.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Jenis data<\/strong>: Naratif \u2192 kualitatif; numerik \u2192 kuantitatif.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Ketersediaan sumber daya<\/strong>: Kualitatif lebih intensif waktu, kuantitatif memerlukan alat dan sampel besar.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kadang, kedua pendekatan ini juga bisa digabungkan dalam metode&nbsp;<strong>mixed methods<\/strong>, untuk mendapatkan hasil yang lebih komprehensif.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kesimpulan\"><strong>Kesimpulan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Penelitian kualitatif dan kuantitatif memiliki perbedaan yang mendasar<\/strong>&nbsp;dalam tujuan, data, metode, dan hasil yang ingin dicapai.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Kualitatif<\/strong>\u00a0menggali makna dan pengalaman secara mendalam.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kuantitatif<\/strong>\u00a0mengukur dan menguji hubungan antar variabel secara statistik.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan memahami perbedaan ini, peneliti bisa menentukan metode mana yang paling sesuai dengan topik dan tujuan penelitian mereka.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DomainJava.com\u00a0\u2013 Kalau kamu lagi belajar soal penelitian, pasti udah nggak asing lagi sama istilah kualitatif dan kuantitatif. Dua pendekatan ini sering banget dipakai dalam dunia riset, tapi nggak jarang juga bikin bingung karena namanya mirip. Padahal, cara kerja dan tujuannya beda banget, lho! Penelitian kualitatif biasanya fokus pada makna, pengalaman, dan hal-hal yang bersifat mendalam\u2014kayak &#8230; <a title=\"Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-59080","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-wawasan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.3 (Yoast SEO v27.7) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya - DomainJava Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"DomainJava.com\u00a0\u2013 Kalau kamu lagi belajar soal penelitian, pasti udah nggak asing lagi sama istilah kualitatif dan kuantitatif. Dua pendekatan ini sering banget dipakai dalam dunia riset, tapi nggak jarang juga bikin bingung karena namanya mirip. Padahal, cara kerja dan tujuannya beda banget, lho! Penelitian kualitatif biasanya fokus pada makna, pengalaman, dan hal-hal yang bersifat mendalam\u2014kayak ... Read more\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"DomainJava Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-01T08:05:40+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"DomainJava\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"DomainJava\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"DomainJava\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\"},\"headline\":\"Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya\",\"datePublished\":\"2025-10-01T08:05:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif\\\/\"},\"wordCount\":584,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Wawasan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"copyrightYear\":\"2025\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif\\\/\",\"name\":\"Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya - DomainJava Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-10-01T08:05:40+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wawasan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/wawasan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"DomainJava Blog\",\"description\":\"Inspiration For You\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"DomainJava\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"DomainJava\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\",\"name\":\"DomainJava\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"caption\":\"DomainJava\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/domainjava\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya - DomainJava Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya","og_description":"DomainJava.com\u00a0\u2013 Kalau kamu lagi belajar soal penelitian, pasti udah nggak asing lagi sama istilah kualitatif dan kuantitatif. Dua pendekatan ini sering banget dipakai dalam dunia riset, tapi nggak jarang juga bikin bingung karena namanya mirip. Padahal, cara kerja dan tujuannya beda banget, lho! Penelitian kualitatif biasanya fokus pada makna, pengalaman, dan hal-hal yang bersifat mendalam\u2014kayak ... Read more","og_url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif\/","og_site_name":"DomainJava Blog","article_published_time":"2025-10-01T08:05:40+00:00","author":"DomainJava","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"DomainJava","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif\/"},"author":{"name":"DomainJava","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf"},"headline":"Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya","datePublished":"2025-10-01T08:05:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif\/"},"wordCount":584,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Wawasan"],"inLanguage":"id","copyrightYear":"2025","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif\/","name":"Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya - DomainJava Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-10-01T08:05:40+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wawasan","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/category\/wawasan\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","name":"DomainJava Blog","description":"Inspiration For You","publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization","name":"DomainJava","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","width":512,"height":512,"caption":"DomainJava"},"image":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf","name":"DomainJava","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","caption":"DomainJava"},"sameAs":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog"],"url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/author\/domainjava\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59080","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=59080"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59080\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=59080"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=59080"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=59080"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}