{"id":60889,"date":"2025-10-19T13:55:02","date_gmt":"2025-10-19T06:55:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/?p=60889"},"modified":"2025-10-19T13:55:02","modified_gmt":"2025-10-19T06:55:02","slug":"makna-lagu-all-too-well-taylor-swift-lengkap-dengan-terjemahan-dan-penjelasan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/makna-lagu-all-too-well-taylor-swift-lengkap-dengan-terjemahan-dan-penjelasan\/","title":{"rendered":"Makna Lagu All Too Well \u2013 Taylor Swift (Lengkap dengan Terjemahan dan Penjelasan)"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Makna Lagu All Too Well &#8211; Buat para Swifties, lagu\u00a0<strong>\u201cAll Too Well\u201d<\/strong>\u00a0dari Taylor Swift pasti udah jadi salah satu karya paling ikonik dan emosional dari seluruh discography-nya. Lagu ini bukan cuma soal patah hati biasa, tapi tentang kenangan yang terlalu jelas untuk dilupakan\u2014<em>all too well<\/em>, alias &#8220;terlalu ingat dengan sangat jelas&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan lirik yang detail dan penuh emosi, lagu ini berhasil menggambarkan perasaan setelah sebuah hubungan berakhir, tapi bayangannya masih tertinggal. Taylor nggak cuma cerita <a class=\"wpil_keyword_link\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/tag\/soal\/\" target=\"_blank\"  rel=\"noopener\" title=\"Soal\" data-wpil-keyword-link=\"linked\"  data-wpil-monitor-id=\"3410\">soal<\/a> rasa sakit, tapi juga soal betapa dalamnya sebuah hubungan yang pernah terasa sangat berarti, tapi akhirnya kandas juga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cAll Too Well\u201d bukan sekadar lagu sedih\u2014ini adalah cerita patah hati yang ditulis seperti puisi. Apalagi versi&nbsp;<strong>10 menit<\/strong>&nbsp;yang dirilis dalam album&nbsp;<strong>Red (Taylor\u2019s Version)<\/strong>, liriknya makin dalam dan menyayat. Nggak heran kalau lagu ini bikin banyak orang merasa \u201ckok kayak cerita hidup gue banget, ya?\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, di artikel ini kita bakal ngebahas lirik lengkap \u201cAll Too Well\u201d, terjemahannya dalam bahasa Indonesia, dan tentu saja makna di balik tiap bait emosionalnya. Siap-siap nostalgia, baper, dan mungkin\u2026 sedikit flashback ke masa lalu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-makna-lagu-all-too-well-taylor-swift-lengkap-dengan-terjemahan-dan-penjelasan\"><strong>Makna Lagu All Too Well \u2013 Taylor Swift (Lengkap dengan Terjemahan dan Penjelasan)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>All Too Well<\/strong>&nbsp;adalah salah satu lagu paling emosional dan diakui secara kritis dari&nbsp;<strong>Taylor Swift<\/strong>, yang kembali dirilis dalam versi lebih panjang di album&nbsp;<em>Red (Taylor\u2019s Version)<\/em>&nbsp;pada tahun . Versi 10 menitnya berhasil memikat hati para penggemar dan kritikus, karena menggambarkan kenangan masa lalu yang intens, menyakitkan, namun tetap indah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mungkin kamu sudah sangat penasaran tentang lagu&nbsp;<em>All Too Well<\/em>&nbsp;artinya apa? Tak perlu galau, karena pada kesempatan kali ini,&nbsp;<em>anaksenja.com<\/em>&nbsp;akan menemanimu mencari tahu makna lagu&nbsp;<em>All Too Well<\/em>&nbsp;dari Taylor Swift secara mendalam. Tanpa berlama-lama lagi, mari kita mulai pembahasannya!<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-arti-makna-lagu-all-too-well-dari-taylor-swift\"><strong>Arti Makna Lagu All Too Well dari Taylor Swift<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lagu&nbsp;<em>All Too Well<\/em>&nbsp;bercerita tentang&nbsp;<strong>kenangan yang begitu kuat<\/strong>&nbsp;dari sebuah hubungan yang telah berakhir. Taylor menggambarkan dengan sangat detail bagaimana dia dan kekasihnya pernah berbagi momen-momen kecil namun berarti\u2014seperti mengenakan syal yang tertinggal, berkendara bersama, bercanda dengan keluarga, hingga jatuh cinta dalam keheningan musim gugur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun seiring berjalannya waktu, hubungan itu retak. Perubahan sikap, kata-kata yang menyakitkan, dan pengkhianatan emosional mulai muncul. Lagu ini bukan hanya tentang kehilangan cinta, tapi juga tentang&nbsp;<strong>kehilangan jati diri<\/strong>&nbsp;dalam hubungan yang tidak setara.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-beberapa-tema-penting-dalam-lagu-ini-antara-lain\">Beberapa tema penting dalam lagu ini antara lain:<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Kenangan yang sulit dilupakan<\/strong><br>Taylor menyebut, \u201cI remember it all too well,\u201d sebagai pengakuan bahwa meski ingin melupakan, kenangan itu tetap hidup dalam pikirannya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Hubungan yang tidak seimbang<\/strong><br>Ada ketimpangan dalam usaha mencintai dan bertahan. Taylor merasa telah memberi segalanya, sementara pasangannya tak benar-benar hadir sepenuh hati.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Emosi yang belum sembuh<\/strong><br>Lagu ini juga menggambarkan\u00a0<strong>kesedihan yang belum tuntas<\/strong>, trauma emosional yang tetap melekat, bahkan setelah hubungan berakhir.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-fakta-menarik-lagu-all-too-well\"><strong>Fakta Menarik Lagu All Too Well<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Versi 10 Menit<\/strong><br>Versi panjang lagu ini sebelumnya hanya dikenal sebagai mitos oleh para fans. Taylor akhirnya merilisnya secara resmi dalam\u00a0<em>Red (Taylor\u2019s Version)<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Dianggap Lagu Terbaik Taylor Swift oleh Banyak Fans dan Kritikus<\/strong><br>Banyak yang menganggap\u00a0<em>All Too Well<\/em>\u00a0sebagai karya puncak Taylor dalam hal penulisan lirik dan penceritaan emosi secara mendalam.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Film Pendek All Too Well: The Short Film<\/strong><br>Taylor juga merilis film pendek yang ia tulis dan sutradarai sendiri, menampilkan aktor Dylan O\u2019Brien dan Sadie Sink sebagai pasangan dalam kisah yang menggambarkan lagu ini.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-lirik-lagu-taylor-swift-all-too-well-dengan-terjemahan-bahasa-indonesia\">Lirik Lagu Taylor Swift &#8211; All Too Well dengan Terjemahan Bahasa Indonesia<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">[Verse 1]<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>I walked through the door with you, the air was cold<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aku masuk pintu bersamamu, udara terasa dingin<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>But somethin&#8217; &#8216;bout it felt like home somehow<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun ada sesuatu yang terasa seperti rumah<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>And I left my scarf there at your sister&#8217;s house<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan aku meninggalkan syalku di rumah kakakmu<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>And you&#8217;ve still got it in your drawer, even now<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan kamu masih menyimpannya di laci, sampai sekarang<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">[Verse 2]<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Oh, your sweet disposition and my wide-eyed gaze<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oh, disposisi manismu dan tatapanku yang terbuka lebar<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>We&#8217;re singin&#8217; in the car, getting lost upstate<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kita bernyanyi di mobil, tersesat di daerah utara<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Autumn leaves fallin&#8217; down like pieces into place<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daun musim gugur jatuh seperti bagian yang saling menyatu<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>And I can picture it after all these days<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan aku masih bisa membayangkannya setelah semua hari ini<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">[Pre-Chorus]<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>And I know it&#8217;s long gone and<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan aku tahu itu sudah lama berlalu dan<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>That magic&#8217;s not here no more<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ajaibnya tidak ada lagi<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>And I might be okay, but I&#8217;m not fine at all<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan mungkin aku baik-baik saja, tapi sebenarnya tidak baik-baik saja<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Oh, oh, oh<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">[Chorus]<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>&#8216;Caus\u0435 there we ar\u0435 again on that little town street<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena kita berada di sana lagi di jalan kecil kota itu<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>You almost ran the red &#8216;cause you were lookin&#8217; over at me<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kamu hampir melanggar lampu merah karena menatapku<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Wind in my hair, I was there<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Angin di rambutku, aku di sana<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>I remember it all too well<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kuingat dengan sangat baik<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">[Verse 3]<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Photo album on the counter, your cheeks were turnin&#8217; red<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Album foto di atas meja, pipimu memerah<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>You used to be a little kid with glasses in a twin-sized bed<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dulu kamu adalah anak kecil dengan kacamata di tempat tidur ukuran kembar<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>And your mother&#8217;s tellin&#8217; stories &#8216;bout you on the tee-ball team<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan ibumu bercerita tentangmu di tim&nbsp;<em>tee-ball<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>You taught me &#8216;bout your past, thinkin&#8217; your future was me<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kamu mengajarkan tentang masa lalumu, berpikir masa depanmu adalah aku<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>And you were tossing me the car keys, &#8220;Fuck the patriarchy&#8221;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan kamu melemparkan kunci mobil padaku, &#8220;Jangan hormati patriarki&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Keychain on the ground, we were always skippin&#8217; town<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gantungan kunci di tanah, kita selalu kabur dari kota<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>And I was thinkin&#8217; on the drive down, &#8220;Any time now<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan aku berpikir pada perjalanan turun, &#8220;Kapan saja<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>He&#8217;s gonna say it&#8217;s love,&#8221; you never called it what it was<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dia akan mengatakan itu cinta,&#8221; kamu tidak pernah menyebutnya apa adanya<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>&#8216;Til we were dead and gone and buried<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sampai kita mati dan dikuburkan<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Check the pulse and come back swearin&#8217; it&#8217;s the same<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Periksa detak jantung dan kembali bersumpah itu sama<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>After three months in the grave<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah tiga bulan di kubur<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>And then you wondered where it went to as I reached for you<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan kemudian kamu bertanya-tanya ke mana perginya saat aku meraihmu<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>But all I felt was shame and you held my lifeless frame<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi yang ku rasakan hanyalah rasa malu dan kamu memegang tubuhku yang tak bernyawa<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">[Pre-Chorus]<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>And I know it&#8217;s long gone and<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan aku tahu itu sudah lama berlalu dan<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>There was nothing else I could do<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak ada yang bisa aku lakukan<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>And I forget about you long enough<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan aku lupa tentangmu cukup lama<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>To forget why I needed to<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk melupakannya mengapa aku perlu<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">[Chorus]<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>&#8216;Cause there we are again in the middle of the night<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena kita berada di sana lagi di tengah malam<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>We&#8217;re dancin&#8217; &#8216;round the kitchen in the refrigerator light<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kita menari di sekitar dapur di bawah cahaya kulkas<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Down the stairs, I was there<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Turun tangga, aku di sana<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>I remember it all too well<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aku ingat semuanya terlalu baik<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>And there we are again when nobody had to know<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan di sana kita berada lagi ketika tidak ada yang perlu tahu<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>You kept me like a secret, but I kept you like an oath<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kamu menjagaku seperti sebuah rahasia, tapi aku menjagamu seperti sebuah sumpah<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Sacred prayer and we&#8217;d swear<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Doa suci dan kita bersumpah<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>To remember it all too well, yeah<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mengingat semuanya terlalu baik<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">[Bridge]<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Well, maybe we got lost in translation, maybe I asked for too much<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mungkin kita tersesat dalam terjemahan, mungkin aku meminta terlalu banyak<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>But maybe this thing was a masterpiece &#8216;til you tore it all up<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi mungkin ini adalah mahakarya sampai kamu merusak semuanya<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Runnin&#8217; scared, I was there<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berlari ketakutan, aku di sana<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>I remember it all too well<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aku ingat semuanya terlalu baik<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>And you call me up again just to break me like a promise<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan kamu meneleponku lagi hanya untuk merusakku seperti janji<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>So casually cruel in the name of bein&#8217; honest<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sangat kejam dengan santai atas nama kejujuran<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>I&#8217;m a crumpled-up piece of paper lyin&#8217; here<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aku adalah selembar kertas yang terlipat di sini<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>&#8216;Cause I remember it all, all, all<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena aku ingat semuanya<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">[Verse 4]<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>They say all&#8217;s well that ends well, but I&#8217;m in a new hell<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mereka bilang semua akan baik-baik saja pada akhirnya, tapi aku berada di neraka baru<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Every time you double-cross my mind<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap kali kamu berkhianat di pikiranku<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>You said if we had been closer in age, maybe it would&#8217;ve been fine<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kamu bilang jika kita lebih dekat dalam usia, mungkin semuanya akan baik-baik saja<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>And that made me want to die<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan itu membuatku ingin mati<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>The idea you had of me, who was she?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ide tentang diriku, siapa dia?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>A never-needy, ever-lovely jewel whose shine reflects on you<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Permata yang tidak pernah membutuhkan, selalu cantik, kilauannya mencerminkan dirimu<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Not weepin&#8217; in a party bathroom<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak menangis di kamar mandi pesta<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Some actress askin&#8217; me what happened, you<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa aktris bertanya padaku apa yang terjadi, kamu<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>That&#8217;s what happened, you<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah yang terjadi, kamu<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>You who charmed my dad with self-effacing jokes<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kamu yang memikat ayahku dengan lelucon yang merendahkan diri sendiri<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Sippin&#8217; coffee like you&#8217;re on a late-night show<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Minum kopi seperti sedang di acara larut malam<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>But then he watched me watch the front door all night, willin&#8217; you to come<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi kemudian dia melihatku memandangi pintu depan sepanjang malam, berharap kamu datang<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>And he said, &#8220;It&#8217;s supposed to be fun turning twenty-one&#8221;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan dia berkata, &#8220;Seharusnya menyenangkan saat berusia dua puluh satu&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">[Verse 5]<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Time won&#8217;t fly, it&#8217;s like I&#8217;m paralyzed by it<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Waktu tidak terbang, rasanya aku lumpuh karena itu<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>I&#8217;d like to be my old self again, but I&#8217;m still tryin&#8217; to find it<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aku ingin menjadi diriku yang dulu lagi, tapi aku masih mencoba mencarinya<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>After plaid shirt days and nights when you made me your own<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah hari-hari dan malam-malam kemeja kotak-kotak saat kamu membuatku menjadi milikmu<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Now you mail back my things and I walk home alone<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sekarang kamu mengirimkan barang-barangku dan aku pulang sendirian<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>But you keep my old scarf from that very first week<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi kamu masih menyimpan syalku dari minggu pertama itu<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>&#8216;Cause it reminds you of innocence and it smells like me<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu mengingatkanmu pada kepolosan dan baunya seperti aku<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>You can&#8217;t get rid of it<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kamu tidak bisa membuangnya<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>&#8216;Cause you remember it all too well, yeah<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena kamu mengingatnya dengan sangat baik<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">[Chorus]<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>&#8216;Cause there we are again when I loved you so<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena kita berada di sana lagi saat aku sangat mencintaimu<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Back before you lost the one real thing you&#8217;ve ever known<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum kamu kehilangan satu-satunya hal yang benar-benar kamu ketahui<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>It was rare, I was there<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itu langka, aku di sana<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>I remember it all too well<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aku ingat semuanya terlalu baik<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Wind in my hair, you were there<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Angin di rambutku, kamu di sana<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>You remember it all<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kamu ingat semuanya<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Down the stairs, you were there<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Turun tangga, kamu di sana<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>You remember it all<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kamu ingat semuanya<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>It was rare, I was there<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itu langka, aku di sana<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>I remember it all too well<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kuingat dengan sangat baik<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">[Verse 6]<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>And I was never good at tellin&#8217; jokes, but the punch line goes<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan aku tidak pernah pandai bercanda, tapi inti dari lelucon ini<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>&#8220;I&#8217;ll get older, but your lovers stay my age&#8221;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Aku akan menua, tapi kekasihmu tetap seumuranku&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>From when your Brooklyn broke my skin and bones<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari saat Brooklynmu merobek kulit dan tulangku<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>I&#8217;m a soldier who&#8217;s returning half her weight<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aku adalah seorang prajurit yang kembali dengan setengah berat badannya<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>And did the twin flame bruise paint you blue?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan apakah api kembar itu melukaimu?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Just between us, did the love affair maim you too?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hanya antara kita, apakah kisah cinta itu juga melukaimu?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>&#8216;Cause in this city&#8217;s barren cold<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena di dingin yang tandus di kota ini<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>I still remember the first fall of snow<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aku masih ingat salju pertama yang turun<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>And how it glistened as it fell<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan bagaimana ia bersinar saat turun<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>I remember it all too well<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kuingat dengan sangat baik<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">[Outro]<br><strong>Just between us, did the love affair maim you all too well?<br><\/strong>Hanya antara kita, apakah kisah cinta itu juga melukaimu dengan sangat?<br><strong>Just between us, do you remember it all too well?<br><\/strong>Hanya antara kita, apakah kamu juga ingat semuanya terlalu baik?<br><strong>Just between us, I remember it (Just between us) all too well<br><\/strong>Hanya antara kita, aku ingat semuanya terlalu baik<br><strong>Wind in my hair, I was there, I was there (I was there)<br><\/strong>Angin di rambutku, aku di sana, aku di sana (aku di sana)<br><strong>Down the stairs, I was there, I was there<br><\/strong>Turun tangga, aku di sana, aku di sana<br><strong>Sacred prayer, I was there, I was there<br><\/strong>Doa suci, aku di sana, aku di sana<br><strong>It was rare, you remember it all too well<br><\/strong>Itu sangat langka, kamu ingat semuanya terlalu baik<br><strong>Wind in my hair, I was there, I was there (Oh)<br><\/strong>Angin di rambutku, aku ada di sana, aku ada di sana<br><strong>Down the stairs, I was there, I was there (I was there)<br><\/strong>Turun tangga, aku ada di sana, aku ada di sana<br><strong>Sacred prayer, I was there, I was there<br><\/strong>Doa suci, aku ada di sana, aku ada di sana<br><strong>It was rare, you remember it (All too well)<br><\/strong>Itu langka, kamu mengingat semuanya terlalu baik<br><strong>Wind in my hair, I was there, I was there<br><\/strong>Angin di rambutku, aku ada di sana, aku ada di sana<br><strong>Down the stairs, I was there, I was there<br><\/strong>Turun tangga, aku ada di sana, aku ada di sana<br><strong>Sacred prayer, I was there, I was there<br><\/strong>Doa suci, aku ada di sana, aku ada di sana<br><strong>It was rare, you remember it<br><\/strong>Itu langka, kamu mengingatnya<br><strong>Wind in my hair, I was there, I was there<br><\/strong>Angin di rambutku, aku ada di sana, aku ada di sana<br><strong>Down the stairs, I was there, I was there<br><\/strong>Turun tangga, aku ada di sana, aku ada di sana<br><strong>Sacred prayer, I was there, I was there<br><\/strong>Doa suci, aku ada di sana, aku ada di sana<br><strong>It was rare, you remember it<br><\/strong>Itu langka, kamu mengingatnya<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kesimpulan\"><strong>Kesimpulan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>All Too Well<\/em>&nbsp;adalah lagu yang bukan hanya menyayat hati, tetapi juga menunjukkan kematangan Taylor Swift sebagai penulis lagu. Dengan narasi yang sangat visual, emosional, dan penuh nostalgia, lagu ini berhasil menghidupkan kembali perasaan kehilangan yang pasti pernah dirasakan semua orang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Makna Lagu All Too Well &#8211; Buat para Swifties, lagu\u00a0\u201cAll Too Well\u201d\u00a0dari Taylor Swift pasti udah jadi salah satu karya paling ikonik dan emosional dari seluruh discography-nya. Lagu ini bukan cuma soal patah hati biasa, tapi tentang kenangan yang terlalu jelas untuk dilupakan\u2014all too well, alias &#8220;terlalu ingat dengan sangat jelas&#8221;. Dengan lirik yang detail &#8230; <a title=\"Makna Lagu All Too Well \u2013 Taylor Swift (Lengkap dengan Terjemahan dan Penjelasan)\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/makna-lagu-all-too-well-taylor-swift-lengkap-dengan-terjemahan-dan-penjelasan\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Makna Lagu All Too Well \u2013 Taylor Swift (Lengkap dengan Terjemahan dan Penjelasan)\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":74885,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-60889","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-wawasan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60889","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=60889"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60889\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/74885"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=60889"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=60889"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=60889"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}