{"id":64724,"date":"2025-11-15T21:36:14","date_gmt":"2025-11-15T14:36:14","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/?p=64724"},"modified":"2025-11-15T21:36:14","modified_gmt":"2025-11-15T14:36:14","slug":"pengertian-experiential-learning-menurut-david-kolb","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/pengertian-experiential-learning-menurut-david-kolb\/","title":{"rendered":"Pengertian Experiential Learning Menurut David Kolb"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Experiential Learning<\/strong>&nbsp;adalah salah satu pendekatan pembelajaran yang semakin banyak diterapkan di dunia pendidikan, pelatihan kerja, hingga pengembangan diri. Konsep ini dipopulerkan oleh&nbsp;<strong>David A. Kolb<\/strong>, seorang ahli pendidikan dan psikologi, yang menekankan bahwa&nbsp;<strong>pengalaman langsung merupakan sumber utama pembentukan pengetahuan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Kolb, belajar bukan sekadar proses menerima informasi, tetapi&nbsp;<strong>sebuah siklus aktif<\/strong>&nbsp;yang melibatkan keterlibatan langsung, refleksi, analisis, dan tindakan.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa yang Dimaksud dengan Experiential Learning Menurut David Kolb?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut David Kolb,&nbsp;<strong>Experiential Learning adalah proses pembelajaran yang menekankan pengalaman konkret sebagai dasar untuk memahami konsep baru, mengembangkan keterampilan, dan membentuk pengetahuan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan kata lain, seseorang belajar secara optimal ketika ia:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mengalami situasi secara langsung<\/li>\n\n\n\n<li>Merefleksikan apa yang dialami<\/li>\n\n\n\n<li>Menganalisis pengalaman tersebut<\/li>\n\n\n\n<li>Mencoba penerapan baru berdasarkan pemahaman yang ia peroleh<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendekatan ini menegaskan bahwa&nbsp;<strong>belajar merupakan proses aktif<\/strong>, bukan pasif.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>4 Tahap Siklus Pembelajaran Experiential Learning Kolb<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kolb menggambarkan proses belajar sebagai&nbsp;<strong>siklus empat tahap<\/strong>, yang saling berhubungan dan berulang:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1.&nbsp;<strong>Concrete Experience (Pengalaman Konkret)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Individu terlibat langsung dalam kegiatan atau situasi nyata.<br>Contoh: melakukan percobaan, bermain peran, praktik lapangan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2.&nbsp;<strong>Reflective Observation (Refleksi)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peserta didik merenungkan apa yang telah terjadi, mengamati hasil serta dampak pengalaman tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3.&nbsp;<strong>Abstract Conceptualization (Konseptualisasi Abstrak)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Refleksi tersebut kemudian diubah menjadi teori, konsep, atau pemahaman baru.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4.&nbsp;<strong>Active Experimentation (Eksperimen Aktif)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Individu mencoba menerapkan konsep baru ke situasi lain untuk melihat hasilnya.<br>Inilah yang mengulang siklus pembelajaran dari awal.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengapa Experiential Learning Efektif?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendekatan ini dianggap efektif karena:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Meningkatkan retensi informasi<\/strong>\u00a0melalui pengalaman nyata<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mengembangkan keterampilan problem-solving<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mendorong kreativitas dan pemikiran kritis<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Melibatkan emosi<\/strong>, yang memperkuat proses belajar<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Relevan dengan situasi dunia nyata<\/strong>, bukan hanya teori<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Model ini juga cocok untuk lingkungan pendidikan modern, yang menuntut siswa lebih mandiri dan adaptif.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Contoh Penerapan Experiential Learning<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Project-based learning<\/strong>\u00a0di sekolah<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Simulasi kerja atau role-play<\/strong>\u00a0pada pelatihan karyawan<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Praktikum laboratorium<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Magang dan kerja lapangan<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Studi kasus dan diskusi reflektif<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semua metode ini mengandalkan pengalaman langsung sebagai inti proses belajar.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kesimpulan<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Experiential Learning menurut David Kolb adalah pendekatan pembelajaran yang&nbsp;<strong>berfokus pada pengalaman langsung sebagai sumber utama pengetahuan<\/strong>. Melalui siklus empat tahap\u2014pengalaman, refleksi, konsep, dan eksperimen\u2014peserta didik dapat mengembangkan pemahaman lebih mendalam dan keterampilan praktis yang relevan dalam kehidupan nyata.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendekatan ini tidak hanya efektif untuk pendidikan formal, tetapi juga untuk pelatihan kerja, pengembangan organisasi, hingga pembelajaran personal sehari-hari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Experiential Learning&nbsp;adalah salah satu pendekatan pembelajaran yang semakin banyak diterapkan di dunia pendidikan, pelatihan kerja, hingga pengembangan diri. Konsep ini dipopulerkan oleh&nbsp;David A. Kolb, seorang ahli pendidikan dan psikologi, yang menekankan bahwa&nbsp;pengalaman langsung merupakan sumber utama pembentukan pengetahuan. Menurut Kolb, belajar bukan sekadar proses menerima informasi, tetapi&nbsp;sebuah siklus aktif&nbsp;yang melibatkan keterlibatan langsung, refleksi, analisis, dan &#8230; <a title=\"Pengertian Experiential Learning Menurut David Kolb\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/pengertian-experiential-learning-menurut-david-kolb\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Pengertian Experiential Learning Menurut David Kolb\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-64724","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-wawasan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.3 (Yoast SEO v27.7) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Pengertian Experiential Learning Menurut David Kolb - DomainJava Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/pengertian-experiential-learning-menurut-david-kolb\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Experiential Learning Menurut David Kolb\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Experiential Learning&nbsp;adalah salah satu pendekatan pembelajaran yang semakin banyak diterapkan di dunia pendidikan, pelatihan kerja, hingga pengembangan diri. Konsep ini dipopulerkan oleh&nbsp;David A. Kolb, seorang ahli pendidikan dan psikologi, yang menekankan bahwa&nbsp;pengalaman langsung merupakan sumber utama pembentukan pengetahuan. Menurut Kolb, belajar bukan sekadar proses menerima informasi, tetapi&nbsp;sebuah siklus aktif&nbsp;yang melibatkan keterlibatan langsung, refleksi, analisis, dan ... Read more\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/pengertian-experiential-learning-menurut-david-kolb\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"DomainJava Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-15T14:36:14+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"DomainJava\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"DomainJava\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/pengertian-experiential-learning-menurut-david-kolb\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/pengertian-experiential-learning-menurut-david-kolb\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"DomainJava\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\"},\"headline\":\"Pengertian Experiential Learning Menurut David Kolb\",\"datePublished\":\"2025-11-15T14:36:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/pengertian-experiential-learning-menurut-david-kolb\\\/\"},\"wordCount\":389,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Wawasan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"copyrightYear\":\"2025\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/pengertian-experiential-learning-menurut-david-kolb\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/pengertian-experiential-learning-menurut-david-kolb\\\/\",\"name\":\"Pengertian Experiential Learning Menurut David Kolb - DomainJava Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-11-15T14:36:14+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/pengertian-experiential-learning-menurut-david-kolb\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/pengertian-experiential-learning-menurut-david-kolb\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/pengertian-experiential-learning-menurut-david-kolb\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wawasan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/wawasan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Pengertian Experiential Learning Menurut David Kolb\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"DomainJava Blog\",\"description\":\"Inspiration For You\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"DomainJava\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"DomainJava\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\",\"name\":\"DomainJava\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"caption\":\"DomainJava\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/domainjava\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Experiential Learning Menurut David Kolb - DomainJava Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/pengertian-experiential-learning-menurut-david-kolb\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pengertian Experiential Learning Menurut David Kolb","og_description":"Experiential Learning&nbsp;adalah salah satu pendekatan pembelajaran yang semakin banyak diterapkan di dunia pendidikan, pelatihan kerja, hingga pengembangan diri. Konsep ini dipopulerkan oleh&nbsp;David A. Kolb, seorang ahli pendidikan dan psikologi, yang menekankan bahwa&nbsp;pengalaman langsung merupakan sumber utama pembentukan pengetahuan. Menurut Kolb, belajar bukan sekadar proses menerima informasi, tetapi&nbsp;sebuah siklus aktif&nbsp;yang melibatkan keterlibatan langsung, refleksi, analisis, dan ... Read more","og_url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/pengertian-experiential-learning-menurut-david-kolb\/","og_site_name":"DomainJava Blog","article_published_time":"2025-11-15T14:36:14+00:00","author":"DomainJava","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"DomainJava","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/pengertian-experiential-learning-menurut-david-kolb\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/pengertian-experiential-learning-menurut-david-kolb\/"},"author":{"name":"DomainJava","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf"},"headline":"Pengertian Experiential Learning Menurut David Kolb","datePublished":"2025-11-15T14:36:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/pengertian-experiential-learning-menurut-david-kolb\/"},"wordCount":389,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Wawasan"],"inLanguage":"id","copyrightYear":"2025","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/pengertian-experiential-learning-menurut-david-kolb\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/pengertian-experiential-learning-menurut-david-kolb\/","name":"Pengertian Experiential Learning Menurut David Kolb - DomainJava Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-11-15T14:36:14+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/pengertian-experiential-learning-menurut-david-kolb\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/pengertian-experiential-learning-menurut-david-kolb\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/pengertian-experiential-learning-menurut-david-kolb\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wawasan","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/category\/wawasan\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Pengertian Experiential Learning Menurut David Kolb"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","name":"DomainJava Blog","description":"Inspiration For You","publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization","name":"DomainJava","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","width":512,"height":512,"caption":"DomainJava"},"image":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf","name":"DomainJava","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","caption":"DomainJava"},"sameAs":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog"],"url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/author\/domainjava\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64724","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=64724"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64724\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=64724"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=64724"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=64724"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}