{"id":755,"date":"2025-08-07T17:26:09","date_gmt":"2025-08-07T10:26:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/?p=755"},"modified":"2025-08-07T17:26:09","modified_gmt":"2025-08-07T10:26:09","slug":"dua-strategi-utama-menginternalisasi-nilai-dalam-pembelajaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/dua-strategi-utama-menginternalisasi-nilai-dalam-pembelajaran\/","title":{"rendered":"Dua Strategi Utama Menginternalisasi Nilai dalam Pembelajaran"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dua Strategi Utama Menginternalisasi Nilai dalam Pembelajaran &#8211; Dalam dunia pendidikan, pembelajaran tidak hanya bertujuan untuk mentransfer pengetahuan, tetapi juga untuk membentuk karakter dan nilai-nilai positif pada peserta didik. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proses internalisasi nilai merupakan bagian penting dari pendidikan karakter yang bertujuan menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai bagian dari sikap dan perilaku siswa sehari-hari. Untuk mencapai tujuan ini, ada dua strategi utama yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran, yaitu\u00a0Pembelajaran berbasis pengalaman dan keteladanan guru.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-dua-strategi-utama-dalam-menginternalisasi-nilai-dalam-pembelajaran-pembelajaran-berbasis-pengalaman-dan-keteladanan-guru\"><strong>Dua Strategi Utama dalam Menginternalisasi Nilai dalam Pembelajaran: Pembelajaran Berbasis Pengalaman dan Keteladanan Guru<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proses pendidikan tidak hanya bertujuan untuk mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan yang akan membentuk karakter peserta didik. Nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, empati, dan kerja sama perlu diinternalisasi agar menjadi bagian dari kepribadian <a class=\"wpil_keyword_link\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/tag\/siswa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"siswa\" data-wpil-keyword-link=\"linked\" data-wpil-monitor-id=\"7532\">siswa<\/a>. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam konteks ini, terdapat dua strategi utama yang terbukti efektif dalam menginternalisasi nilai dalam pembelajaran, yaitu\u00a0<strong>pembelajaran berbasis pengalaman<\/strong>\u00a0dan\u00a0<strong>keteladanan guru<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\" \/>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>1. Pembelajaran Berbasis Pengalaman<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) merupakan pendekatan yang menekankan keterlibatan langsung peserta didik dalam proses belajar melalui pengalaman nyata. Dalam strategi ini, siswa tidak hanya menerima materi secara pasif, tetapi aktif terlibat dalam kegiatan yang memungkinkan mereka mengalami, merefleksikan, dan menarik makna dari aktivitas tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa contoh penerapan strategi ini meliputi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Kegiatan proyek sosial<\/strong>\u00a0seperti bakti lingkungan, penggalangan dana, atau kunjungan ke panti asuhan yang menumbuhkan nilai empati dan kepedulian sosial.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Simulasi dan permainan peran (role play)<\/strong>\u00a0yang memberikan siswa kesempatan untuk melihat berbagai sudut pandang dan memahami konsekuensi dari suatu tindakan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Diskusi reflektif<\/strong>\u00a0setelah suatu kegiatan yang memandu siswa untuk memahami nilai-nilai apa yang telah mereka alami dan pelajari.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui pengalaman langsung, nilai-nilai yang ingin ditanamkan menjadi lebih bermakna karena siswa merasakannya secara pribadi. Hal ini membuat proses internalisasi nilai menjadi lebih dalam dan tahan lama.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\" \/>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>2. Keteladanan Guru<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Guru bukan hanya penyampai materi, tetapi juga teladan hidup bagi para siswa. Keteladanan guru merupakan strategi internalisasi nilai yang sangat efektif karena siswa cenderung meniru perilaku orang dewasa yang mereka hormati dan kagumi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam praktiknya, keteladanan guru dapat terlihat melalui:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Sikap konsisten dalam menjalankan nilai-nilai yang diajarkan<\/strong>, seperti disiplin, jujur, dan adil.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Interaksi yang penuh empati dan menghargai<\/strong>, baik terhadap siswa maupun rekan sejawat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kemampuan menyelesaikan konflik dengan cara yang bijak<\/strong>, menjadi contoh nyata dalam pengelolaan emosi dan pengambilan keputusan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika guru menunjukkan nilai-nilai tersebut secara nyata dalam keseharian, siswa secara tidak langsung akan belajar dan terdorong untuk menginternalisasi nilai yang sama. Nilai yang diteladankan akan lebih mudah diterima dan dihayati oleh siswa daripada hanya disampaikan secara verbal.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\" \/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-penutup\"><strong>Penutup<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Internalisasi nilai dalam pembelajaran adalah proses penting dalam membentuk karakter peserta didik. Dengan menerapkan&nbsp;<strong>pembelajaran berbasis pengalaman<\/strong>&nbsp;dan&nbsp;<strong>keteladanan guru<\/strong>, nilai-nilai yang ingin ditanamkan dapat terserap lebih dalam dan menjadi bagian dari identitas siswa. Kedua strategi ini saling melengkapi: pengalaman memberikan pemahaman kontekstual, sementara keteladanan memberi contoh konkret. Melalui kombinasi keduanya, pendidikan tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membentuk manusia yang berkarakter.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dua Strategi Utama Menginternalisasi Nilai dalam Pembelajaran &#8211; Dalam dunia pendidikan, pembelajaran tidak hanya bertujuan untuk mentransfer pengetahuan, tetapi juga untuk membentuk karakter dan nilai-nilai positif pada peserta didik. Proses internalisasi nilai merupakan bagian penting dari pendidikan karakter yang bertujuan menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai bagian dari sikap dan perilaku siswa sehari-hari. Untuk mencapai tujuan ini, &#8230; <a title=\"Dua Strategi Utama Menginternalisasi Nilai dalam Pembelajaran\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/dua-strategi-utama-menginternalisasi-nilai-dalam-pembelajaran\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Dua Strategi Utama Menginternalisasi Nilai dalam Pembelajaran\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-755","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-wawasan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.3 (Yoast SEO v27.7) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Dua Strategi Utama Menginternalisasi Nilai dalam Pembelajaran - DomainJava Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/dua-strategi-utama-menginternalisasi-nilai-dalam-pembelajaran\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dua Strategi Utama Menginternalisasi Nilai dalam Pembelajaran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dua Strategi Utama Menginternalisasi Nilai dalam Pembelajaran &#8211; Dalam dunia pendidikan, pembelajaran tidak hanya bertujuan untuk mentransfer pengetahuan, tetapi juga untuk membentuk karakter dan nilai-nilai positif pada peserta didik. Proses internalisasi nilai merupakan bagian penting dari pendidikan karakter yang bertujuan menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai bagian dari sikap dan perilaku siswa sehari-hari. Untuk mencapai tujuan ini, ... Read more\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/dua-strategi-utama-menginternalisasi-nilai-dalam-pembelajaran\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"DomainJava Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-07T10:26:09+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"DomainJava\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"DomainJava\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/dua-strategi-utama-menginternalisasi-nilai-dalam-pembelajaran\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/dua-strategi-utama-menginternalisasi-nilai-dalam-pembelajaran\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"DomainJava\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\"},\"headline\":\"Dua Strategi Utama Menginternalisasi Nilai dalam Pembelajaran\",\"datePublished\":\"2025-08-07T10:26:09+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/dua-strategi-utama-menginternalisasi-nilai-dalam-pembelajaran\\\/\"},\"wordCount\":478,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Wawasan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"copyrightYear\":\"2025\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/dua-strategi-utama-menginternalisasi-nilai-dalam-pembelajaran\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/dua-strategi-utama-menginternalisasi-nilai-dalam-pembelajaran\\\/\",\"name\":\"Dua Strategi Utama Menginternalisasi Nilai dalam Pembelajaran - DomainJava Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-08-07T10:26:09+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/dua-strategi-utama-menginternalisasi-nilai-dalam-pembelajaran\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/dua-strategi-utama-menginternalisasi-nilai-dalam-pembelajaran\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/dua-strategi-utama-menginternalisasi-nilai-dalam-pembelajaran\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wawasan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/wawasan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Dua Strategi Utama Menginternalisasi Nilai dalam Pembelajaran\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"DomainJava Blog\",\"description\":\"Inspiration For You\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"DomainJava\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"DomainJava\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\",\"name\":\"DomainJava\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"caption\":\"DomainJava\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/domainjava\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dua Strategi Utama Menginternalisasi Nilai dalam Pembelajaran - DomainJava Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/dua-strategi-utama-menginternalisasi-nilai-dalam-pembelajaran\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Dua Strategi Utama Menginternalisasi Nilai dalam Pembelajaran","og_description":"Dua Strategi Utama Menginternalisasi Nilai dalam Pembelajaran &#8211; Dalam dunia pendidikan, pembelajaran tidak hanya bertujuan untuk mentransfer pengetahuan, tetapi juga untuk membentuk karakter dan nilai-nilai positif pada peserta didik. Proses internalisasi nilai merupakan bagian penting dari pendidikan karakter yang bertujuan menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai bagian dari sikap dan perilaku siswa sehari-hari. Untuk mencapai tujuan ini, ... Read more","og_url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/dua-strategi-utama-menginternalisasi-nilai-dalam-pembelajaran\/","og_site_name":"DomainJava Blog","article_published_time":"2025-08-07T10:26:09+00:00","author":"DomainJava","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"DomainJava","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/dua-strategi-utama-menginternalisasi-nilai-dalam-pembelajaran\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/dua-strategi-utama-menginternalisasi-nilai-dalam-pembelajaran\/"},"author":{"name":"DomainJava","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf"},"headline":"Dua Strategi Utama Menginternalisasi Nilai dalam Pembelajaran","datePublished":"2025-08-07T10:26:09+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/dua-strategi-utama-menginternalisasi-nilai-dalam-pembelajaran\/"},"wordCount":478,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Wawasan"],"inLanguage":"id","copyrightYear":"2025","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/dua-strategi-utama-menginternalisasi-nilai-dalam-pembelajaran\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/dua-strategi-utama-menginternalisasi-nilai-dalam-pembelajaran\/","name":"Dua Strategi Utama Menginternalisasi Nilai dalam Pembelajaran - DomainJava Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-08-07T10:26:09+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/dua-strategi-utama-menginternalisasi-nilai-dalam-pembelajaran\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/dua-strategi-utama-menginternalisasi-nilai-dalam-pembelajaran\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/dua-strategi-utama-menginternalisasi-nilai-dalam-pembelajaran\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wawasan","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/category\/wawasan\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Dua Strategi Utama Menginternalisasi Nilai dalam Pembelajaran"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","name":"DomainJava Blog","description":"Inspiration For You","publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization","name":"DomainJava","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","width":512,"height":512,"caption":"DomainJava"},"image":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf","name":"DomainJava","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","caption":"DomainJava"},"sameAs":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog"],"url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/author\/domainjava\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/755","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=755"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/755\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=755"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=755"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=755"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}