{"id":8630,"date":"2024-06-19T07:13:39","date_gmt":"2024-06-19T00:13:39","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/artikel\/mesir-mengakhiri-zaman-pra-aksara-sekitar-tahun-3000-sebelum-masehi-tetapi-di-indonesia-baru-abad-ke-5-masehi-mengapa-demikian\/"},"modified":"2024-06-19T07:13:39","modified_gmt":"2024-06-19T00:13:39","slug":"mesir-mengakhiri-zaman-pra-aksara-sekitar-tahun-3000-sebelum-masehi-tetapi-di-indonesia-baru-abad-ke-5-masehi-mengapa-demikian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mesir-mengakhiri-zaman-pra-aksara-sekitar-tahun-3000-sebelum-masehi-tetapi-di-indonesia-baru-abad-ke-5-masehi-mengapa-demikian\/","title":{"rendered":"Mesir Mengakhiri Zaman Pra-Aksara Sekitar Tahun 3000 Sebelum Masehi Tetapi di Indonesia Baru Abad ke-5 Masehi, Mengapa Demikian?"},"content":{"rendered":"<p>Zaman Pra-Aksara merujuk ke zaman di mana manusia belum mengenal tulisan. Mesir berakhir dari zaman ini sekitar tahun 3000 Sebelum Masehi (SM), sedangkan di Indonesia, zaman tersebut berakhir sekitar abad ke 5 Masehi. Perbedaan ini sangat signifikan, mendorong pertanyaan dan pembicaraan tentang mengapa ada selisih 3500 tahun antara kedua peradaban ini. Berbagai faktor mempengaruhi perbedaan tersebut, dan dalam artikel ini kita akan membahas beberapa diantaranya.<\/p>\n<h2>Geografi dan Lingkungan<\/h2>\n<p>Mesir dan Indonesia memiliki geografi dan lingkungan yang sangat berbeda, yang secara rujukan berhubungan langsung dengan kecepatan perkembangan peradaban manusia. Mesir, yang terletak di Afrika Utara, memiliki lingkungan gurun kering, dengan Sungai Nil sebagai sumber kehidupan utama. Ini mendorong berkembangnya pertanian yang canggih dan bertahap, serta peradaban yang dapat dengan cepat berkembang dari zaman pra-aksara.<\/p>\n<p>Sementara itu, Indonesia, sebuah kepulauan tropis di Asia Tenggara, memiliki geografi dan iklim yang berbeda. Ketersediaan sumber daya alam yang melimpah mungkin telah menunda perkembangan pertanian intensif dan, oleh karena itu, peradaban yang lebih kompleks. Sumber makanan yang berlimpah mungkin telah membuat manusia Indonesia kurang tertarik untuk beralih dari gaya hidup pemburu-pengumpul ke pertanian.<\/p>\n<h2>Interaksi dengan Peradaban Lain<\/h2>\n<p>Mesir berada dekat dengan daerah-daerah lain yang juga sedang berkembang pada saat itu, seperti Mesopotamia dan Lembah Indus. Interaksi antara peradaban-peradaban ini dapat mempercepat perkembangan dan pertukaran ide, termasuk konsep tulisan.<\/p>\n<p>Di sisi lain, lokasi terpencil Indonesia mungkin telah membuatnya terisolasi dari peristiwa-peristiwa ini. Walaupun peradaban lain di Asia, seperti di India dan Cina, sudah belajar menuliskan ide-ide mereka jauh sebelum abad ke-5 Masehi, namun kehadiran mereka mungkin belum cukup kuat untuk berpengaruh signifikan pada Indonesia.<\/p>\n<h2>Budaya dan Sistem Sosial<\/h2>\n<p>Budaya dan sistem sosial juga memainkan peran penting dalam pengembangan tulisan. Di Mesir, tulisan digunakan untuk administrasi dan agama, dua aspek penting dari kehidupan sosial dan politik. Ini mendorong berkembangnya sistem tulisan yang kompleks seperti hieroglif.<\/p>\n<p>Sementara itu, mungkin belum ada kebutuhan serupa di Indonesia hingga jauh kemudian. Kehidupan sosial mungkin belum cukup kompleks untuk mengharuskan penggunaan tulisan untuk administrasi atau agama. Sebaliknya, tradisi lisan mungkin cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.<\/p>\n<p>Ringkasan, perbedaan waktu pengakhiran zaman pra-aksara antara Mesir dan Indonesia bisa jadi disebabkan oleh berbagai faktor yang saling berkaitan, mulai dari geografi dan lingkungan, interaksi dengan peradaban lain, hingga budaya dan sistem sosial. Ini semua adalah bagian dari kompleksitas sejarah peradaban manusia yang membuatnya menarik untuk dipelajari dan dihargai.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Zaman Pra-Aksara merujuk ke zaman di mana manusia belum mengenal tulisan. Mesir berakhir dari zaman ini sekitar tahun 3000 Sebelum Masehi (SM), sedangkan di Indonesia, zaman tersebut berakhir sekitar abad ke 5 Masehi. Perbedaan ini sangat signifikan, mendorong pertanyaan dan pembicaraan tentang mengapa ada selisih 3500 tahun antara kedua peradaban ini. Berbagai faktor mempengaruhi perbedaan &#8230; <a title=\"Mesir Mengakhiri Zaman Pra-Aksara Sekitar Tahun 3000 Sebelum Masehi Tetapi di Indonesia Baru Abad ke-5 Masehi, Mengapa Demikian?\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mesir-mengakhiri-zaman-pra-aksara-sekitar-tahun-3000-sebelum-masehi-tetapi-di-indonesia-baru-abad-ke-5-masehi-mengapa-demikian\/\" aria-label=\"Read more about Mesir Mengakhiri Zaman Pra-Aksara Sekitar Tahun 3000 Sebelum Masehi Tetapi di Indonesia Baru Abad ke-5 Masehi, Mengapa Demikian?\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-8630","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-wawasan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.3 (Yoast SEO v27.7) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Mesir Mengakhiri Zaman Pra-Aksara Sekitar Tahun 3000 Sebelum Masehi Tetapi di Indonesia Baru Abad ke-5 Masehi, Mengapa Demikian? - DomainJava Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mesir-mengakhiri-zaman-pra-aksara-sekitar-tahun-3000-sebelum-masehi-tetapi-di-indonesia-baru-abad-ke-5-masehi-mengapa-demikian\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mesir Mengakhiri Zaman Pra-Aksara Sekitar Tahun 3000 Sebelum Masehi Tetapi di Indonesia Baru Abad ke-5 Masehi, Mengapa Demikian?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Zaman Pra-Aksara merujuk ke zaman di mana manusia belum mengenal tulisan. Mesir berakhir dari zaman ini sekitar tahun 3000 Sebelum Masehi (SM), sedangkan di Indonesia, zaman tersebut berakhir sekitar abad ke 5 Masehi. Perbedaan ini sangat signifikan, mendorong pertanyaan dan pembicaraan tentang mengapa ada selisih 3500 tahun antara kedua peradaban ini. Berbagai faktor mempengaruhi perbedaan ... Read more\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mesir-mengakhiri-zaman-pra-aksara-sekitar-tahun-3000-sebelum-masehi-tetapi-di-indonesia-baru-abad-ke-5-masehi-mengapa-demikian\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"DomainJava Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-06-19T00:13:39+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"DomainJava\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"DomainJava\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/mesir-mengakhiri-zaman-pra-aksara-sekitar-tahun-3000-sebelum-masehi-tetapi-di-indonesia-baru-abad-ke-5-masehi-mengapa-demikian\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/mesir-mengakhiri-zaman-pra-aksara-sekitar-tahun-3000-sebelum-masehi-tetapi-di-indonesia-baru-abad-ke-5-masehi-mengapa-demikian\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"DomainJava\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\"},\"headline\":\"Mesir Mengakhiri Zaman Pra-Aksara Sekitar Tahun 3000 Sebelum Masehi Tetapi di Indonesia Baru Abad ke-5 Masehi, Mengapa Demikian?\",\"datePublished\":\"2024-06-19T00:13:39+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/mesir-mengakhiri-zaman-pra-aksara-sekitar-tahun-3000-sebelum-masehi-tetapi-di-indonesia-baru-abad-ke-5-masehi-mengapa-demikian\\\/\"},\"wordCount\":395,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Wawasan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"copyrightYear\":\"2024\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/mesir-mengakhiri-zaman-pra-aksara-sekitar-tahun-3000-sebelum-masehi-tetapi-di-indonesia-baru-abad-ke-5-masehi-mengapa-demikian\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/mesir-mengakhiri-zaman-pra-aksara-sekitar-tahun-3000-sebelum-masehi-tetapi-di-indonesia-baru-abad-ke-5-masehi-mengapa-demikian\\\/\",\"name\":\"Mesir Mengakhiri Zaman Pra-Aksara Sekitar Tahun 3000 Sebelum Masehi Tetapi di Indonesia Baru Abad ke-5 Masehi, Mengapa Demikian? - DomainJava Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-06-19T00:13:39+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/mesir-mengakhiri-zaman-pra-aksara-sekitar-tahun-3000-sebelum-masehi-tetapi-di-indonesia-baru-abad-ke-5-masehi-mengapa-demikian\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/mesir-mengakhiri-zaman-pra-aksara-sekitar-tahun-3000-sebelum-masehi-tetapi-di-indonesia-baru-abad-ke-5-masehi-mengapa-demikian\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/mesir-mengakhiri-zaman-pra-aksara-sekitar-tahun-3000-sebelum-masehi-tetapi-di-indonesia-baru-abad-ke-5-masehi-mengapa-demikian\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wawasan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/wawasan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Mesir Mengakhiri Zaman Pra-Aksara Sekitar Tahun 3000 Sebelum Masehi Tetapi di Indonesia Baru Abad ke-5 Masehi, Mengapa Demikian?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"DomainJava Blog\",\"description\":\"Inspiration For You\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"DomainJava\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Domain-Java.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"DomainJava\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf\",\"name\":\"DomainJava\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634\",\"caption\":\"DomainJava\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.domainjava.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/domainjava\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mesir Mengakhiri Zaman Pra-Aksara Sekitar Tahun 3000 Sebelum Masehi Tetapi di Indonesia Baru Abad ke-5 Masehi, Mengapa Demikian? - DomainJava Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mesir-mengakhiri-zaman-pra-aksara-sekitar-tahun-3000-sebelum-masehi-tetapi-di-indonesia-baru-abad-ke-5-masehi-mengapa-demikian\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mesir Mengakhiri Zaman Pra-Aksara Sekitar Tahun 3000 Sebelum Masehi Tetapi di Indonesia Baru Abad ke-5 Masehi, Mengapa Demikian?","og_description":"Zaman Pra-Aksara merujuk ke zaman di mana manusia belum mengenal tulisan. Mesir berakhir dari zaman ini sekitar tahun 3000 Sebelum Masehi (SM), sedangkan di Indonesia, zaman tersebut berakhir sekitar abad ke 5 Masehi. Perbedaan ini sangat signifikan, mendorong pertanyaan dan pembicaraan tentang mengapa ada selisih 3500 tahun antara kedua peradaban ini. Berbagai faktor mempengaruhi perbedaan ... Read more","og_url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mesir-mengakhiri-zaman-pra-aksara-sekitar-tahun-3000-sebelum-masehi-tetapi-di-indonesia-baru-abad-ke-5-masehi-mengapa-demikian\/","og_site_name":"DomainJava Blog","article_published_time":"2024-06-19T00:13:39+00:00","author":"DomainJava","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"DomainJava","Est. reading time":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mesir-mengakhiri-zaman-pra-aksara-sekitar-tahun-3000-sebelum-masehi-tetapi-di-indonesia-baru-abad-ke-5-masehi-mengapa-demikian\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mesir-mengakhiri-zaman-pra-aksara-sekitar-tahun-3000-sebelum-masehi-tetapi-di-indonesia-baru-abad-ke-5-masehi-mengapa-demikian\/"},"author":{"name":"DomainJava","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf"},"headline":"Mesir Mengakhiri Zaman Pra-Aksara Sekitar Tahun 3000 Sebelum Masehi Tetapi di Indonesia Baru Abad ke-5 Masehi, Mengapa Demikian?","datePublished":"2024-06-19T00:13:39+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mesir-mengakhiri-zaman-pra-aksara-sekitar-tahun-3000-sebelum-masehi-tetapi-di-indonesia-baru-abad-ke-5-masehi-mengapa-demikian\/"},"wordCount":395,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Wawasan"],"inLanguage":"id","copyrightYear":"2024","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mesir-mengakhiri-zaman-pra-aksara-sekitar-tahun-3000-sebelum-masehi-tetapi-di-indonesia-baru-abad-ke-5-masehi-mengapa-demikian\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mesir-mengakhiri-zaman-pra-aksara-sekitar-tahun-3000-sebelum-masehi-tetapi-di-indonesia-baru-abad-ke-5-masehi-mengapa-demikian\/","name":"Mesir Mengakhiri Zaman Pra-Aksara Sekitar Tahun 3000 Sebelum Masehi Tetapi di Indonesia Baru Abad ke-5 Masehi, Mengapa Demikian? - DomainJava Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-06-19T00:13:39+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mesir-mengakhiri-zaman-pra-aksara-sekitar-tahun-3000-sebelum-masehi-tetapi-di-indonesia-baru-abad-ke-5-masehi-mengapa-demikian\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mesir-mengakhiri-zaman-pra-aksara-sekitar-tahun-3000-sebelum-masehi-tetapi-di-indonesia-baru-abad-ke-5-masehi-mengapa-demikian\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/mesir-mengakhiri-zaman-pra-aksara-sekitar-tahun-3000-sebelum-masehi-tetapi-di-indonesia-baru-abad-ke-5-masehi-mengapa-demikian\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wawasan","item":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/category\/wawasan\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Mesir Mengakhiri Zaman Pra-Aksara Sekitar Tahun 3000 Sebelum Masehi Tetapi di Indonesia Baru Abad ke-5 Masehi, Mengapa Demikian?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","name":"DomainJava Blog","description":"Inspiration For You","publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#organization","name":"DomainJava","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Domain-Java.png","width":512,"height":512,"caption":"DomainJava"},"image":{"@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/#\/schema\/person\/3c243940a5e3e43cffa1312a02aafeaf","name":"DomainJava","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","contentUrl":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d883fd2eba9c8d531a4346562d630089.jpg?ver=1780683634","caption":"DomainJava"},"sameAs":["https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog"],"url":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/author\/domainjava\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8630","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8630"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8630\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8630"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8630"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8630"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}