{"id":9818,"date":"2024-06-19T06:45:25","date_gmt":"2024-06-18T23:45:25","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/artikel\/apabila-ada-huruf-berharakat-fathah-bertemu-dengan-alif-huruf-berharakat-kasroh-bertemu-dengan-ya-sukun-dan-huruf-berharakat-dhommah-bertemu-dengan-wawu-sukun-maka-hukum-bacaanya-adalah\/"},"modified":"2024-06-19T06:45:25","modified_gmt":"2024-06-18T23:45:25","slug":"apabila-ada-huruf-berharakat-fathah-bertemu-dengan-alif-huruf-berharakat-kasroh-bertemu-dengan-ya-sukun-dan-huruf-berharakat-dhommah-bertemu-dengan-wawu-sukun-maka-hukum-bacaanya-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/apabila-ada-huruf-berharakat-fathah-bertemu-dengan-alif-huruf-berharakat-kasroh-bertemu-dengan-ya-sukun-dan-huruf-berharakat-dhommah-bertemu-dengan-wawu-sukun-maka-hukum-bacaanya-adalah\/","title":{"rendered":"Apabila Ada Huruf Berharakat Fathah Bertemu dengan Alif, Huruf Berharakat Kasroh Bertemu dengan Ya Sukun, dan Huruf Berharakat Dhommah Bertemu dengan Wawu Sukun, Maka Hukum Bacaanya Adalah &#8230;"},"content":{"rendered":"<p>Ilmu tajwid sangat penting dalam mempelajari Al-Quran, ilmu yang mengatur cara kita membaca Al-Quran dengan baik dan benar. Salah satu bagian dari ilmu tajwid adalah ilmu tentang harakat atau gerakan, dan bagaimana ia mengubah cara kita membaca aksara-aksara dalam Al-Quran. Harakat Fathah, Kasroh, dan Dhommah memilikiaturan unik ketika bertemu dengan huruf tertentu.<\/p>\n<h2>Apabila Ada Huruf Berharakat Fathah Bertemu dengan Alif<\/h2>\n<p>Ketika ada huruf dengan fathah (sebuah tanda harakat berbentuk sebuah garis miring ke atas \/) bertemu dengan alif, maka hukum bacaannya adalah \u201cmad asli\u201d atau \u201cmad tabi\u2019i\u201d. Ini berarti huruf tersebut dibaca panjang, yaitu sekitar dua harakat atau hampir dua kali lamanya huruf biasa. Contoh: \u0627\u0644\u0628\u064e\u064a\u0652\u062a\u064f (al-baitu), dibaca \u201cal-baa-it\u201d.<\/p>\n<h2>Apabila Ada Huruf Berharakat Kasroh Bertemu dengan Ya Sukun<\/h2>\n<p>Ketika ada huruf dengan kasroh (tanda berbentuk titik di bawah huruf) yang bertemu dengan ya\u2019 sukun, hukum bacaannya adalah \u201cmad far\u2019i\u201d. Ini berarti, huruf tersebut dibaca panjang sama seperti mad asli yaitu sekitar dua harakat. Namun, mad far\u2019i ini hanya berlaku jika ya\u2019 sukun tersebut tidak bertemu dengan huruf lainnya yang memiliki harakat kasroh. Contoh: \u0628\u0650\u064a\u0652\u062a\u064c (baitun), dibaca \u201cbai-tun\u201d.<\/p>\n<h2>Apabila Ada Huruf Berharakat Dhommah Bertemu dengan Wawu Sukun<\/h2>\n<p>Huruf dengan harakat dhommah (tanda berbentuk titik di atas huruf) yang bertemu dengan waw sukun memiliki hukum bacaan yang sama seperti kasus fathah bertemu dengan alif dan kasroh bertemu dengan ya\u2019 sukun, yaitu \u201cmad far\u2019i\u201d. Huruf tersebut dibaca panjang, atau sekitar dua harakat. Contoh: \u0633\u064f\u0648\u0642\u064c (suuqun), dibaca \u201csuu-qun\u201d.<\/p>\n<p>Selalu penting untuk berusaha membaca Al-Quran dengan sebaik mungkin, karena setiap huruf yang dibaca dari Al-Quran akan memberikan pahala kepada pembacanya. Dengan memahami dan mengamalkan hukum tajwid, kita bisa menjaga keaslian bacaan Al-Quran dan mendapatkan pahala yang penuh.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilmu tajwid sangat penting dalam mempelajari Al-Quran, ilmu yang mengatur cara kita membaca Al-Quran dengan baik dan benar. Salah satu bagian dari ilmu tajwid adalah ilmu tentang harakat atau gerakan, dan bagaimana ia mengubah cara kita membaca aksara-aksara dalam Al-Quran. Harakat Fathah, Kasroh, dan Dhommah memilikiaturan unik ketika bertemu dengan huruf tertentu. Apabila Ada Huruf &#8230; <a title=\"Apabila Ada Huruf Berharakat Fathah Bertemu dengan Alif, Huruf Berharakat Kasroh Bertemu dengan Ya Sukun, dan Huruf Berharakat Dhommah Bertemu dengan Wawu Sukun, Maka Hukum Bacaanya Adalah &#8230;\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/apabila-ada-huruf-berharakat-fathah-bertemu-dengan-alif-huruf-berharakat-kasroh-bertemu-dengan-ya-sukun-dan-huruf-berharakat-dhommah-bertemu-dengan-wawu-sukun-maka-hukum-bacaanya-adalah\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Apabila Ada Huruf Berharakat Fathah Bertemu dengan Alif, Huruf Berharakat Kasroh Bertemu dengan Ya Sukun, dan Huruf Berharakat Dhommah Bertemu dengan Wawu Sukun, Maka Hukum Bacaanya Adalah &#8230;\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":74885,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-9818","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-wawasan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9818","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9818"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9818\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/74885"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9818"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9818"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9818"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}