

Turunnya pesawat luar angkasa dan melompatnya teknologi telah memberi umat manusia wawasan yang belum pernah terjadi sebelumnya tentang Bumi kita. Dari manfaat ilmu pengetahuan, seni, dan teknologi bermain bersama, kita telah mampu mendeteksi budaya alami dan sosial di permukaan bumi dari jauh. Satu teknologi yang telah memainkan peran penting dalam ini adalah sensor buatan, khususnya yang disebut ‘Remote Sensing’.
Remote sensing adalah ilmu dan seni mendapatkan informasi tentang objek, area, atau fenomena melalui analisis data yang diperoleh dengan jarak jauh dari subjek atau wilayah yang diselidiki. Ini biasanya dicapai menggunakan sensor buatan atau teknologi penginderaan jauh, seperti satelit atau pesawat fotografi.
Proses kerja remote sensing melibatkan deteksi dan pengukuran radiasi elektromagnetik (EM) yang dipantulkan atau dipancarkan dari objek yang jauh. Dalam aplikasi pencitraan Bumi, satelit dilengkapi dengan sensor yang mengumpulkan data dalam bentuk citra digital.
Metode remote sensing telah digunakan untuk memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang budaya alami dan sosial kami dalam berbagai cara:
Secara keseluruhan, teknologi remote sensing telah membuka pintu baru dalam pengumpulan data dan mengubah cara kita memahami dan berinteraksi dengan dunia sekitar kita. Dalam prosesnya, ilmu, seni, dan teknologi telah berkontribusi untuk memberikan kita gambaran yang lebih jelas dan terperinci tentang alam dan budaya sosial kita.