

Struktur data berdesain spesifik yang diatur sesuai aturan tertentu sangat penting dalam pemrograman. Salah satu struktur data yang unik adalah yang menyerupai tumpukan, dimana penambahan dan pengurangan elemen data dilakukan dari atas. Struktur data jenis ini dikenal dengan sebutan Stack atau Tumpukan dalam Bahasa Indonesia.
Stack adalah struktur data abstrak yang mengikuti prinsip “Last In, First Out” (LIFO). Bayangkan Anda memiliki tumpukan piring di atas meja. Piring yang Anda letakkan di bagian paling atas dari tumpukan adalah piring yang akan Anda ambil terlebih dahulu. Proses penambahan elemen baru (push) dan penghapusan elemen (pop) dalam Stack selalu terjadi di ujung yang sama, yaitu di puncak Stack. Itulah mengapa penambahan elemen dalam Stack diibaratkan seperti penambahan elemen di puncak tumpukan.
Berikut adalah beberapa karakteristik kunci dari Stack:
Stack banyak digunakan dalam berbagai aplikasi dalam pemrograman, seperti:
Berdasarkan penjelasan di atas, struktur data yang diumpamakan sebagai tumpukan dimana penambahan elemen data dilakukan dari atas adalah Stack. Dengan karakteristik dan operasi-operasi spesifiknya, Stack menjadikan banyak algoritma dan proses pemrograman menjadi lebih mudah dan efisien.
Jadi, jawabannya apa? Struktur data ini disebut Stack. Institute proses penambahan dan pengurangan elemen yang dilakukan dari ujung yang sama, menjadi prinsip utama yang membedakannya dengan struktur data lainnya.