{"id":24917,"date":"2024-07-10T14:41:44","date_gmt":"2024-07-10T07:41:44","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/artikel\/gaya-coulomb-yang-dialami-kedua-muatan-a-dan-b-adalah-sebesar-8-x-10%e2%81%bb%e2%81%b4-n-jika-besar-muatan-a-dan-b-masing-masing-sebesar-2-x-10%e2%81%bb%e2%81%b6-c-dan-4-x-10%e2%81%bb\/"},"modified":"2024-07-10T14:41:44","modified_gmt":"2024-07-10T07:41:44","slug":"gaya-coulomb-yang-dialami-kedua-muatan-a-dan-b-adalah-sebesar-8-x-10%e2%81%bb%e2%81%b4-n-jika-besar-muatan-a-dan-b-masing-masing-sebesar-2-x-10%e2%81%bb%e2%81%b6-c-dan-4-x-10%e2%81%bb","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/gaya-coulomb-yang-dialami-kedua-muatan-a-dan-b-adalah-sebesar-8-x-10%e2%81%bb%e2%81%b4-n-jika-besar-muatan-a-dan-b-masing-masing-sebesar-2-x-10%e2%81%bb%e2%81%b6-c-dan-4-x-10%e2%81%bb\/","title":{"rendered":"Gaya Coulomb yang Dialami Kedua Muatan A dan B adalah Sebesar 8 \u00d7 10\u207b\u2074 N. Jika Besar Muatan A dan B Masing-Masing Sebesar 2 \u00d7 10\u207b\u2076 C dan 4 \u00d7 10\u207b\u2076 C, Berapakah Besar Medan Listrik yang Ditimbulkan oleh Muatan A dan oleh Muatan B?"},"content":{"rendered":"<p>Pada artikel ini, kita akan membahas mengenai dua muatan listrik, muatan A dan muatan B, beserta gaya Coulomb yang dialami oleh kedua muatan tersebut dan medan listrik yang ditimbulkan oleh muatan A dan muatan B. Diketahui bahwa gaya Coulomb yang dialami adalah 8 \u00d7 10\u207b\u2074 N dan muatan A dan B masing-masing sebesar 2 \u00d7 10\u207b\u2076 C dan 4 \u00d7 10\u207b\u2076 C.<\/p>\n<h2>Gaya Coulomb<\/h2>\n<p>Gaya Coulomb merupakan gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua objek yang memiliki muatan listrik. Gaya ini mengikuti Hukum Coulomb, yang menyatakan bahwa gaya tersebut sebanding dengan hasil kali muatan kedua objek dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua objek. Adapun rumus Hukum Coulomb sebagai berikut:<\/p>\n<p><code>F = k * (|q1 * q2|) \/ r\u00b2<\/code><\/p>\n<p>Dimana:<\/p>\n<p>F = Gaya Coulomb<\/p>\n<p>k = Konstanta Coulomb (8.99 \u00d7 10\u2079 N m\u00b2\/C\u00b2)<\/p>\n<p>q1, q2 = Muatan objek 1 dan objek 2<\/p>\n<p>r = Jarak antara objek 1 dan objek 2<\/p>\n<h2>Medan Listrik<\/h2>\n<p>Medan listrik merupakan besaran vektor yang menggambarkan pengaruh suatu muatan terhadap muatan lain yang ditempatkan di dekatnya. Besaran medan listrik akan menunjukkan gaya yang dialami per satuan muatan yang ditempatkan dalam medan tersebut. Adapun rumus untuk menghitung medan listrik adalah:<\/p>\n<p><code>E = F \/ q<\/code><\/p>\n<p>Dimana:<\/p>\n<p>E = Medan listrik<\/p>\n<p>F = Gaya Coulomb<\/p>\n<p>q = Muatan objek<\/p>\n<h2>Menghitung Medan Listrik yang Ditimbulkan oleh Muatan A dan B<\/h2>\n<p>Diketahui gaya Coulomb yang dialami kedua muatan adalah 8 \u00d7 10\u207b\u2074 N, muatan A sebesar 2 \u00d7 10\u207b\u2076 C dan muatan B sebesar 4 \u00d7 10\u207b\u2076 C. Kita akan mencari besar medan listrik yang ditimbulkan oleh muatan A dan muatan B.<\/p>\n<ol>\n<li>Medan listrik yang ditimbulkan oleh muatan A:<\/li>\n<\/ol>\n<p><code>E_A = F \/ q_A<\/code><code>E_A = (8 \u00d7 10\u207b\u2074 N) \/ (2 \u00d7 10\u207b\u2076 C)<\/code><code>E_A = 4 \u00d7 10\u00b2 N\/C<\/code><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>Medan listrik yang ditimbulkan oleh muatan B:<\/li>\n<\/ol>\n<p><code>E_B = F \/ q_B<\/code><code>E_B = (8 \u00d7 10\u207b\u2074 N) \/ (4 \u00d7 10\u207b\u2076 C)<\/code><code>E_B = 2 \u00d7 10\u00b2 N\/C<\/code><\/p>\n<p>Sehingga, medan listrik yang ditimbulkan oleh muatan A adalah 4 \u00d7 10\u00b2 N\/C dan medan listrik yang ditimbulkan oleh muatan B adalah 2 \u00d7 10\u00b2 N\/C.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada artikel ini, kita akan membahas mengenai dua muatan listrik, muatan A dan muatan B, beserta gaya Coulomb yang dialami oleh kedua muatan tersebut dan medan listrik yang ditimbulkan oleh muatan A dan muatan B. Diketahui bahwa gaya Coulomb yang dialami adalah 8 \u00d7 10\u207b\u2074 N dan muatan A dan B masing-masing sebesar 2 \u00d7 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":74885,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-24917","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-wawasan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24917","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24917"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24917\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/74885"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24917"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24917"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24917"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}