{"id":4871,"date":"2021-11-22T07:25:49","date_gmt":"2021-11-22T07:25:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/?p=4871"},"modified":"2026-06-09T01:25:28","modified_gmt":"2026-06-08T18:25:28","slug":"perubahan-jaring-jaring-makanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/perubahan-jaring-jaring-makanan\/","title":{"rendered":"Perubahan Jaring-Jaring Makanan,  Jawaban Tematik Kelas 5"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perubahan Jaring-Jaring Makanan &#8211; Apa itu Perubahan dalam Jaring-Jaring Makanan Dilengkapi Susunan Rantai Makanan, Selengkapnya dalam Artikel iniSebelum membaca kunci jawaban dalam artikel ini, sebaiknya Adik-adik mengerjakan soal di&nbsp;halaman 108 dan 109 tentang nama ekosistem, penyebab perubahan, diagram perubahan jaring-jaring makanan yang terjadi, dan keterangan terlebih dahulu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Dikutip dari Buku Tematik SD\/MI Kelas V Tema 5 Ekosistem (2017) oleh Diana Puspa Halaman 107<\/em>, perubahan pada satu bagian dari sebuah jaring-jaring makanan akan mengubah bagian yang lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada musim hujan, tumbuhan tumbuh subur dan tanaman padi pun menjadi subur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adik-adik bisa minta bantuan kakak, ibu, atau ayah apabila mengalami kesulitan.<\/p><div class=\"inline-related\"><strong>Related Articles<\/strong><ul><li><a href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/karya-seni-dekoratif-umumnya-menggabungkan-unsur-bentuk-garis-dan-apa-lagi\/\">Karya Seni Dekoratif Umumnya Menggabungkan Unsur Bentuk, Garis, dan Apa Lagi?<\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/pelari-yang-menerima-tongkat-melakukannya-dengan-berlari-tanpa-melihat-tongkat-yang-akan-diterimanya-bagaimana-prosesnya\/\">Pelari yang Menerima Tongkat Melakukannya Dengan Berlari Tanpa Melihat Tongkat yang Akan Diterimanya: Bagaimana Prosesnya?<\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/pancasila-sebagai-satu-satunya-falsafah-dan-ideologi-yang-melandasi-membimbing-dan-mengarahkan-bangsa-menuju-perwujudan-nusantara-sebagai-satu-kesatuan\/\">Pancasila Sebagai Satu-Satunya Falsafah dan Ideologi yang Melandasi, Membimbing, dan Mengarahkan Bangsa Menuju Perwujudan Nusantara Sebagai Satu Kesatuan<\/a><\/li><\/ul><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah mengerjakan <a class=\"wpil_keyword_link\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/tag\/soal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"Soal\" data-wpil-keyword-link=\"linked\" data-wpil-monitor-id=\"2158\">soal<\/a> di halaman 108 dan 109 tentang nama\u00a0ekosistem, penyebab perubahan, diagram perubahan jaring-jaring makanan yang terjadi, dan keterangan, mintalah bantuan kakak, ibu, atau ayah untuk mengoreksi jawaban Adik-adik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah selesai dikoreksi, Adik-adik bisa menggunakan&nbsp;kunci jawaban&nbsp;di bawah ini untuk mencocokkan jawaban Adik-adik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-perubahan-jaring-jaring-makanan\">Perubahan Jaring Jaring Makanan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nama Ekosistem, Penyebab Perubahan, Diagram Perubahan Jaring-jaring Makanan, Keterangan, Tema 5 Kelas 5 SD MI<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meningkatnya jumlah tanaman padi pada ekosistem sawah akan meningkatkan jumlah hewan atau konsumen yang memakan padi, misalnya tikus sawah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peningkatan jumlah tikus sawah, akan meningkatkan jumlah salah satu hewan pemangsanya, yaitu ular sawah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ular sawah adalah mangsa dari hewan yang lain, misal burung elang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, jumlah populasi burung elang pada ekosistem sawah tersebut akan meningkat dan demikian seterusnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rantai makanan sebagai bagian jaring-jaring makanan pada sebuah ekosistem tidak akan terputus selama semua bagian dari rantai tersebut tetap berperan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rantai makanan di sawah akan terus terbentuk selama makhluk hidup penyusunnya ada.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika salah satu dari penyusun rantai makanan tersebut tidak ada karena berbagai faktor maka penyusun rantai makanan lain akan terganggu<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika tidak ada padi, tikus sawah akan kelaparan dan ular sawah pun demikian sehingga burung elang pun kesulitan mendapatkan makanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rantai makanan akan terganggu dan merugikan apabila ular sawah yang seharusnya memangsa tikus sawah ternayata memangsa hewan lain, misal anak ayam yang dipelihara manusia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika salah satu rantai makanan terganggu, jaring-jaring makanan pun akan terganggu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perubahan-perubahan yang bersifat alami dan menjadi bagian dari daur kehidupan di dalam ekosistem, tidak akan memberikan gangguan yang berarti.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal tersebut disebabkan perubahan-perubahan yang terjadi berlangsung lambat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perubahan yang tiba-tiba bahkan yang memberikan dampak kerusakan cukup besar pun akan menganggu jaring-jaring makanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bencana alam, pencemaran lingkungan, kebakaran, atau bahkan pemanasan global, biasanya akan mengakibatkan terganggunya jaring-jaring makanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di antara perubahan-perubahan tersebut, pencemaran lingkungan dan pemanasan global memberikan dampak yang besar terhadap perubahan pada jaring-jaring makanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perubahan di alam seringkali memang tidak terelakkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemampuan komponen dalam ekosistem untuk beradaptasi sangat diperlukan agar dapat bertahan hidup.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Manusia sebagai makhluk hidup yang paling beradab memegang peran penting terhdapa perubahan ekosistem tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Manusia hampir selalu dapat berinteraksi dengan semua komponen ekosistem sejak dulu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artikel ini membahas kunci jawaban tema 5 kelas 5 SD MI halaman 108 dan 109 tentang nama ekosistem, penyebab perubahan, diagram perubahan jaring-jaring makanan yang terjadi, dan keterangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artikel ini disusun guna membantu adik-adik SD MI dalam mengikuti pembelajaran dari rumah di masa pandemi Covid-19.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jangan lupa memperhatikan langkah-langkah pengerjaan soal di halaman 108 dan 109 tentang nama ekosistem, penyebab perubahan, diagram perubahan jaring-jaring makanan yang terjadi, dan keterangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada pembahasan kali ini, kita akan belajar tentang kunci jawaban Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Kelas 5 SD MI Tema 5 Subtema 3 &#8220;Keseimbangan Ekosistem&#8221; Edisi Revisi 2017 Terbitan Kemendikbud.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kunci jawaban yang akan dibahas kali ini yaitu jawaban dalam soal subtema 3 pembelajaran 2 halaman 108 dan 109 tentang nama ekosistem, penyebab perubahan, diagram perubahan jaring-jaring makanan yang terjadi, dan keterangan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Susunan Rantai Makanan<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rantai makanan menjelasakan tentang organisme yang berbeda saling memangsa satu sama lain untuk bertahan hidup.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dikutip dari&nbsp;<a href=\"https:\/\/bobo.grid.id\/read\/081656352\/apa-itu-rantai-makanan-dan-jaring-makanan-ya-akubacaakutahu?page=all\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em>bobo.grid.id<\/em><\/a>&nbsp;rantai makanan terdiri dari produsen, konsumen, dan dekomposer.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>1. Produsen<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tumbuhan merupakan produsen dalam sebuah ekosistem.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tumbuhan disebut sebagai produsen karena dapat membuat energi untuk ekosistem.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tumbuhan memasak makanan dan menyerap energi dari cahaya matahari yang disebut proses fotosintesis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain cahaya matahari, tumbuhan juga melakukan fotosintesis dengan air dan nutrisi dari dalam tanah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>2. Konsumen<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kelompok hewan merupakan konsumen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hewan disebut konsumen karena tidak memproduksi energi, namun hanya menggunakan energi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hewan yang mengkonsumsi tumbuhan secara langsung disebut konsumen tingkat satu atau konsumen primer.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, hewan yang berada di posisi konsumen tingkat satu merupakan hewan herbivora.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Organisme karnivora yang memangsa hewan herbivora disebut konsumen tingkat dua atau konsumen sekunder.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apabila hewan karnivora memangsa hewan karnivora lainnya disebut konsumen tingkat tiga atau konsumen tersier.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sedangkan hewan yang merupakan konsumen yang makan tumbuhan maupun hewan adalah hewan omnivora.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>3. Dekomposer<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dekomposer merupakan organisme yang memakan zat yang membusuk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contihnya seperti jasad hewan maupun tumbuhan yang membusuk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Organisme yang termasuk dalam dekomposer adalah cacing, bakteri, atau jamur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dekomposer membantu mengembalikan nutrisi ke dalam tanah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya nutrisi ini akan kembali digunakan oleh tumbuhan untuk membuat energi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Soal Latihan Ekosistem Jaring Jaring Makanan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>AYO MENGAMATI<\/strong><br>Halaman 108 dan 109<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">1. Amati kembali hasil pekerjaan kelompokmu tentang jaring-jaring makanan pada pembelajaran sebelumnya.<br>2. Buatlah skenario perubahan yang mungkin terjadi pada\u00a0ekosistem\u00a0tersebut. Misal perubahan karena musim, bencana alam, atau kegiatan manusia.<br>3. Lalu, catatlah kemungkinan yang akan terjadi pada jaring-jaring makanan yang ada pada\u00a0ekosistem.<br>4. Catat juga akibat perubahan itu terhadap keberlangsungan jaring-jaring makanan pada\u00a0ekosistem\u00a0tersebut pada kolom keterangan (lihat contoh berikut ini).<br>5. Buatlah diagram untuk menunjukkan perubahan tersebut. Kamu dapat menggunakan gambar untuk memperjelas diagrammu.<br>6. Jelaskanlah hasil diskusimu di depan kelas.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jawaban Tematik Kelas 5 Ekosistem<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nama Ekosistem: Ekosistem sawah<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyebab Perubahan : Populasi tikus yang meningkat dan populasi burung elang menurun akibat perburuan ular.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Diagram perubahan Jaring-jaring makanan yang terjadi<br>Padi &#8211; tikus &#8211; ular &#8211; burung elang &#8211; jamur<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keterangan: Padi berperan sebagai produsen, tikus berperan sebagai konsumen I, ular berperan sebagai konsumen II, burung elang berperan sebagai konsumen III, jamur berperan sebagai pengurai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber Tribunnews.com, https:\/\/portaljember.pikiran-rakyat.com\/<\/p>\n<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perubahan Jaring-Jaring Makanan &#8211; Apa itu Perubahan dalam Jaring-Jaring Makanan Dilengkapi Susunan Rantai Makanan, Selengkapnya dalam Artikel iniSebelum membaca kunci jawaban dalam artikel ini, sebaiknya Adik-adik mengerjakan soal di&nbsp;halaman 108 dan 109 tentang nama ekosistem, penyebab perubahan, diagram perubahan jaring-jaring makanan yang terjadi, dan keterangan terlebih dahulu. Dikutip dari Buku Tematik SD\/MI Kelas V Tema &#8230; <a title=\"Perubahan Jaring-Jaring Makanan,  Jawaban Tematik Kelas 5\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/perubahan-jaring-jaring-makanan\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Perubahan Jaring-Jaring Makanan,  Jawaban Tematik Kelas 5\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":74885,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-4871","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-wawasan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4871","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4871"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4871\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/74885"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4871"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4871"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4871"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}