{"id":61813,"date":"2025-10-26T12:25:11","date_gmt":"2025-10-26T05:25:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/?p=61813"},"modified":"2025-10-26T12:25:11","modified_gmt":"2025-10-26T05:25:11","slug":"anda-diminta-untuk-memahami-effectuation-dan-menganalisa-jenis-effectuation-mana-saja-yang-diterapkan-oleh-seorang-wirausaha-dan-sampai-sejauh-mana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/anda-diminta-untuk-memahami-effectuation-dan-menganalisa-jenis-effectuation-mana-saja-yang-diterapkan-oleh-seorang-wirausaha-dan-sampai-sejauh-mana\/","title":{"rendered":"ANDA Diminta Untuk Memahami Effectuation Dan Menganalisa Jenis Effectuation Mana Saja Yang Diterapkan Oleh Seorang Wirausaha Dan Sampai Sejauh Mana"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"109\" data-end=\"473\">Menjalankan bisnis itu nggak selalu mulus, tapi ada trik tertentu yang bikin beberapa wirausahawan sukses menghadapi ketidakpastian. Salah satunya adalah dengan menerapkan\u00a0<strong data-start=\"281\" data-end=\"304\">konsep effectuation<\/strong>, yaitu cara berpikir dan bertindak seorang pengusaha yang fokus pada apa yang bisa mereka kontrol saat ini, bukan terlalu khawatir dengan masa depan yang nggak pasti.<\/p>\n<p data-start=\"475\" data-end=\"906\">Effectuation sendiri punya beberapa prinsip, seperti\u00a0<strong data-start=\"528\" data-end=\"544\">bird-in-hand<\/strong>\u00a0(memulai dengan apa yang dimiliki),\u00a0<strong data-start=\"581\" data-end=\"600\">affordable loss<\/strong>\u00a0(fokus pada risiko yang bisa ditanggung),\u00a0<strong data-start=\"643\" data-end=\"658\">crazy-quilt<\/strong>\u00a0(membangun jaringan kolaborasi),\u00a0<strong data-start=\"692\" data-end=\"704\">lemonade<\/strong>\u00a0(mengubah masalah jadi peluang), dan\u00a0<strong data-start=\"742\" data-end=\"764\">pilot-in-the-plane<\/strong>\u00a0(mengontrol arah sendiri). Prinsip-prinsip ini membantu wirausahawan fleksibel menghadapi perubahan dan mengambil keputusan yang realistis.<\/p>\n<p data-start=\"908\" data-end=\"1230\">Di artikel ini, kita akan melihat contoh nyata wirausahawan yang berhasil menggunakan effectuation dalam bisnisnya. Kita akan menganalisis\u00a0<strong data-start=\"1047\" data-end=\"1095\">jenis effectuation mana yang mereka terapkan<\/strong>, seberapa penting prinsip itu bagi keberhasilan mereka, dan bagaimana prinsip-prinsip ini terlihat dalam praktik sehari-hari mereka.<\/p>\n<p data-start=\"1232\" data-end=\"1559\">Selain materi dari\u00a0<strong data-start=\"1251\" data-end=\"1266\">BMP Modul 3<\/strong>, analisis ini juga didukung oleh\u00a0<strong data-start=\"1300\" data-end=\"1322\">referensi tambahan<\/strong>\u00a0dari buku, artikel media, dan jurnal, supaya kita punya gambaran yang lengkap dan nyata tentang bagaimana effectuation bisa diterapkan di dunia wirausaha. Dengan begitu, pembaca bisa belajar langsung dari kisah sukses yang inspiratif.<\/p>\n<p><a class=\"wpil_keyword_link\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/tag\/soal\/\" target=\"_blank\"  rel=\"noopener\" title=\"Soal\" data-wpil-keyword-link=\"linked\"  data-wpil-monitor-id=\"3432\">Soal<\/a> Lengkap: Carilah contoh praktik baik wirausahawan yang sukses mengelola bisnisnya karena berhasil menerapkan \u201cKONSEP EFFECTUATION.<\/p>\n<p>Anda diminta untuk memahami effectuation dan menganalisa jenis effectuation mana saja yang diterapkan oleh seorang wirausaha dan sampai sejauh mana tingkat kepentingannya?<\/p>\n<p>Berikan penjelasan Anda berdasarkan materi yang telah dibahas di BMP Modul 3 dan ditambahkan dengan sumber referensi lain baik buku, liputan media cetak\/digital, jurnal, dan lain-lain.<\/p>\n<p>Referensi Jawaban:<\/p>\n<h2 data-start=\"62\" data-end=\"128\">Praktik Baik Wirausahawan dalam Menerapkan Konsep Effectuation<\/h2>\n<p data-start=\"148\" data-end=\"770\">Dalam dunia kewirausahaan, kesuksesan seorang wirausahawan tidak hanya ditentukan oleh ide bisnis yang cemerlang, tetapi juga oleh\u00a0<strong data-start=\"279\" data-end=\"355\">kemampuan mengambil keputusan yang tepat dalam menghadapi ketidakpastian<\/strong>. Salah satu pendekatan yang digunakan dalam pengambilan keputusan ini adalah\u00a0<strong data-start=\"433\" data-end=\"449\">effectuation<\/strong>, yang dikembangkan oleh Saras Sarasvathy (2001). Effectuation merupakan kerangka berpikir wirausahawan untuk memulai dan mengembangkan usaha dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia, mengelola risiko, dan fokus pada peluang yang bisa diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan perencanaan jangka panjang yang rigid.<\/p>\n<p data-start=\"772\" data-end=\"1088\">Berbeda dengan pendekatan kausal (causation) yang berfokus pada pencapaian tujuan tertentu,\u00a0<strong data-start=\"864\" data-end=\"974\">effectuation berfokus pada tindakan adaptif dengan menggunakan apa yang ada untuk menciptakan peluang baru<\/strong>. Prinsip ini sangat relevan bagi wirausahawan di tengah ketidakpastian pasar, persaingan, dan dinamika ekonomi.<\/p>\n<hr data-start=\"1090\" data-end=\"1093\" \/>\n<h2 data-start=\"1095\" data-end=\"1128\">Prinsip-Prinsip Effectuation<\/h2>\n<p data-start=\"1130\" data-end=\"1200\">Menurut Sarasvathy (2001), terdapat lima prinsip utama effectuation:<\/p>\n<ol data-start=\"1202\" data-end=\"1916\">\n<li data-start=\"1202\" data-end=\"1376\">\n<p data-start=\"1205\" data-end=\"1376\"><strong data-start=\"1205\" data-end=\"1257\">Bird-in-Hand (Menggunakan Sumber Daya yang Ada):<\/strong>\u00a0Wirausahawan memulai bisnis dengan apa yang dimiliki saat ini\u2014pengetahuan, keterampilan, relasi, dan modal terbatas.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1377\" data-end=\"1515\">\n<p data-start=\"1380\" data-end=\"1515\"><strong data-start=\"1380\" data-end=\"1433\">Affordable Loss (Kerugian yang Dapat Ditanggung):<\/strong>\u00a0Fokus pada risiko yang dapat ditanggung alih-alih mengejar keuntungan maksimal.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1516\" data-end=\"1642\">\n<p data-start=\"1519\" data-end=\"1642\"><strong data-start=\"1519\" data-end=\"1555\">Crazy-Quilt (Jalinan Kemitraan):<\/strong>\u00a0Membangun jaringan dan aliansi dengan berbagai pihak untuk menciptakan peluang baru.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1643\" data-end=\"1744\">\n<p data-start=\"1646\" data-end=\"1744\"><strong data-start=\"1646\" data-end=\"1689\">Lemonade (Memanfaatkan Ketidakpastian):<\/strong>\u00a0Mengubah ketidakpastian dan masalah menjadi peluang.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1745\" data-end=\"1916\">\n<p data-start=\"1748\" data-end=\"1916\"><strong data-start=\"1748\" data-end=\"1797\">Pilot-in-the-Plane (Kontrol atas Masa Depan):<\/strong>\u00a0Percaya bahwa masa depan dapat dibentuk melalui tindakan wirausahawan, bukan hanya bergantung pada faktor eksternal.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<hr data-start=\"1918\" data-end=\"1921\" \/>\n<h2 data-start=\"1923\" data-end=\"1994\">Contoh Praktik Baik Wirausahawan: William Tanuwijaya dan Tokopedia<\/h2>\n<p data-start=\"1996\" data-end=\"2292\">Salah satu contoh wirausahawan sukses yang menerapkan\u00a0<strong data-start=\"2050\" data-end=\"2073\">konsep effectuation<\/strong>\u00a0adalah\u00a0<strong data-start=\"2081\" data-end=\"2103\">William Tanuwijaya<\/strong>, pendiri Tokopedia, platform e-commerce terbesar di Indonesia. Tokopedia memulai bisnisnya pada tahun 2009 dengan modal terbatas dan menghadapi pasar online yang masih baru di Indonesia.<\/p>\n<h3 data-start=\"2294\" data-end=\"2343\">Analisis Jenis Effectuation yang Diterapkan<\/h3>\n<ol data-start=\"2345\" data-end=\"4456\">\n<li data-start=\"2345\" data-end=\"2807\">\n<p data-start=\"2348\" data-end=\"2402\"><strong data-start=\"2348\" data-end=\"2400\">Bird-in-Hand (Menggunakan Sumber Daya yang Ada):<\/strong><\/p>\n<ul data-start=\"2406\" data-end=\"2807\">\n<li data-start=\"2406\" data-end=\"2494\">\n<p data-start=\"2408\" data-end=\"2494\">William memulai Tokopedia dengan tim kecil dan pengalaman terbatas dalam e-commerce.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"2498\" data-end=\"2685\">\n<p data-start=\"2500\" data-end=\"2685\">Fokusnya adalah memanfaatkan\u00a0<strong data-start=\"2529\" data-end=\"2569\">keahlian teknologi yang dimiliki tim<\/strong>\u00a0untuk membangun platform online sederhana sebagai solusi bagi pedagang lokal yang kesulitan menjangkau pelanggan.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"2689\" data-end=\"2807\">\n<p data-start=\"2691\" data-end=\"2807\"><strong data-start=\"2691\" data-end=\"2715\">Tingkat kepentingan:<\/strong>\u00a0Sangat tinggi, karena sumber daya awal menjadi dasar kelangsungan bisnis pada tahap awal.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li data-start=\"2809\" data-end=\"3205\">\n<p data-start=\"2812\" data-end=\"2867\"><strong data-start=\"2812\" data-end=\"2865\">Affordable Loss (Kerugian yang Dapat Ditanggung):<\/strong><\/p>\n<ul data-start=\"2871\" data-end=\"3205\">\n<li data-start=\"2871\" data-end=\"2948\">\n<p data-start=\"2873\" data-end=\"2948\">Pendanaan awal Tokopedia berasal dari modal pribadi dan sedikit investor.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"2952\" data-end=\"3070\">\n<p data-start=\"2954\" data-end=\"3070\">Fokusnya adalah\u00a0<strong data-start=\"2970\" data-end=\"3025\">menghindari risiko besar dengan memulai skala kecil<\/strong>\u00a0dan mengembangkan layanan secara bertahap.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3074\" data-end=\"3205\">\n<p data-start=\"3076\" data-end=\"3205\"><strong data-start=\"3076\" data-end=\"3100\">Tingkat kepentingan:<\/strong>\u00a0Tinggi, karena strategi ini memungkinkan perusahaan bertahan meskipun menghadapi ketidakpastian pasar.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li data-start=\"3207\" data-end=\"3601\">\n<p data-start=\"3210\" data-end=\"3248\"><strong data-start=\"3210\" data-end=\"3246\">Crazy-Quilt (Jalinan Kemitraan):<\/strong><\/p>\n<ul data-start=\"3252\" data-end=\"3601\">\n<li data-start=\"3252\" data-end=\"3364\">\n<p data-start=\"3254\" data-end=\"3364\">William membangun kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk investor, startup lokal, dan komunitas pedagang.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3368\" data-end=\"3493\">\n<p data-start=\"3370\" data-end=\"3493\">Aliansi ini membantu Tokopedia mengembangkan fitur dan meningkatkan jangkauan pasar tanpa harus mengeluarkan biaya besar.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3497\" data-end=\"3601\">\n<p data-start=\"3499\" data-end=\"3601\"><strong data-start=\"3499\" data-end=\"3523\">Tingkat kepentingan:<\/strong>\u00a0Tinggi, karena kolaborasi mempercepat pertumbuhan dan diversifikasi bisnis.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li data-start=\"3603\" data-end=\"4042\">\n<p data-start=\"3606\" data-end=\"3651\"><strong data-start=\"3606\" data-end=\"3649\">Lemonade (Memanfaatkan Ketidakpastian):<\/strong><\/p>\n<ul data-start=\"3655\" data-end=\"4042\">\n<li data-start=\"3655\" data-end=\"3748\">\n<p data-start=\"3657\" data-end=\"3748\">Tokopedia menghadapi persaingan dari e-commerce lain dan tantangan logistik di Indonesia.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3752\" data-end=\"3923\">\n<p data-start=\"3754\" data-end=\"3923\">Perusahaan\u00a0<strong data-start=\"3765\" data-end=\"3795\">mengadaptasi strategi baru<\/strong>, misalnya dengan menawarkan layanan pembayaran digital, ekspedisi terintegrasi, dan promosi kreatif untuk mengatasi hambatan.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3927\" data-end=\"4042\">\n<p data-start=\"3929\" data-end=\"4042\"><strong data-start=\"3929\" data-end=\"3953\">Tingkat kepentingan:<\/strong>\u00a0Sedang hingga tinggi, karena kemampuan beradaptasi meningkatkan daya saing perusahaan.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li data-start=\"4044\" data-end=\"4456\">\n<p data-start=\"4047\" data-end=\"4098\"><strong data-start=\"4047\" data-end=\"4096\">Pilot-in-the-Plane (Kontrol atas Masa Depan):<\/strong><\/p>\n<ul data-start=\"4102\" data-end=\"4456\">\n<li data-start=\"4102\" data-end=\"4226\">\n<p data-start=\"4104\" data-end=\"4226\">William fokus pada\u00a0<strong data-start=\"4123\" data-end=\"4186\">menciptakan peluang dan bentuk masa depan Tokopedia sendiri<\/strong>\u00a0melalui inovasi platform dan layanan.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"4230\" data-end=\"4337\">\n<p data-start=\"4232\" data-end=\"4337\">Keputusan strategis diambil secara aktif untuk mengendalikan arah bisnis, bukan sekadar menunggu pasar.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"4341\" data-end=\"4456\">\n<p data-start=\"4343\" data-end=\"4456\"><strong data-start=\"4343\" data-end=\"4367\">Tingkat kepentingan:<\/strong>\u00a0Sangat tinggi, karena visi dan kontrol wirausahawan menentukan pertumbuhan perusahaan.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n<hr data-start=\"4458\" data-end=\"4461\" \/>\n<h2 data-start=\"4463\" data-end=\"4527\">Dampak Penerapan Effectuation terhadap Kesuksesan Tokopedia<\/h2>\n<ol data-start=\"4529\" data-end=\"5179\">\n<li data-start=\"4529\" data-end=\"4678\">\n<p data-start=\"4532\" data-end=\"4678\"><strong data-start=\"4532\" data-end=\"4568\">Mengurangi risiko di tahap awal:<\/strong>\u00a0Dengan prinsip affordable loss, Tokopedia mampu bertahan tanpa harus mengandalkan dana besar dari investor.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"4679\" data-end=\"4830\">\n<p data-start=\"4682\" data-end=\"4830\"><strong data-start=\"4682\" data-end=\"4732\">Fleksibilitas dalam menghadapi ketidakpastian:<\/strong>\u00a0Pendekatan lemonade memungkinkan Tokopedia menyesuaikan strategi bisnis dengan perubahan pasar.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"4831\" data-end=\"5004\">\n<p data-start=\"4834\" data-end=\"5004\"><strong data-start=\"4834\" data-end=\"4869\">Pertumbuhan yang berkelanjutan:<\/strong>\u00a0Menggunakan bird-in-hand dan crazy-quilt, perusahaan membangun fondasi yang kuat dari sumber daya terbatas dan kolaborasi strategis.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"5005\" data-end=\"5179\">\n<p data-start=\"5008\" data-end=\"5179\"><strong data-start=\"5008\" data-end=\"5037\">Kendali atas arah bisnis:<\/strong>\u00a0Pilot-in-the-plane memastikan bahwa pertumbuhan Tokopedia dikendalikan oleh keputusan strategis wirausahawan, bukan hanya faktor eksternal.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p data-start=\"5181\" data-end=\"5382\">Secara keseluruhan,\u00a0<strong data-start=\"5201\" data-end=\"5293\">pendekatan effectuation membantu Tokopedia bertahan dan berkembang di pasar yang dinamis<\/strong>, membuktikan bahwa prinsip-prinsip ini sangat relevan bagi wirausahawan di era modern.<\/p>\n<hr data-start=\"5384\" data-end=\"5387\" \/>\n<h2 data-start=\"5389\" data-end=\"5404\">Kesimpulan<\/h2>\n<p data-start=\"5406\" data-end=\"5627\">Effectuation adalah pendekatan pengambilan keputusan wirausahawan yang\u00a0<strong data-start=\"5477\" data-end=\"5528\">adaptif, fleksibel, dan berbasis tindakan nyata<\/strong>, bukan sekadar perencanaan jangka panjang. Praktik William Tanuwijaya dan Tokopedia menunjukkan:<\/p>\n<ul data-start=\"5629\" data-end=\"6005\">\n<li data-start=\"5629\" data-end=\"5718\">\n<p data-start=\"5631\" data-end=\"5718\">Pentingnya\u00a0<strong data-start=\"5642\" data-end=\"5694\">memanfaatkan sumber daya yang ada (Bird-in-Hand)<\/strong>\u00a0untuk memulai bisnis.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"5719\" data-end=\"5803\">\n<p data-start=\"5721\" data-end=\"5803\">Mengelola risiko dengan prinsip\u00a0<strong data-start=\"5753\" data-end=\"5772\">Affordable Loss<\/strong>\u00a0untuk meminimalkan kerugian.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"5804\" data-end=\"5863\">\n<p data-start=\"5806\" data-end=\"5863\">Membangun jaringan dan aliansi melalui\u00a0<strong data-start=\"5845\" data-end=\"5860\">Crazy-Quilt<\/strong>.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"5864\" data-end=\"5936\">\n<p data-start=\"5866\" data-end=\"5936\">Mengubah ketidakpastian menjadi peluang dengan prinsip\u00a0<strong data-start=\"5921\" data-end=\"5933\">Lemonade<\/strong>.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"5937\" data-end=\"6005\">\n<p data-start=\"5939\" data-end=\"6005\">Mengendalikan arah bisnis sendiri dengan\u00a0<strong data-start=\"5980\" data-end=\"6002\">Pilot-in-the-Plane<\/strong>.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"6007\" data-end=\"6203\">Penerapan konsep effectuation tidak hanya membantu wirausahawan menghadapi ketidakpastian, tetapi juga\u00a0<strong data-start=\"6110\" data-end=\"6200\">membuka peluang baru, meningkatkan daya saing, dan membangun bisnis yang berkelanjutan<\/strong>.<\/p>\n<hr data-start=\"6205\" data-end=\"6208\" \/>\n<h3 data-start=\"6210\" data-end=\"6225\">Referensi<\/h3>\n<ol data-start=\"6227\" data-end=\"6864\">\n<li data-start=\"6227\" data-end=\"6420\">\n<p data-start=\"6230\" data-end=\"6420\">Sarasvathy, S. D. (2001).\u00a0<em data-start=\"6256\" data-end=\"6371\">Causation and Effectuation: Toward a Theoretical Shift from Economic Inevitability to Entrepreneurial Contingency<\/em>. Academy of Management Review, 26(2), 243\u2013263.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"6421\" data-end=\"6475\">\n<p data-start=\"6424\" data-end=\"6475\">BMP Modul 3 \u2013 Kewirausahaan, Materi Effectuation.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"6476\" data-end=\"6618\">\n<p data-start=\"6479\" data-end=\"6618\">CNN Indonesia. (2020).\u00a0<em data-start=\"6502\" data-end=\"6554\">William Tanuwijaya, Kisah Sukses Pendiri Tokopedia<\/em>.\u00a0<a class=\"decorated-link cursor-pointer\" target=\"_new\" rel=\"noopener\" data-start=\"6556\" data-end=\"6616\">https:\/\/www.cnnindonesia.com<\/a><\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"6619\" data-end=\"6760\">\n<p data-start=\"6622\" data-end=\"6760\">Detik Finance. (2019).\u00a0<em data-start=\"6645\" data-end=\"6702\">Tokopedia: Membangun E-commerce dari Nol hingga Unicorn<\/em>.\u00a0<a class=\"decorated-link cursor-pointer\" target=\"_new\" rel=\"noopener\" data-start=\"6704\" data-end=\"6758\">https:\/\/finance.detik.com<\/a><\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"6761\" data-end=\"6864\">\n<p data-start=\"6764\" data-end=\"6864\">Read, S., Sarasvathy, S., Dew, N., &amp; Wiltbank, R. (2009).\u00a0<em data-start=\"6822\" data-end=\"6850\">Effectual Entrepreneurship<\/em>. Routledge.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menjalankan bisnis itu nggak selalu mulus, tapi ada trik tertentu yang bikin beberapa wirausahawan sukses menghadapi ketidakpastian. Salah satunya adalah dengan menerapkan\u00a0konsep effectuation, yaitu cara berpikir dan bertindak seorang pengusaha yang fokus pada apa yang bisa mereka kontrol saat ini, bukan terlalu khawatir dengan masa depan yang nggak pasti. Effectuation sendiri punya beberapa prinsip, seperti\u00a0bird-in-hand\u00a0(memulai &#8230; <a title=\"ANDA Diminta Untuk Memahami Effectuation Dan Menganalisa Jenis Effectuation Mana Saja Yang Diterapkan Oleh Seorang Wirausaha Dan Sampai Sejauh Mana\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/anda-diminta-untuk-memahami-effectuation-dan-menganalisa-jenis-effectuation-mana-saja-yang-diterapkan-oleh-seorang-wirausaha-dan-sampai-sejauh-mana\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang ANDA Diminta Untuk Memahami Effectuation Dan Menganalisa Jenis Effectuation Mana Saja Yang Diterapkan Oleh Seorang Wirausaha Dan Sampai Sejauh Mana\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":74885,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-61813","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-wawasan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61813","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=61813"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61813\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/74885"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=61813"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=61813"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=61813"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}