{"id":61847,"date":"2025-10-26T15:39:49","date_gmt":"2025-10-26T08:39:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/?p=61847"},"modified":"2025-10-26T15:39:49","modified_gmt":"2025-10-26T08:39:49","slug":"andi-berusia-17-tahun-dan-masih-duduk-di-bangku-sma-ayahnya-telah-meninggal-dunia-3-tahun-lalu-sementara-ibunya-menikah-lagi-dengan-seorang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/andi-berusia-17-tahun-dan-masih-duduk-di-bangku-sma-ayahnya-telah-meninggal-dunia-3-tahun-lalu-sementara-ibunya-menikah-lagi-dengan-seorang\/","title":{"rendered":"ANDI Berusia 17 Tahun Dan Masih Duduk Di Bangku SMA, Ayahnya Telah Meninggal Dunia 3 Tahun Lalu, Sementara Ibunya Menikah Lagi Dengan Seorang"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"173\" data-end=\"534\">Andi adalah seorang remaja berusia\u00a0<strong data-start=\"208\" data-end=\"220\">17 tahun<\/strong>\u00a0yang masih duduk di bangku\u00a0<strong data-start=\"248\" data-end=\"264\">SMA kelas XI<\/strong>. Sejak tiga tahun lalu, hidupnya berubah drastis setelah sang ayah meninggal dunia. Kehilangan sosok ayah membuat Andi harus belajar menjadi lebih mandiri dan kuat, meskipun di usianya yang masih muda ia sering kali merasa rindu akan kehangatan keluarga seperti dulu.<\/p>\n<p data-start=\"536\" data-end=\"901\">Setelah beberapa waktu, ibunya memutuskan untuk\u00a0<strong data-start=\"584\" data-end=\"620\">menikah lagi dengan seorang pria<\/strong>\u00a0yang dikenal melalui lingkungan tempat kerja. Awalnya, Andi mencoba memahami keputusan sang ibu, karena ia tahu ibunya juga membutuhkan teman hidup dan dukungan untuk melanjutkan kehidupan. Namun, seiring waktu, hubungan antara Andi dan ayah tirinya tidak selalu berjalan mulus.<\/p>\n<p data-start=\"903\" data-end=\"1195\">Andi sering merasa\u00a0<strong data-start=\"922\" data-end=\"958\">tidak nyaman dan kurang diterima<\/strong>\u00a0di rumah sendiri. Perbedaan cara pandang dan perlakuan membuatnya mulai menarik diri dan lebih sering menghabiskan waktu di luar rumah. Situasi ini tidak hanya memengaruhi hubungan keluarga, tetapi juga prestasi belajarnya di sekolah.<\/p>\n<p data-start=\"1197\" data-end=\"1557\">Artikel ini akan membahas\u00a0<strong data-start=\"1223\" data-end=\"1291\">tantangan psikologis dan sosial yang dialami remaja seperti Andi<\/strong>, serta bagaimana keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar dapat berperan dalam membantu remaja menghadapi perubahan besar dalam hidupnya. Dari kisah ini, kita bisa belajar pentingnya komunikasi, empati, dan dukungan emosional dalam menjaga keharmonisan keluarga.<\/p>\n<p><a class=\"wpil_keyword_link\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/tag\/soal\/\" target=\"_blank\"  rel=\"noopener\" title=\"Soal\" data-wpil-keyword-link=\"linked\"  data-wpil-monitor-id=\"3440\">Soal<\/a> Lengkap:<\/p>\n<p>Andi berusia 17 tahun dan masih duduk di bangku SMA. Ayahnya telah meninggal dunia 3 tahun lalu, sementara ibunya menikah lagi dengan seorang pengusaha bernama Budi.<\/p>\n<p>Sejak pernikahan itu, Budi menjadi wali bagi Andi. Suatu hari, Andi menandatangani sebuah perjanjian jual beli tanah atas nama pribadinya dengan tetangganya, karena ia merasa sudah cukup dewasa untuk mengurus keperluannya sendiri.<\/p>\n<p>Namun, tanah tersebut ternyata masih tercatat atas nama warisan yang belum dibagi antara Andi, ibunya, dan adiknya yang masih berusia 10 tahun.<\/p>\n<p>Pihak pembeli kemudian menuntut agar perjanjian jual beli tetap dilaksanakan, sementara keluarga Andi menolak dengan alasan perjanjian itu tidak sah.<\/p>\n<p>Pertanyaan :<\/p>\n<p>1. Identifikasi masalah utama dalam kasus di atas terkait dengan hukum orang\/pribadi.<\/p>\n<p>2. Bagaimana kedudukan hukum Andi sebagai subjek hukum menurut KUHPerdata dalam kaitannya dengan kapasitas bertindak?<\/p>\n<p>3. Analisis apakah perjanjian jual beli tanah yang dilakukan Andi sah menurut hukum perdata. Sertakan dasar hukum yang relevan.<\/p>\n<p>4. Siapa yang berhak mewakili kepentingan Andi dalam tindakan hukum terkait harta warisan tersebut.<\/p>\n<p>5. Bagaimana solusi hukum yang tepat agar masalah ini dapat diselesaikan dengan adil bagi semua pihak.<\/p>\n<p>Referensi Jawaban:<\/p>\n<h2 data-start=\"157\" data-end=\"250\"><strong data-start=\"160\" data-end=\"250\">Analisis Kasus: Kapasitas Bertindak dan Keabsahan Perjanjian Jual Beli Tanah oleh Andi<\/strong><\/h2>\n<p data-start=\"273\" data-end=\"600\">Dalam kehidupan sehari-hari, banyak permasalahan hukum muncul akibat kurangnya pemahaman masyarakat terhadap\u00a0<strong data-start=\"382\" data-end=\"411\">kapasitas hukum seseorang<\/strong>\u00a0dalam melakukan suatu tindakan hukum. Salah satu kasus yang menarik adalah tindakan seorang anak di bawah umur yang melakukan perjanjian jual beli tanah tanpa izin atau persetujuan wali.<\/p>\n<p data-start=\"602\" data-end=\"1009\">Kasus Andi menggambarkan situasi di mana seorang remaja berusia 17 tahun, yang merasa sudah cukup dewasa, melakukan perjanjian jual beli tanah atas namanya sendiri. Tanah tersebut ternyata masih merupakan bagian dari warisan keluarga yang belum dibagi. Kejadian ini menimbulkan konflik antara keluarga Andi dan pihak pembeli, yang berujung pada perdebatan mengenai\u00a0<strong data-start=\"967\" data-end=\"1008\">sah atau tidaknya perjanjian tersebut<\/strong>.<\/p>\n<p data-start=\"1011\" data-end=\"1277\">Artikel ini akan membahas masalah utama dalam kasus tersebut, kapasitas hukum Andi, keabsahan perjanjian yang dilakukan, siapa yang berhak mewakili kepentingan Andi, serta solusi yang dapat ditempuh agar persoalan ini dapat diselesaikan dengan adil bagi semua pihak.<\/p>\n<hr data-start=\"1279\" data-end=\"1282\" \/>\n<h3 data-start=\"1284\" data-end=\"1321\"><strong data-start=\"1288\" data-end=\"1321\">1. Identifikasi Masalah Utama<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"1323\" data-end=\"1475\">Masalah pokok dalam kasus ini terletak pada\u00a0<strong data-start=\"1367\" data-end=\"1472\">tindakan hukum yang dilakukan oleh seseorang yang belum memiliki kemampuan hukum penuh (belum dewasa)<\/strong>.<\/p>\n<p data-start=\"1477\" data-end=\"1859\">Andi, yang masih berusia 17 tahun dan masih berstatus pelajar, menandatangani perjanjian jual beli tanah atas namanya sendiri. Padahal, tanah tersebut merupakan\u00a0<strong data-start=\"1638\" data-end=\"1699\">harta warisan bersama antara dirinya, ibunya, dan adiknya<\/strong>. Artinya, ia tidak memiliki hak penuh atas tanah tersebut, dan tindakannya dilakukan tanpa persetujuan pihak lain yang juga memiliki hak atas harta tersebut.<\/p>\n<p data-start=\"1861\" data-end=\"2066\">Selain itu, permasalahan lain muncul dari\u00a0<strong data-start=\"1903\" data-end=\"1968\">ketidaktahuan Andi tentang konsekuensi hukum dari tindakannya<\/strong>, sehingga perjanjian yang dibuat tidak memenuhi syarat sah perjanjian secara moral maupun etis.<\/p>\n<p data-start=\"2068\" data-end=\"2294\">Dengan demikian, inti permasalahannya bukan hanya pada tindakan jual beli semata, tetapi juga pada\u00a0<strong data-start=\"2167\" data-end=\"2294\">kurangnya kapasitas hukum, pengelolaan harta warisan yang tidak jelas, dan kurangnya pendampingan dari wali atau orang tua.<\/strong><\/p>\n<hr data-start=\"2296\" data-end=\"2299\" \/>\n<h3 data-start=\"2301\" data-end=\"2353\"><strong data-start=\"2305\" data-end=\"2353\">2. Kedudukan Hukum Andi sebagai Subjek Hukum<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"2355\" data-end=\"2577\">Setiap manusia pada dasarnya memiliki status sebagai\u00a0<strong data-start=\"2408\" data-end=\"2424\">subjek hukum<\/strong>, artinya memiliki <a class=\"wpil_keyword_link\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/tag\/hak-dan-kewajiban\/\" target=\"_blank\"  rel=\"noopener\" title=\"hak dan kewajiban\" data-wpil-keyword-link=\"linked\"  data-wpil-monitor-id=\"5915\">hak dan kewajiban<\/a> dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Namun, tidak semua orang dapat secara bebas melakukan tindakan hukum tertentu.<\/p>\n<p data-start=\"2579\" data-end=\"2878\">Kemampuan untuk melakukan tindakan hukum disebut\u00a0<strong data-start=\"2628\" data-end=\"2651\">kecakapan bertindak<\/strong>. Biasanya, seseorang dianggap belum cakap bertindak apabila masih di bawah umur atau belum mencapai kedewasaan secara hukum. Dalam kasus ini, Andi yang berusia 17 tahun belum memenuhi syarat untuk dianggap dewasa sepenuhnya.<\/p>\n<p data-start=\"2880\" data-end=\"3216\">Artinya, meskipun Andi dapat memiliki hak atas harta warisan ayahnya, ia belum memiliki kemampuan penuh untuk\u00a0<strong data-start=\"2990\" data-end=\"3034\">mengambil keputusan hukum secara mandiri<\/strong>, seperti menjual tanah atau menandatangani perjanjian penting. Oleh karena itu, tindakan yang dilakukan Andi tanpa persetujuan wali tidak dapat dianggap sah secara moral dan etis.<\/p>\n<p data-start=\"3218\" data-end=\"3433\">Secara sosial, tindakan hukum yang dilakukan oleh seseorang yang belum memiliki kecakapan dianggap\u00a0<strong data-start=\"3317\" data-end=\"3335\">tidak mengikat<\/strong>, karena pihak tersebut belum mampu memahami konsekuensi hukum dari tindakannya secara menyeluruh.<\/p>\n<hr data-start=\"3435\" data-end=\"3438\" \/>\n<h3 data-start=\"3440\" data-end=\"3496\"><strong data-start=\"3444\" data-end=\"3496\">3. Analisis Keabsahan Perjanjian Jual Beli Tanah<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"3498\" data-end=\"3584\">Dalam prinsip umum, suatu perjanjian dikatakan sah apabila memenuhi empat unsur utama:<\/p>\n<ol data-start=\"3585\" data-end=\"3827\">\n<li data-start=\"3585\" data-end=\"3634\">\n<p data-start=\"3588\" data-end=\"3634\">Adanya kesepakatan antara kedua belah pihak.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3635\" data-end=\"3692\">\n<p data-start=\"3638\" data-end=\"3692\">Para pihak memiliki kemampuan untuk bertindak hukum.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3693\" data-end=\"3739\">\n<p data-start=\"3696\" data-end=\"3739\">Adanya objek yang jelas dalam perjanjian.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3740\" data-end=\"3827\">\n<p data-start=\"3743\" data-end=\"3827\">Tujuan atau isi perjanjian tidak bertentangan dengan norma dan hukum yang berlaku.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p data-start=\"3829\" data-end=\"3949\">Apabila salah satu unsur tersebut tidak terpenuhi, maka perjanjian dapat dianggap\u00a0<strong data-start=\"3911\" data-end=\"3946\">tidak sah atau batal demi hukum<\/strong>.<\/p>\n<p data-start=\"3951\" data-end=\"4347\">Dalam kasus Andi, unsur kedua yaitu\u00a0<strong data-start=\"3987\" data-end=\"4022\">kemampuan untuk bertindak hukum<\/strong>\u00a0tidak terpenuhi, karena ia masih di bawah umur dan belum diakui sebagai individu yang memiliki hak penuh untuk melakukan perjanjian secara pribadi. Selain itu, tanah yang dijual bukan miliknya pribadi, melainkan bagian dari\u00a0<strong data-start=\"4247\" data-end=\"4272\">harta warisan bersama<\/strong>, sehingga ia tidak berhak menjualnya tanpa persetujuan semua ahli waris.<\/p>\n<p data-start=\"4349\" data-end=\"4614\">Oleh karena itu, perjanjian jual beli tanah yang dilakukan Andi tidak dapat dianggap sah dan memiliki potensi untuk dibatalkan. Pembeli tidak dapat menuntut pelaksanaan jual beli tersebut karena secara prinsip,\u00a0<strong data-start=\"4560\" data-end=\"4614\">perjanjian tidak dibuat oleh pihak yang berwenang.<\/strong><\/p>\n<hr data-start=\"4616\" data-end=\"4619\" \/>\n<h3 data-start=\"4621\" data-end=\"4675\"><strong data-start=\"4625\" data-end=\"4675\">4. Siapa yang Berhak Mewakili Kepentingan Andi<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"4677\" data-end=\"4967\">Dalam situasi seperti ini, seseorang yang belum dewasa atau belum memiliki kecakapan bertindak perlu\u00a0<strong data-start=\"4778\" data-end=\"4815\">diwakili oleh wali atau orang tua<\/strong>\u00a0dalam setiap tindakan hukum. Wali berfungsi untuk\u00a0<strong data-start=\"4866\" data-end=\"4905\">melindungi hak dan kepentingan anak<\/strong>, terutama yang berkaitan dengan harta kekayaan dan warisan.<\/p>\n<p data-start=\"4969\" data-end=\"5224\">Dalam kasus Andi, setelah ayahnya meninggal dunia, peran wali beralih kepada ibu kandungnya. Karena ibu Andi telah menikah lagi dengan Budi, maka Budi sebagai ayah tiri dapat menjadi wali apabila memang dipercaya dan ditunjuk secara resmi oleh keluarga.<\/p>\n<p data-start=\"5226\" data-end=\"5530\">Sebagai wali, Budi memiliki tanggung jawab untuk mengawasi dan memberikan persetujuan terhadap segala tindakan hukum yang dilakukan Andi, terutama yang berkaitan dengan harta warisan ayahnya. Wali juga memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa\u00a0<strong data-start=\"5470\" data-end=\"5530\">hak-hak anak tetap terlindungi dan tidak disalahgunakan.<\/strong><\/p>\n<hr data-start=\"5532\" data-end=\"5535\" \/>\n<h3 data-start=\"5537\" data-end=\"5595\"><strong data-start=\"5541\" data-end=\"5595\">5. Solusi Hukum dan Etis untuk Menyelesaikan Kasus<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"5597\" data-end=\"5720\">Agar masalah ini dapat diselesaikan dengan adil dan tidak merugikan pihak mana pun, langkah-langkah berikut dapat ditempuh:<\/p>\n<ol data-start=\"5722\" data-end=\"7110\">\n<li data-start=\"5722\" data-end=\"5997\">\n<p data-start=\"5725\" data-end=\"5997\"><strong data-start=\"5725\" data-end=\"5767\">Membatalkan perjanjian jual beli tanah<\/strong><br data-start=\"5767\" data-end=\"5770\" \/>Karena perjanjian dilakukan oleh pihak yang belum cakap hukum dan tanpa persetujuan wali, maka keluarga Andi dapat meminta agar perjanjian tersebut dibatalkan secara resmi melalui mediasi atau lembaga hukum yang berwenang.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"5999\" data-end=\"6312\">\n<p data-start=\"6002\" data-end=\"6312\"><strong data-start=\"6002\" data-end=\"6045\">Mengadakan mediasi dengan pihak pembeli<\/strong><br data-start=\"6045\" data-end=\"6048\" \/>Sebaiknya pihak keluarga dan pembeli melakukan pertemuan secara damai untuk mencari jalan tengah, misalnya dengan mengembalikan uang pembelian yang telah diterima. Hal ini penting untuk menjaga hubungan baik antarwarga dan menghindari sengketa berkepanjangan.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"6314\" data-end=\"6590\">\n<p data-start=\"6317\" data-end=\"6590\"><strong data-start=\"6317\" data-end=\"6365\">Melakukan pendataan ulang atas harta warisan<\/strong><br data-start=\"6365\" data-end=\"6368\" \/>Keluarga perlu mencatat dan mendata secara jelas seluruh harta warisan agar tidak terjadi kebingungan di kemudian hari. Pembagian warisan sebaiknya dilakukan secara adil dan disepakati bersama oleh seluruh ahli waris.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"6592\" data-end=\"6861\">\n<p data-start=\"6595\" data-end=\"6861\"><strong data-start=\"6595\" data-end=\"6631\">Memberikan pembinaan kepada Andi<\/strong><br data-start=\"6631\" data-end=\"6634\" \/>Andi perlu diberikan pemahaman tentang pentingnya kehati-hatian dalam melakukan tindakan hukum, serta pengetahuan mengenai batasan-batasan yang berlaku bagi seseorang yang belum dianggap dewasa dalam hal pengelolaan harta.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"6863\" data-end=\"7110\">\n<p data-start=\"6866\" data-end=\"7110\"><strong data-start=\"6866\" data-end=\"6920\">Menetapkan wali secara resmi dan bertanggung jawab<\/strong><br data-start=\"6920\" data-end=\"6923\" \/>Agar tidak terjadi kesalahpahaman, penting bagi keluarga untuk menetapkan siapa yang berhak menjadi wali sah yang bertanggung jawab atas pengelolaan harta warisan dan kepentingan Andi.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<hr data-start=\"7112\" data-end=\"7115\" \/>\n<h3 data-start=\"7117\" data-end=\"7135\"><strong data-start=\"7121\" data-end=\"7135\">Kesimpulan<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"7137\" data-end=\"7471\">Kasus ini memberikan pelajaran penting bahwa\u00a0<strong data-start=\"7182\" data-end=\"7271\">kedewasaan secara usia tidak selalu berarti kedewasaan dalam hukum dan tanggung jawab<\/strong>. Meskipun Andi merasa sudah cukup dewasa untuk mengambil keputusan sendiri, secara hukum dan sosial ia belum memiliki kapasitas untuk melakukan tindakan hukum penting seperti menjual tanah warisan.<\/p>\n<p data-start=\"7473\" data-end=\"7779\">Perjanjian jual beli yang dilakukan tanpa persetujuan wali tidak dapat dianggap sah karena tidak memenuhi syarat kemampuan bertindak dan kepemilikan yang jelas. Wali berperan penting dalam melindungi kepentingan anak agar tidak dirugikan oleh tindakan yang dilakukan tanpa pertimbangan hukum yang matang.<\/p>\n<p data-start=\"7781\" data-end=\"8091\">Solusi terbaik dalam kasus ini adalah dengan membatalkan perjanjian secara damai, menyelesaikan pembagian warisan secara terbuka, serta memberikan edukasi kepada Andi agar lebih memahami batas-batas hukum dalam bertindak. Dengan demikian, semua pihak dapat memperoleh keadilan dan perlindungan yang seimbang.<\/p>\n<hr data-start=\"8093\" data-end=\"8096\" \/>\n<h3 data-start=\"8098\" data-end=\"8115\"><strong data-start=\"8102\" data-end=\"8115\">Referensi<\/strong><\/h3>\n<ul data-start=\"8117\" data-end=\"8444\">\n<li data-start=\"8117\" data-end=\"8190\">\n<p data-start=\"8119\" data-end=\"8190\">Soekanto, S. (2002).\u00a0<em data-start=\"8140\" data-end=\"8168\">Pengantar Penelitian Hukum<\/em>. Jakarta: UI Press.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"8191\" data-end=\"8254\">\n<p data-start=\"8193\" data-end=\"8254\">Subekti, R. (2004).\u00a0<em data-start=\"8213\" data-end=\"8231\">Hukum Perjanjian<\/em>. Jakarta: Intermasa.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"8255\" data-end=\"8348\">\n<p data-start=\"8257\" data-end=\"8348\">Mulyadi, L. (2011).\u00a0<em data-start=\"8277\" data-end=\"8316\">Hukum Perdata dalam Teori dan Praktik<\/em>. Bandung: Citra Aditya Bakti.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"8349\" data-end=\"8444\">\n<p data-start=\"8351\" data-end=\"8444\">Hikmah, S. (2020).\u00a0<em data-start=\"8370\" data-end=\"8417\">Etika dan Tanggung Jawab dalam Tindakan Hukum<\/em>. Yogyakarta: Deepublish.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Andi adalah seorang remaja berusia\u00a017 tahun\u00a0yang masih duduk di bangku\u00a0SMA kelas XI. Sejak tiga tahun lalu, hidupnya berubah drastis setelah sang ayah meninggal dunia. Kehilangan sosok ayah membuat Andi harus belajar menjadi lebih mandiri dan kuat, meskipun di usianya yang masih muda ia sering kali merasa rindu akan kehangatan keluarga seperti dulu. Setelah beberapa waktu, &#8230; <a title=\"ANDI Berusia 17 Tahun Dan Masih Duduk Di Bangku SMA, Ayahnya Telah Meninggal Dunia 3 Tahun Lalu, Sementara Ibunya Menikah Lagi Dengan Seorang\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/andi-berusia-17-tahun-dan-masih-duduk-di-bangku-sma-ayahnya-telah-meninggal-dunia-3-tahun-lalu-sementara-ibunya-menikah-lagi-dengan-seorang\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang ANDI Berusia 17 Tahun Dan Masih Duduk Di Bangku SMA, Ayahnya Telah Meninggal Dunia 3 Tahun Lalu, Sementara Ibunya Menikah Lagi Dengan Seorang\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":74885,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-61847","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-wawasan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61847","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=61847"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61847\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/74885"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=61847"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=61847"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=61847"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}