{"id":6946,"date":"2024-06-19T06:17:46","date_gmt":"2024-06-18T23:17:46","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/artikel\/rasa-kemanusiaan-yang-beradab-merupakan-salah-satu-usulan-dasar-negara-yang-dikemukakan-oleh-siapa\/"},"modified":"2026-06-09T10:46:36","modified_gmt":"2026-06-09T03:46:36","slug":"rasa-kemanusiaan-yang-beradab-merupakan-salah-satu-usulan-dasar-negara-yang-dikemukakan-oleh-siapa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/rasa-kemanusiaan-yang-beradab-merupakan-salah-satu-usulan-dasar-negara-yang-dikemukakan-oleh-siapa\/","title":{"rendered":"Rasa Kemanusiaan yang Beradab merupakan Salah Satu Usulan Dasar Negara yang Dikemukakan oleh Siapa?"},"content":{"rendered":"<p>Ketika berbicara tentang konsep \u201crasa kemanusiaan yang beradab\u201d sebagai salah satu usulan dasar negara, tidak dapat dipisahkan dari sejarah pembentukan dan pemikiran dasar negara Indonesia. Konsep ini merupakan salah satu bagian dari ideologi yang membentuk pilar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dalam prosesnya, banyak tokoh-tokoh penting memiliki kontribusi dalam pembentukannya.<\/p>\n<h2>Mohammad Hatta<\/h2>\n<p>Rasa kemanusiaan yang beradab banyak dipengaruhi oleh pemikiran Mohammad Hatta, salah seorang tokoh proklamator Indonesia. Hatta menekankan bahwa dalam membangun negara, manusia harus dianggap sebagai manusia, artinya setiap warga negara harus diperlakukan secara adil, manusiawi dan beradab tanpa memandang suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).<\/p>\n<h2>Soekarno<\/h2>\n<p>Selain Hatta, Soekarno, presiden pertama Indonesia, juga memberikan peran besar dalam konsep ini. Soekarno mengusulkan konsep \u2018Manusia Indonesia\u2019 yang mengedepankan persatuan dan persamaan hak bagi setiap warga negara.<\/p>\n<h2>Penggerak Konstitusi<\/h2>\n<p>Selain kedua tokoh di atas, tentu masih banyak pemikir dan penggerak konstitusi yang berkontribusi dalam konsep kemanusiaan yang beradab. Masukkan tokoh-tokoh ini adalah para pengggerak konstitusi seperti Prof. Mr. Soepomo dan Prof. Mr. Sartono yang juga memperjuangkan hak dan kemanusiaan dalam konstitusi.<\/p>\n<div class=\"inline-related\"><strong>Related Articles<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/tentukan-diameter-dan-jari-jari-lingkaran-yang-mempunyai-keliling-143-cm\/\">Tentukan Diameter dan Jari-jari Lingkaran yang Mempunyai Keliling 143 cm<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/salah-satu-karakter-virus-yang-membuatnya-mampu-menimbulkan-mutasi-makhluk-hidup-adalah\/\">Salah Satu Karakter Virus yang Membuatnya Mampu Menimbulkan Mutasi Makhluk Hidup Adalah<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/transpor-pasif-molekul-melalui-membran-plasma-yang-melibatkan-dua-protein-membran-disebut\/\">Transpor Pasif Molekul Melalui Membran Plasma yang Melibatkan Dua Protein Membran Disebut<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<p>Dari pemikiran-pemikiran inilah maka konsep \u2018rasa kemanusiaan yang beradab\u2019 diusulkan sebagai salah satu dasar negara. Diharapkan konsep ini bisa menjadi dasar dalam setiap kebijakan dan tindakan pemerintah dan masyarakat Indonesia, sehingga tercipta negara yang adil dan beradab.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika berbicara tentang konsep \u201crasa kemanusiaan yang beradab\u201d sebagai salah satu usulan dasar negara, tidak dapat dipisahkan dari sejarah pembentukan dan pemikiran dasar negara Indonesia. Konsep ini merupakan salah satu bagian dari ideologi yang membentuk pilar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dalam prosesnya, banyak tokoh-tokoh penting memiliki kontribusi dalam pembentukannya. Mohammad Hatta Rasa kemanusiaan yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":74885,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-6946","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-wawasan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6946","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6946"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6946\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/74885"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6946"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6946"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6946"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}