{"id":74239,"date":"2025-12-20T08:58:51","date_gmt":"2025-12-20T01:58:51","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainjava.com\/blog\/?p=74239"},"modified":"2025-12-20T08:58:51","modified_gmt":"2025-12-20T01:58:51","slug":"contoh-soal-mmpi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/contoh-soal-mmpi\/","title":{"rendered":"Kumpulan Contoh Soal MMPI dan Jawabannya Lengkap"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh Soal MMPI &#8211; Tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) dikenal sebagai salah satu alat ukur psikologi yang paling banyak digunakan di dunia. Di Indonesia, tes MMPI sering diterapkan dalam berbagai keperluan, mulai dari rekrutmen kerja, seleksi aparat penegak hukum, pendidikan kedinasan, hingga asesmen klinis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak mengherankan jika pencarian mengenai contoh soal MMPI dan jawabannya terus meningkat. Banyak peserta ingin memahami pola pernyataan serta cara menjawab yang tepat sebelum menghadapi tes MMPI yang sebenarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui artikel ini, disajikan 15 contoh <a class=\"wpil_keyword_link\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/tag\/soal\/\" target=\"_blank\"  rel=\"noopener\" title=\"Soal\" data-wpil-keyword-link=\"linked\"  data-wpil-monitor-id=\"450\">soal<\/a> MMPI beserta jawabannya yang disusun secara edukatif. Tujuannya adalah membantu pembaca memahami pola berpikir, konteks pernyataan, serta sikap yang perlu dibangun saat mengerjakan tes MMPI.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan pemahaman tersebut, peserta diharapkan dapat menjawab setiap pernyataan secara jujur dan konsisten, sesuai dengan prinsip dasar pelaksanaan tes MMPI.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-mengenal-sekilas-tes-mmpi\">Mengenal Sekilas Tes MMPI<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">MMPI merupakan tes kepribadian yang disajikan dalam bentuk pernyataan dengan dua pilihan jawaban, yaitu \u201cYa\u201d atau \u201cTidak\u201d. Setiap pernyataan dirancang untuk menggali berbagai aspek psikologis, seperti kondisi mental, stabilitas emosi, kemampuan bersosialisasi, hingga kecenderungan perilaku tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" class=\"wp-block-heading\" id=\"15-contoh-soal-mmpi-dan-jawaban-lengkap-pembahasan\">15 Contoh Soal MMPI dan Jawaban Lengkap Pembahasan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tes&nbsp;<strong>Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI)<\/strong>&nbsp;merupakan salah satu alat asesmen kepribadian yang paling banyak digunakan dalam dunia psikologi. Di Indonesia, MMPI kerap diterapkan dalam proses&nbsp;<strong>rekrutmen kerja<\/strong>,&nbsp;<strong>seleksi institusi tertentu<\/strong>,&nbsp;<strong>pendidikan kedinasan<\/strong>, hingga&nbsp;<strong>pemeriksaan psikologis klinis<\/strong>. Tes ini dirancang untuk menilai berbagai aspek psikologis, seperti stabilitas emosi, cara berpikir, sikap sosial, serta konsistensi perilaku seseorang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak peserta mencari&nbsp;<strong>contoh soal MMPI dan jawaban<\/strong>&nbsp;agar lebih memahami bentuk pernyataan yang akan dihadapi. Penting untuk dipahami bahwa MMPI bukan tes benar atau salah. Setiap pernyataan bertujuan menangkap&nbsp;<strong>kondisi diri yang sebenarnya<\/strong>, sehingga kejujuran dan konsistensi menjadi kunci utama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut ini 15 contoh soal MMPI beserta pembahasan edukatifnya.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">1. \u201cSaya sering merasa sedih tanpa alasan yang jelas.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawaban yang umum diberikan adalah&nbsp;<strong>\u201cTidak\u201d<\/strong>&nbsp;apabila Anda memang jarang mengalami kesedihan berkepanjangan tanpa pemicu yang jelas. Jawaban ini mencerminkan&nbsp;<strong>kestabilan emosi<\/strong>&nbsp;dan kemampuan mengelola perasaan sehari-hari. Jika seseorang menjawab \u201cYa\u201d, bukan berarti salah, tetapi menunjukkan adanya kecenderungan perasaan murung yang perlu dipahami konteksnya.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">2. \u201cSaya lebih suka menyendiri daripada berkumpul dengan banyak orang.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pernyataan ini berkaitan dengan&nbsp;<strong>orientasi sosial<\/strong>. Jawaban bisa&nbsp;<strong>\u201cYa\u201d<\/strong>&nbsp;atau&nbsp;<strong>\u201cTidak\u201d<\/strong>&nbsp;tergantung kondisi sebenarnya. Jika Anda nyaman berinteraksi dan bersosialisasi, jawaban \u201cTidak\u201d menunjukkan keterbukaan sosial. Jika Anda lebih nyaman bekerja sendiri, jawaban \u201cYa\u201d menggambarkan kecenderungan introvert yang masih tergolong wajar.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">3. \u201cSaya sering merasa cemas ketika menghadapi situasi baru.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawaban&nbsp;<strong>\u201cYa\u201d<\/strong>&nbsp;dapat menggambarkan kecemasan situasional yang umum dialami banyak orang, terutama dalam kondisi baru atau menantang. Selama rasa cemas tersebut masih dapat dikelola dan tidak menghambat aktivitas, hal ini dianggap&nbsp;<strong>normal<\/strong>. MMPI melihat intensitas dan pola, bukan satu jawaban tunggal.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">4. \u201cSaya merasa hidup saya tidak berguna.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawaban&nbsp;<strong>\u201cTidak\u201d<\/strong>&nbsp;mencerminkan&nbsp;<strong>pandangan diri yang positif<\/strong>&nbsp;dan rasa percaya diri yang sehat. Pernyataan ini mengukur cara seseorang menilai dirinya sendiri. Sikap realistis dan penghargaan terhadap diri sendiri merupakan indikator kesehatan psikologis yang baik.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">5. \u201cSaya mudah tersinggung oleh perkataan orang lain.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda cenderung stabil secara emosi dan tidak mudah terbawa perasaan, jawaban&nbsp;<strong>\u201cTidak\u201d<\/strong>&nbsp;menunjukkan&nbsp;<strong>kontrol emosi<\/strong>&nbsp;yang baik. Sebaliknya, jawaban \u201cYa\u201d dapat mencerminkan sensitivitas tinggi yang perlu dilihat konsistensinya dengan pernyataan lain.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">6. \u201cSaya pernah merasa sangat putus asa menghadapi masalah.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawaban&nbsp;<strong>\u201cTidak\u201d<\/strong>&nbsp;menunjukkan&nbsp;<strong>ketahanan mental<\/strong>&nbsp;dan kemampuan menghadapi tekanan. Pernyataan ini dirancang untuk menilai bagaimana seseorang merespons stres berat. MMPI tidak menilai satu jawaban saja, tetapi pola jawaban secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">7. \u201cSaya senang membantu orang lain tanpa mengharapkan imbalan.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawaban&nbsp;<strong>\u201cYa\u201d<\/strong>&nbsp;mencerminkan&nbsp;<strong>empati, kepedulian sosial, dan nilai prososial<\/strong>. Sikap ini sering dikaitkan dengan kemampuan bekerja sama dan membangun hubungan interpersonal yang baik di lingkungan kerja maupun sosial.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">8. \u201cSaya sering melanggar aturan meski tahu itu salah.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawaban&nbsp;<strong>\u201cTidak\u201d<\/strong>&nbsp;menunjukkan&nbsp;<strong>kepatuhan terhadap norma<\/strong>, tanggung jawab, dan kontrol diri yang baik. Pernyataan ini mengukur sikap terhadap aturan serta kecenderungan perilaku impulsif.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">9. \u201cSaya mudah merasa takut tanpa sebab yang jelas.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda jarang mengalami ketakutan yang tidak beralasan, jawaban&nbsp;<strong>\u201cTidak\u201d<\/strong>&nbsp;lebih tepat. Ini mencerminkan&nbsp;<strong>kestabilan emosi<\/strong>&nbsp;dan kemampuan mengelola rasa khawatir secara rasional.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">10. \u201cSaya merasa lebih bersemangat di pagi hari.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawaban&nbsp;<strong>\u201cYa\u201d<\/strong>&nbsp;sering dikaitkan dengan&nbsp;<strong>energi positif<\/strong>, ritme aktivitas yang teratur, serta kondisi psikologis yang relatif stabil. Namun, jawaban \u201cTidak\u201d tidak otomatis berarti negatif karena setiap orang memiliki pola energi yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">11. \u201cSaya sering merasa orang lain membicarakan saya di belakang.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawaban&nbsp;<strong>\u201cTidak\u201d<\/strong>&nbsp;menunjukkan tidak adanya&nbsp;<strong>kecurigaan berlebihan<\/strong>&nbsp;dan cara berpikir yang realistis terhadap lingkungan sosial. Pernyataan ini mengukur persepsi seseorang terhadap orang lain dan lingkungan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">12. \u201cSaya dapat berkonsentrasi dengan baik dalam waktu lama.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawaban&nbsp;<strong>\u201cYa\u201d<\/strong>&nbsp;menandakan&nbsp;<strong>fokus, daya tahan mental, dan kemampuan perhatian<\/strong>&nbsp;yang baik. Aspek ini penting dalam konteks pekerjaan yang membutuhkan ketelitian dan konsistensi.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">13. \u201cSaya merasa sulit mengendalikan emosi ketika marah.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda mampu mengontrol emosi dalam situasi menekan, jawaban&nbsp;<strong>\u201cTidak\u201d<\/strong>&nbsp;lebih sesuai. Hal ini menunjukkan&nbsp;<strong>kematangan emosi<\/strong>&nbsp;dan kemampuan regulasi diri yang baik.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">14. \u201cSaya merasa percaya diri saat berbicara di depan umum.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawaban&nbsp;<strong>\u201cYa\u201d<\/strong>&nbsp;mencerminkan&nbsp;<strong>kepercayaan diri<\/strong>&nbsp;serta kemampuan adaptasi sosial. Pernyataan ini sering dikaitkan dengan keterampilan komunikasi dan keberanian mengekspresikan diri.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">15. \u201cSaya sering merasa kelelahan meski tidak banyak aktivitas.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawaban&nbsp;<strong>\u201cTidak\u201d<\/strong>&nbsp;menunjukkan kondisi&nbsp;<strong>fisik dan mental yang relatif prima<\/strong>. Pernyataan ini membantu menilai tingkat energi dan kemungkinan kelelahan yang berkaitan dengan kondisi psikologis.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" class=\"wp-block-heading\" id=\"tips-mengerjakan-soal-mmpi-dengan-benar-dan-tenang\">Tips Mengerjakan Soal MMPI dengan Benar dan Tenang<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" class=\"wp-block-heading\" id=\"1-jawab-dengan-jujur-sesuai-kondisi-diri\">1. Jawab dengan Jujur Sesuai Kondisi Diri<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">MMPI tidak memiliki jawaban benar atau salah. Tes ini dirancang untuk melihat&nbsp;<strong>kondisi psikologis yang sebenarnya<\/strong>, sehingga kejujuran adalah kunci utama. Jawaban yang dibuat-buat justru dapat terdeteksi melalui skala validitas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" class=\"wp-block-heading\" id=\"2-konsisten-dalam-menjawab\">2. Konsisten dalam Menjawab<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak pernyataan MMPI memiliki makna yang mirip atau saling berkaitan. Pastikan jawaban Anda&nbsp;<strong>tidak bertentangan<\/strong>&nbsp;antara satu pernyataan dengan pernyataan lainnya. Konsistensi mencerminkan stabilitas sikap dan cara berpikir.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" class=\"wp-block-heading\" id=\"3-pahami-pernyataan-dengan-tenang\">3. Pahami Pernyataan dengan Tenang<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca setiap pernyataan secara perlahan dan pahami maksudnya sebelum menjawab. Jangan terburu-buru karena satu kata dalam pernyataan bisa mengubah makna keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" class=\"wp-block-heading\" id=\"4-jangan-mencari-jawaban-ideal\">4. Jangan Mencari Jawaban \u201cIdeal\u201d<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">MMPI bukan tes kepribadian ideal atau tes moral. Mengisi jawaban agar terlihat \u201csempurna\u201d justru bisa memunculkan pola yang tidak wajar. Jawablah apa adanya, bukan seperti yang menurut Anda diharapkan oleh penguji.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" class=\"wp-block-heading\" id=\"5-hindari-terlalu-banyak-menjawab-ya-atau-tidak\">5. Hindari Terlalu Banyak Menjawab \u201cYa\u201d atau \u201cTidak\u201d<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pola jawaban yang terlalu ekstrem (misalnya hampir semua \u201cYa\u201d atau semua \u201cTidak\u201d) dapat dinilai tidak realistis. Jawaban yang seimbang dan alami lebih mencerminkan kondisi psikologis yang sebenarnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" class=\"wp-block-heading\" id=\"6-jangan-terlalu-lama-menganalisis\">6. Jangan Terlalu Lama Menganalisis<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">MMPI mengukur respons spontan terhadap pernyataan. Terlalu lama berpikir justru bisa membuat Anda ragu dan tidak konsisten. Jawablah berdasarkan&nbsp;<strong>respons pertama yang paling sesuai<\/strong>&nbsp;dengan diri Anda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" class=\"wp-block-heading\" id=\"7-jaga-kondisi-fisik-dan-mental\">7. Jaga Kondisi Fisik dan Mental<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pastikan Anda cukup istirahat, tidak kelelahan, dan dalam kondisi tenang saat mengerjakan tes. Kondisi fisik dan mental sangat memengaruhi fokus serta cara Anda merespons pernyataan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" class=\"wp-block-heading\" id=\"8-fokus-pada-kondisi-saat-ini\">8. Fokus pada Kondisi Saat Ini<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawablah berdasarkan kondisi Anda&nbsp;<strong>secara umum dan terkini<\/strong>, bukan kejadian lama yang sudah tidak relevan. MMPI lebih menilai pola kepribadian saat ini daripada pengalaman sesaat di masa lalu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" class=\"wp-block-heading\" id=\"9-ikuti-instruksi-dengan-cermat\">9. Ikuti Instruksi dengan Cermat<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perhatikan petunjuk sebelum tes dimulai, termasuk cara mengisi jawaban dan batas waktu. Kesalahan teknis bisa mengganggu proses penilaian meskipun jawaban Anda sudah tepat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" class=\"wp-block-heading\" id=\"10-tetap-tenang-dan-percaya-diri\">10. Tetap Tenang dan Percaya Diri<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rasa cemas berlebihan justru dapat memengaruhi konsentrasi. Ingat bahwa MMPI bukan ujian akademik, melainkan alat pemetaan psikologis. Bersikap tenang akan membantu Anda menjawab dengan lebih alami.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kunci sukses mengerjakan soal MMPI adalah&nbsp;<strong>kejujuran, konsistensi, dan ketenangan<\/strong>. Dengan memahami tujuan tes dan menerapkan tips di atas, Anda dapat menghadapi MMPI dengan lebih percaya diri tanpa perlu merasa tertekan.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kesimpulan\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rangkaian&nbsp;<strong>15 contoh soal MMPI dan jawaban lengkap pembahasan<\/strong>&nbsp;di atas menunjukkan bahwa MMPI tidak bertujuan mencari jawaban ideal. Tes ini dirancang untuk melihat&nbsp;<strong>pola kepribadian secara menyeluruh<\/strong>, termasuk konsistensi, kejujuran, dan cara seseorang memandang dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Upaya menjawab secara dibuat-buat justru dapat terdeteksi melalui&nbsp;<strong>skala validitas MMPI<\/strong>. Oleh karena itu, strategi terbaik dalam mengerjakan MMPI adalah&nbsp;<strong>menjawab dengan jujur, tenang, dan konsisten<\/strong>&nbsp;sesuai kondisi diri yang sebenarnya. Dengan pemahaman ini, peserta dapat menghadapi tes MMPI dengan lebih siap dan percaya diri.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Contoh Soal MMPI &#8211; Tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) dikenal sebagai salah satu alat ukur psikologi yang paling banyak digunakan di dunia. Di Indonesia, tes MMPI sering diterapkan dalam berbagai keperluan, mulai dari rekrutmen kerja, seleksi aparat penegak hukum, pendidikan kedinasan, hingga asesmen klinis. Tidak mengherankan jika pencarian mengenai contoh soal MMPI dan jawabannya &#8230; <a title=\"Kumpulan Contoh Soal MMPI dan Jawabannya Lengkap\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/contoh-soal-mmpi\/\" aria-label=\"More on Kumpulan Contoh Soal MMPI dan Jawabannya Lengkap\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":75796,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-74239","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74239","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=74239"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74239\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/75796"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=74239"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=74239"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainjava.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=74239"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}