Dalam budaya Tiongkok, shio memiliki peranan penting sebagai penanda waktu dan karakter manusia. Pertanyaan “Sebutkan nama shio Tiongkok” sering menjadi topik menarik, baik dalam pembelajaran budaya, astrologi, maupun ramalan. Shio sendiri merupakan simbol binatang yang digunakan untuk memberi nama setiap periode tahun dalam kalender Tiongkok atau Yin Li.
Kepercayaan ini berkembang sejak ribuan tahun lalu dan masih populer hingga sekarang, baik di Tiongkok maupun di berbagai komunitas Tionghoa di dunia. Masing-masing shio dianggap memengaruhi sifat, perilaku, kesehatan, karier, asmara, dan pergaulan seseorang.
Pengertian Shio
Menurut buku Buku Lengkap Shio & Feng Shui karya Tjahyadi Budi Santosa (2018:14), shio adalah simbol binatang Tiongkok yang digunakan sebagai tolok ukur untuk mengetahui karakteristik seseorang. Kata shio berasal dari bahasa Mandarin yang berarti “mirip” atau “seperti”. Artinya, seseorang yang lahir di tahun shio tertentu diyakini memiliki sifat yang mirip dengan hewan yang menjadi lambangnya.
Sebagai contoh, orang yang lahir di tahun shio kerbau diyakini memiliki sifat pekerja keras, sabar, dan telaten, mirip karakter kerbau. Sifat ini berbeda dengan orang yang lahir di tahun shio macan, yang dipercaya memiliki sifat pemberani dan penuh semangat.
Nama Shio Tiongkok dan Lambangnya
Secara tradisional, terdapat 12 shio Tiongkok, masing-masing diwakili oleh satu hewan. Berikut daftar nama shio lengkap beserta lambangnya:
- Shio Tikus – hewan tikus
- Orang dengan shio tikus dipercaya cerdas, lincah, dan pandai memanfaatkan peluang.
- Shio Kerbau – hewan kerbau
- Shio kerbau melambangkan sifat pekerja keras, setia, dan bertanggung jawab.
- Shio Macan – hewan macan
- Pemilik shio macan dikenal berani, penuh semangat, dan mandiri.
- Shio Kelinci – hewan kelinci
- Orang yang lahir di tahun shio kelinci cenderung lembut, diplomatis, dan memiliki intuisi tinggi.
- Shio Naga – hewan naga
- Shio naga melambangkan keberanian, karisma, dan ambisi tinggi.
- Shio Ular – hewan ular
- Pemilik shio ular cerdas, bijaksana, dan sering memikirkan strategi.
- Shio Kuda – hewan kuda
- Orang dengan shio kuda penuh energi, suka kebebasan, dan memiliki jiwa petualang.
- Shio Kambing – hewan kambing
- Shio kambing melambangkan sifat lembut, kreatif, dan penuh kasih sayang.
- Shio Monyet – hewan monyet
- Pemilik shio monyet cerdas, lincah, dan pandai menyesuaikan diri dengan situasi.
- Shio Ayam – hewan ayam
- Shio ayam melambangkan sifat pekerja keras, tegas, dan percaya diri.
- Shio Anjing – hewan anjing
- Orang dengan shio anjing setia, jujur, dan memiliki kepekaan terhadap orang lain.
- Shio Babi – hewan babi
- Shio babi terkenal murah hati, sabar, dan penuh toleransi.
Sejarah Lahirnya Shio Tiongkok
Menurut legenda, kelahiran shio terkait dengan kisah Sang Buddha. Konon, sebelum Buddha meninggalkan bumi, ia memerintahkan semua binatang untuk hadir di hadapannya. Hanya 12 binatang yang memenuhi perintah tersebut, dan itulah yang kemudian dijadikan simbol setiap tahun dalam kalender Tiongkok.
Sejarah ini juga dicatat pada masa pemerintahan Kaisar Huang Ti sekitar tahun 2637 SM. Kaisar Huang Ti menetapkan bahwa setiap tahun dalam kalender Tiongkok akan diwakili oleh satu dari 12 shio. Sejak saat itu, 12 shio menjadi sistem penanggalan tahunan yang tetap digunakan hingga sekarang, dan setiap orang yang lahir di tahun tertentu akan diidentifikasi berdasarkan shio tersebut.
Fungsi Shio dalam Kehidupan Masyarakat Tiongkok
Shio tidak hanya sebagai penanda tahun, tetapi juga digunakan untuk berbagai aspek kehidupan, antara lain:
- Kepribadian dan Karakter
Setiap shio diyakini memengaruhi sifat dasar dan perilaku seseorang. Misalnya, shio tikus cenderung cerdas dan lincah, sedangkan shio kerbau pekerja keras dan sabar. - Kesehatan
Dalam kepercayaan Tiongkok, shio juga digunakan untuk melihat kecenderungan kesehatan. Misalnya, shio tertentu diyakini lebih rentan terhadap penyakit tertentu. - Karier dan Rezeki
Shio dipercaya bisa memengaruhi karier dan keberuntungan seseorang, termasuk kesuksesan dalam usaha dan pekerjaan. - Asmara dan Pergaulan
Shio juga menjadi pedoman dalam menentukan kecocokan dalam hubungan percintaan atau pertemanan. Misalnya, beberapa shio diyakini lebih cocok satu sama lain, sementara ada yang kurang harmonis. - Feng Shui dan Perencanaan Hidup
Banyak orang Tionghoa menggunakan shio sebagai acuan dalam menentukan lokasi rumah, tanggal pernikahan, dan kegiatan penting lainnya untuk menyesuaikan dengan energi positif.
Shio dan Kalender Tiongkok
Kalender Tiongkok berbeda dengan kalender Masehi yang digunakan secara internasional. Kalender Tiongkok menggunakan sistem lunar (bulan) dan solar (matahari), sehingga tahun baru Tiongkok biasanya jatuh antara akhir Januari hingga pertengahan Februari.
Tahun baru Tiongkok menandai pergantian shio. Misalnya, jika tahun sebelumnya adalah shio Tikus, maka tahun berikutnya adalah shio Kerbau, sesuai urutan 12 binatang yang telah ditetapkan. Urutan shio ini bersifat berulang setiap 12 tahun.
Urutan 12 Shio Tiongkok
Untuk mempermudah pengingat, berikut urutan 12 shio dalam kalender Tiongkok:
- Tikus
- Kerbau
- Macan
- Kelinci
- Naga
- Ular
- Kuda
- Kambing
- Monyet
- Ayam
- Anjing
- Babi
Setiap shio memiliki lambang hewan dan karakteristik khusus. Urutan ini diulang setiap 12 tahun sehingga setiap orang memiliki shio tertentu berdasarkan tahun kelahirannya.
Contoh Penerapan Shio
- Ramalan Pribadi
Banyak masyarakat Tiongkok menggunakan shio untuk melihat kecocokan dalam pekerjaan, asmara, dan bisnis. - Perayaan Tahun Baru Imlek
Shio menjadi simbol utama dalam dekorasi, kostum, dan perayaan Imlek. Misalnya, pada tahun shio Naga, banyak dekorasi dan hadiah yang menampilkan simbol naga. - Perencanaan Aktivitas
Beberapa orang menggunakan shio untuk memilih tanggal penting, seperti pernikahan, pembukaan usaha, atau pindah rumah, agar sejalan dengan energi shio yang dipercaya membawa keberuntungan.
Kesimpulan
Mengenal shio Tiongkok membantu kita memahami budaya, kepercayaan, dan filosofi masyarakat Tionghoa. Sebutkan nama shio Tiongkok, maka jawabannya adalah 12 binatang yang menjadi simbol setiap tahun dalam kalender Tiongkok: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, Ular, Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi.
Setiap shio memiliki karakteristik unik yang diyakini memengaruhi kepribadian, kesehatan, karier, asmara, dan keberuntungan seseorang. Sejarah shio berasal dari legenda Sang Buddha dan diresmikan pada masa Kaisar Huang Ti, menjadikannya bagian penting dari kalender Tiongkok yang telah digunakan selama ribuan tahun.
Selain sebagai penanda tahun, shio juga menjadi pedoman dalam perayaan budaya, feng shui, serta ramalan astrologi. Mengetahui shio seseorang bisa menambah wawasan tentang karakter dan potensi diri, sekaligus mengenal budaya Tiongkok yang kaya sejarah dan filosofi.
Seluruh konten dan artikel yang dipublikasikan di DomainJava.com disediakan semata-mata untuk tujuan informasi dan edukasi. Kami berupaya menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan bermanfaat, namun tidak dimaksudkan untuk melanggar hukum, kebijakan, maupun pedoman dari pihak mana pun. Segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat dalam artikel Mengenal Nama Shio Tiongkok: Sejarah, Lambang, dan Maknanya sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.












