Surat Al-Ikhlas (الإخلاص)
Arab:
قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ
ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ
لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ
وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌۢ
Arab-Latin:
-
Qul huwallāhu aḥad
-
Allāhuṣ-ṣamad
-
Lam yalid wa lam yūlad
-
Wa lam yakul lahū kufuwan aḥad
Artinya:
-
Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa.
-
Allah adalah tempat bergantung segala sesuatu.
-
Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.
-
Dan tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya.
2️⃣ Tafsir Singkat / Penjelasan Makna
Surat Al-Ikhlas adalah surat ke-112 dalam Al-Qur’an yang secara khusus menegaskan tauhid, yaitu keesaan Allah secara sempurna.
Pokok kandungan Surat Al-Ikhlas:
-
Allah Maha Esa dalam zat, sifat, dan perbuatan-Nya
-
Allah tidak membutuhkan siapa pun, sedangkan seluruh makhluk membutuhkan-Nya
-
Allah tidak menyerupai makhluk dan tidak bisa disamakan dengan apa pun
-
Menolak semua bentuk syirik, penyerupaan, dan anggapan bahwa Allah memiliki keturunan
Dalam hadits disebutkan bahwa membaca Surat Al-Ikhlas setara dengan sepertiga Al-Qur’an (HR. Bukhari dan Muslim).