1. Perhitungan Biner
Jika menggunakan perhitungan biner, maka 1 KB = 1.204 byte. Kenapa bisa begini? Karena perhitungan biner menggunakan basis angka 2 yang dipangkatkan. 1 kilo byte sendiri nilainya adalah 1×2^10.
Karena menggunakan perhitungan angka 2 yang dipangkatkan, hasilnya tidak bulat pada angka 1.000, tapi ada di 1.204. Kalau begitu, 1 MB adalah 1.024 KB, 1 GB = 1.024 MB, dan seterusnya.
Perhitungan menggunakan konversi biner ini digunakan untuk menghitung satuan yang berkaitan dengan storage atau penyimpanan. Contohnya adalah untuk kapasitas hard disk dan RAM dihitung menggunakan sistem biner ini.
2. Perhitungan Desimal
Perhitungan menggunakan sistem biner dinilai lebih sulit karena menggunakan basis angka 2 yang dipangkatkan. Untuk memudahkan dan membuat perhitungan menjadi lebih praktis, digunakanlah sistem konversi desimal yang lebih sering digunakan dalam keseharian.
Jika dalam perhitungan desimal, 1 KB = 1.000 byte. Begitu pula 1 MB = 1.000 KB. Perhitungan atau konversi menggunakan sistem perhitungan desimal ini lebih sering digunakan dalam konteks komunikasi, khususnya networking.
Pasalnya, network sebenarnya tidak mempedulikan byte, tapi lebih mengacu pada bit. Misalnya ada jaringan dengan kecepatan transfer data 100 Mbps, artinya mampu mentransfer data sebanyak 100 megabit per detik.
Peringatan: Tim penulis tidak bermaksud mengajak pembaca untuk mengakses link download atau cara yang melanggar kebijakan dalam artikel 1 KB Berapa Byte, 1.000 atau 1.024? Ini Jawaban & Cara Hitung.
Kami mengimbau semua pembaca DomainJava.com untuk tetap mematuhi pedoman penggunaan yang berlaku dan bijak dalam memahami setiap informasi yang disampaikan.
Semua isi dalam artikel 1 KB Berapa Byte, 1.000 atau 1.024? Ini Jawaban & Cara Hitung pada kategori Wawasan hanya bersifat informasi edukatif, referensi, dan pembelajaran bagi pembaca, serta bukan ajakan untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan, kebijakan, atau ketentuan platform mana pun.
