Jawaban: D. Aktivitas
Kata baku adalah kata yang penulisannya sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang telah ditetapkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan pedoman ejaan yang berlaku. Penggunaan kata baku sangat penting, terutama dalam penulisan karya ilmiah, surat resmi, laporan, dan berbagai bentuk komunikasi formal lainnya. Dengan menggunakan kata baku, pesan yang disampaikan menjadi lebih jelas, tepat, dan sesuai dengan aturan bahasa Indonesia.
Pada pilihan yang tersedia, kata "Aktivitas" merupakan bentuk yang benar dan termasuk kata baku. Kata ini sering digunakan untuk menyatakan kegiatan atau kesibukan yang dilakukan oleh seseorang maupun kelompok. Contoh penggunaannya dalam kalimat adalah: "Aktivitas belajar di sekolah berlangsung dengan tertib."
Sementara itu, pilihan lainnya merupakan bentuk tidak baku. Kata "Aktifitas" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, tetapi bentuk yang benar menurut KBBI adalah "Aktivitas". Kata "Ijin" juga tidak baku karena bentuk bakunya adalah "Izin". Adapun kata "Resiko" tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia karena bentuk bakunya adalah "Risiko".
Memahami perbedaan antara kata baku dan tidak baku sangat penting agar kita dapat menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Kata baku biasanya digunakan dalam situasi resmi, sedangkan kata tidak baku lebih sering ditemukan dalam percakapan santai atau bahasa sehari-hari.
Contoh kata baku lainnya adalah apotek, praktik, nasihat, objek, dan jadwal. Sebaliknya, bentuk tidak bakunya antara lain apotik, praktek, nasehat, obyek, dan jadual.
Dengan demikian, dari pilihan yang diberikan, kata yang termasuk kata baku adalah "Aktivitas".
Jawaban yang tepat: D. Aktivitas.