Menurut ajaran Islam, Nabi Adam dan Hawa diturunkan dari surga ke bumi karena mereka melanggar larangan Allah dengan memakan buah dari pohon yang telah dilarang. Peristiwa ini bermula ketika iblis menggoda dan membujuk mereka agar memakan buah tersebut dengan berbagai tipu daya. Akhirnya, Adam dan Hawa memakan buah itu sehingga mereka menyadari kesalahannya.
Setelah itu, Nabi Adam dan Hawa memohon ampun kepada Allah atas perbuatan mereka. Allah menerima tobat mereka, tetapi tetap menetapkan bahwa mereka harus turun ke bumi. Turunnya Adam dan Hawa ke bumi bukan hanya sebagai konsekuensi dari pelanggaran tersebut, tetapi juga merupakan bagian dari rencana Allah untuk menjadikan manusia sebagai khalifah di bumi, yaitu makhluk yang bertugas mengelola, memakmurkan, dan menjaga kehidupan di dunia.
Kisah ini mengandung banyak pelajaran, antara lain pentingnya menaati perintah Allah, tidak mudah terpengaruh oleh godaan, berani mengakui kesalahan, dan segera bertobat ketika melakukan kesalahan. Selain itu, kisah Nabi Adam dan Hawa menunjukkan bahwa Allah Maha Pengampun kepada hamba-Nya yang sungguh-sungguh menyesali dan memperbaiki kesalahannya.