Berikut adalah titik leleh gas mulia (dalam kelvin):
- Helium: 0.95 K
- Neon: 24.56 K
- Argon: 83.81 K
- Krypton: 115.79 K
- Xenon: 161.40 K
- Radon: 202.00 K
Kesimpulan
Titik didih dan titik leleh gas mulia dipengaruhi oleh struktur elektron mereka, yang membuat mereka memiliki gaya tarik antar-partikel yang sangat lemah. Kecenderungan titik didih dan titik leleh dalam gas mulia menunjukkan bahwa nilai-nilai ini meningkat seiring dengan peningkatan massa atom. Faktanya, gas mulia yang lebih berat memiliki gaya London yang lebih kuat antara atom, sehingga memiliki titik didih dan titik leleh yang lebih tinggi daripada gas mulia yang lebih ringan.
Peringatan: Tim penulis tidak bermaksud mengajak pembaca untuk mengakses link download atau cara yang melanggar kebijakan dalam artikel Bagaimana Kecenderungan Titik Didih dan Titik Leleh Gas Mulia?.
Kami mengimbau semua pembaca DomainJava.com untuk tetap mematuhi pedoman penggunaan yang berlaku dan bijak dalam memahami setiap informasi yang disampaikan.
Semua isi dalam artikel Bagaimana Kecenderungan Titik Didih dan Titik Leleh Gas Mulia? pada kategori Wawasan hanya bersifat informasi edukatif, referensi, dan pembelajaran bagi pembaca, serta bukan ajakan untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan, kebijakan, atau ketentuan platform mana pun.
