

Perusahaan yang melakukan penjualan barang atau jasa biasanya menerima pembayaran dari berbagai cara, salah satunya adalah melalui kartu kredit. Dalam kasus seperti ini, diperlukan pemahaman khusus tentang bagaimana cara mencatat penjualan kepada pelanggan yang menggunakan kartu kredit sebagai alat transaksi.
Sebelum menjelaskan bagaimana perusahaan mencatat penjualan melalui kartu kredit, mari pertama-tama mengenal proses transaksi kartu kredit.
Setelah memahami proses transaksi kartu kredit, berikut adalah cara perusahaan mencatat penjualan kepada pelanggan yang menggunakan kartu kredit:
Berikut adalah contoh entri jurnal untuk mencatat penjualan via kartu kredit:
Tanggal | Deskripsi | Debit | Credit-------------------------------------------------------------------- | Akun Piutang Kartu Kredit | xxx |Penjualan kartu kredit| Penjualan | | xxx-------------------------------------------------------------------- | Bank | xxx |Setoran bank | Akun Piutang Kartu Kredit | | xxx--------------------------------------------------------------------Jadi, perusahaan akan mencatat jumlah penjualan sebagai piutang dari akun "Akun Piutang Kartu Kredit". Setelah bank mentransfer pembayaran penjualan, perusahaan kemudian mencatatnya dalam akun "Bank".
Jadi, jawabannya apa? Mencatat penjualan menggunakan kartu kredit sebenarnya tidak jauh berbeda dengan pencatatan penjualan lainnya. Hanya saja, prosesnya melibatkan akun piutang kartu kredit dan akun bank perusahaan. Selalu penting untuk memastikan bahwa semua transaksi dicatat dengan akurat untuk memastikan keakuratan laporan keuangan.