

Narkoba atau narkotika dan obat-obatan terlarang merupakan masalah serius yang dihadapi oleh hampir semua negara di dunia, termasuk Indonesia dan negara-negara anggota ASEAN. Penyalahgunaan narkoba sangat berdampak pada kesehatan, keamanan, dan pertumbuhan sosial ekonomi suatu negara. Oleh karena itu, kerjasama antar negara menjadi sangat penting dalam upaya memberantas peredaran narkoba dan menekan penyalahgunaannya. Dalam hal ini, kerjasama antara Indonesia dengan negara anggota ASEAN menjadi sangat strategis dan penting.
Pada tingkat regional, ASEAN secara aktif berusaha untuk meningkatkan kerjasama di antara negara-negara anggota dalam pencegahan penyeludupan dan penyalahgunaan narkoba. Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan, ASEAN telah sepakat menerapkan beberapa strategi dan mekanisme sebagai upaya bersama menangani permasalahan narkoba, di antaranya:
Selain itu, Indonesia juga menjalin kerjasama bilateral dengan sejumlah negara anggota ASEAN lainnya dalam upaya memberantas narkoba. Beberapa bentuk kerjasama yang dilakukan meliputi:
Secara keseluruhan, tanggapan mengenai kerjasama Indonesia dengan negara anggota ASEAN dalam memberantas narkoba cukup positif. Kerjasama ini diharapkan dapat membantu meningkatkan sistem pencegahan dan penanggulangan narkoba yang lebih efektif dan efisien, serta dapat mengatasi permasalahan narkoba yang semakin kompleks. Namun, masih perlu ada peningkatan kerjasama yang lebih intensif dan terfokus dalam melibatkan berbagai pihak, baik di tingkat pemerintah maupun masyarakat, untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.