Pada tahun 86 Hijriah, Khalifah Al-Walid bin Abdul Malik mengangkat Umar bin Abdul Aziz sebagai Gubernur Madinah. Selama menjabat, beliau dikenal sebagai pemimpin yang bijaksana dan dekat dengan rakyat.
Beliau membentuk dewan penasihat yang terdiri atas para ulama dan ahli fikih untuk membantu menjalankan pemerintahan. Kebijakan ini menunjukkan komitmen beliau terhadap prinsip musyawarah.
Namun, pada tahun 93 Hijriah, Umar bin Abdul Aziz diberhentikan dari jabatannya karena sejumlah kebijakannya dinilai tidak sejalan dengan Khalifah Al-Walid.
Diangkat Menjadi Khalifah
Setelah wafatnya Sulaiman bin Abdul Malik pada tahun 99 Hijriah, Umar bin Abdul Aziz ditunjuk sebagai khalifah berdasarkan wasiat yang telah disepakati sebelumnya.
Ketika mengetahui dirinya dipilih sebagai pemimpin, Umar bin Abdul Aziz justru menunjukkan kerendahan hati. Beliau sempat menolak jabatan tersebut dan mengumpulkan masyarakat di masjid untuk menyampaikan keberatannya.
Namun, masyarakat tetap menginginkan beliau menjadi khalifah. Akhirnya, Umar bin Abdul Aziz menerima amanah tersebut dengan syarat seluruh rakyat tetap bertakwa kepada Allah Swt. dan bersedia mengingatkan dirinya apabila melakukan kesalahan.
Kebijakan Umar bin Abdul Aziz sebagai Khalifah
Masa kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz berlangsung relatif singkat, yakni sekitar dua tahun lima bulan. Meski demikian, beliau berhasil melakukan berbagai reformasi penting.
Berikut beberapa kebijakan Umar bin Abdul Aziz yang paling terkenal:
- Mengembalikan harta negara yang diperoleh secara tidak sah.
- Menghapus praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.
- Menunjuk pejabat berdasarkan integritas dan kemampuan.
- Meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui distribusi zakat yang merata.
- Mengurangi gaya hidup mewah di lingkungan pemerintahan.
- Memperlakukan seluruh rakyat secara adil tanpa membedakan suku maupun status sosial.
Kepemimpinan beliau berhasil menciptakan kondisi ekonomi yang stabil. Bahkan, beberapa riwayat menyebutkan bahwa pada masa pemerintahannya, jumlah penerima zakat menurun karena tingkat kesejahteraan masyarakat meningkat.
Peringatan: Tim penulis tidak bermaksud mengajak pembaca untuk mengakses link download atau cara yang melanggar kebijakan dalam artikel Biografi Singkat Umar bin Abdul Aziz, Kisah Khalifah Umayyah yang Dijuluki Khalifah Kelima.
Kami mengimbau semua pembaca DomainJava.com untuk tetap mematuhi pedoman penggunaan yang berlaku dan bijak dalam memahami setiap informasi yang disampaikan.
Semua isi dalam artikel Biografi Singkat Umar bin Abdul Aziz, Kisah Khalifah Umayyah yang Dijuluki Khalifah Kelima pada kategori Pendidikan hanya bersifat informasi edukatif, referensi, dan pembelajaran bagi pembaca, serta bukan ajakan untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan, kebijakan, atau ketentuan platform mana pun.
