Benda yang mengalami gaya akan memperoleh percepatan yang besarnya berbanding lurus dengan besar gaya dan berbanding terbalik dengan massanya ini merupakan bunyi hukum………? ditulis dengan pendekatan santai, menyederhanakan topik kompleks agar tetap mudah diikuti dan dimengerti pembaca umum.
Dengan dasar yang kuat, benda mengalami gaya jadi lebih mudah dipahami dan bisa diterapkan dengan benar.
Semua penjelasan akan lengkap jika kamu membaca artikel sampai selesai, jangan berhenti di tengah.
Pernyataan ini merujuk kepada Hukum Kedua Newton, atau yang juga dikenal dengan hukum gerak kedua Newton. Isaac Newton adalah seorang fisikawan dan matematikawan Inggris yang mengembangkan tiga hukum gerak ini pada abad ke-17 yang masih berlaku dan relevan sampai hari ini.
Hukum Kedua Newton
Hukum Kedua Newton menyatakan bahwa “… perubahan gerakan adalah sebanding dengan gaya motriz yang dihasilkan kepadanya, dan dilakukan sepanjang garis lurus di sepanjang garis itu.” Dengan kata lain, gaya (F) yang dikenakan pada suatu benda adalah hasil dari massa (m) dan percepatan (a) benda tersebut. Ini bisa dirumuskan sebagai:
F = m * aIni berarti bahwa suatu benda akan memperoleh percepatan setiap kali suatu gaya diaplikasikan padanya. Besar gaya ini adalah hasil kali antara massa benda dan besar percepatan yang diberikan oleh gaya tersebut kepada benda.
Sebagai contoh, jika kita mendorong benda berat dengan sedikit gaya, benda tersebut tidak akan bergerak banyak. Tapi jika kita menggunakan gaya yang sama untuk mendorong benda yang lebih ringan, benda tersebut akan bergerak lebih jauh.
Hubungan antara Gaya, Massa, dan Percepatan
Dari rumus hukum kedua Newton, kita bisa mengetahui bagaimana gaya, massa, dan percepatan saling berhubungan:
