Dasar benua eropa benua penting dipahami agar tahapan berikutnya lebih mudah dan tidak membuat pembaca kehilangan konteks.
Pastikan membaca artikel ini sampai akhir agar tidak kehilangan informasi penting dari tiap bagian.
Benua Eropa merupakan benua yang terletak di belahan bu`mi bagian utara. Dengan luas wilayah mencapai 10.180.000 km², benua ini menyumbang sekitar 6,8% dari total luas daratan di dunia. Eropa juga terdiri dari 44 negara yang memiliki beragam iklim. Bagi mereka yang ingin memahami mengapa benua Eropa memiliki iklim subtropis dan sedang, kita perlu melihat faktor posisi geografis benua ini dan bagaimana hal ini mempengaruhi iklim di wilayah tersebut.
Posisi Geografis Benua Eropa
Benua Eropa terletak di sebuah posisi geografis yang cukup unik. Secara garis besar, Eropa berada di antara lintang 35° di selatan dan 82° di utara. Posisi ini menjadikan benua Eropa berada di antara zona iklim sedang dan iklim kutub. Adapun benua ini dikelilingi oleh beberapa lautan dan badan air, seperti Laut Atlantik di sebelah barat, Samudra Arktik di utara, dan Laut Mediterania di sebelah selatan.
Iklim Subtropis di Eropa
Iklim subtropis adalah iklim yang terjadi di daerah yang berada di antara lintang 30-50 derajat di belahan dunia bagian utara dan selatan. Iklim ini memiliki karakteristik suhu yang hangat hingga panas di musim panas dan musim dingin yang ringan. Curah hujan relatif tinggi sepanjang tahun dengan musim hujan yang tidak jelas. Dalam konteks Eropa, iklim subtropis umumnya ditemukan di daerah sekitar Laut Mediterania, seperti di Italia selatan, Spanyol, Portugal, dan pesisir Prancis selatan.
Dampak dari Laut Mediterania yang besar dan sistem cuaca yang ditemukan di daerah ini iklim subtropis adalah hasil dari adanya angin muson dan upaara`ng yang berasal dari arah barat dan barat laut.
