Tanpa petunjuk dari Allah yang disampaikan oleh rasul, manusia akan tersesat dalam kebodohan dan mengikuti hawa nafsu. Rasul hadir untuk membimbing umat agar kembali kepada jalan yang lurus.
2. Untuk Menjadi Teladan (Uswah Hasanah)
Rasul diangkat sebagai contoh nyata dalam mengamalkan ajaran agama. Allah menjadikan mereka manusia biasa, bukan malaikat, agar umat bisa meneladani sikap, akhlak, dan perjuangan mereka dalam kehidupan sehari-hari. Dalam Surah Al-Ahzab ayat 21 disebutkan:
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu…”
(QS. Al-Ahzab: 21)
Karakter mulia para rasul—seperti jujur, amanah, tabligh (menyampaikan), dan fathanah (cerdas)—merupakan standar moral dan spiritual bagi umat manusia.
3. Sebagai Pembawa Kabar Gembira dan Peringatan
Rasul juga diangkat untuk memberikan kabar gembira kepada orang yang beriman dan taat, serta memberi peringatan kepada yang menentang kebenaran. Dalam Surah Al-Baqarah ayat 213:
“…Kemudian Allah mengutus para rasul sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan, dan Dia menurunkan bersama mereka Kitab yang benar…”
(QS. Al-Baqarah: 213)
Fungsi ini penting agar manusia memiliki kesadaran akan akibat dari perbuatannya, baik di dunia maupun di akhirat.
4. Sebagai Bukti Keadilan Allah
Allah tidak akan mengazab suatu kaum sebelum mengutus rasul kepada mereka. Ini menunjukkan keadilan Allah bahwa setiap manusia diberi kesempatan untuk mengenal dan menerima kebenaran sebelum diberi ganjaran. Dalam Surah Al-Isra’ ayat 15:
“…Dan Kami tidak akan mengazab sebelum Kami mengutus seorang rasul.”
(QS. Al-Isra’: 15)
Ini menegaskan bahwa tugas kerasulan adalah bagian dari rahmat dan keadilan Ilahi kepada umat manusia.
Kesimpulan
Allah mengangkat seseorang menjadi rasul bukan karena kekayaan, keturunan, atau kekuasaan, melainkan karena hikmah dan pilihan-Nya yang sempurna. Rasul diangkat untuk menyampaikan wahyu, menjadi teladan, memberi peringatan dan kabar gembira, serta menunjukkan keadilan Allah kepada seluruh umat manusia. Oleh karena itu, menghormati dan mengikuti para rasul adalah bagian dari keimanan dan ketaatan seorang Muslim.
Peringatan: Tim penulis tidak bermaksud mengajak pembaca untuk mengakses link download atau cara yang melanggar kebijakan dalam artikel Jelaskan Mengapa Allah Mengangkat Seseorang Menjadi Rasul?.
Kami mengimbau semua pembaca DomainJava.com untuk tetap mematuhi pedoman penggunaan yang berlaku dan bijak dalam memahami setiap informasi yang disampaikan.
Semua isi dalam artikel Jelaskan Mengapa Allah Mengangkat Seseorang Menjadi Rasul? pada kategori Wawasan hanya bersifat informasi edukatif, referensi, dan pembelajaran bagi pembaca, serta bukan ajakan untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan, kebijakan, atau ketentuan platform mana pun.
