Lanjutkan membaca sampai selesai untuk mendapatkan pemahaman maksimal dari artikel ini.
Kehidupan manusia praaksara mengacu pada periode sebelum ditemukannya penulisan dan catatan sejarah. Masa ini dibagi menjadi beberapa periode berdasarkan perubahan gaya hidup, kebudayaan, dan teknologi, salah satunya adalah masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjut. Pada masa ini, manusia masih merupakan kelompok pemburu pengumpul dan belum beralih ke kehidupan berbasis pertanian seperti yang ditemui pada masa Neolitikum. Artikel ini akan menjelaskan secara singkat mengenai praktek berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjut serta kehidupan manusia pada masa tersebut.
Cara Hidup Berburu dan Mengumpulkan Makanan Tingkat Lanjut
Pada masa ini, manusia telah mengembangkan teknologi dan alat-alat yang lebih canggih daripada masa sebelumnya. Alat-alat yang ditemukan dari masa ini menunjukkan peningkatan teknologi pada alat-alat pemotongan dan pengeboran yang terbuat dari batu. Hal ini membantu mereka untuk lebih efektif dalam berburu dan mengumpulkan makanan. Selain itu, manusia pada masa ini juga mengenal teknologi api, yang memungkinkan mereka menjaga diri tetap hangat, memasak makanan, serta mengusir hewan yang membahayakan.
Berdasarkan penemuan arkeologi, pada masa ini manusia lebih aktif berburu hewan-hewan besar seperti mammoth, bison, gajah purba, dan berbagai jenis hewan berukuran menengah. Mereka memiliki kemampuan untuk membuat strategi berburu yang lebih terorganisir menggunakan teknik bersama-sama dengan anggota kelompoknya, seperti mengarahkan hewan menuju jurang atau perangkap untuk memudahkan pembunuhan.
Kehidupan Sosial dan Budaya
Pada masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjut, manusia hidup dalam kelompok-kelompok kecil dengan struktur sosial yang lebih kompleks daripada masa sebelumnya. Kehidupan mereka sangat bergantung pada kerja sama dan pembagian peran antar anggota kelompok, seperti pemburu, pengumpul makanan, serta pengasuh anak dan lansia. Komunikasi yang baik antar anggota kelompok menjadi aspek penting untuk mempertahankan kelangsungan hidup mereka.
