Dasar seseorang sedang bersandar membantu membangun pemahaman agar keseluruhan artikel mudah diikuti.
Jangan lewatkan bagian akhir karena berisi rangkuman penting yang akan memperjelas keseluruhan pembahasan.
Salah satu konsep fundamental fisika adalah gaya. Gaya adalah setiap interaksi yang dapat mengubah gerakan objek jika tidak digagalkan oleh gaya yang sama kuat dalam arah yang berlawanan. Secara umum, kita bisa merasakan gaya dalam banyak hal dalam kehidupan sehari-hari, misalnya ketika kita mendorong sebuah objek, menarik pintu, atau bahkan ketika kita sedang berdiri bersandar ke arah dinding.
Dalam konteks ini, jika seseorang sedang bersandar ke arah dinding, maka dinding tersebut akan “mendorong” balik orang tersebut. Inilah yang disebut dengan hukum aksi dan reaksi Newton, atau hukum ketiga Newton. Hukum ketiga Newton menyatakan bahwa untuk setiap aksi, ada reaksi yang sama besar dan berlawanan arah.
Misalkan seseorang sedang bersandar ke dinding, gaya gravitasi membuat orang tersebut mendorong dinding dengan gaya tertentu. Menurut hukum Newton, dinding tersebut juga akan mendorong balik orang tersebut dengan gaya yang sama besar, tetapi berlawanan arah. Jadi, meski tampak seolah-olah dinding tersebut “pasif”, melalui hukum fisika, kita tahu bahwa dinding tersebut juga “beraksi.”
Terjadi dinding mendorong balik bukan karena dinding tersebut memiliki “keinginan” untuk melakukan itu, melainkan dinding tersebut berusaha mempertahankan posisinya (tidak bergerak), dan karena gaya yang besar ke arah dinding, maka gaya balikan dari dindinglah yang menyebabkan orang tersebut tetap dapat berdiri tegak bersandar.
Pada dasarnya, gaya yang diterima oleh orang tersebut dari dinding adalah reaksi dari gaya yang diberikan oleh orang tersebut kepada dinding. Ini juga menjadi penjelasan mengapa kita tidak “jatuh” melalui lantai – lantai memberikan gaya reaksi yang sama besar dan berlawanan arah dengan gaya gravitasi yang menyeret kita ke bawah.
