Ada dua bentuk utama aktivitas fisik yang melibatkan kaki – jalan cepat dan lari cepat. Yang pasti, keduanya melibatkan gerakan fisik yang intens, kecepatan, dan koordinasi antara pikiran dan tubuh. Namun, hal yang lebih menantang adalah bagaimana melangkah cepat atau berlari cepat melewati rintangan. Sebelum kita masuk ke dalam teknik dan taktik terperinci, ada beberapa aspek yang harus kita pahami – sikap awal. Sikap ini akan menjadi penentu besar dalam cara seseorang bergerak melewati rintangan.
Pengertian Jalan Cepat dan Lari Cepat
Jalan cepat adalah metode bergerak yang melibatkan kecepatan yang lebih tinggi daripada jalan normal tetapi lebih rendah daripada berlari, di mana satu kaki harus selalu menyentuh tanah. Sebaliknya, lari cepat melibatkan kedua kaki meninggalkan tanah dalam jangka waktu tertentu.
Sikap Awal dalam Jalan Cepat dan Lari Cepat
Sikap awal sangat penting dalam jalan cepat dan lari cepat. Tidak hanya menentukan kecepatan awal dan ritme gerakan Anda, tetapi juga memiliki dampak signifikan pada sejauh mana Anda dapat melangkah atau berlari tanpa merasa lelah atau cedera.
1. Postur Tubuh
Anda harus memulai dengan postur tubuh yang benar. Ini berarti mempertahankan punggung yang tegak dan lurus, sementara bahu harus santai dan tidak terangkat. Bahu harus sejajar dengan pinggang, dan jangan lupa untuk mengetahui posisi kepala, yang harus tetap stabil dan menatap lurus ke depan.
2. Posisi Kaki
Posisi kaki juga penting. Untuk jalan cepat, Anda harus mulai dengan satu kaki sedikit di depan yang lain, sedangkan dalam lari cepat, Anda harus menentukan kaki ‘dominan’ Anda sebagai kaki awal. Pastikan kaki Anda sejajar dan bekerja dalam koordinasi yang baik.
3. Gerakan Tangan
Tangan Anda juga bermain penting dalam menentukan kecepatan dan ritme jalan cepat dan lari cepat. Gerakan tangan yang tepat dapat membantu Anda mempertahankan kecepatan dan keseimbangan.
