Jadi, jika ingin merasa aman, pastikan membawa uang berlebih atau memperhitungkan biaya yang lebih mahal dari yang ada sebelumnya. Selain itu, Anda juga bisa mengakses website resmi Desa Pulesari untuk melihat daftar harga serta fasilitas apa saja yang akan didapatkan.

Selain pemandangannya yang indah, Desa Wisata Pulesari juga memiliki spot-spot wisata yang menarik. Wisatawan dapat menikmati wisata budaya, edukasi, kuliner, maupun tempat-tempat yang efektif untuk melakukan beragam aktivitas seperti berikut ini.
1. Gua Sejarah
Desa Pulesari memiliki 8 gua yang dulunya digunakan sebagai tempat persembunyian masyarakat pada masa penjajahan Jepang. Mulai dari Gua Dampar, Gua Wayang, Gua Canguk, Gua Ular, Gua Grenjeng, Gua Gedhe, Gua Bedhog, dan Gua Leri.
- Gua Dampar, berfungsi sebagai benteng pertahanan pertama. Pada bagian dalam gua, terdapat dampar atau tempat duduk penjaga yang menyerupai kursi
- Gua Wayang, pada zaman dulu selalu terdengar alunan gamelan yang konon dilakukan oleh makhluk gaib penunggu gua
- Gua Canguk, berfungsi sebagai tempat mengintai musuh
- Gua Ular, konon didiami oleh ular besar berkaki empat yang dipercaya sebagai ular siluman berkepala wanita cantik
- Gua Grenjeng, berfungsi sebagai tempat persembunyian para pengungsi
- Gua Gedhe, menjadi gua terbesar di Desa Pulesari
- Gua Bedhog, tempat ditemukannya bagian ekor dari ular siluman
- Gua Leri, bagian dalamnya mengalir air berwarna putih yang tampak seperti air cucian beras
2. Tracking Sungai
Jika Anda termasuk orang yang menyukai aktivitas yang menantang, dapat mencoba tracking sungai. Desa Pulesari memiliki 2 sungai yang dapat ditelusuri yaitu Sungai Bedok I dan Sungai Bedok 2. Terdapat beberapa jalur yang dilewati yaitu jembatan goyang, titihan bambu, dan susup ban.
Selain itu, wisatawan juga harus melalui gubug hujan, vertikal web, jaring laba-laba, serta air terjun. Sepanjang tracking sungai, Anda dapat menikmati indahnya alam pedesaan dan gemercik air yang berhulu dari gunung Merapi.
3. Kebun Salak
Wisata lain di Desa Wisata Pulesari yang tidak kalah menarik adalah berkunjung ke kebun salak. Para wisatawan dapat memetik salak sendiri dan memakan buah tersebut di dalam kebun. Tidak ada batasan jumlah salak yang dapat dimakan selama berada di dalam kebun.
Akan tetapi, tidak boleh membawa buah salak keluar dari kebun. Jika ingin, Anda harus membeli dan membayarnya di luar. Tujuan dibangunnya wisata kebun salak ini adalah agar para wisatawan dapat memahami cara budidaya dan merawat pohon salak.
4. Kuliner
Wisata kuliner di Desa Pulesari tidak bisa dilewatkan begitu saja. Terdapat berbagai makanan tradisional yang dijual di sekitar tempat wisata. Untuk makanan, terdapat pepes nila, sego megono, dan sego pecel. Adapun minuman khas yaitu wedang jaburan, kolak salak, dan jaesar.
Selain makan, Anda juga dapat belajar untuk mengolah masakan sendiri. Harga setiap jenis makanan dan minuman tersebut cukup bervariasi namun tergolong terjangkau. Tidak hanya itu, juga tersedia makanan mewah yang biasanya disajikan di restoran berbintang.
Penulis: Mafatihatul Maziyyah
Editor: Tim Editor Domain Java
Copyright © DomainJava.com 2026
Disclaimer: Artikel Desa Wisata Pulesari Turi Jogja, Ini Spot Menarik dan HTM Terbaru merupakan hasil rewrite berbasis AI dari berbagai sumber informasi untuk tujuan edukasi dan referensi.Peringatan: Tim penulis tidak bermaksud mengajak pembaca untuk mengakses link download atau cara yang melanggar kebijakan dalam artikel Desa Wisata Pulesari Turi Jogja, Ini Spot Menarik dan HTM Terbaru.
Kami mengimbau semua pembaca DomainJava.com untuk tetap mematuhi pedoman penggunaan yang berlaku dan bijak dalam memahami setiap informasi yang disampaikan.
Semua isi dalam artikel Desa Wisata Pulesari Turi Jogja, Ini Spot Menarik dan HTM Terbaru pada kategori Wisata hanya bersifat informasi edukatif, referensi, dan pembelajaran bagi pembaca, serta bukan ajakan untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan, kebijakan, atau ketentuan platform mana pun.





