Pegas adalah komponen elastis yang dapat menyimpan energi potensial ketika ditekan atau ditarik, kemudian mengembalikan energi tersebut ketika beban dilepaskan. Dalam kasus ini, kita akan membahas dua pegas yang disusun secara seri dengan konstanta pegas yang sama yaitu 100 N/m. Selanjutnya, kita akan mencari besar tertekan yang terjadi pada pegas ketika ujung bebas ditekan dengan gaya 10 N.
Hukum Hooke
Sebelum menghitung besar tertekan pada pegas, kita perlu memahami Hukum Hooke. Hukum Hooke menyatakan bahwa besar gaya yang diperlukan untuk menekan atau meregangkan pegas sebanding dengan perubahan panjang pegas. Secara matematis, hubungan ini dapat dinyatakan sebagai:
F = -k * x
di mana:
- F adalah gaya (N)
- k adalah konstanta pegas (N/m)
- x adalah elongasi atau kompresi pegas (m)
Pegas Seri
Saat dua pegas dihubungkan secara seri, kita bisa menggabungkan mereka menjadi satu pegas ekuivalen yang memiliki konstanta pegas keseluruhan. Konstanta pegas dari pegas ekuivalen diberikan oleh:
1/ke = 1/k1 + 1/k2
Peringatan: Tim penulis tidak bermaksud mengajak pembaca untuk mengakses link download atau cara yang melanggar kebijakan dalam artikel Dua Pegas Disusun Seri dengan Konstanta Pegas yang Sama, Yaitu 100 N/m. Jika Ujung Bebas Pegas Ditekan dengan Gaya 10 N, Maka Pegas Akan Tertekan Sebesar?.
Kami mengimbau semua pembaca DomainJava.com untuk tetap mematuhi pedoman penggunaan yang berlaku dan bijak dalam memahami setiap informasi yang disampaikan.
Semua isi dalam artikel Dua Pegas Disusun Seri dengan Konstanta Pegas yang Sama, Yaitu 100 N/m. Jika Ujung Bebas Pegas Ditekan dengan Gaya 10 N, Maka Pegas Akan Tertekan Sebesar? pada kategori Wawasan hanya bersifat informasi edukatif, referensi, dan pembelajaran bagi pembaca, serta bukan ajakan untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan, kebijakan, atau ketentuan platform mana pun.
