

Empek-empek atau pempek, adalah potongan kuliner khas Indonesia yang berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Makanan ini memiliki rasa unik yang gurih dan lezat. Seperti yang bisa kita duga dari namanya, empek-empek terbuat dari bahan-bahan yang berasal dari perikanan. Tetapi tahukah Anda, jenis ikan apa yang digunakan sebagai bahan dasar empek-empek?
Dalam proses pembuatan empek-empek, bukan hanya sembarang ikan yang bisa digunakan sebagai bahan dasarnya. Ikan yang umumnya digunakan adalah ikan tenggiri, ikan gabus, atau ikan belida. Masing-masing ikan memberikan rasa dan tekstur yang berbeda pada empek-empek.
Jadi, jawaban dari pertanyaan, “Hasil perikanan apa yang digunakan sebagai bahan dasar empek-empek?” adalah ikan tenggiri, ikan gabus, dan ikan belida. Masing-masing ikan memberikan karakteristiknya sendiri-sendir dalam rasa dan tekstur empek-empek.
Setelah pemilihan ikan sebagai bahan dasar, daging ikan akan dilepas dari tulangnya dan digiling hingga halus. Kemudian, akan dicampur dengan tepung sagu, air, garam, dan penyedap rasa. Adonan ini kemudian akan digiling dan dicetak sesuai dengan bentuk yang diinginkan, seperti kapal selam, lenjer, dan kerucut.
Empek-empek selanjutnya akan direbus hingga matang, dan bisa langsung disajikan atau digoreng terlebih dahulu untuk memberikan tekstur yang lebih gurih dan renyah. Saus cuka dan kuah udang biasanya disajikan bersamaan dengan empek-empek untuk menambah citarasa lezat dan segar.
Empek-empek adalah makanan yang versatil dan dapat dipadukan dengan berbagai jenis saus dan pelengkap lainnya. Meski begitu, tidak dapat dipungkiri bahwa bahan dasar yang digunakan, yaitu ikan, adalah elemen kunci yang memberikan ciri khas pada empek-empek.